Claim Missing Document
Check
Articles

PENGAPLIKASIAN METODE FUZZY ANALYTIC HIERARCHY PROCESS (FAHP) PADA PENENTUAN PIMILIHAN SUPPLIER BENANG (Studi Kasus di CV. Sarung Indah Sejahterah) Syamsul Huda; Pregiwati Pusporini; Said Salim Dahda
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 1 (2020): Justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.366 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i1.2027

Abstract

Pemilihan supplier merupakan salah satu aktivitas dalam rangkaian pekerjaan CV Sarung Indah Sejahtera. Aktivitas ini dikategorikan dalam aktivitas strategis, karena peran supplier akan turut dalam menentukan keberhasilan perusahaan, apabila barang yang disediakan supplier tidak sesuai dengan kebutuhan perusahaan, maka dapat dipastikan bahwa proses pekerjaan akan terganggu. Berpijak dari latar belakang tersebut maka tujuan dari penelitian ini adalah menentukan supplier yang dapat memberikan perfomansi terbaik, berdasarkan kriteria dan subkriteria yang telah ditentukan perusahaan. CV Sarung Indah Sejahterah adalah sebuah perusahaan yang memproduksi dan menjual sarung tenun tangan tanpa mesin, sehingga kualitas menjadi hal yang sangat penting. Penelitian ini melibatkan lebih dari satu kriteria dalam menentukan supplier, agar dapat membuat keputusan yang tepat maka diperlukan metode Multi Criteria Decision Making (MCDM). Metode yang digunakan disini adalah metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Fuzzy Set, yang untuk selanjutnya disebut dengan metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP). Yaitu ketidakmampuan dalam mempertimbangkan ketidakpastian yang muncul akibat subjektivitas manusia. Hasil penenelitian menenjukkan bahwa tedapat 4 kriteria yang harus dipertimbangkan dalam menentukan supplier di CV Sarung Indah Sejahterah. Keempat kriteria tersebut adalah pengiriman, kualitas, pelayanan, harga. Hasil dari tahapan metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP). Didapatkan urutan sebagai berikut : Supplier 1 BNP 101,813, Supplier 2 BNP 117,29, Supplier 3 BNP 99,59.
Rancang Bangun Sistem Informasi Monitoring Limbah B3 (Studi Kasus: PT. PJB UP Gresik) Imroatul Fadlilah; Deny Andesta; Said Salim Dahda
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 2 No 1 (2021): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.471 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v2i1.3179

Abstract

Sejak tahun 2011, industri di dunia sedang memasuki era Industri 4.0, dimana semua kegiatannya memanfaatkan perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Sejalan dengan hal tersebut, PT PJB UP Gresik memiliki rencana jangka panjang perusahaan yang mendukung pada peningkatan digitalisasi perusahaan, demi tercapainya kinerja yang cepat, akurat dan efisien. Disisi lain, untuk pencatatan kegiatan pengelolaan limbah B3 masih dilakukan secara manual diatas kertas sebanyak 480 menit atau 37,2% dari total alokasi waktu. Pencatatan manual menyebabkan terupdatenya data yang disimpan menjadi lebih lama. Selain itu, metode pencatatan tersebut tidak sesuai dengan era sekarang, sehingga perlu dibuat manajemen data dengan sistem informasi berbasis Website. Pembuatan sistem informasi ini dapat meningkatkan fleksibilitas perusahaan untuk menyimpan dan memperoleh data tentang limbah B3 yang masuk maupun keluar dari gudang limbah B3, serta dapat memberikan penghematan waktu pekerjaan pengelolaan limbah B3 sebanyak 1035 menit dalam setahun
PENERAPAN METODE TAGUCHI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK UKM MAKANAN KHAS SIDAYU BONGGOLAN Abdul Muid; Said Salim Dahda; Elly Ismiyah
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 2 (2020): Justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (866.454 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i2.2610

Abstract

Bonggolan adalah salah satu kuliner jajanan khas Sidayu, Kota Gresik, tepatnya di daerah Kecamatan Sidayu. UKM Bu Yuyun mengalami penurunan pada penjualan dikarenakan terjadi keluhan dari para konsumen diantaranya seperti keluhan tentang rasa, aroma dan teksur yang belum sesuai dengan keinginan konsumen. Metode taguchi adalah metode yang digunakan untuk perbaikan dan pengendalian kualitas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas bonggolan dengan mengidentifikasi faktor dan level yang berpengaruh dan menentukan perbandingan komposisi yang sesuai dengan keinginan konsumen. Faktor-faktor yang digunanakan yaitu tepung tapioka, ikan, garam, bawang putih dan lama pemasakan. Level yang digunakan yaitu 2 level dengan karakteristik kualitas yang digunakan pada respon rasa adalah LTB (Large The Better) untuk karaktteristik respon aroma dan respon tekstur adalah STB (Small The Better). Perbandingan faktor dan level yang terpilih pada respon rasa yaitu tepung tapioka level 1, ikan level 2, garam level 1, bawang putih level 1 dan lama pemasakan level 1. Perbandingan faktor dan level yang terpilih pada respon aroma yaitu tepung tapioka level 2, ikan level 1, garam level 2, bawang putih level 2 dan lama pemasakan level 2. Perbandingan faktor dan level yang terpilih pada respon tekstur yaitu tepung tapioka level 2, ikan level 1, garam level 2, bawang putih level 2 dan lama pemasakan level 2.
ANALISIS PENJADWALAN PROYEK PEMBANGUNAN PIER HEAD DI LOKASI JALAN TOL KRIAN – MANYAR GRESIK DENGAN METODE FUZZY LOGIC APPLICATION FOR SCHEDULING DAN PERT Rifki Apriyoga Prasetyo; Said Salim Dahda; Elly Ismiyah
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 2 (2020): Justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (863.479 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i2.2596

Abstract

Perencanaan dan penjadwalan merupakan bagian penting untuk menentukan keberhasilan suatu proyek. Masalah yang sering dihadapi dalam sebuah proyek adalah terjadinya ketidaksesuaian antara rencana awal dengan realisasi yang ada dalam pelaksanaan proyek, seberapa baik pun perencanaan awal tidak menutup kemungkinan terjadi perubahan yang mengakibatkan keterlambatan penyelesaian. Penelitian ini menggunakan metode penjadwalan dengan mengakomodasi ketidakpastian durasi menggunakan metode Fuzzy Logic Application For Scheduling (FLASH) untuk mengetahui kemungkinan terselesainya proyek. FLASH merupakan metode penjadwalan dengan tetap mengakomodasi ketidakpastian, FLASH menggunakan terminologi posibilitas dari pada probabilitas untuk mengekspresikan ketidakpastian. Hal ini menjadikan. FLASH lebih terbuka dalam hal ketidakpastian, FLASH juga menganalisis semua jalur untuk menghasilkan posibilitas suatu total durasi proyek yang diharapkan dan melakukan perbandingan hasil perhitungan dengan metode PERT. Hasil akhir dari pengembangan penelitian menggunakan metode fuzzy didapatkan waktu dari jadwal yang dihasilkan waktu pelaksanaan proyek Pier head seksi II Bunder dapat diketahui bawah proyek tersebut dapat diselesaikan dalam waktu (51,69,89) hari kerja, dengan nilai defuzzyfikasi 62 hari dari 65 hari kerja yang telah ditentukan kontraktor, dari hasil analisis perbandingan antara metode Fuzzy dengan PERT didapat waktu penyelesaian yang berbeda akan tetapi selesai waktu dari kedua penyelesaian tidak terlalu jauh. Untuk metode PERT menghasilkan durasi pengerjaan selama
Analisis Kepuasaan Pelanggan Terhadap Kualitas Pelayanan My Rise Dengan Metode Service Quality Dan Improvement Gap Analysis Andy Kurniawan; Said Salim Dahda; Moh Jufriyanto
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 2 No 2 (2021): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.809 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v2i2.3666

Abstract

My Rise merupakan layanan internet service provider yang dikelolah oleh PT. Jinde Grup Indonesia berlokasi di Gresik dan sudah menjangkau beberapa kecamatan. Kualitas pelayanan yang diberikan oleh perusahaan diperlukan untuk menarik keputusan pembelian atau mencapai tingkat kepuasaan pelanggan. Untuk mengetahui kepuasaan pelanggan berada di level mana, maka dibutuhkan peningkatan teknik untuk menganalisa tingkat kepuasaan pelanggan. Dengan metode Servqual dapat dilakukan perhitungan antara rata-rata kinerja dan harapan pelayanan untuk tiap dimensi Servqual, seperti Tangible, Assurance, Reability, dan Empathy. Dari kuesioner oleh 167 responden didapatkan hasil bahwa kualitas pelayanan PT. Jinde Grup Indonesia saat ini perlu dilakukan perbaikan. Atribut yang perlu untuk dilakukan perbaikan berdasarkan modete IGA yaitu garansi, penampilan petugas, daya tanggap petugas, kemudahan dalam pelayanan, pemberian ganti rugi, layanan sesuai dengan kebutuhan, informasi layanan baru, kantor yang nyaman, serta kecepatanan dan keramahan petugas melayani pelanggan.
PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU ASAM PHOSPATE DENGAN KENDALA KETERBATASAN KAPASITAS GUDANG MENGGUNAKAN METODE FUZZY ECONOMIC ORDER QUANTITY DI PT. XYZ Aditiya Pradana Putra; Said Salim Dahda; Dzakiyah Widyaningrum
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 4 (2020): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.778 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i4.2834

Abstract

XYZ mempunyai produksi utama yaitu asam fosfat. Pembuatan asam fosfat memerlukan 3 bahan baku utama yaitu asam sulfat,phospate rock, dan Anti foam. Pentingnya bahan baku dalam proses produksi membuat perusahaan memesan bahan baku dalam jumlah besar mengakibatkan menumpuknya stok bahan baku pada akhir bulan dan melebihi kapasitas dari gudang. Fuzzy Economic Order Quantity with Limitation Storage yang merupakan metode penentuan ukuran pemesanan yang ekonomis dalam keadaan fuzzy menggunakan aturan aritmetika fuzzy untuk menghasilkan himpunan fungsi keanggotaan ukuran pemesanan dan biaya persediaan. Dengan menggunakan metode centroid untuk proses deffuzzifikasi dihasilkan ukuran pemesanan yang optimal dengan biaya persediaan yang minimal. Kuantitas pemesanan bahan baku dan ROP (Reorder Point )yang optimal untuk masing-masing bahan baku sebesar 3,808 MT dan ROP 8,309 MT atau 7 hari untuk asam sulfat, 26,311 MT dan ROP 26,865 MT atau 14 hari untuk Phospate rock dan 32,054 MT dengan ROP 24,519 MT atau 30 hari untuk Anti foam. Besarnya biaya persediaan yang harus ditanggung oleh perusahaan sebesar Rp. 226,179,551 per bulan. Biaya total persediaan tersebut adalah hasil yang paling kecil jika dibandingkan dengan perhitungan menggunakan nilai tengah fuzzy permintaan sebesar Rp. 226,219,810 dan kondisi yang saat ini terjadi di mana rata-rata menghasilkan Rp. 398,521,926. Sehingga rata-rata penghematan per bulan yang dapat dihasilkan jika menggunakan fuzzy EOQ adalah Rp.172,076,517
USULAN STRATEGI PEMASARAN PADA PRODUK TAS RANSEL DI UKM UD.RISSLIN DENGAN METODE SWOT DAN QSPM muhammad syaifudin; Said Salim Dahda; Elly Ismiyah
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 2 No 4 (2021): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.427 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v2i4.3950

Abstract

The development of business in the era of globalization has increased, the increasing competition between companies is getting higher, causing companies to have to develop marketing strategies to attract consumer interest and maintain continuity in the face of competition. This study uses data processing methods in the form of Strengths, Weaknesses, Opportunities and Threats (SWOT) and Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). SWOT is used to measure internal and external conditions, in the form of strengths and weaknesses made in the IFE matrix and opportunities and threats created in the EFE matrix. The first stage is weighting, rating and calculating the weighted value of the IFE and EFE matrices, then formulating a marketing strategy with an Internal External and SWOT matrix, and the last stage is the stage of choosing alternative strategies using the QSPM method which is a method for determining alternative strategies objectively based on key success factors. previously identified internal and external. The input stage is to make IFE and EFE matrices. The matching stage uses a SWOT matrix and the decision stage uses QSPM. The results showed that alternative strategies were obtained, namely replacing materials with relatively cheaper materials with almost the same quality to compete with products from other industries(S9)
PENDEKATAN LEAN MANUFACTURING SEBAGAI USULAN UNTUK MEMINIMALKAN WASTE PADA PROSES PRODUKSI KAYU DECKING Ahmad Rido M; Said Salim Dahda; Elly Ismiyah
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 4 (2020): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.379 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i4.2830

Abstract

Perusahaan Pengolahan kayu mentah merupakan perusahaan manufaktur yang menghasilkan produk olahan berupa kayu decking yang digunakan untuk lantai out dor . Dalam proses produksinya perusahaan mengalami kendala berupa masih adanya waste diantarnya adanya produk defect yang berimbas pada tidak tercapainya target output produksi dengan kriteria good quality. Dari permasalahan yang terjadi maka bagaimana mengidentifikasi dan memberikan usulan untuk mengurangi pemborosan (Waste) pada lantai produksi. Pedekatan yang digunakan terkait permasalahan yang terjadi di perusahaan ialah Lean Manufacturing, dengan penggambaran Value Stream Mapping. Ientifikasi pemborosan dilakukan dengan kuisioner kemudian hasil pembobotan waste diolah dengan tabel VALSAT. Dari hasil identifikasi didapat bobot waste defect (4,2) uncessasry inventory (3,9), waiting (3,3) excessive transportation (3,1) dan uncessary motion (3,0). Hasil dari tabel VALSAT adalah tools Proses Activity Mapping (110,5), Supply Chain Response Matrix (76,8) dan Quality Filter Mapping (47,8) setelah itu Future Stare Mapping dan Failure Mode and Effcet Analysis dengan nilai RPN tertinggi yang akan diberikan usulan. Pemborosan (waste) dengan nilai RPN tertinggi untuk masing-masing waste, excessive transportation dengan penataan ulang tata letak, defect rework dengan pembekalan operator (breafing) dan monitoring, waitting dengan penambahan operator, unsesary motion dengan kaizen activity dan unsesary inventory dengan pengolahan defect rwork se-segera mungkin
ANALISIS DAN MITIGASI RISIKO MENGGUNAKAN HOUSE OF RISK DAN FUZZY LOGIC PADA RANTAI PASOK PT. PETRONIKA Kiki Irnanda Safitri; Said Salim Dahda; Dzakiyah Widyaningrum
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 2 No 1 (2021): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.952 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v2i1.3180

Abstract

Pada sebuah supply chain terdapat risiko – risiko yang dapat muncul dan mempengaruhi aktivitas supply chain sehingga aktivitas supply chain tidak dapat berjalan dengan baik. Hal tersebut juga dialami oleh PT. Petronika dimana terdapat gangguan terhadap aktivitas supply chain perusahaan. Saat ini PT. Petronika belum mengidentifikasi dan memitigasi risiko yang terstruktur, terutama dalam fungsi supply chain. Maka dari itu diperlukan adanya manajemen risiko rantai pasok atau biasa disebut SCRM. House of risk merupakan metode yang cocok untuk mengidentifikasi risiko disepanjang rantai pasok. Pengolahan HOR fase 1 bertujuan untuk mendapatkan urutan prioritas sumber risiko yang akan diberi penanganan, dimana akan menjadi input pada HOR fase 2. Hasil pengolahan HOR fase 2 adalah prioritas aksi mitigasi risiko. Dalam prakteknya mengenai penanganan risiko beberapa peneliti menggunakan pendekatan HOR. Namun pada saat proses pengambilan data kuesioner severity dan occurrence peneliti menggunakan logika fuzzy karena logika fuzzy memiliki toleransi terhadap data-data yang tidak tepat. Dari hasil penelitian terdapat 22 risk event dan 52 risk agent yang teridentifikasi. Peneliti mengusulkan 8 strategi mitigasi untuk dilakukan penanganan terhadap 2 prioritas risk agent. Dari hasil penelitian ini diharapkan bisa menjadi rekomendasi perbaikan pada kegiatan supply chain PT. Petronika.
PENERAPAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) PADA PERAWATAN MESIN CONVEYOR UNLOADING PHOSPHATE ROCK (Studi Kasus PT PETROKIMIA GRESIK) Indra Ikhsan Praja; Said Salim Dahda; Dzakiyah Widyaningrum
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 1 (2020): Justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1125.902 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i1.2033

Abstract

Proses bongkar material bahan baku pupuk merupakan proses yang penting dalam operasional PT Petrokimia Gresik. Dalam proses distribusi atau pengangkutan raw material dari pelabuhan menuju gudang pabrik atau ruang produksi, salah satu peralatan utama yang digunakan adalah conveyor. Selama ini, conveyor 02M603 yang digunakan dalam proses bongkar di pelabuhan PT Petrokimia masih sering mengalami kerusakan sehingga menimbulkan kerugian salah satunya dalam bentuk biaya demurrage. Solusi dari permasalahan ini ialah memberikan usulan rencana jadwal perawatan mesin dengan menggunakan metode reliability centered maintenance. Hasil penerapan metode Reliability Centered maintenance diperoleh empat komponen yang harus dirawat secara terjadwal (time directed) yaitu: carrier roller, support carrier, impact roller dan rubber seal. Komponen-komponen tersebut merupakan komponen yang paling sering mengalami kerusakan dan menyebabkan downtime pada conveyor 02M603. Berdasarkan hasil analisis diusulkan agar perawatan dilakukan bukan selama 100 jam atau setiap 1 kali bongkar karena salah satu komponen, yaitu carrier roller memiliki nilai MTTF dibawah 200 jam, sehingga apabila perawatan dilaksanakan tiap 200 jam dapat memperbesar kemungkinan terjadinya downtime akibat kerusakan carrier roller.
Co-Authors Aan Kristiyanto Abdul Azis Alghushan Abdul Lathif Abdul Muid Abdullah Sidik Abdulloh Faqih Achmad Firdaus FIrmansyah Achmed Ersyad Luthfi Fahmi Aditiya Pradana Putra Ahmad Badriez Zamani Ahmad Nurul Hidayat Ahmad Rido M Ahmad Tirto Alamsyah Aisyah Jannatin Akhmad Wasiur Rizqi albana, ali Alif Rachmad Hidayatullah Amiril Mukminin Andy Kurniawan Anjas Herlangga Putra Aqil Firdaus Aufa Arwin Firman Rahmanto Deny Andesta Dhidu Usrin Yadani Dian Safitri Dwi Tirta Sutrisno Arwanda Dzakiyah Widyaningrum Efta Dhartikasari Priyana EftaDhartikasari Priyana Eko Budi Leksono Elly Ismiah Elly Ismiyah Fakhrudin Ma’ruf Fakhrudin Ma’ruf Farid Andi Kusuma Farizul Rahim Fath Iqbal Alfarisi Firli Nur Annisa' Firman Hadi Setiawan Fitria Dama Yanti Hanif Rahma Saputra Hendra Pratama Imroatul Fadlilah Indra Ikhsan Praja Khusnul Khotimah Khusnul Ma’arif Kiki Amilia Kiki Irnanda Safitri Lilis Ratna Sari Lutfan Nabil M Adhen Bagas Starda M. Bachtiar Maghrobi Muzzaky Pratama Makhrudy, Khoirul Aman Maulana Maghfur Miftach Farid Mirza Firdiansah Isnanta Moch Ivan Eka Surya Rachmana Moch Nuruddin Moch. Nuruddin Mochammad Nuruddin Moh Rizqi Moh. Dian Kurniawan Moh. Jufriyanto Mohammad Firdaus Masyhuri Romadlon Muhamat Rizal Abidin Muhammad Afifuddin Muhammad Alhafa Ardhy Muhammad Bagus Ismail Muhammad Bashori Alwi Muhammad Dany Fauzi Muhammad Ersanto Nugroho muhammad syaifudin Muhammad Syaifudin Muhammad Zainuddin Fathoni mulyasari, Wisda Nadifa Yusrianafi Ndaru Singgih Pratama Nizar Adlany novi miranda sari Novi Nur Hidayanti Prayoga Rizky Hermawan Pregiwati Pusporini Puspitasari Puspitasari Putri Aprilia Rahmat Nova Andi Priantoro Riezna Wahyuny Manto Rifki Apriyoga Prasetyo rizal hadi rizky bagus kuncoro Sabtulyadani, Dhidu usrin Sayyid Atho' Muzakki Siti Zuriatul Fittriyah Soffiana Agustin, Soffiana Sukma Dwi Yuliana Puspitasari Sanggup Syamsul Huda Tsaqofi Bintang Muslimah Vito Prisma, Jatilaksana Vivin Indah Oktaviani Wisda Mulyasari@gmail.com Wujud Sampurno Yanuar Pandu Negoro Yanuar Pandu Negoro Yanuar Pandu, Negoro Zulfikar Alwasly