Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pengendalian Persediaan Semen Menggunakan Metode EOQ dan Min-Max untuk Meningkatkan Efisiensi Biaya Ahsan Maulana; Said Salim Dahda
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1826

Abstract

Pengelolaan persediaan sangat penting untuk mengoperasikan bisnis, terutama dalam industri material bangunan yang memiliki permintaan yang berubah-ubah. CV. XYZ masih menerapkan sistem pemesanan konvensional yang menyebabkan tingkat pemesanan tinggi dan biaya persediaan menjadi kurang efisien. Fokus penelitian ini adalah untuk menemukan metode pengendalian persediaan yang efektif untuk menekan biaya persediaan. Untuk mencapai tujuan ini, analisis pengendalian stok semen dilakukan dengan menggunakan metode Min-Max dan metode Order Quantity Economic (EOQ). Metode jumlah pemesanan ekonomi (EOQ) meminimalkan biaya pesan dan simpan, dan metode Min-Max menetapkan batas minimal dan maksimal stok untuk menjaga stabilitas persediaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode jumlah pemesanan ekonomi (EOQ) menghasilkan pemesanan optimal sebanyak 527 sak dengan 25 kali pemesanan per tahun dan biaya persediaan total sebesar 6.912.000. Sementara itu, metode Min-Max menghasilkan pemesanan semen sebanyak 218 sak dengan 60 kali pemesanan ulang dan biaya persediaan total sebesar 10.321.761. Selain itu, hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai safety stock yang diperoleh sebesar 21 sak, sedangkan nilai reorder point pada metode Economic Order Quantity (EOQ) sebesar 122 sak dan pada metode Min-Max sebesar 130 sak. Berdasarkan hasil analisis, metode EOQ dianggap lebih efisien dalam meminimalkan biaya total dibandingkan dengan metode perusahaan dan metode Min-Max.
Analisis Time Series Pada Inventory PLTU M. Abdullah Ilham. A; Said Salim Dahda; Deny Andesta
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1892

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan perencanaan persediaan spare part pada PLTU PT. XYZ melalui penerapan metode peramalan berbasis time series menggunakan metode ARIMA dan Croston. Permasalahan utama yang dihadapi perusahaan adalah terjadinya risiko overstock dan stockout akibat proses perencanaan persediaan yang belum optimal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data historis permintaan spare part ring dan bearing selama 22 bulan, yaitu periode Januari 2024 hingga Oktober 2025. Sebelum proses pengolahan dilakukan, analisis data melalui ploting untuk mengidentifikasi karakteristik pola permintaan sehingga pemilihan metode dilakukan secara objektif berdasarkan kondisi data aktual. Metode ARIMA diterapkan pada sparepart ring karena memiliki pola data yang mendekati karakteristik stasioner maupun non-stasioner, sedangkan metode Croston digunakan pada sparepart bearing karena mempunyai pola permintaan intermittent atau lumpy dengan adanya nilai nol pada beberapa periode. Pengolahan data dilakukan menggunakan software MINITAB 22 dengan evaluasi hasil keakuratan peramalan menggunakan indikator Mean Squared Error (MSE), Mean Absolute Deviation (MAD), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) untuk metode Croston, sedangkan metode ARIMA memperhatikan plot ACF dan PACF. Sementara itu, metode Croston dengan parameter alpha (α) sebesar 0,5 menghasilkan performa terbaik untuk spare part bearing dengan nilai MAPE sebesar 22,77% yang termasuk kategori reasonable forecast. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penerapan metode forecast yang sesuai dengan karakteristik data mampu meningkatkan efektivitas perencanaan persediaan sparepart sehingga dapat dijadikan dasar pertimbangan perusahaan dalam pengambilan keputusan pengadaan dan pengelolaan persediaan secara lebih optimal.
Analisis Perbandingan Metode First come first serve (FCFS) dan Shortest Processing Time (SPT) pada Penjadwalan Kalibrasi Instrumen untuk Meningkatkan Efisiensi Waktu dan Biaya Operasional Andhika Putra; Said Salim Dahda
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1903

Abstract

Penjadwalan pekerjaan merupakan hal penting dalam meningkatkan efisiensi operasional perusahaan, khususnya pada proses kalibrasi instrumen yang berdampak langsung terhadap kelancaran kegiatan produksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan kinerja metode First come first serve (FCFS) dan Shortest Processing Time (SPT) dalam penjadwalan kalibrasi instrumen di PT. XYZ pada plant refinery bulan Mei 2026. Data mencakup 63 unit instrumen terdiri dari 33 Pressure Gauge, 19 Pressure Transmitter, dan 11 Temperature Transmitter dengan total waktu proses 1.310 menit, diselesaikan dalam 6 hari pengerjaan menggunakan kedua metode. Hasil penelitian menunjukkan metode FCFS menghasilkan total waktu tunggu 23.970 menit (rata-rata 380,48 menit/instrumen) dengan total overtime 10,17 jam dan biaya lembur Rp406.667. Metode SPT menghasilkan total waktu tunggu 14.440 menit (rata-rata 229,21 menit/instrumen) dengan total overtime 4 jam dan biaya lembur Rp160.000. SPT lebih efisien menurunkan waktu tunggu sebesar 9.530 menit (39,8%) dan menghemat biaya lembur sebesar Rp246.667 (60,7%).
Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Pada Pekerjaan Pompa Bagian Maintenance Sulfuric Acid Menggunakan Metode JSA dan HIRARC Femas Agusti; Said Salim Dahda; Purwanto
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1904

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi pupuk dan bahan kimia sebagai pendukung kebutuhan agroindustri. Untuk menjamin mutu produk yang dihasilkan, kegiatan pengendalian kualitas dilaksanakan pada unit maintenance sulfuric acid. Namun, meningkatnya kompleksitas aktivitas pemeliharaan berpotensi menimbulkan berbagai risiko keselamatan kerja, di antaranya paparan bahan kimia melalui kontak langsung yang dapat menyebabkan iritasi kulit hingga luka bakar serius, serta bahaya pada pekerjaan pengangkatan (lifting work) yang melibatkan alat berat dan berisiko mengakibatkan pekerja tertimpa material. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya serta menyusun rekomendasi pengendalian risiko dengan menerapkan metode Job Safety Analysis (JSA) dan Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan pekerja serta penyebaran kuesioner untuk menilai tingkat kemungkinan terjadinya bahaya dan tingkat keparahan dampaknya. Hasil analisis menunjukkan adanya 12 potensi bahaya yang teridentifikasi pada dua jenis kegiatan kerja. Berdasarkan hasil penilaian risiko, ditemukan 3 (25%) bahaya dengan kategori risiko sangat tinggi, 5 (42%) bahaya dengan kategori risiko tinggi, 3 (25%) bahaya dengan kategori risiko sedang, dan 1 (8%) bahaya dengan kategori risiko rendah. Sebagai upaya mitigasi, penelitian ini mengusulkan tindakan pengendalian risiko, termasuk penerapan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang sesuai serta langkah pengendalian lainnya, guna meningkatkan kinerja keselamatan dan kesehatan kerja pada unit maintenance asam sulfat.
Optimization of Warehouse Performance through Class-Based Storage based FSN Analysis for Travel Efficiency and Cost Reduction Abdul Lathif; Said Salim Dahda; Deny Andesta
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1347

Abstract

This study aims to optimize operational efficiency at PT XYZ's raw material warehouse by mitigating high material handling costs (MHC) and inefficient forklift travel caused by random storage and LIFO stacking constraints. The research proposes a warehouse layout redesign applying a Class-Based Storage (CBS) strategy zoned via FSN (Fast, Slow, Non-moving) analysis. The methodological approach involves material flow analysis of 31 SKUs, priority classification based on Turnover Ratio (TOR), and simulation of rectilinear distances and travel times using a standard speed of 1.4 m/s. Through comparative evaluation, the study found that the strategic relocation of 14 Fast-category items to zones closest to the Inbound/Outbound point successfully reduced monthly travel distance from 11,261.3 m to 9,557.3 m. This directly impacted operational time, reducing it by 0.34 hours, and lowered total MHC by 15.13%, equivalent to a monthly saving of IDR 1,610,231. The results conclude that FSN-activity-based zoning not only quantitatively reduces logistical costs but also qualitatively minimises aisle congestion and non-value-added backtracking movements, thereby enhancing overall warehouse productivity.
Analisis Risiko Kegagalan Komponen Elektrikal Pada Mesin Overhead Crane Dengan Metode FMEA dan FTA Jatilaksana Vito Prisma; Said Salim Dahda; Negoro Yanuar Pandu
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1353

Abstract

PT. XYZ memiliki tiga unit Overhead Crane: C Overhead Crane, CL Overhead Crane, dan S Overhead Crane. Dari ketiganya, C Overhead Crane paling sering mengalami kegagalan yang menghambat proses produksi. Mesin Overhead Crane sangat penting untuk mengangkat dan memindahkan material, sehingga gangguan dapat mengakibatkan biaya tinggi dan risiko keselamatan. Studi ini menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk mengidentifikasi mode kegagalan serta menghitung Risk Priority Number (RPN) berdasarkan tingkat keparahan, frekuensi, dan deteksi. Fishbone Diagram digunakan untuk mengidentifikasi faktor penyebab dari aspek manusia, mesin, material, dan lingkungan. Komponen dengan nilai RPN tertinggi dianalisis lebih lanjut dengan Fault Tree Analysis (FTA) untuk menemukan akar penyebab kegagalan. Selain itu,. Hasil penelitian menyoroti komponen Pendant OHC, Contactor, dan Limit Switch sebagai prioritas perbaikan. Usulan meliputi penggantian komponen secara terjadwal, perbaikan instalasi kabel, dan perawatan preventive guna meningkatkan keandalan mesin dan efisiensi produksi. Implementasi usulan ini diharapkan mampu menurunkan downtime secara signifikan serta meningkatkan produktivitas PT. XYZ secara berkelanjutan.
Perencanaan dan Pengendalian Produksi Pestisida Cair Menggunakan Metode EPQ Multi Item Muhammad Ersanto Nugroho; Said Salim Dahda; Yanuar Pandu Negoro
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1365

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan perencanaan produksi tujuh jenis pestisida cair di PT XYZ dengan menerapkan metode Economic Production Quantity (EPQ) Multi-Item. Analisis dilakukan berdasarkan data permintaan, biaya setup, biaya penyimpanan, dan kapasitas produksi selama periode Juni 2024–Mei 2025. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa frekuensi produksi yang paling efisien dicapai pada m* = 18,74 siklus per tahun, sehingga pola produksi dapat berlangsung secara teratur tanpa melebihi kapasitas mesin. Jumlah produksi optimal setiap produk (EPQ) bervariasi sesuai tingkat permintaan, di mana produk B memiliki EPQ terbesar sebesar 33.901 liter, sedangkan produk dengan permintaan rendah menghasilkan volume produksi yang lebih kecil untuk menghindari penumpukan persediaan. Model EPQ Multi-Item juga menghasilkan biaya total yang lebih rendah dibandingkan kondisi aktual perusahaan. Total biaya optimal yang diperoleh yaitu Rp59.661.583.947, dengan penghematan sebesar Rp121.675.573 per tahun. Evaluasi kapasitas menunjukkan bahwa kegiatan produksi masih menyisakan 23 hari kerja, sehingga operasional lini produksi dinilai aman. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan EPQ Multi-Item efektif dalam menekan biaya, menyeimbangkan beban produksi antarproduk, dan meningkatkan akurasi perencanaan produksi.
PENGUKURAN KINERJA OPERATOR DUMP TRUCK DENGAN PENDEKATAN AHP DAN RATING SCALE DI PT. GUKUSU M Kukuh Dandi Wijaya; Said Salim Dahda; Efta Dhartikasari Priyana
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 8 No. 6 (2025): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/nze2sr51

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan mengevaluasi kinerja operator dump truck di PT. Gukusu dengan menggunakan kombinasi metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Rating Scale. Metode AHP digunakan untuk menentukan bobot prioritas dari lima kriteria penilaian, yaitu kedisiplinan, produktivitas, keselamatan kerja, ketepatan waktu, dan perawatan alat. Sementara itu, metode Rating Scale dengan skala 1–9 digunakan untuk memberikan penilaian terhadap performa masing-masing operator berdasarkan persepsi supervisor. Hasil pembobotan AHP menunjukkan bahwa kriteria kedisiplinan memiliki bobot tertinggi sebesar 0,474, diikuti oleh produktivitas (0,256), keselamatan kerja (0,121), ketepatan waktu (0,085), dan perawatan alat (0,065). Nilai Consistency Ratio (CR) sebesar 0,06, yang berarti lebih kecil dari 0,1, sehingga hasil pembobotan dinyatakan konsisten. Berdasarkan Rating Scale, operator A memperoleh skor tertinggi sebesar 8,839, diikuti operator B (6,877) dan operator C (5,117). Dengan demikian, operator A memiliki kinerja terbaik, sementara operator C memerlukan pembinaan. Kombinasi AHP dan Rating Scale terbukti memberikan penilaian kinerja yang objektif dan terstruktur untuk mendukung pengambilan keputusan manajerial. Kata Kunci: Kinerja operator, AHP, Rating Scale, evaluasi kinerja, dump truck.
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU BOTOL 600 ML MENGGUNAKAN METODE FUZZY EOQ DI PT. SWABINA GATRA Oktareno Isra' Maridwan; Said Salim Dahda; Yanuar Pandu Nugroho
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 9 No. 1 (2026): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/9acrvf12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian persediaan bahan baku botol 600 ml di PT. Swabina Gatra menggunakan metode Fuzzy Economic Order Quantity (Fuzzy EOQ). Metode ini diterapkan untuk mengatasi ketidakpastian dalam permintaan dan biaya yang tidak dapat dijelaskan secara deterministik oleh model EOQ klasik. Data yang digunakan meliputi permintaan tahunan, biaya pemesanan, dan biaya penyimpanan selama periode Mei 2024–April 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode EOQ klasik menghasilkan total biaya persediaan sebesar Rp 12.868.501, sedangkan metode Fuzzy EOQ menghasilkan total biaya sebesar Rp 1.868.271 dengan kuantitas pesanan optimal 16.700 unit (167 ball). Dengan demikian, metode Fuzzy EOQ mampu menurunkan biaya persediaan sebesar 85,5% dibandingkan metode EOQ klasik. Hasil ini membuktikan bahwa penerapan metode Fuzzy EOQ dapat meningkatkan efisiensi biaya dan keandalan sistem pengendalian persediaan di perusahaan manufaktur. Kata Kunci: Fuzzy EOQ, Pengendalian Persediaan, Biaya Persediaan, Ketidakpastian, AMDK.
ANALISIS PENYEBAB DAN RISIKO CACAT PRODUK AIR MINUM DALAM KEMASAN (AMDK) SWA 240 ML DENGAN METODE FMEA DAN RCA PADA PT. SWABINA GATRA Marindra Ahmad Nurdiansyah; Said Salim Dahda
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 8 No. 6 (2025): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/xb8bgc62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab utama dan prioritas risiko yang terkait dengan cacat produk selama proses produksi air minum dalam kemasan swa 240 ml di PT Swabina Gatra. Metode yang digunakan menggabungkan Failure Mode dan Effect Analysis (FMEA) dengan Root Cause Analysis (RCA) untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menentukan penyebab akar permasalahan dari mode kegagalan yang diamati. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi langsung di area produksi dan wawancara dengan departemen Kontrol Kualitas. Analisis menunjukkan bahwa cacat dengan Risk Priority Number (RPN) tertinggi terjadi selama proses sealing, dengan RPN sebesar 216. Cacat ini disebabkan oleh tekanan mesin dan suhu pemanasan yang tidak stabil. Analisis RCA digunakan untuk menunjukkan bahwa penyebab utama berasal dari faktor mesin dan faktor manusia. Peningkatan perbaikan yang diusulkan meliputi kalibrasi rutin mesin sealing, pelatihan operator, dan standar daftar periksa harian untuk mesin produksi. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat membantu perusahaan dalam mengurangi jumlah cacat produk dan meningkatkan efektivitas kualitas control.  Kata kunci : FMEA, RCA, Produk Cacat AMDK  
Co-Authors Aan Kristiyanto Abdul Azis Alghushan Abdul Lathif Abdul Muid Abdullah Sidik Abdulloh Faqih Achmad Firdaus FIrmansyah Achmed Ersyad Luthfi Fahmi Aditiya Pradana Putra Ahmad Badriez Zamani Ahmad Nurul Hidayat Ahmad Rido M Ahmad Tirto Alamsyah Ahsan Maulana Aisyah Jannatin Akhmad Wasiur Rizqi albana, ali Alif Rachmad Hidayatullah Amiril Mukminin Andhika Putra Andy Kurniawan Anjas Herlangga Putra Aqil Firdaus Aufa Arwin Firman Rahmanto Bilqis Nada Nabila Deny Andesta Dhidu Usrin Yadani Dian Safitri Dwi Tirta Sutrisno Arwanda Dzakiyah Widyaningrum Efta Dhartikasari Priyana EftaDhartikasari Priyana Eko Budi Leksono Elfandani, Moh Alviko Elly Ismiah Elly Ismiyah Fakhrudin Ma’ruf Fakhrudin Ma’ruf Farid Andi Kusuma Farizul Rahim Fath Iqbal Alfarisi Femas Agusti Firli Nur Annisa' Firman Hadi Setiawan Fitria Dama Yanti Hanif Rahma Saputra Hendra Pratama Imroatul Fadlilah Indra Ikhsan Praja Jatilaksana Vito Prisma Khusnul Khotimah Khusnul Ma’arif Kiki Amilia Kiki Irnanda Safitri Lilis Ratna Sari Lutfan Nabil M Adhen Bagas Starda M Kukuh Dandi Wijaya M. Abdullah Ilham. A M. Bachtiar Maghrobi Muzzaky Pratama Makhrudy, Khoirul Aman Marindra Ahmad Nurdiansyah Maulana Maghfur Miftach Farid Mirza Firdiansah Isnanta Moch Ivan Eka Surya Rachmana Moch Nuruddin Moch. Nuruddin Mochammad Nuruddin Moh Rizqi Moh. Dian Kurniawan Moh. Jufriyanto Mohammad Firdaus Masyhuri Romadlon Muhamat Rizal Abidin Muhammad Afifuddin Muhammad Alhafa Ardhy Muhammad Bagus Ismail Muhammad Bashori Alwi Muhammad Dany Fauzi Muhammad Ersanto Nugroho Muhammad Firman Syah muhammad syaifudin Muhammad Syaifudin Muhammad Zainuddin Fathoni Muhammad Zainur Ridlo mulyasari, Wisda Nadifa Yusrianafi Ndaru Singgih Pratama Negoro Yanuar Pandu Nina Aini Mahbubah Nizar Adlany novi miranda sari Novi Nur Hidayanti Oktareno Isra' Maridwan Prayoga Rizky Hermawan Pregiwati Pusporini Purwanto Puspitasari Puspitasari Putri Aprilia Rahmat Nova Andi Priantoro Rakhmatullah Ainul Yaqin Riezna Wahyuny Manto Rifki Apriyoga Prasetyo Rifky Maulana Yusron rizal hadi rizky bagus kuncoro Rohmat - Sabtulyadani, Dhidu usrin Sayyid Atho' Muzakki Siti Zuriatul Fittriyah Soffiana Agustin, Soffiana Sukma Dwi Yuliana Puspitasari Sanggup Syamsul Huda Tsaqofi Bintang Muslimah Vivin Indah Oktaviani Wisda Mulyasari@gmail.com Wujud Sampurno Yanuar Pandu Negoro Yanuar Pandu Negoro Yanuar Pandu Nugroho Zulfikar Alwasly _ Hidayat