Claim Missing Document
Check
Articles

OPTIMALISASI PRODUKSI PUPUK MENGGUNAKAN METODE GOAL PROGRAMMING PADA PABRIK NPK PHONSKA I, II DAN III DEPARTEMEN PRODUKSI IIA PT. PETROKIMIA GRESIK Puspitasari Puspitasari; Said Salim Dahda; Elly Ismiyah
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 2 (2020): Justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.976 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i2.2605

Abstract

PT. Petrokimia Gresik merupakan salah satu produsen pupuk terlengkap dan terbesar di Indonesia yang berada di bawah naungan PT. Pupuk Indonesia Holding Company. Untuk menunjang proses produksi PT. Petrokimia memiliki beberapa departemen produksi, salah satunya yaitu Departemen produksi II A. Departemen ini terdiri dari 3 pabrik yaitu NPK Phonska I, II dan III.Produk yang dihasilkan diantaranya yaitu Phonska Subsidi, NPK Kebomas dan Phonska Plus. Dalam pemenuhan produksi sering terjadi ketidaksesuaian antara rencana dan realisasi target produksi. Goal programming adalah salah satu metode optimasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan jumlah produksi Pupuk Phonska Subsidi, NPK Kebomas dan Phonska Plus pada periode Januari-Juni 2019 di Pabrik NPK Phonska I,II dan III. Sebelum melakukan optimasi dilakukan peramalan dengan metode time series. Kendala dalam penelitian ini adalah Jumlah Target Produksi,Ketersediaan Hari Kerja Mesin dan Ketersediaan bahan baku. Dengan menggunakan metode ini diperoleh hasil optimal pada bulan Januari-Juni 2019. Jumlah Tonase yang dapat diproduksi untuk pupuk Phonska Subsidi yaitu 1.211.456 Ton dengan penyimpangan negative yaitu sebesar 0 Ton dari target yang ditentukan yaitu 1.211.456 Ton. Jumlah tonase yang dapat diproduksi untuk pupuk NPK Kebomas yaitu 182.978 Ton dari target yang ditentukan yaitu 182.978 Ton. Sedangkan jumlah tonase yang dapat diproduksi untuk pupuk Phonska Plus yaitu 53.572 Ton dari target yang ditentukan yaitu 53.572 Ton.
PENERAPAN METODE MONTE CARLO PADA PERENCANAAN JUMLAH PRODUKSI PESTISIDA (Studi Kasus: PT. Petrokimia Kayaku Plant Cair 1) Dian Safitri; Said Salim Dahdah; Deny Andesta
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 1 (2020): Justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.394 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i1.2043

Abstract

Sebuah perusahaan yang terus berkembang harus mampu melakukan perencanaan produksi secara efektif dan efisien dalam memenuhi kebutuhan konsumen agar dapat meminimalisir kondisi overstock dan understock yang dapat merugikan perusahaan. Hal inilah yang menjadi dasar dilakukannya penelitian di PT. Petrokimia Kayaku, yang merupakan perusahaan penghasil produk pestisida di Gresik. Dalam menentukan jumlah produksi yang akan datang digunakan metode Monte Carlo dengan dua model alternatif persediaan yaitu EPQ dan Permintaan Musiman. Data yang digunakan adalah data produksi dan data permintaan harian selama 35 bulan, dengan 5 produk permintaan terbanyak. Kemudian dilakukan pengolahan data menggunakan simulasi dengan metode Monte Carlodengan 5kali replikasi dan perencanaan selama 6 bulan atau 181 hari. Dari simulasi yang telah dilakukan, didapatkan hasil bahwa biaya simpan yang rendah dan servicer level tinggi menggunakan model EPQ. Untuk produk Ceba 125 Ec50 ml dengan Q optimal 11.338 box, biaya simpan Rp. 994.372.513, service level 84,82%. Produk Petrogud 200 Ec 500 ml dengan Q optimal1.669 box, biaya simpan Rp. 30.794.516, service level 95,84%. Produk Tombak 189 Ec 400 ml dengan Q optimal1.380 box, biaya simpan Rp. 127.668.961, service level 26,55%. Produk Kanon 400 Ec Btl Pet 400 mlQ optimal603 box, biaya simpan Rp. 11.520.342, service level 87,95%. Produk Kanon 400 Ec Btl Pet 100 ml dengan Q optimal 611 box, biaya simpan Rp. 11.687.585, service level 98,70%.
PEMILIHAN KONTROL RANCANGAN ALAT UKUR WEIGH FEEDER C1 MENGGUNAKAN METODE VALUE ENGINEERING DI AREA 41 (FINISH MILL) PT. SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk. Rahmat Nova Andi Priantoro; Said Salim Dahda; Deny Andesta
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 3 (2020): Justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.231 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i3.2614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dan dampak ketepatan dari hasil pemilihan Alat Ukur khususnya pada Kontrol Rancangan Alat Ukur Weigh Feeder C1 sehingga operator dapat melakukan proses produksi sesuai standart pencampuran pembuatan semen dengan tepat, akurat dan bisa memnuhi kapasitas produksi. Populasi penelitian ini adalah operator CCR, tim Instrument Listrik yang berhubungan dengan pemilihan Alat Ukur di PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk., Pabrik Gresik. Pemilihan Kontrol Rancangan Alat Ukur ini menggunakn cara pengumpulan data di PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk., Pabrik Gresik menyebarkan kuisioner, mewawancara pembimbing lapangan, studi literature yang mendukung teori penyelesaian masalah sehingga menghasilkan alat dengan value terbaik dan bisa digunakan acuan pemilihan alat ukur weigh feeder sebagai proses produksi pembuatan Semen.
ANALISIS EFEKTIVITAS MESIN PACKING TEPUNG TERIGU KEMASAN 1 KG DENGAN MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS DI PT. XYZ Aan Kristiyanto; Said Salim Dahda; M. Zainuddin Fathoni
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 2 No 1 (2021): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.812 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v2i1.3181

Abstract

PT.XYZ merupakan salah satu perusahaan industri manufaktur yang bergerak di beberapa bidang. Salah satunya produksi produk tepung terigu. Permasalahan yang terjadi saat ini adalah mesin cunsomer pack yang merupakan mesin packing produk tepung terigu kemasan 1 kg, terdapat 4 mesin yaitu mesin A, B, C, dan D. sering mengalami kerusakan yang mengakibatkan mesin tersebut tidak efektif. Untuk mengatasi permasalahan yang terjadi, maka akan dilakukan pengukuran dengan metode OEE, Terdapat tiga faktor dalam OEE yaitu Avaibility (A), Performance (P), dan Rate of Quality (R). Jika nilai OEE belum memenuhi standar OEE kelas dunia, maka akan dilakukan perhitungan six big losess, kemudian dilakukan analisis menggunakan diagram fishbone dan memberikan perbaikan dengan menggunakan metode FMEA. Rata-rata hasil nilai OEE pada bulan April 2018 sampai Maret 2019 untuk mesin A adalah 72,02 % sedangkan untuk mesin B mendapatkan hasil 74,16 %, untuk mesin C mendapatkan hasil 74,55 %, dan yang terakhir untuk mesin D mendapatkan hasil 73,92 %. Dari hasil OEE yang didapat untuk mesin A,B,C dan D maka perlu dilakukan perbaikan. Hasil RPN yang didapat menunjukan kerusakan yang paling berpengaruh adalah kegagalan dari screw filling tidak bekerja dan perbaikan yang dapat usulkan adalah membuat membuat kipas buatan yang ditujukan langsung untuk motor screw filling agar motor kondisi suhu motor tidak terlalu panas.
ANALISIS PENGENDALIAN KUAITAS PRODUK PAP HANGER MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA DAN FMEA DI PT. RAVANA JAYA MANYAR GRESIK M. Bachtiar; Said Salim Dahda; Elly Ismiyah
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 4 (2020): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.185 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i4.2924

Abstract

Kualitas produk menjadi salah satu keunggulan kompetitif dari industry yang harus terus dikelola dengan baik. Termasuk pada industri yang menjalankan aktifitasnya dengan menerima pesanan perlu mengidentifikasi akfitas apa saja yang sering mengalami kegagalan dalam menghasilkan produk sesui dengan spesifikasi. Studi kasus pada perusahaaan yang bergerak di bidang konstruksi dan fabrikasi. Salah satu produk yang dihasilkan Pap Hanger, pada bagian cutting provile dan painting didapatkan jumlah kecacatan produk yang tinggi dimana tingkat kecacatan mencapai 12, 75% dan melebihi batas toleransi yang di tetapkan perusahaan yakni 4,5%. Untuk mengatasi permasalahan ini digunakan metode six sigma dan FMEA digunakan untuk mengetahui nilai kinerja pengendalian kualitas berdasarkan nilai sigma, selain itu juga dicari penyebab terbesar dari kegagalan yang menjadi pemicu persoalan tersebut. Contoh perhitungan pada produk pap hanger telah disajikan pada akhir penelitian ini serta penyebab kecacatan dominan yang disebabkan kegagalan proses
Identifikasi Penyebab Kecacatan Kemasan Minyak Kelapa Sawit Menggunakan Metode FMEA dan FTA Pada Departemen Shortening (Studi Kasus: PT. XYZ) Amiril Mukminin; Said Salim Dahda
Jurnal Serambi Engineering Vol 7, No 4 (2022): Oktober 2022
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v7i4.4754

Abstract

Quality control is a part that must be taken into account by every company in a developing era like today. Pt. XYZ is a company that produces palm oil. Types of defects in the packaging in PT. XYZ includes uneven packaging prints, packaging not tightly closed, peeling brand glue. From the three packaging defects, an analysis was carried out using the FMEA and FTA methods so that the quality of the product was even better by providing proposed improvements at the stage that was considered a failure. The highest RPN value is in the defect of peeling brand glue, with an RPN value of 168, the number of defects in a period of 6 months is 3949 pcs. This is carried out by FTA analysis so that the cause is known to be the lack of rest hours for workers, stuffy rooms, the absence of comfortable facilities, and workers must complete their work quickly so that it requires very extra accuracy. The proposed improvements for peeling brand glue are to provide sufficient rest hours, provide special training to workers, change the layout of the room or add a room so that it is not stuffy, and facilitate a blower or fan that is sufficient for the glue to dry quickly.
Analisis Pemetaan Aliran Nilai Menggunakan Waste Failure Mode and Effect Analysis (W-FMEA) dan Lean Manufacturing Fakhrudin Ma’ruf; Said Salim Dahdah
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 11 No. 2 (2021): VOLUME 11 NO 2 JULI 2021
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (783.274 KB) | DOI: 10.25105/jti.v11i2.9706

Abstract

Intisari— Seiring dengan perkembangan dunia industri manufaktur perusahaan dituntut untuk meningkatkan produktivitas. Dalam meningkatkan produktivitas yang lebih efektif dan efisien perusahaan harus dapat mengetahui aktivitas yang dapat meningkatkan nilai tambah produk (value added) dan menggurangi proses yang tidak bernilai tambah (non-value added) atau pemborosan. Pada perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur yang memproduksi komponen mesin merupakan industri yang menjadi obyek penerapan dan penelitian terkait Lean. dalam proses produksinya masih ditemuakan proses yang tidak bernilai tambah (non-value added). Untuk mencapai tujuan, perusahaan mencoba menggurangi pemborosan pada setiap proses produksi dengan menggunakan metode Waste Failure Mode and Effect Analysis (W-FMEA) dan Lean manufacturing. W-FMEA sebagai salah satu metode untuk mengidentifikasi terjadinya waste pada proses produksi dan dapat mengetahui proses kegagalan dilantai produksi. sedangkan metode lean manufacturing dalam menganalisis pemetaan aliran nilai menggunakan pemetaan aliran nilai untuk memvisualisasikan waktu siklus stasiun kerja, aliran tenaga kerja serta informasi seluruh rantai pasokan sehingga aktivitas yang tidak bernilai tambah dapat diketahui. selanjutnya setelah proses pemetaan aliran nilai kemudian Value stream mapping tool digunakan untuk menganalisa waste yang paling banyak dengan menggunakan tujuh tools yang digunakan untuk menganalisa pemborosan secara detail. dalam penggunaan alat pada VALSAT menggunakan 3 alat pemetaan aliran untuk mengganalisis rantai nilai. Abstract— Along with the development of the manufacturing industry, companies are required to increase productivity. In increasing productivity that is more effective and efficient, companies must be able to identify activities that can increase product value added (value added) and reduce non-value added processes, or waste. Companies engaged in manufacturing that produce machine components are industries that are the object of application and research related to Lean. In the production process, there are still non-value added processes. To achieve the goal, the company tries to reduce waste in each production process by using the Waste Failure Mode and Effect Analysis (W-FMEA) and Lean manufacturing methods. W-FMEA as a method to identify the occurrence of waste in the production process and to know the process of failure on the production floor. while the lean manufacturing method in analyzing value flow mapping uses value flow mapping to visualize workstation cycle times, labor flows and information throughout the supply chain so that non-value added activities can be identified. Furthermore, after the value stream mapping process then the Value stream mapping tool is used to analyze the most waste by using the seven tools used to analyze the waste in detail. in the use of tools on VALSAT using 3 flow mapping tools to analyze the value chain.
Peningkatan Kualitas Bunga Telang Melalui Perbaikan Proses Pengeringan Menggunakan Metode Taguchi Sukma Dwi Yuliana Puspitasari Sanggup; Said Salim Dahda
Jurnal Optimalisasi Vol 8, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jopt.v8i2.6129

Abstract

The use of Butterfly pea is widely used as a colorant in various local foods in Indonesia and Southeast Asian countries. This use is limited to foods that do not have a long shelf life. Processing and storage by drying in an effort to improve storage quality requires a special eksperimenal design to improve product quality. One of the eksperimenal designs that can be used is the Taguchi method. This research was conducted in Yosowilangun Village, Gresik Regency, there are problems that can be formulated in this study, namely "How is a good parameter setting of the factors that affect the quality in the drying process? ". This study uses the Taguchi method with 2 factors and 4 levels. The factors used are Temperature (A) and Drying Time (B). The temperature consists of 4 levels, namely 45⁰C (A), 50⁰C (B), 55⁰C (C), and 60⁰C (D). while the Drying Time consists of 4 levels, namely 30 Minutes (A), 60 Minutes (B), 90 Minutes (C), and 120 Minutes (D). The results showed that the determination of the optimal factor level was the one that obtained the smallest water content test results, which was obtained by setting the temperature factor at level 2 of 50⁰C (A2) and drying time at level 2 of 60 minutes (B2). While the decrease in the water content of the telang flower at the optimal level is 40%.
Ukuran Lot yang Ekonomis pada Model Persediaan Integrasi Pemasok Tunggal dan Pembeli Tunggal Said Salim Dahda; Deny Andesta
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 23 No 1 (2022)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/matrik.v23i1.4411

Abstract

Keunggulan kompetitif sebuah bisnis banyak menjadi bahasan di industri dan akademis. Salah satunya kemampuan memenuhi permintaan dengan jumlah yang tepat, waktu yang tepat dan lokasi yang tepat. Persediaan hadir dalam peningkatan keunggulan kompetitif tersebut menjadi bagian yang terpenting dalam peningkatan kemampuan pemenuhan permintaan produk. Model perencanaan dan pengendalian persediaan klasik seperti EOQ/ EPQ, telah banyak memberikan kontribusi dalam pemenuhan permintaan. Dengan asumsi-asumsi yang membatasi model-model klasik banyak dikembangkan untuk menyesuaikan dengan kondisi dan lingkungan industri. Salah satunya adalah model integrasi antara pemasok dan pembeli yang menghasilkan ukuran lot yang meminimalkan biaya total persediaan. Serta mengarahkan sistem produksi menjadi lebih efisien dengan penerapan konsep-konsep JIT dan rantai pasok. Model integrasi pemasok tunggal-pembeli tunggal dengan alternatif model persediaan pemasok yang berbeda dibahas pada penelitian ini dengan menyajikan model persediaan pemasok pertama dan kedua. Dari hasil contoh numerik dapat dikatakan biaya persediaan pada model pertama lebih kecil dibandingkan model kedua. Persediaan rata-rata pemasok pada model kedua lebih besar menjadikan salah satu penyebab selain frekuensi pengiriman yang lebih banyak pada model kedua
Analisis Kepuasan Konsumen Terhadap Kualitas Pelayanan Distributor Pupuk Dengan Metode Service Quality dan Improvement Gap Analysis Ahmad Tirto Alamsyah; Said Salim Dahda
SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Vol 20, No 1 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sitekin.v20i1.19575

Abstract

Salah satu cara yang efektif untuk lebih unggul dari perusahaan pesaing dalam bidang pelayanan khususnya kepuasan pelanggan dapat dilakukan dengan analisis kualitas pelayanan . Pelanggan yang merasa puas dapat meningkatkan loyalitas dan kepercayaan pada suatu perusahaan, sehingga terus melakukan transaksi dengan terkait terkait. Studi ini menggunakan metode Serv ice qual ity untuk mengukur atau mengukur kesenjangan antara harapan pelanggan dan kepuasan yang dirasakan. Penelitian ini juga menggunakan metode Improvement Gap Analysis (IGA) guna menentukan kategori prioritas perbaikan dari setiap atribut serta mengetahui jenis atribut yang harus ditingkatkan sesuai keinginan pelanggan. Melalui analisisService ice qual ity dapat menentukan nilai nilai atau gap antara harapan dan kepuasan pelanggan dari setiap atribut. Melalui analisis IGA, diketahui distributor puput PT. XYZ memiliki sembilan pelayanan yang termasuk dalam kategori pelayanan yang penting untuk perbaikan yaitu ruang tunggu sopir yang layak, pelayanan petugas pengiriman, kesiapan penjual dalam membimbing atau kategori pemel, pengetahuan setelah dan petugas petugas , layanan bagi pembeli, kualitas produk ditempat tujuan, kemudahan proses pembayaran, volume pupuk tepat sampai ditempat tujuan, kecepatan waktu dalam pengiriman.
Co-Authors Aan Kristiyanto Abdul Azis Alghushan Abdul Lathif Abdul Muid Abdullah Sidik Abdulloh Faqih Achmad Firdaus FIrmansyah Achmed Ersyad Luthfi Fahmi Aditiya Pradana Putra Ahmad Badriez Zamani Ahmad Nurul Hidayat Ahmad Rido M Ahmad Tirto Alamsyah Aisyah Jannatin Akhmad Wasiur Rizqi albana, ali Alif Rachmad Hidayatullah Amiril Mukminin Andy Kurniawan Anjas Herlangga Putra Aqil Firdaus Aufa Arwin Firman Rahmanto Deny Andesta Dhidu Usrin Yadani Dian Safitri Dwi Tirta Sutrisno Arwanda Dzakiyah Widyaningrum Efta Dhartikasari Priyana EftaDhartikasari Priyana Eko Budi Leksono Elly Ismiah Elly Ismiyah Fakhrudin Ma’ruf Fakhrudin Ma’ruf Farid Andi Kusuma Farizul Rahim Fath Iqbal Alfarisi Firli Nur Annisa' Firman Hadi Setiawan Fitria Dama Yanti Hanif Rahma Saputra Hendra Pratama Imroatul Fadlilah Indra Ikhsan Praja Khusnul Khotimah Khusnul Ma’arif Kiki Amilia Kiki Irnanda Safitri Lilis Ratna Sari Lutfan Nabil M Adhen Bagas Starda M. Bachtiar Maghrobi Muzzaky Pratama Makhrudy, Khoirul Aman Maulana Maghfur Miftach Farid Mirza Firdiansah Isnanta Moch Ivan Eka Surya Rachmana Moch Nuruddin Moch. Nuruddin Mochammad Nuruddin Moh Rizqi Moh. Dian Kurniawan Moh. Jufriyanto Mohammad Firdaus Masyhuri Romadlon Muhamat Rizal Abidin Muhammad Afifuddin Muhammad Alhafa Ardhy Muhammad Bagus Ismail Muhammad Bashori Alwi Muhammad Dany Fauzi Muhammad Ersanto Nugroho muhammad syaifudin Muhammad Syaifudin Muhammad Zainuddin Fathoni mulyasari, Wisda Nadifa Yusrianafi Ndaru Singgih Pratama Nizar Adlany novi miranda sari Novi Nur Hidayanti Prayoga Rizky Hermawan Pregiwati Pusporini Puspitasari Puspitasari Putri Aprilia Rahmat Nova Andi Priantoro Riezna Wahyuny Manto Rifki Apriyoga Prasetyo rizal hadi rizky bagus kuncoro Sabtulyadani, Dhidu usrin Sayyid Atho' Muzakki Siti Zuriatul Fittriyah Soffiana Agustin, Soffiana Sukma Dwi Yuliana Puspitasari Sanggup Syamsul Huda Tsaqofi Bintang Muslimah Vito Prisma, Jatilaksana Vivin Indah Oktaviani Wisda Mulyasari@gmail.com Wujud Sampurno Yanuar Pandu Negoro Yanuar Pandu Negoro Yanuar Pandu, Negoro Zulfikar Alwasly