Claim Missing Document
Check
Articles

DENGAN METODE PEMODELAN PADASISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN2016/2017 Nurhalimah Nurhalimah; Bagiya Bagiya; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.053 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pembelajaran membaca puisi dengan metode pemodelan pada siswa kelas VIII E SMP Negeri 4 Purworejo; (2)pengaruh metode pemodelan terhadap sikap dan minat siswa kelas VIII E SMP Negeri 4 Purworejo; (3) peningkatan kemampuan membaca puisi dengan metode pemodelan siswa kelas VIII E SMP Negeri 4 Purworejo.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII E SMP Negeri 4 PurworejoTahun Pelajaran2016/2017 sebanyak 32 siswa. Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Nilai kriteria ketuntasan minimal adalah 70.  Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan nontes. Tenik tes berupa tes membaca puisi, sedangkan teknik nontes berupa angket, lembar observasi, wawancara, dan dokumentasi foto/video. Dalam analisis data digunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Dalam penyajian data yang digunakan adalah teknik informal.Dari hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa (1) langkah-langkah pembelajaran membaca puisi dengan metode pemodelan yaitu(a) siswa mengamati dan mendapatkan pencerahan tentang membaca puisi, guru membagikan teks membaca puisi dan mempersilakan model untuk membacakannya (b) setelah latihan membaca, siswa dievaluasi satu per satu untuk membaca puisi di depan teman-temannya (c) guru dan siswa memberikan penghargaan atas hasil unjuk kerja siswa secara individu; (2) pembelajaran membaca puisi dengan metode pemodelan mampu meningkatkan sikap dan minat siswa dalam pembelajaran. Penilaian dengan lembar observasi menunjukkan bahwapada prasiklus memperoleh skor 44,4%,pada siklus I meningkat menjadi 67,8%, pada siklus II menjadi 86,2%; (3) peningkatan kemampuan membaca puisi pada siswa kelas VIII E SMP Negeri 4 Purworejo dapat diketahui dari nilai rata-rata pada prasiklus, siklus I, dan siklus II.Nilai rata-rata pada prasiklus hanya  60,8, pada tindakan siklus I nilai rata-rata yang diperoleh menjadi 69,3. Hasil prasiklus sampai siklus I  mengalami peningkatan sebesar8,5. Selanjutnya pada siklus II, nilai rata-rata  meningkat lagi menjadi  78,01 dengan kata lain mengalami peningkatan sebesar 8,8. Jadi, total peningkatan dari prasiklus sampai siklus II adalah17,3.   Kata kunci: membaca puisi, metode pemodelan, siswa SMP
ANALISIS NILAI RELIGIUS DALAM NOVEL ANTARA CINTA DAN RIDHA UMMI KARYA ASMA NADIA DAN RENCANA PELAKSANAANNYA PEMBELAJARANNYA DI SMA Iska Wahyu Putri Utami; Sukirno Sukirno; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.987 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan skripsi ini adalah mendeskripsikan Unsur Intrinsik,  aspek-aspek religius, rencana pelaksanaan pembelajaran novel Antara Cinta dan Ridha Ummi Karya Asma Nadia di SMA tentang nilai religius yang terdapat dalam karya fiksi novel Antara Cinta dan Ridha Ummi Karya Asma Nadia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber penelitian adalah novel Antara Cinta dan Ridha Ummi Karya Asma Nadia. Objek penelitian adalah nilai religius novelAntara Cinta dan Ridha Ummi karya Asma Nadia. Fokus penelitian pada unsur intrinsik dan aspek-aspek nilai  religius novel. Teknik pengumpulan data penulis menggunakan teknik pustaka, teknik baca dan teknik catat. Insrumen penelitian adalah peneliti di bantu kartu pencatat data. Teknik analisis data penulis memilih teknik analisis isi.Teknik validitas data penulis menggunakan triangulasi teori .Teknik penyajian hasil analisis data digunakan teknik informal. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik novel Antara Cinta dan Ridha Ummi Karya Asma Nadia  terdiri dari: (a) tema kesabaran dan keikhlasan seorang wanita dalam menghadapi cobaan hidup, (b) alur campuran, , (c) tokoh dan penokohan dibagi atas tokoh utama, yaitu Ummi dan tokoh tambahan, antara lain: Zubaidah, Aisyah, Zarika, Zainal, Zidan, Ziah, Umar dan Abah, (d) latar terdiri dari: latar tempat meliputi: Masjid, pelataran salon, kamar, Jakarta, kos, kafe dan rumah sakit; latar waktu antara lain: Pagi, sore, dini hari, dan siang; latar sosial antara lain; Keusuksesan Usaha, perbincangan warga, dan dakwah. (2) aspek nilai religius antara lain (a) hubungan manusia denga Tuhan, (b) hubungan manusia dengan manusia dengan manusia, (c) hubungan manusia dengan diri sendiri,(d) hubungan manusia dengan alam sekitar; (3) rencana pelaksanaan pembelajaran dilakukandengan menggunakan acuan kurikulum 2013, KD 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel. Metode pembelajaran diskusi dengan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading And  Composition(CIRC). Penilaian yang digunakan dengan metode tes tertulis.   Kata kunci : unsur intrinsik, nilai religius, rencana pelaksanaan pembelajaran.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS EKSPOSISI DENGAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLE NON-EXAMPLE PADA SISWA KELAS X SMK TKM TEKNIK PURWOREJO TAHUN PEMBELAJARAN 2015/2016 Alvian Budi Wicaksono; Bagiya Bagiya; Nurul setyorini
SURYA BAHTERA Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.439 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pelaksanaan pembelajaran menulis eksposisi dengan model pembelajaran example nonexample pada siswa kelas X SMK TKM Teknik Purworejo tahun pelajaran 2015/2016; (2) perubahan sikap dan perilaku siswa dalam pembelajaran menulis eksposisi menggunakan model pembelajaran example non-example pada siswa kelas X SMK TKM Teknik Purworejo tahun pelajaran 2015/2016; dan (3) peningkatan keterampilan siswa dalam menulis eksposisi menggunakan model pembelajaran example non- example pada siswa kelas X SMK TKM Teknik Purworejo tahun pelajaran 2015/2016. Langkah-langkah yang digunakan dalam penelitian ini meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamat-an, refleksi, dan dilaksanakan dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMK TKM Teknik Purworejo tahun pelajaran 2015/2016. Pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non tes. Data dianalisis dengan teknik kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa: (1) pelaksanaan pembelajaran menulis paragraph eksposisi dengan model pembelajaran example non- example pada siswa kelas X SMK TKM Teknik Purworejo tahun pelajaran 2015/2016 terdiri dari prasiklus, siklus I, dan siklus II. (2) Siswa mengalami perubahan perilaku yang positif terhadap proses pembelajaran menulis paragraf eksposisi dengan model pembelajaran example non- example. Hal ini terlihat dari hasil nontes prasiklus sampai siklus II. (3) Peningkatan keterampilan menulis paragraf eksposisii siswa dari prasiklus (nilai rata-rata 72) siklus I (77,5) telah mengalami peningkatan sebesar 5,3. Pada siklus II (81,2) siswa telah mengalami peningkatan 3,7. Peningkatan menulis paragraf eksposisi yang dilakukan siswa dari prasiklus hingga siklus II sebesar 9,0. Siswa menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menulis paragraf eksposisi dengan model pembelajaran example non- example. Menulis paragraf eksposisi dengan model pembelajaran example non- example juga dapat meningkatkan minat dan sikap belajar siswa ke arah yang baik.
NILAI MORAL DALAM NOVEL AMELIA KARYA TERE LIYE DAN RENCANA PEMBELAJARANNYA DENGAN METODE GROUP INVESTIGATION DI KELAS XI SMA Muh. Imaddudin Hidayatullah; Moh. Fakhrudin; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.949 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur intrinsik, (2) nilai moral, dan (3) rencana pelaksanaan pembelajaran Novel Amelia karya Tere Liye dan Rencana Pembelajarannya dengan Metode Group Investigation di kelas XI SMA. Objek penelitian ini adalah unsur intrinsik novel Amelia karya Tere Liye. Fokus penelitian ini adalah nilai moral novel Amelia karya Tere Liye. Pengumpulan data  dilakukan dengan teknik observasi, teknik simak, teknik catat. Instrumen penelitian ini adalah penulis selaku peneliti sebagai instrumen utama dengan bantuan kartu pencatat data dan alat tulis. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi. Penyajian hasil analisis data dilakukan dengan teknik informal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik novel Amelia Karya Tere Liye, meliputi: (a) tema: religius; (b) tokoh dan penokohan Amelia (Selalu ingin tahu, pekerja keras), Eliana (pemberani, tegas, penyayang); (c) alur campuran; (d) latar tempat: dapur rumah amelia, sekolah, teras rumah, hutan, dan pasar, latar waktu; pagi, siang, sore, dan malam, latar sosial; anak SD, seorang guru, seorang petani, latar suasana: sedih, bahagia, dan tegang; (e) sudut pandang yang digunakan adalah orang pertama pelaku utama; (f) amanat tidak boleh patah semangat, selalu tetap belajar dan berusaha, lakukan nasihat orang tua selagi itu baik; (2) nilai moral (a) hubungan manusia dengan diri sendiri: jujur, tidak putus asa, menghargai waktu, dan tanggung jawab, (b) hubungan manusia dengan manusia; tolong menolong, setia kawan, (c) hubungan manusia dengan Tuhan-Nya: taat, bersyukur, beribadah; (3) rencana pelaksanaan pembelajaran dilakukan dengan metode Group Investigation dengan langkah-langkah guru membagi siswa ke dalam beberapa kelompok, yang terdiri dari dua sampai enam orang dan menjelaskan materi pelajaran, siswa diberi kesempatan mencari materi sesuai dengan kompetensi dasar, kemudian siswa mendiskusikan hasil pencarian materinya.   Kata kunci : nilai moral, rencana pelaksanaan pembelajaran, group investigation
NILAI MORAL NOVEL SARONGGE KARYA TOSCA SANTOSO DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Suryo Budi Sriwinoto; Bagiya Bagiya; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.079 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Sarongge karya Tosca Santoso, (2) nilai moral novel Sarongge karya Tosca Santoso, dan (3) skenario pembelajaran novel Sarongge karya Tosca Santoso di kelas XI SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Artinya, penulis membahas dan mengkaji novel tidak menggunakan angka, tetapi menekankan pada deskripsi. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik novel Sarongge saling berkaitan dan menyatu dengan nilai moral yang terdapat di dalamnya, (2) nilai moral novel Sarongge karya Tosca Santoso mencakup tiga aspek, yaitu: (a) hubungan manusia dengan Tuhan meliputi: bersyukur, salat, dan berdoa; (b) hubungan manusia dengan manusia meliputi: memberi salam, peduli, rasa kasih sayang, persahabatan, dan berjabat tangan; (c) hubungan manusia dengan dirinya sendiri dan alam sekitar meliputi: menepati janji, setia, memuji keindahan alam, dan bertanggung jawab, dan (3) skenario pembelajaran novel Sarongge karya Tosca Santoso menggunakan model pembelajaran kooperatif group investigation. Dalam model pembelajaran group investigation langkah-langkahnya, yaitu: (a) membagi siswa ke dalam kelompok kecil yang terdiri dari  siswa; (b) memberikan pertanyaan terbuka yang bersifat analitis; (c) mengajak setiap siswa untuk berpartisipasi dalam menjawab pertanyaan kelompoknya secara bergiliran searah jarum jam dalam kurun waktu yang disepakati.   Kata Kunci: nilai moral, novel Sarongge, skenario pembelajaran
ANALISIS STRUKTURALISME GENETIK NOVEL BIDADARI BERMATA BENING KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Ranna Ranna; Bagiya Bagiya; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.632 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur Intrinsik dalam novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy; (2) strukturalisme Genetik novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy; dan (3) skenario pembelajaran novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy di kelas XI SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data berupa novel, buku sastra, kutipan langsung dan tidak langsung. Objek penelitian ini adalah novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode teknik studi pustaka. Teknik analisis data penelitian ini adalah analisis isi. Hasil penelitian ini adalah (1) unsur intrinsik novel Bidadari Bermata Bening karya habiburrahman El Shirazy terdiri dari: (a) tema: berusaha mempertahankan komitmen dan martabat; (b) tokoh utama: Ayna berwatak pandai dan tegas; tokoh tambahan: Bu Nyai Njur Fauziyah, Kyai Sabron, dan pakde Darsun; (c) alur: maju; (d) latar tempat: Pesantren Kanzul Ulum; latar waktu: siang, sore, dan tahun 1948; latar sosial: kebudayaan Jawa yang meliputi adat istiadat dan pandangan hidup; (2) strukturalisme genetik novel Bidadari Bermata Bening terdiri dari (a) fakta kemanusiaan: fakta kemanusiaan kreasi kultural, fakta kemanusiaan aktivitas sosial, fakta kemanusiaan aktivitas politik; (b) subjek kolektif: perbedaan kelompok priyayi dan kelompok orang biasa (orang kecil) dan orang kaya dengan orang yang sederhana/orang bawah; (c) pandangan dunia pengarang: pandangan agama Islam dalam sebuah pesantren; (3) skenario pembelajaran novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy sesuai kompetensi dasar 7.2 menganalisis unsur intrinsik dan ekstrinsik novel; model pembelajaran yang digunakan adalah model kooperatif Group Investigation; metode yang digunakan adalah metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan pemberian tugas; langkah-langkah pembelajaran terdiri dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup.   Kata kunci: strukturalisme genetik, skenario pembelajaran
Tindak Tutur Ekspresif Tokoh Utama dalam Film Lima Penjuru Masjid Sutradara Humar Hadi dan Skenario Pembelajarannya di Kelas XI SMA Ummi Khasanah; Bagiya Bagiya; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) bentuk tindak tutur ekspresif yang digunakan tokoh utama dalam film Lima Penjuru Masjid sutradara Humar Hadi, (2) fungsi tindak tutur ekspresif yang digunakan tokoh utama dalam film Lima Penjuru Masjid sutradara Humar Hadi, dan (3) skenario pembelajaran keterampilan mendengarkan dengan media film Lima Penjuru Masjid sutradara Humar Hadi pada siswa kelas XI SMA. Sumber data penelitian ini berupa percakapan yang termasuk tuturan ekspresif dalam film Lima Penjuru Masjid, sedangkan objek dalam penelitian ini berupa tindak tutur ekspresif. Dalam pengumpulan data digunakan teknik simak bebas libat cakap (SBLC) dan teknik catat. Dalam teknik analisis data digunakan metode padan dengan teknik daya pilah pragmatis. Dalam penyajian hasil analisis digunakan teknik penyajian informal. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa (1) bentuk tindak tutur ekspresif yang digunakan tokoh utama dalam film Lima Penjuru Masjid sutradara Humar Hadi adalah tindak tutur ekspresif meminta maaf, tindak tutur ekspresif memuji, tindak tutur ekspresif mengucapkan terima kasih, tindak tutur ekspresif mengeluh, dan tindak tutur ekspresif menyalahkan; (2) fungsi tindak tutur ekspresif tokoh utama yang ditemukan dalam film Lima Penjuru Masjid sutradara Humar Hadi, meliputi fungsi tuturan ekspresif meminta maaf atas kesalahan yang telah diperbuat, tuturan ekspresif memuji untuk memberi apresiasi yang sifatnya positif atas hal yang dianggap baik, tuturan ekspresif mengucapkan terima kasih karena telah menerima bantuan, tuturan ekspresif mengeluh untuk menyatakan susah karena penderitaan dan kekecewaan, serta tindak tutur ekspresif menyalahkan seseorang; dan (3) skenario pembelajaran tindak tutur ekspresif dalam Lima Penjuru Masjid disesuaikan dengan materi dalam keterampilan mendengarkan/menyimak kurikulum 2013 yang terdapat pada KD 3.19 menganalisis isi dan kebahasaan film/drama yang dibaca atau ditonton. Materi pembelajaran dalam penelitian ini meliputi pengertian drama, jenis-jenis drama, struktur drama, unsur-unsur drama, dan ciri-ciri kebahasaan drama. Pembelajaran dilakukan dengan metode Problem Based Learning. Kata kunci: tindak tutur ekspresif, film, skenario pembelajaran. 
NILAI MORAL NOVEL TAHAJUD CINTA DI KOTA NEW YORK KARYA ARUMI EKOWATI DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Tri Sugiarti; Bagiya Bagiya; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.721 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Tahajud Cinta di Kota New York karya Arumi Ekowati; (2) nilai moral novel Tahajud Cinta di Kota New York karya Arumi Ekowati; (3) skenario pembelajaran sastra pada novel Tahajud Cinta di Kota New York karya Arumi Ekowati. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi. Teknik analisis data penelitian ini adalah analisis isi. Analisis disajikan dengan teknik penyajian informal. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik novel Tahajud Cinta di Kota New York jalin terjalin menyatu dengan nilai moral yang ada di dalamnya, (2) nilai moral novel Tahajud Cinta di Kota New York karya Arumi Ekowati meliputi tiga aspek, yaitu: a) hubungan manusia dengan Tuhan, b) hubungan manusia dengan manusia lain termasuk hubungan manusia dengan lingkungan sekitar, c) hubungan manusia dengan dirinya sendiri, (3) skenario pembelajaran novel Tahajud Cinta di Kota New York karya Arumi Ekowati sesuai dengan kompetensi dasar 7.2 menganalisis unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik novel Indonesia. Model pembelajaran yang digunakan adalah model kooperatif Group Investigation. Metode yang digunakan, yaitu: dengan metode ceramah, diskusi, Tanya jawab, dan pemberian tugas. Langkah-langkah pembelajaran terdiri dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup. Evaluasi yang digunakan dalam pembelajaran novel Tahajud Cinta di Kota New York secara tertulis dengan menggunakan tes esai.Kata kunci: nilai moral, novel, skenario pembelajaran
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF DESKRIPSI DENGAN METODE KUANTUM PADA SISWA KELAS XI SMK WIDYA KUTOARJO TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Arfian Ade Kristianto; Sukirno Sukirno; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.32 KB)

Abstract

  ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) proses pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan metode kuantum pada siswa kelas XI SMK Widya Kutoarjo; (2) pengaruh metode kuantum terhadap minat belajar siswa dalam menulis paragraf deskripsi pada siswa kelas XI SMK Widya Kutoarjo; (3) peningkatan kemampuan menulis paragraf deskripsi dengan metode kuantum pada siswa kelas XI SMK Widya Kutoarjo. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa (1) Proses pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan metode kuantum pada kelas XI SMK Widya Kutoarjo dilaksanakan dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Langkah pembelajaran yang diterapkan dalam proses pembelajaran menggunakan metode kuantum adalah ‘tandur’, yaitu tumbuhkan, alami, namai, demontrasikan, ulangi, dan rayakan; (2)Pengaruh metode kuantum terhadap minat siswa dalam pembelajaran menulis paragraf deskripsi pada siswa kelas XI SMK Widya Kutoarjo mengalami perubahan yang lebih baik pada tiap siklus. Hal ini terbukti dari jumlah persentase minat siswa yang diperoleh pada tahap prasiklus sebesar 29,08%. Setelah diterapakan metode kuantum, minat siswa meningkat menjadi 47,26% dan meningkat lagi menjadi 77,26% pada siklus II; (3) Peningkatan kemampuan siswa kelas XI SMK Widya Kutoarjo dalam menulis paragraf deskripsi dengan metode kuantum dapat dilihat dari hasil rata-rata siswa pada setiap tindakannya. Pada prasiklus kemampuan siswa mencapai nilai rata-rata 63,45 atau masih dalam kategori kurang. Rata-rata nilai pada siklus I sebesar 72,89 atau dalam kategori cukup dan pada siklus II sebesar 79,72 atau dalam kategori baik. Jadi, dapat disimpulkan bahwa metode kuantum dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam pembelajaran menulis paragraf deskripsi. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan skor dari prasiklus sampai dengan siklus II mencapai 16,27. Kata kunci: kemampuan menulis paragraf deskripsi,metode kuantum, siswa SMK      
ANALISIS PSIKOLOGI SASTRA NOVEL WANITA PENDAMBA SURGA KARYA RISMA EL JUNDI DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DENGAN METODE KOOPERATIF DI KELAS XII SMK Maretta Nastidanela; Sukirno Sukirno; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.08 KB)

Abstract

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Wanita Pendamba Surga karya Risma el Jundi; (2) kebahasaan novel Wanita Pendamba Surga karya Risma el Jundi; (3) aspek psikologi kepribadian tokoh utama novel novel Wanita Pendamba Surga karya Risma el Jundi; dan (4) rencana pelaksanaan pembelajaran novel Wanita Pendamba Surga karya Risma el Jundi dengan metode kooperatif di kelas XII SMK. Sumber data berupa novel berjudul Wanita Pendamba Surga karya Risma el Jundi. Objek penelitian ini yaitu aspek psikologi kepribadian tokoh utama novel Wanita Pendamba Surga karya Risma el Jundi. Penelitian ini difokuskan pada unsur intrinsik novel, kebahasaan novel, aspek psikologi kepribadian tokoh utama novel Wanita Pendamba Surga karya Risma el Jundi, dan rencana pelaksanaan pembelajaran novel dengan metode kooperatif di kelas XII SMK. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka dan catat. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi dan penyajian hasil analisis data digunakan teknik informal. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa: (1) unsur intrinsik novel Wanita Pendamba Surga karya Risma el Jundi mencakup enam poin, yaitu: a) tema: sebuah kisah cinta dan perselingkuhan; b) tokoh dan penokohan terbagi dua, yaitu: 1) tokoh utama: Akasma dan Baris; 2) tokoh tambahan: Sarila, Ibu dan Halil; c) latar novel dibagi menjadi empat, yaitu: 1) latar tempat: kamar apartemen, lobi, Masjid Biru, gedung KBRI di Turki, stasiun bawah tanah, Lacivert, Bosphorus, dan rumah Ibu; 2) latar waktu: pagi hari, sianghari, sore hari, malam hari, Sabtu sore, musim semi, dan musim panas; 3) latar situasi: sedih, tegang, bahagia, dan ramai; 4) latar sosial dan budaya: kehidupan orang-orang yang berkecukupan, dan budaya masyarakat yang taat beragama; d) alur menurut waktu yang digunakan novel tersebut  adalah alur campuran; dan (e) sudut pandang: orang pertama pelaku utama; (f) amanat yang dapat diambil dari novel tersebut adalah kita harus menjadi orang berpendirian, tegas, dan bijaksana dalam mengambil sebuah keputusan. (2) kebahasaan novel Wanita Pendamba Surga karya Risma el Jundi, di antaranya: a) gaya bahasa: perumpamaan (simile), personifikasi, hiperbola, sinekdoce, ironi, paradoks, dan metonimia; dan b) pengimajian atau citraan: pengelihatan, pendengaran, dan peraba. (3) Aspek psikologi kepribadian tokoh utama novel Wanita Pendamba Surga karya Risma el Jundi dibagi menjadi empat, yaitu:  a) qalb: 1) tokoh Akasma memiliki keinginan bepergian, keinginan makan, dan keinginan menikah; 2) tokoh Baris memiliki keinginan menikahi Akasma, dan keinginan meminta maaf; b) fuad: 1) tokoh Akasma merasa sedih, gelisah, dan bimbang; 2) tokoh Baris merasa bersalah; c) ego: 1) tokoh Akasma mengalihkan kesedihan dengan bekerja; 2) tokoh Baris mendekati Akasma dengan membantu saat liputan, dan membohongi Akasma bila dirinya telah menikah; d) tingkah laku: 1) tokoh Akasma memiliki tingkah laku normal karena ia menghindari sifat zalim kepada Sarila; 2) tokoh Baris memiliki tingkah laku tidak normal karena berperilaku kufur dengan nikmat yang telah diberikan Allah Swt. (4) rencana pelaksanaan pembelajaran novel Wanita Pendamba Surga karya Risma el Jundi di kelas XII SMK dilaksanakan dengan Kompetensi Dasar 3.9 Menganalisis isi dan kebahasaan novel dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Kata kunci: psikologi sastra, novel Wanita Pendamba Surga, RPP, kooperatif
Co-Authors Ai Nita Puspitasari Akhadi Akhadi Alfian Rizki Febriyadi Aliffah Winarti Alvian Budi Wicaksono Aminuyati Anesty Okta Fianty Anindya Yolan Priyanto Anita Rahmawati Arfian Ade Kristianto Ari Wahyuningsih Arifka Rizki Amalia Arina Dina Sofiyatun Arini Rahayu Suprapto Bagiya Bagiya Bagiya Bagiya Bagiya Bagiya Bagiya Bayu Aji Wibowo Beni Cahyo Hartono Catur Abi Nugroho Dian Rahmawati Dian Ratnasari Dwi Findy Faisal Eka Sari M Mantiq Eko Apri Wijayanti Elysa Dwi Nuari Endah Ayu Puspita Arum Endang Susilowati Evi Setianingsih Fakhri Fakhrur Rozy Farhan Rafifidananto Hafizda Amandari Azzaki Hamid Pamungkas Heny Susanti Indah Pertiwi Inggar Yossi Randra Irma, Cintya Nurika Iska Wahyu Putri Utami Isni Laelasari Joko Purwanto Kadaryati Kadaryati Khabib Sholeh Khabib Sholeh Khabib Sholeh Koko Nur Ramdan Kunti Nur Jannah Linda Yuliati Maretta Nastidanela Mari’ah Mari’ah Maulana Ardiansyah Putra Mentari Triati Moh. Fakhrudin Mohammad Fakhrudin Muh. Imaddudin Hidayatullah Muhammad Febriansyah Qodri Nanda Putriningsih Nova Cristiana Nur Khotidiyah Nurhalimah Nurhalimah Nurul Hilal Prayudi Nursodik Puspa Mila Karima Ranna Ranna Ratri Mei Adhadilla Refa Kartika Yunarning Fajar Retno Ambarwat Riskiana, Suci Rizqitaningsih Pratiwi Sahdi Tamamunni'am Salma Hanifah Sediono Dwi Rizqi Saputro Sindi Denta Ramadhani Siti Fathonah Siti Nurrohmah Suci Rizkiana Suci Rizqiana Sudi Ardi Sukirno Sukirno Suryo Budi Sriwinoto Taufan Candra Sentausa Tri Inten Pratiwi Tri Setia Utomo Tri Sugiarti Umi Faizah Umi Maemunah Ummi Khasanah Yuli Nirwanti