Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS TINDAK TUTUR ASERTIF DALAM NOVEL I AM SARAHZA KARYA HANUM SALSABIELA RAIS DAN RANGGA ALMAHENDRA DAN RENCANA PEMBELAJARAN DI KELAS XI SMK Inggar Yossi Randra; Bagiya Bagiya Bagiya; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 9, No 2 (2021): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) bentuk tindak tutur asertif yang terdapat dalam novel I Am Sarahza karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra; (2) rencana pelaksanaan pembelajaran tindak tutur asertif dalam percakapan novel I Am Sarahza karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra dengan rencana pelaksanaan pembelajarannya pada siswa kelas XI SMK. Objek penelitian adalah novel I Am Sarahza karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra. Fokus penelitian ini adalah tindak tutur asertif pada novel I Am Sarahza karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra dan rencana pelaksanaan pembelajaran di kelas XI SMK. Sumber data penelitian ini adalah novel I Am Sarahza karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra. Teknik Pengumpulan data diperoleh dengan teknik simak catat. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan menggunakan kertas pencatat data dan alat tulis Analisis data dengan menggunakan teknik daya pilah pragmatis yang alat penentunya mitra tutur.  Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa: tuturan asertif pada novel I Am Sarahza karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra ditemukan 45 fungsi tuturan, yang terbagi menjadi tuturan menyatakan 9 tuturan, mengakui 5 tuturan, mengemukakan pendapat 7 tuturan, membual 3 tuturan, menuntut 5 tuturan, menunjukkan 6 tuturan, memberikan saksi 1 tuturan, dan memberitahukan 9 tuturan.Kata kunci: Nilai Moral, Novel, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.
ANALISIS SOSIOLOGI SASTRANOVEL BEAT OF THE SECOND CHANCE KARYA ZACHIRA INDAH DAN PEMBELAJARANNYA DI SMA Elysa Dwi Nuari; Sukirno Sukirno; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.387 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur-unsur intrinsik; (2) aspek sosiologi; dan (3) pembelajaran novel Beat of the Second Chance karya Zachira Indah.Sumber data penelitian ini adalah teks novel Beat of the Second Chance karya Zachira Indah. Objek penelitian yang menjadi sasaran dalam sebuah penelitian yaitu aspek-aspek sosiologi. Penelitian ini difokuskan pada unsur intrinsik dan aspek-aspek sosiologi, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik pustaka. Instrumen yang digunakan peneliti sebagai unsur pertama dibantu dengan alat tulis kertas pencatat data. Menganalisis data penulis menggunakan teknik content analysis (analisis isi) dan teknik penyajian hasil analisis menggunakan teknik informal. Dari hasil penelitian terbukti bahwa (1) unsur intrinsik dalam novel Beat of the Second Chance karya Zachira Indah meliputi tema, yang terbagi menjadi dua macam meliputi tema mayor dan tema minor; tokoh dan penokohan, yaitu Nessa dan Galang tokoh utama dan beberapa tokoh lainnya yang mendukung cerita; latar meliputi latar tempat, waktu, dan suasana; alur maju; sudut pandang orang ketiga serba tahu; dan amanat yaitu kekayaan bukanlah jaminan kebahagiaan; (2) aspek sosiologi sastra dalam novel Beat of the Second Chance karya Zachira Indah meliputi (a) aspek kekerabatan yakni kekerabatan orang tua dan anak; (b) aspek cinta kasih yakni cinta kasih orang tua, cinta kasih sesama teman, dan cinta kasih lawan jenis; (c) aspek moral yakni pertengkaran antara ibu dan anak; (d)aspek perekonomian yakni Nessa anak orang kaya dan Galang kurang mampu; dan (e) aspek pendidikan yakni Nessa seorang dokter; (3) pembelajaran Novel Beat of the Second Chance karya Zachira Indah di SMA dilaksanakan dengan menggunakan metode Quantum Learning dengan langkah TANDUR.   Kata kunci: aspek sosiologi, unsur intrinsik, novel Beat of the Second Chance
PENGARUH METODE SQ3R TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN PADA PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI 6 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Fakhri Fakhrur Rozy; Khabib Sholeh; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.962 KB)

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendapatkan informasi: (1) pengaruh metode SQ3R terhadap motivasi peserta didik kelas VII yang termasuk kelas eksperimen SMP Negeri 6 Purworejo tahun pelajaran 2016/2017; (2) pengaruh metode SQ3R terhadap kemampuan membaca pemahaman pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 6 Purworejo; (3) Perbandingan kemampuan membaca pemahaman peserta didik yang diajar menggunakan metode SQ3R dengan peserta didik yang diajar menggunakan metode konvensional. Penelitian eksperimen ini merupakan penelitian nonequivalent control group design yang terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Subjek penelitian ini yakni 32 peserta didik kelas VII A (kelas eksperimen) dan 32 peserta didik kelas VII F (kelas kontrol) di SMP Negeri 6 Purworejo. Pengumpulan data didapat dari tes (pretest dan posttest) dan nontes (angket dan wawancara). Instrumen terdiri dari 20 soal pilihan ganda, dengan koefisien realibilitas soal sebesar 0,91 dan reliabilitas instrumen 0,97. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: (1) hasil angket pada pretest kelas eksperimen sebelum menggunakan metode SQ3R menyatakan bahwa peserta didik ragu-ragu (68,75%), sedangkan hasil posttest peserta didik berkategori setuju (73,25%) bahwa peserta didik termotivasi dalam belajar; (2) nilai yang didapat dari pretest dan posttest kelas eksperimen (0,371 dan 0,291) dan pretest dan posttest kelas kontrol (0,078 dan 0,271) berdistribusi normal. Hasil thitung (-4,729) < -ttabel (-1,695) menunjukkan bahwa metode SQ3R berpengaruh terhadap kemampuan membaca pemahaman kelas eksperimen; (3) Hasil thitung (-0,976) > ttabel (-1,695) membuktikan bahwa nilai kemampuan membaca pemahaman peserta didik yang diajar menggunakan metode SQ3R lebih baik daripada peserta didik yang diajar menggunakan metode konvensional. Kata kunci: metode SQ3R, motivasi belajar, membaca pemahaman
IMPLEMENTASI KONSEPKECERDASAN MAJEMUK DALAM PEMBELAJARAN MENYUSUN TEKS ANEKDOT PADA SISWA KELAS X SMK NEGERI 6 PURWOREJO TAHUN AJARAN 2017/2018 Anindya Yolan Priyanto; Khabib Sholeh; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 6, No 52 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.487 KB)

Abstract

ABSTRAK: penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi: (1) implementasi konsep kecerdasan majemuk dalam pembelajaran menyusun teks anekdot, (2) pengaruh penerapan konsep kecerdasan majemuk terhadap motivasi belajar siswa kelas X SMK Negeri 6 Purworejo, (3) pengaruh penerapan konsep kecerdasan majemuk dalam keterampilan menyusun teks anekdot pada siswa kelas X SMK Negeri 6 Purworejo, (4) perbandingan hasil belajar siswa dalam menyusun teks anekdot yang diajar dengan menerapkan konsep kecerdasan majemuk dan yang diajar dengan metode konvensional. Penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas X TKRO 3 sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 32 dan siswa kelas X TKRO 2 sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 32. Teknik analisis data menggunakan program SPSS versi 22.0. Data penelitian diperoleh melalui tes dan nontes. Hasil penelitian disimpulkan : (1) konsep kecerdasan majemuk diterapkan dengan model pembelajaran problem based learning, STAD, dan diskusi kelas; (2) penerapan konsep kecerdasan majemuk berdampak positif terhadap motivasi belajar siswa. Hal tersebut dibuktikan dengan kenaikan persentase tiap aspek motivasi belajar siswa berturut-turut 8%, 7%, 7%, dan 6%; (3) penerapan konsep kecerdasan majemuk memiliki perngaruh yang positif dalam keterampilan menyusun teks anekdot. Hal tersebut dilihat dari peningkatan nilai rerata awal 67, 19 meningkat menjadi 72,97. Peningkatan tersebut sebesar 5,78 dengan nilai thitung jauh pada penerimaan ttabel, yakni thitung (1,913) > ttabel (1,695) atau -thitung (-1,913) < -ttabel (-1,695); (4) siswa yang diajar dengan penerapan konsep kecerdasan majemuk mendapatkan hasil yang lebih baik daripada siswa yang diajar dengan metode konvensional. Kelas eksperimen memiliki nilai rerata yang lebih baik daripada kelas kontrol. Nilai rerata kelas eksperimen adalah 72,97 sedangkan kelas kontrol 69,84 dengan nilai thitung jauh pada penerimaan ttabel yakni thitung (2,236) > ttabel (1,695) atau -thitung (-2,236) < -ttabel (-1,695).   Kata kunci : konsep kecerdasan majemuk, motivasi belajar, hasil belajar  
NILAI MORALDALAM NOVEL BIDADARI BERMATA BENINGKARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZYDAN SKENARIO PEMBELAJARANNYADI KELAS XII SMK Beni Cahyo Hartono; Bagiya Bagiya; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.262 KB)

Abstract

Abstrak: penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur intrinsik, (2) nilai moral, dan (3) skenario pemebelajaran sastra dalam novel Bidadari Bermata Bening Karya Habiburrahman El Shirazy di kelas XII SMK. Sumber data diperoleh dari novel Bidadari Bermata Bening Karya Habiburrahman El Shirazy. Fokus penelitian ini berupa nilai moral yang terdapat pada novel Bidadari Bermata Bening Karya Habibburrahman El Shirazy. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi. Teknik analisis data dilakukan dengan metode analisis isi. Dalam penyajian hasil digunakan teknik penyajian informal. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik meliputi: (a) tema mayor: ketabahan seorang gadis; dan tema minor: masalah fitnah, masalah perjodohan, dan Masalah keluarga; (b) tokoh dan penokohan, tokoh utama: Ayna berwatak: cerdas, kuat, tanggung jawab, dan religius; yang di dukung oleh beberapa tokoh tokoh tambahan meliputi: Bu Nyai Fauziah, Gus Asif, Mba Ningrum, Zulfa, Atikah, Pak Kusmono, Neneng, Aripah, Bu Rosidah, dan Pak Kyai Sobron; (c) alur maju-mundur; (d) latar: tempat meliputi Yogyakarta, hotel UGM, rumah Ayna, rumah Bu Rosidah, pesantren, masjid, pasar pahing secang, bait ibni sabil, Stasiun Balapan Solo, dan Bandara Ahmad Yani, waktu meliputi: pagi, siang, sore, dan malam, suasana: tegang, bahagia, dan sedih, sosial: kehidupan di pesantren dan kehidupan anak jalanan; (e) sudut pandang: persona ketiga tunggal jamak; (f) amanat: bersabar adalah kunci kesuksesan dan selalu menjaga tali silaturahmi; (2) nilai moral meliputi: (a) hubungan manusia dengan Tuhan meliputi: berdoa, bersyukur, ibadah, taat, dan tawakal (b) hubungan manusia dengan manusia lain meliputi: dermawan, menasehati, peduli, dan membangun ukhuwah (c) hubungan manusia dengan alam sekitar meliputi: menjaga lingkungan (d) hubungan manusia dengan diri sendiri meliputi: istiqomah, jujur, rela berkorban, dan tanggung jawab; dan (3) Skenario pembelajaran novel dilaksanakan dengan materi nilai moral pada novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy berfokus pada aspek membaca. Dilakukan dengan model kooperatife tipe group investigation berbasis saintifik dan menggunakan metode pembelajaran: ceramah, diskusi, Tanya jawab, dan pemberian tugas. Kata kunci : nilai moral, novel, skenario pembelajaran SMK
ANALISIS TINDAK TUTUR KOMISIF PADA TERJEMAHAN AL-QUR’AN SURAT AL AHZAB DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DI KELAS XI SMK Farhan Rafifidananto; Bagiya Bagiya; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 9, No 2 (2021): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) bentuk-bentuk tindak tutur komisif yang terdapat pada terjemahan Al-Qur’an surat Al Ahzab 2) rencana pelaksanaan pembelajarannya di kelas XI SMK. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data berupa terjemahan Al-Qur’an surat Al Ahzab. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik studi pustaka dan teknik catat.  Instrumen penelitian ini adalah peneliti sebagai unsur utama dibantu dengan alat kartu pencatat data dan alat tulisnya. Dalam analisis data dilakukan dengan menggunakan metode padan. Teknik penyajian hasil analisis data dilakukan dengan teknik penyajian informal. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 1) fungsi tindak tutur komisif promises (menjanjikan) yang memiliki fungsi mengutuk, bersumpah, berkontrak, bertaruh, menjamin, menyerah, dan mengundang, sebaliknya offers (menawarkan) yang memiliki fungsi mengusulkan dan menawarkan meliputi: (a) fungsi promises (menjanjikan) sebanyak 20 tuturan,  mengutuk 5 tuturan, bersumpah  2  tuturan, berkontrak  2 tuturan, bertaruh 3 tuturan, menjamin  3 tuturan, menyerah 1 tuturan,dan mengundang 4 tuturan, (b) fungsi offers (menawarkan) sebanyak      5 tuturan, yang terbagi menjadi mengusulkan 4 tuturan dan menawarkan sebanyak 1 tuturan; 2) rencana pembelajaran dilakukan dengan menggunakan acuan kurikulum 2013, KD 3.24 menganalisis isi, struktur, dan kebahasaan dalam ceramah berkaitan dengan bidang pekerjaan. Metode pembelajaran yang digunakan diskusi, pemberian tugas dan presentasi. Penilaian dilakukan dengan metode tes tulis dan lisan. Kata kunci : tindak tutur komisif, terjemahan Al-Qur’an, rencana pembelajaran.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPOSISI DENGAN MEDIA AUDIO VISUALPADA SISWA KELAS XI SMK MUHAMMADIYAH KUTOWINAGUN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Dwi Findy Faisal; Sukirno Sukirno; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.33 KB)

Abstract

ABSTRAK:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) penerapan pembelajaran menulis teks eksposisi dengan media audio visual pada siswa kelas XI TKR A SMK Muhammadiyah Kutowinangun; (2) pengaruh media audio visual terhadap minat siswa dalam pembelajaran menulis teks eksposisi dengan media audio visual pada siswa kelas XI TKR A SMK Muhammadiyah Kutowinangun; dan (3) peningkatan kemampuan menulis teks eksposisi dengan media audio visual pada siswa kelas XI TKR A SMK Muhammadiyah Kutowinangun. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa (1) penerapan pembelajaran menulis teks eksposisi dengan media audio visual meliputi: guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan kompetensi dasar yang harus dicapai siswa, guru menayangkan video, siswa mencatat poin-poin penting pada video, siswa membuat kerangka karangan berdasarkan video yang disimak, siswa mengembangkan kerangka karangan menjadi teks eksposisi, dan guru bersama siswa menyimpulkan pembelajaran yang telah dilaksanakan; (2) pengaruh media audio visual terhadap minat siswa sangat baik dalam pembelajaran menulis teks eksposisi. Hal ini terbukti dari rata-rata persentase minat siswa yang diperoleh pada tahap prasiklus sebesar 37,19%. Setelah diterapakan media audio visual, minat siswa meningkat menjadi 60,52% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 86,25% pada siklus II; (3) peningkatan kemampuan siswa dalam menulis teks eksposisi dikatakan berhasil apabila nilai rata-rata siswa mencapai KKM (75). Pada tahap prasiklus nilai rata-rata yang diperoleh siswa sebesar 66,3, pada siklus I meningkat menjadi 74,3 dan meningkat lagi menjadi 80,9 pada siklus II. Dengan demikian, media audio visual dapat meningkatkan minat dan kemampuan siswa dalam pembelajaran menulis teks eksposisi.Jadi, kemampuan menulis teks eksposisi siswa dari prasiklus sampai akhir siklus II mengalami peningkatan sebesar 14,6.   Kata kunci: kemampuan menulis teks eksposisi, media audio visual  
KESALAHAN EJAAN PADA TEKS ANEKDOT SISWA KELAS X SMK PN 2 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2014/2015 DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI SMK Nur Khotidiyah; Bagiya Bagiya; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 3, No 29 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.368 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pemakaian huruf kapital, (2) penulisan preposisi, (3) penulisan partikel, (4) pemakaian tanda baca titik, (5) pemakaian tanda koma, (6) pemakaian tanda hubung, (7) skenario pembelajaran ejaan di SMK. Acuan dalam penelitian ini adalah EYD edisi ketiga berdasarkan keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia, Nomor 146/U/2004 (Pusat dan pengembangan bahasa Departemen Pendidikan Nasional, 2012: 6-44), dalam pemakaian huruf kapital, penulisan preposisi, penulisan partikel, pemakain tanda baca titik, tanda koma dan tanda hubung. Objek penelitian ini adalah teks anekdot siswa yang mengalami kesalahan ejaan, dan skenario pembelajaran ejaan di SMK. Penelitian ini difokuskan pada kesalahan ejaan pada teks anekdot siswa kelas X SMK PN 2 Purworejo Tahun Pelajaran 2014/2015. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode pustaka, observasi partisipasif dan wawancara terstruktur. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis isi dan hasilnya dipaparkan menggunakan metode informal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) kesalahan pemakaian huruf sebanyak 78 kalimat, (2) kesalahan penulisan preposisi sebanyak 38 kalimat, (3) kesalahan penulisan partikel sebanyak 8 kalimat, (4) kesalahan pemakaian tanda baca titik sebanyak 20 kalimat, (5) kesalahan pemakaian tanda baca koma sebanyak 11 kalimat, (6) kesalahan penulisan tanda hubung sebanyak 20 kalimat, dan (7) Skenario pembelajaran ejaan pada teks anekdot ini sesuai dengan kompetensi dasar 4.3 yaitu menyunting karangan dengan berpedoman pada ketepatan struktur kalimat, ejaan, tanda baca di kelas X SMK.Kata kunci: kesalahan ejaan, teks Anekdot, skenario pembelajaran di SMK.
ANALISIS NILAI MORAL NOVEL SANDIWARA BUMI KARYA TAUFIQURRAHMAN AL-AZIZY DAN RENCANA PEMBELAJARANNYA DI KELAS XII SMA Catur Abi Nugroho; Sukirno Sukirno; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.007 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur intrinsik novel Samdiwara Bumi Karya Taufiqurrahman al-Azizy(2) nilai moral novel Sandiwara Bumi Karya Taufiqurrahman al-Azizy, dan (3) rencana pelaksanaan pembelajaran novel Sandiwara Bumi karya Taufiqurrahman al-Azizy di kelas XII SMA. Objek penelitian ini adalah unsur intrinsik dan nilai moral sastra novel Sandiwara Bumi Karya Taufiqurrahman al-Azizy, dengan fokus penelitian pada nilai moral sastra meliputi hubungan manusia dengan tuhan, hubungan manusia dengan manusia, hubungan manusia dengan alam sekitar, hubungan manusia dengan diri sendiri, dan rencana pembelajarannya di kelas XII SMA. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, teknik pustaka, dan teknik simak catat, analisis data dilakukan dengan teknik content analisys. Analisis data menggunakan metode informal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik dalam novel Sandiwara Bumi Karya Taufiqurrahman al-Azizy  tema, yang terbagi menjadi dua macam meliputi (a) tema mayor yaitu perjuangan seorang ayah; (b) tema minor yaitu masalah bencana, masalah percintaan, dan masalah persahabatan (c) tokoh dan penokohan, tokoh utama, yaitu Hastadi, Baihaqi, Badrun tokoh tambahan: Mbah karyo, Lukman, Tini, Romlah, dll yang dapat mendukung cerita; alur meliputi tahapan penyituasian, kemunculan konflik, peningkatan konflik, klimaks dan penyelesaian; latar yang meliputi latar tempat, waktu, dan suasana; (2) nilai moral sastra dalam novel Sandiwara Bumi Karya Taufiqurrahman al-Azizy meliputi (a) aspek hubungan manusia dengan Tuhan; (b) aspek hubungan manusia dengan manusia; (c) aspek hubungan manusia dengan alam sekitar; (d) aspek hubungan manusia dengan diri sendiri; (3) rencana pembelajaran nilai moral sastra dalam novel Sandiwara Bumi Karya Taufiqurrahman al-Azizy di kelas XII SMA terdiri dari menyampaikan materi tentang unsur intrinsik novel dan nilai moral yang terdapat dalam karya sastra; membaca novel Sandiwara Bumi Karya Taufiqurrahman al-Azizy, mengidentifikasi dan menganalisis unsur intrinsik dan nilai moral sastra dalam novel Sandiwara Bumi Karya Taufiqurrahman al-Azizy secara berkelompok; membimbing peserta didik untuk mendiskusikan hasil diskusi setiap kelompok dengan kelompok lain; memberikan kesempatan peserta didik untuk melaporkan hasil pekerjaan, dan melakukan evaluasi pembelajaran. Kata kunci: moral sastra, novel, dan rencana pembelajaran.
ANALISIS GENDER TOKOH UTAMA PEREMPUAN NOVEL CINTA DI DALAM GELAS KARYA ANDREA HIRATA DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI KELAS XII SMA Heny Susanti; Sukirno Sukirno; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.004 KB)

Abstract

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik, (2) bentuk-bentuk ketidakadilan gender tokoh utama perempuan meliputi marginalisasi, subordinasi, stereotip, kekerasan, beban kerja, (3) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran novel Cinta di Dalam Gelas Karya Andrea Hirata di Kelas XII SMA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah novel CDG Karya Andrea Hirata. Dalam pengumpulan data digunakan teknik studi pustaka, simak, dan catat. Teknik analisis data dengan teknik analisis isi dan dalam penyajian hasil analisis digunakan metode informal. Hasil penelitian disimpulkan bahwa: (1) unsur intrinsik novel CDG karya Andrea Hirata terdiri dari: a) tema mayor dan tema minor; b) alur menurut urutan peristiwa: tahap penyituasian, pemunculan konflik, peningkatan konflik, klimaks, penyelesaian; c) tokoh: tokoh utama: Maryamah dan Ikal, tokoh tambahan: Selamot, Ania, Detektif M. Nur, Matarom, Giok Nio, Sersan Kepala, Syalimah, Ibu, Syahrifudin (Chip), Grand Master Ninochka Stronovsky; d) latar tempat: Belitong, warung kopi, toko Tanjung Pandan, Finlandia, rumah Maryamah, Bitun, aula gedung, kios ayam Giok Nio, kantor detektif, latar waktu: pagi, siang, sore, dan malam, latar suasana: gembira, sedih, tegang, kasih sayang, keributan; e) sudut pandang:  orang ketiga; (2) bentuk-bentuk ketidakadilan gender pada tokoh utama perempuan novel CDG karya Andrea Hirata meliputi: a) marginalisasi: perempuan yang bekerja sebagai pendulang timah, perempuan tidak pantas bermain catur, perempuan pendulang timah adalah perempuan bodoh, b) subordinasi: lelaki lebih berhak atas perempuan, perempuan bermain catur adalah tanda dunia akan kiamat, catur adalah permainan lelaki, tidak ada perempuan yang melawan laki-laki, c) stereotip: perempuan diharamkan bertanding catur dengan laki-laki, kampung Melayu adalah kampung lelaki, perempuan yang bermain catur akan merontokkan wibawa pertandingan catur, syariat islam menolak perempuan bertanding catur melawan laki-laki, d) kekerasan: fisik: Maryamah sering mendapat perlakuan kasar, Maryamah diburu sejumlah laki-laki untuk diperkosa, non fisik: Maryamah menghadapi banyak cobaan dalam hidupnya, Maryamah trauma dengan papan catur, e) beban kerja: Maryamah menjadi tulang punggung keluarga menggantikan almarhum ayahnya, Maryamah bekerja sebagai pendulang timah, Maryamah selalu mengerjakan semua pekerjaan rumah; (3) rencana pelaksanaan pembelajaran novel CDG karya Andrea Hirata di kelas XII SMA terdiri dari: a) guru menyampaikan materi pembelajaran, b) guru meminta siswa membentuk kelompok, c) guru menyuruh siswa menganalisis unsur intrinsik novel, d) siswa mempresentasikan hasil belajarnya, d) guru memberi tugas untuk mencari bentuk-bentuk ketidakadilan gender tokoh utama perempuan novel CDG karya Andrea Hirata, e) guru dan siswa menyimpulkan hasil pembelajaran, f) guru merefleksi hasil belajar siswa.   Kata kunci: analisis gender, intrinsik, novel, rencana pelaksanaan pembelajaran  
Co-Authors Ai Nita Puspitasari Akhadi Akhadi Alfian Rizki Febriyadi Aliffah Winarti Alvian Budi Wicaksono Aminuyati Anesty Okta Fianty Anindya Yolan Priyanto Anita Rahmawati Arfian Ade Kristianto Ari Wahyuningsih Arifka Rizki Amalia Arina Dina Sofiyatun Arini Rahayu Suprapto Bagiya Bagiya Bagiya Bagiya Bagiya Bagiya Bagiya Bayu Aji Wibowo Beni Cahyo Hartono Catur Abi Nugroho Dian Rahmawati Dian Ratnasari Dwi Findy Faisal Eka Sari M Mantiq Eko Apri Wijayanti Elysa Dwi Nuari Endah Ayu Puspita Arum Endang Susilowati Evi Setianingsih Fakhri Fakhrur Rozy Farhan Rafifidananto Hafizda Amandari Azzaki Hamid Pamungkas Heny Susanti Indah Pertiwi Inggar Yossi Randra Irma, Cintya Nurika Iska Wahyu Putri Utami Isni Laelasari Joko Purwanto Kadaryati Kadaryati Khabib Sholeh Khabib Sholeh Khabib Sholeh Koko Nur Ramdan Kunti Nur Jannah Linda Yuliati Maretta Nastidanela Mari’ah Mari’ah Maulana Ardiansyah Putra Mentari Triati Moh. Fakhrudin Mohammad Fakhrudin Muh. Imaddudin Hidayatullah Muhammad Febriansyah Qodri Nanda Putriningsih Nova Cristiana Nur Khotidiyah Nurhalimah Nurhalimah Nurul Hilal Prayudi Nursodik Puspa Mila Karima Ranna Ranna Ratri Mei Adhadilla Refa Kartika Yunarning Fajar Retno Ambarwat Riskiana, Suci Rizqitaningsih Pratiwi Sahdi Tamamunni&#039;am Salma Hanifah Sediono Dwi Rizqi Saputro Sindi Denta Ramadhani Siti Fathonah Siti Nurrohmah Suci Rizkiana Suci Rizqiana Sudi Ardi Sukirno Sukirno Suryo Budi Sriwinoto Taufan Candra Sentausa Tri Inten Pratiwi Tri Setia Utomo Tri Sugiarti Umi Faizah Umi Maemunah Ummi Khasanah Yuli Nirwanti