Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengayaan Materi Tahsin dan Penguatan Hafalan Al-Qur'an terhadap Santri Rumah Qur'an Az-Zakirin dalam Rangka Mewujudkan Generasi Qur'ani Azhari, Devi Syukri; Fadhli, Ashabul; Usman
PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/publica.v4i1.79

Abstract

Al-Qur’an merupakan sumber utama ajaran Islam yang menjadi pedoman hidup umat Muslim. Upaya untuk membentuk generasi Qur’ani tidak hanya menekankan pada kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga pada ketepatan bacaan (tahsin), kekuatan hafalan (tahfiz), serta pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Namun, dalam praktik pembelajaran Al-Qur’an di berbagai lembaga nonformal, termasuk rumah Qur’an, masih ditemukan berbagai kendala, seperti keterbatasan penguasaan makharijul huruf dan tajwid, rendahnya konsistensi hafalan santri, serta kurangnya variasi metode pembelajaran yang sistematis dan berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan program pengayaan materi tahsin dan penguatan hafalan Al-Qur’an yang terencana dan terstruktur guna meningkatkan kualitas bacaan dan hafalan santri secara optimal. Kegiatan pengayaan materi tahsin dan penguatan hafalan Al-Qur’an ini dilaksanakan pada santri Rumah Qur’an Az-Zakirin dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an sesuai dengan kaidah tajwid, memperkuat daya hafal santri, serta menumbuhkan kecintaan dan kedekatan santri terhadap Al-Qur’an sebagai landasan pembentukan generasi Qur’ani. Program ini dirancang dengan pendekatan pembelajaran partisipatif dan bertahap, yang menyesuaikan dengan kemampuan awal santri, baik dari aspek bacaan maupun hafalan. Materi tahsin difokuskan pada perbaikan makharijul huruf, sifat huruf, hukum tajwid, serta kelancaran dan ketartilan bacaan. Sementara itu, penguatan hafalan dilakukan melalui strategi pengulangan (muraja’ah), talaqqi, sima’an, dan pembiasaan setoran hafalan secara rutin. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi awal untuk mengetahui tingkat kemampuan santri, penyampaian materi tahsin secara teoritis dan praktis, pendampingan hafalan secara intensif, serta evaluasi berkala untuk mengukur perkembangan bacaan dan hafalan santri. Kegiatan ini juga melibatkan peran aktif ustaz dan ustazah sebagai pembimbing yang memberikan teladan bacaan yang benar serta motivasi spiritual kepada santri. Selain itu, suasana pembelajaran dibangun secara kondusif dan menyenangkan agar santri merasa nyaman dan termotivasi dalam mengikuti setiap tahapan kegiatan. Hasil dari pelaksanaan pengayaan materi tahsin dan penguatan hafalan Al-Qur’an menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kualitas bacaan santri, khususnya dalam ketepatan pengucapan huruf, penerapan hukum tajwid, dan kelancaran membaca Al-Qur’an. Dari aspek hafalan, santri menunjukkan peningkatan dalam jumlah hafalan, kekuatan daya ingat, serta kemampuan muraja’ah yang lebih baik dibandingkan sebelum program dilaksanakan. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap sikap dan karakter santri, seperti meningkatnya kedisiplinan, kesabaran, kepercayaan diri, serta kecintaan terhadap Al-Qur’an. Secara keseluruhan, pengayaan materi tahsin dan penguatan hafalan Al-Qur’an di Rumah Qur’an Az-Zakirin terbukti efektif dalam mendukung terwujudnya generasi Qur’ani yang tidak hanya mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga memiliki kesadaran spiritual dan akhlak yang selaras dengan nilai-nilai Al-Qur’an. Program ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran Al-Qur’an yang berkelanjutan dan dapat diterapkan di rumah Qur’an atau lembaga sejenis lainnya dalam rangka membina generasi yang berakhlak mulia dan berlandaskan Al-Qur’an.
The Role of Parents in Responding to Bullying Actions at the Elementary School Level Ashabul Fadhli; Recy Harviani Zurwanty; Syelfia Dewimarni
Ta'dib Vol 27 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jt.v27i1.11984

Abstract

This study aims to determine the role of parents in Agam Regency in preventing bullying against children in elementary schools. Juridically, the state regulates that parents are obliged to maintain, educate, and instill good ethical values to children. On that basis, each parent is obliged to carry out their respective roles to develop children's potential so that children avoid bullying in elementary schools. This research departs from field research with descriptive research type. The subjects of this study were parents of elementary school students in Agam Regency as many as 79 respondents consisting of 60 women (mothers) and 19 men (fathers). The research instrument is a valid questionnaire on the role of parents in responding to bullying. The data obtained were analyzed using the percentage technique. The results of this study reveal that fathers and mothers have played a good role in encouraging the development of children's potential positively. Likewise with the item of equipping children with self-concept strengthening. Meanwhile, the item about parents' actions to provide time with children has not produced good percentage criteria. The wrong perspective of parents in carrying out their roles has implications for the non-optimal guidance, education, and guidance to children in terms of preventing bullying in elementary schools.