Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

KARAKTER AIR TANAH DALAM (DEEP WELL) BERDASARKAN SIFAT FISIK DAN KIMIA UNTUK PENDUGAAN SEBARAN INTRUSI AIR LAUT DI KECAMATAN MUARA BANGKAHULU KOTA BENGKULU DEFI ERMAYENDRI; RIANG ADEKO; YUSMIDIARTI YUSMIDIARTI
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v11i1.4076

Abstract

Pendahuluan: Sebahagian wilayah pesisir barat (pantai) Kota Bengkulu sebagian terdiri dari lahan rawa yang bergambut dan kondisi airnya berwarna, berbau, berasa dan sebahagian payau. Air payau tersebut tidak memenuhi syarat kualitas digunakan sebagai air bersih untuk kebutuhan sehari – hari maupun industri. Sehingga, pengamatan kondisi hidrogeologi perlu dilakukan untuk mengendalikan penggunaan air tanah untuk mencegah intrusi air laut dan kelayakan penggunaan deep well (air tanah dalam). Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional dengan desain studi crossectional. Penelitian dengan pengamatan konduktifitas, pH dan Total Dissolved Solid air tanah dalam menggunakan instrumen untuk menduga intrusi air laut dan zat organik di permukiman Kecamatan Muara Bangkahulu. Sampel air tanah dalam yang diambil sebagai penunjang data intrusi air laut menggunakan air sumur bor milik warga di wilayah penelitian. Hasil dan Pembahasan: Air tanah dalam di lokasi penelitian mengandung nilai pH tertinggi 6.82 dan terendah 5,8 (asam). Nilai TDS tertinggi 650 mg/L dan terendah 277 mg/L. TDS tinggi dan pH. TDS air tanah dalam di wilayah Kecamatan Muara Bangkahulu adalah 506 ppm, melewati standar baku mutu yang diperbolehkan Konduktifitas rata – rata air tanah dalam di wilayah Kecamatan Muara Bangkahulu adalah 136 µmhos/cm. Kesimpulan: Rata – rata pH untuk seluruh wilayah adalah 6.11. TDS rata – rata air tanah dalam di wilayah Kecamatan Muara Bangkahulu adalah 506 ppm dan Konduktifitas rata – rata air tanah dalam di wilayah Kecamatan Muara Bangkahulu adalah 136 µmhos/cm. Hampir semua wilayah layak menjadi lokasi sumur bor, tetapi air yang dihasilkan harus diolah terlebih dahulu untuk menetralkan pH dan menurunkan Total Disolved Solid agar layak dikonsumsi.
GAMBARAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KEBERADAAN BAKTERI COLIFORM DALAM JAJANAN MINUMAN AIR TEBU DI SIMPANG KANDIS KOTA BENGKULU TAHUN 2021 HAIDINA ALI; DEFI ERMAYENDRI; MIMPIRA HARYONO
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v11i1.4133

Abstract

Makan dan minum merupakan suatu hal yang sangat penting bagi kehidupan manusia, Hygiene adalah cara menciptakan dan menjaga kebersihan dan kesehatan. Ini berguna untuk mencegah kontaminasi makanan dan racun yang disebabkan oleh zat aditif. Penerapan fasilitas sanitasi sangat penting untuk menjaga keamanan pangan. Jenis penelitian ini dengan menggunakan penelitian deskriftif yaitu gambaran personal hygiene pada jajanan air tebu. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui hubungan personal hygiene dengan keberadaan bakteri Coliform dalam jajanan minuman air tebu di Simpang Kandis Kota Bengkulu Tahun 2021.Metode penelitian ini menggunakan pendekatan analitik deskriftif populasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh jumlah pedagang pada air tebu dengan jumlah 7 sampel dan 7 penjamah, instrument penelitian yang digunakan yaitu menggunakan observasi dan uji Laboratorium.Berdasarkan hasil penelitian dari 7 pedagang didapatkan 2 pedagang yang memenuhi syarat dengan jumlah presentase 80%, serta terdapat 5 pedagang yang belum memenuhi syarat dengan presentasi 46%, 46%, 73,3%, 73,3%, 73%.Dari hasil pemantauan melalui observasi didapatkan jumlah personal hygiene yang tidak memenuhi syarat. Saran penelitian diharapkan penjamah mengetahui pemtingnya personal hygiene dalam pembuatan makanan dan minuman.
ANALYSIS OF APPLICATION USE OF PESTICIDES AND PESTICIDE RESIDUE ON VEGETABLES IN SAMBIREJO VILLAGE Agus Widada; Defi Ermayendri; Yusmidiarti Yusmidiarti; Rosalina Rina Bathari
Proceeding B-ICON Vol. 1 No. 1 (2022): Proceeding of The 2nd Bengkulu International Conference on Health (B-ICON 2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/bicon.v1i1.5

Abstract

The use of chemical-based pesticides has been proven to increase farmers' production, so that almost all farmers use pesticides in all farming. Excessive use will cause pesticide residues in vegetables to be high. The purpose of this research was to determine the use of pesticides in terms of dosage, accuracy of pesticides, the time span of spraying with harvests and pesticide residues in vegetables. This research used a qualitative approach to see the behavior of farmers in the application of pesticides, data collection methods by conducting interviews and FGDs. Respondents in this research were 50 vegetable farmers randomly taken. The FGD was attended by 10 people consisting of the head of the farmer group and the Agricultural Extension Officer while the vegetable samples were taken 4 which were selected based on the highest frequency sprayed. The results of this research were 70% of farmers applied pesticides according to the dosage, 50% of farmers applied pesticides based on pest observations, 18% according to the distance of the last spraying with the harvest time with a time of more than 7 days, and the pesticide residues on chlorpiripos leeks exceeded the threshold value with a concentration of 0.051 mg/kg or exceeding NAV 76.47%, while the pesticide residue type of parathion with a concentration of 0.039 exceeds the NAV of 8.3%. It is supposed that farmers can apply the right target rules, the right dosage, the right time, the right way and the right type so that the risk of pesticide residues on vegetables can be minimized
EFFECT OF PALM OIL BUDLE ASH ON REDUCTION OF OIL/FAT HOSPITAL WASTEWATER Defi Ermayendri; Yusmidiarti Yusmidiarti
Proceeding B-ICON Vol. 1 No. 1 (2022): Proceeding of The 2nd Bengkulu International Conference on Health (B-ICON 2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/bicon.v1i1.37

Abstract

Activities in healthcare facilities have a negative impact in the form of pollution due to waste disposal without proper processing. One of the most dangerous is lipid or fat waste in wastewater. Lipids are also a threat to the aquatic environment, such as those found in ditches and rivers. Oil/fat will cause pollution in the river and in the processing plant itself thereby reducing the efficiency of wastewater treatment. Oil and grease removal usually uses physical methods, namely by trapping oil/fat with a grease trap. The second uses a flotation process utilizing the force of gravity. It is hoped that the ash of empty palm fruit bunches can be used to reduce the oil/fat content in hospital wastewater as another alternative to set aside oil and grease. This research was conducted to determine the relationship between quantitative variables to determine the model to be used. The distribution of the dots on a scatter plot chart can show the relationship between variables. The relationship studied is in the form of patterns that are observed visually and to obtain correlation determinants and equations (models) of the relationship between variables through scatter plot graphics. The results of this study indicate that there is a relationship between the addition of empty palm fruit bunch ash to the reduction of oil and fat. Adding 0.1 mg.l-1 of empty palm fruit bunch ash resulted in an average decrease in oil and fat content of 60.34%; The addition of 0.2 mg.l-1 resulted in a decrease of 75.38% and the addition of 0.5 mg.l-1 after a decrease of 90.42%. To reduce the oil and fat content to 0 (zero) (perfect emulsion) to 3.25 mg.l-1 sample from the simple regression equation (y = -4.8969x + 2.3919) is 0.47 g/liter of waste water or 0 .47 kg/m3 of wastewater.
ANALISIS LAJU TIMBULAN SAMPAH KOTA BENGKULU Ermayendri, Defi; Mualim, Mualim
Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Vol 15, No 2 (2023)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51712/mitraraflesia.v15i2.312

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Tibulan sampah kota semakin menjadi perhatian di seluruh dunia, seiring dengan peningkatan populasi perkotaan, perubahan gaya hidup dan pola konsumsi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya timbulan sampah di Kota Bengkulu.Metode penelitian ini menggunakan SNI 19-3964-1994 tentang metode pengumpulan dan pengukuran sampel timbulan dan komposisi sampah perkotaan.Metode : Hasil penelitian menunjukkan rata-rata timbulan sampah perumahan di Kota Bengkulu sebesar 2,13 ltr/o/jam atau 0,64 kg/atau/jam dan rata-rata timbulan sampah di Kota Bengkulu sebesar 2,84 ltr/o/jam atau 0,85 kg /atau/ jam. terjadi peningkatan berat sampah yang dihasilkan sebesar 0,05 kg/atau/jam.Hasil : Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai data awal dalam perencanaan pengelolaan sampah Kota Bengkulu di masa depan.Kata Kunci: Timbulan, Komposisi Sampah ABSTRACTBackground : Municipal waste generation is increasingly becoming a concern throughout the world, along with the increase in urban population, changes in lifestyle and consumption patterns. The aim of this research is to determine the magnitude of waste generation in Kota Bengkulu. Methods : This research method uses SNI 19-3964-1994 concerning methods for collecting and measuring samples of urban waste generation and composition. Results : The results of the research showed that the average residential waste generation in Kota Bengkulu was 2.13 ltr/o/hour or 0.64 kg/or/hour and the average waste generation in Kota Bengkulu was 2.84 ltr/o/hour or 0.85 kg /or/hour. there was an increase in the weight of waste generated by 0.05 kg/or/hour. Results : The results of this research can be used as initial data in future waste management planning for Bengkulu City.Keywords: Generation, Waste Composition
PARTISIPASI PETANI UPAYA PENGEMBANGAN BUDIDAYA PADI MENGGUNAKAN METODE SRI DI DESA SUKA MAKMUR KECAMATAN BTS ULU KABUPATEN MUSI RAWAS Indarwanto, Indarwanto; Reflis, Reflis; Utama, Satria Putra; Ramdhon, Mustopa; Ermayendri, Defi
Jurnal Agroteknologi dan Pertanian (JURAGAN) Vol 2 No 1 (2021): JURAGAN (JURNAL AGROTEKNOLOGI DAN PERTANIAN) April 2021
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/juragan.v2i1.59

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat partisipasi petani dalam pengembangan metode SRI. Penelitian dilaksanakan di Desa Suka Makmur Kecamatan Bulang Tengah Suku Ulu Kabupaten Musi Rawas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Penarikan contoh dilakukan dengan metode acak berstratifikasi, dengan cara mengelompokan populasi ke dalam dua kelas berdasarkan luas lahan yang diusahakan dalam kegiatan pengembangan budidaya padi dengan metode SRI. Hasil penelitian ini menunjukkan petani menerima program pengembangan budidaya padi dengan metode SRI dengan baik, terlihat dari jumlah petani dengan nilai partisipasi tinggi pada tahap perencanaan program, yaitu sebesar 56,67 %. Petani melaksanakan program budidaya padi dengan metode SRI dengan cukup baik, dilihat dari jumlah petani dengan nilai partisipasi sedang pada tahap perencanaan program, yaitu sebesar 83,33%. Pada tahap pengawasan dan keberlanjutan program, petani dinilai berpartisipasi sedang, dilihat dari 73,34% jumlah petani yang dikelompokkan dalam partisipasi sedang. Sementara tingkat partisipasi petani dalam program pengembangan budidaya padi dengan metode SRI adalah sedang dengan skor rata-rata 88,6 pada tahap perencanaan; 81,2 pada tahap pelaksanaan; dan 85,1 pada tahap pengawasan dan keberlanjutan program.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN DENGAN AKSES JAMBAN DI DESA BANDAR AGUNG KABUPATEN EMPAT LAWANG ANJELI, FIRSYA; ERMAYENDRI, DEFI; MULYATI, SRI
Journal of Nursing and Public Health Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Menurut World Health Organization (WHO) Indonesia adalah Negara kedua terbesar di dunia yang penduduknya masih berperilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Desa Bandar Agung merupakan salah satu desa di Kabupaten Empat Lawang dengan akses jamban yang rendah. Pada tahun 2022 tercatat yaitu 65% penduduk yang menggunakan jamban. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 86 responden yang diambil dengan teknik random sampling. Analisis data menggunakan uji chi square dan uji correlations. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan akses jamban dengan nilai P Value 0,183 > 0,05, Tidak ada hubungan antara sikap dengan akses jamban dengan P Value 0,180 > 0,05 dengan OR= 0,183 (CI 95% 0,128 – 0,700) . Dan ada hubungan yang signifikan antara tindakan dengan akses jamban dengan P Value 0,000 < 0,05 dengan kooefisien korelasi 1,00. Saran: Diharapkan masyarakat untuk berpartisipasi dalam melengkapi sarana dan prasarana penunjang akses jamban yang memenuhi syarat dan mengadakan kerja sama dengan aparat desa dan puskesmas untuk melakukan pelatihan membangun jamban sehat yang hemat dana dan hemat juga material.
PARTISIPASI PETANI UPAYA PENGEMBANGAN BUDIDAYA PADI MENGGUNAKAN METODE SRI DI DESA SUKA MAKMUR KECAMATAN BTS ULU KABUPATEN MUSI RAWAS Indarwanto, Indarwanto; Reflis, Reflis; Utama, Satria Putra; Ramdhon, Mustopa; Ermayendri, Defi
Jurnal Agroteknologi dan Pertanian (JURAGAN) Vol 2 No 1 (2021): JURAGAN (JURNAL AGROTEKNOLOGI DAN PERTANIAN) April 2021
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/juragan.v2i1.59

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat partisipasi petani dalam pengembangan metode SRI. Penelitian dilaksanakan di Desa Suka Makmur Kecamatan Bulang Tengah Suku Ulu Kabupaten Musi Rawas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Penarikan contoh dilakukan dengan metode acak berstratifikasi, dengan cara mengelompokan populasi ke dalam dua kelas berdasarkan luas lahan yang diusahakan dalam kegiatan pengembangan budidaya padi dengan metode SRI. Hasil penelitian ini menunjukkan petani menerima program pengembangan budidaya padi dengan metode SRI dengan baik, terlihat dari jumlah petani dengan nilai partisipasi tinggi pada tahap perencanaan program, yaitu sebesar 56,67 %. Petani melaksanakan program budidaya padi dengan metode SRI dengan cukup baik, dilihat dari jumlah petani dengan nilai partisipasi sedang pada tahap perencanaan program, yaitu sebesar 83,33%. Pada tahap pengawasan dan keberlanjutan program, petani dinilai berpartisipasi sedang, dilihat dari 73,34% jumlah petani yang dikelompokkan dalam partisipasi sedang. Sementara tingkat partisipasi petani dalam program pengembangan budidaya padi dengan metode SRI adalah sedang dengan skor rata-rata 88,6 pada tahap perencanaan; 81,2 pada tahap pelaksanaan; dan 85,1 pada tahap pengawasan dan keberlanjutan program.