Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Pemahaman Masyarakat Pondok Pesantren Al Kirom Hajimena terhadap Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren Fakih, M.; Natamiharja, Rudi; Setiawan, Ikhsan; Panjaitan, Oksha Dwi Anugrah
Jurnal Nusantara Mengabdi Vol. 3 No. 3 (2024): Juni
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/jnm.v3i3.3315

Abstract

Purpose: This research aims to enhance the understanding of the Al Kirom Hajimena Islamic Boarding School community regarding the recently enacted Pesantren Law. Methodology: To achieve the objectives of this research, a multi-phase approach will be utilized, encompassing preliminary surveys, focus group discussions (FGDs), educational workshops, and post-intervention evaluations. Results: Following the implementation of Focus Group Discussions (FGDs) and educational workshops, a notable improvement in legal understanding among participants was observed. The active participation in FGDs helped identify critical knowledge gaps, while the workshops provided in-depth explanations that addressed existing concerns and confusion. Limitations: This research is within the scope of national law. Contribution: Al Kirom Hajimena Islamic Boarding School.
Tinjauan Hukum Mengenai Perbedaan Unsur Kesengajaan Dan Kelalaian Dalam Sengketa Medis Di Indonesia Hafizh Abdul Aziz; M. Fakih; Rinaldy Amrullah; Hieronymus Soerjatisnanta; Ria Wierma Putri
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16496

Abstract

Sengketa medis sering kali memicu perdebatan mengenai apakah tindakan yang dilakukan oleh tenaga medis disebabkan oleh kesengajaan atau kelalaian, yang berdampak pada jenis pertanggungjawaban hukum yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan meninjau peraturan perundang-undangan, yurisprudensi, serta literatur hukum yang relevan. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa meskipun kesengajaan dan kelalaian memiliki elemen hukum yang berbeda, keduanya memerlukan pembuktian yang kuat dalam proses hukum. Analisis ini memberikan wawasan tentang pentingnya pemahaman yang jelas atas perbedaan tersebut untuk menentukan jalur penyelesaian sengketa yang tepat, baik melalui litigasi maupun non-litigasi. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan yang lebih adil dan efisien dalam penyelesaian sengketa medis.