Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

ANALISIS POLA KEBISINGAN AKIBAT AKTIVITAS TRANSPORTASI LALU LINTAS UDARA DI KAWASAN BANDARA PATTIMURA - AMBON Nirza Asyani Kabalmay; Azizah Rachmawati; Anita Rahmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.39 KB)

Abstract

Kebisingan merupakan salah satu permasalahan lingkungan bagi orang-orang yang berada pada kawasan Bandara Pattimura-Ambon. Penelitian ini membahas tentang nilai kebisingan, peta kontur, dan upaya pengendaliannya. Maksud upaya pengendalian dengan noise barrier alami dan noise barrier buatan adalah mengurangi nilai kebisingan di Kawasan Bandara Pattimura dengan metode yang digunakan yaitu pengumpulan data primer dan sekunder, melakukan analisis kebisingan seperti menghitung nilai kebisingan (Leq) menggunakan Sound Level Meter selama 1 minggu pada 6 titik lokasi. Hasil nilai kebisingan selama 1 minggu degan nilai tertingginya 79,89 dB tidak aman berdasarkan aturan KMLH No.32 2009. Perencanaan noise barrier alami sepanjang area bandara bisa mengurangi kebisingan mencapai 57,51 dan noise barrier buatan setinggi 4 m bisa mengurangi kebisingan mencapai 17,8 dB di kawasan Bandara Pattimura-Ambon.
KAJIAN KARAKTER FISIK DAN HIDROLOGI DI KALI WELANG KECAMATAN KRATON PASURUAN nurlailatul khusnah; Eko Noerhayati; Azizah Rachmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 10, No 2 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1852.379 KB)

Abstract

Karakter dasar alami DAS (Morfometri DAS) adalah  sifat atau karakter yang dipengaruhi faktor alami suatu DAS yang tidak dapat diubah manusia. Kabupaten Pasuruan terletak antara  1120.30' - 1130 .30' Bujur Timur dan 7030' - 8030' Lintang Selatan. Batas – batas Kabupaten Pasuruan yaitu Kabupaten Sidoarjo dan  Selat  Madura ( sebelah  Utara),  berbatasan dengan Kabupaten Malang (sebelah selatan),  berbatasan  dengan Kabupaten Probolinggo (sebelah timur) dan berbatasan  dengan  wilayah Kabupaten Mojokerto (sebelah barat). Secara administratif wilayah Kali Welang termasuk dalam wilayah Kabupaten Pasuruan dimana DAS nya berada dalam wilayah 9 Kecamatan (Kecamatan Kraton, Sukorejo, Wonorejo, Kejayan, Purwosari, Purwodadi, Tutur, Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan dan Kecamatan Lawang Kabupaten Malang). Luas DAS  Kali  Welang  adalah  ± 511,6 km2, panjang sungai 72,37 km (panjang sungai utama 39,21 km). Air Kali Welang berasal dari aliran air permukaan dan air tanah di  wilayah  Gunung Arjuna (+ 3200m ) dan Gunung Bromo (+ 2400 m). Kata kunci : Daerah Aliran Sungai Welang, Karakter Fisik dan Hidrologi, Kecamatan Kraton Pasuruan
Studi Perencanaan Perkerasan Ruas Jalan (Anjir Km .1 .Sare Pulau - Pulau Kupang) Kuala Kapuas - Kalimantan Tengah Muhammad Aminullah; Bambang Suprapto; Azizah Rachmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.759 KB)

Abstract

Di negara kita telah tersedia berbagai sarana transportasi, baik itu berupa transportasi darat, transportasi laut,atau pun transportasi udara. Kawasan transportasi darat anjir (km.1 sare pulau-pulau kupang), perkembangannya   sangat pesat hal ini akan mempunyai pengaruh terhadap tingkat layanan.  Untuk menghitung perkerasan jalan terlebih dahulu kita menghitung LHR (Lalu lintas harian rata-rata),  perhitungan lintas ekivalen permulaan (LEP), perhitungan lintas ekivalen akhir (LEA),perhitungan lintas ekivalen tengah (LET), perhitungan lintas ekivalen rencana (LER),menentukan factor regional, (DDT) dan CBR. Setelah itu harus diketahui juga nilai Ipo dan Ipt dan  indeks tebal perkerasan (ITP).  Hasil perhitugan menunjukkan LHR sebesar 8.0166513 ,maka dapat ditentukan kelas jalan yang digunakan adalah fungsi arteri jalan utama kelas 1. Perencanaan perkerasan lentur (flexible pavement) dengan menggunakan metode analisa komponen, pada CBR 10,05% dengan susunan lapisan: Laston =10, Batu pecah (Kelas A)  =15, Sirtu/Pitrun (KelasA) =20. Hasil Perencanaan drainase menghasilkan perhitungan saluran berbentuk persegi dengan dimensi lebar penampang saluran (b) = 0,5 m,tinggi penampang saluran (h) = 0,8, tinggi jagaan (w) = 0,3 m, dengan dimensi tersebut saluran dinyatakan aman karena nilai Q saluran lebih besar dari Q rancangan. Kata kunci: Perencanaan jalan, saluran drainase, Kuala Kapuas – Kalimantan Tengah
Perencanaan Tebal Perkerasan Kaku (Rigid Pavement) Pada Ruas Jalan Jatirejo - Mojokerto (STA 0+100 - 10+100) Kefin Putra; Bambang Suprapto; Azizah Rachmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 7 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.493 KB)

Abstract

In line with the passage of time and service life, road condition in the end will runinto decrease, both in terms of service level and structural conditions. The increasein traffic volume will cause a decrease in services due to decrease road capacity.This will cause the level of road saturation to increase, so that the road is unableto serve the community and is not according to need. Traffic volume density due totoo narrow roads, frequent road damage due to excessive vehicle loads, andfrequent inundation when it rains due to poor drainage systems. LHR data, CBRdata, Rainfall data, and Contour Maps as a basis for planning thick existing rigidpavement. The length of the road worked is 10 km with a road width of 6 m. With aplanned age of 20 years, traffic development is 3.1%, and thickness for widening ofthe rigid pavement is 22 cm. With a square shape obtained 4 types of channeldimensions a.) H = 1.3 m; b = 0.50 m; b.) H = 1.44 m; b = 0.55 m; c.) H = 1.6 m;b = 0.65 m; d.) H = 0.3 m; b = 0.50 m can accommodate runoff water in the Jatirejoroad section in Mojokerto Regency.Keywords: Rigid Pavement Planning, Drainage, Jatirejo.
Studi Analisa Dampak Beban Kendaraan Terhadap Sisa Umur Rencana Pada Jalan Nasional Mojosari Kabupaten Mojokerto Edwin Mulia Ayu Andini; Bambang Suprapto; Azizah Rachmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 10, No 3 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.523 KB)

Abstract

Ruas Jalan Nasional Mojosari merupakan kawasan industri yang menuntut aktivitas lalu lintas kendaraan yang cukup padat. jalan tersebut memiliki peran penting dalam mendistribusikan barang dan jasa. terdapat beberapa bangunan industri dan bangunan umum lainnya. Jalan ini merupakan jalan utama untuk kendaraan barang yang melintas, sehingga menimbulkan pembeban langsung yang dapat mempengaruhi umur rencana jalan.               Dampak yang ditimbulkan oleh kendaraan yang bermuatan lebih adalah kerusakan jalan sebelum umur rencana tercapai, dan banyak ditemukan pada beberapa wilayah. Dari data yang digunakan dalam perhitungan damage factor dapat diketahui tebal perkerasan untuk beban normal dan beban berlebih, serta dapat diketahui sisa umur rencana jalan.didapatkan hasil analisa pada awal umur rencana 8 tahun, menjadi lebih singkat 3 tahun bila dilalui kendaraan dengan beban berlebih (overloading).Kata Kunci : Beban Kendaraan, umur rencana, tebal lapis perkerasan jalan.
STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN STRUKTUR BAJA PADA BANGUNAN GEDUNG LAB TERPADU UNIVERSITAS ISLAM MALANG Febri Renaldy; Warsito Warsito; Azizah Rachmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 6 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1125.025 KB)

Abstract

Steel structures are modern structural materials that are commonly used to build buildings and Bridges. As the changing ages with the growth of human resources increased especially thegrowing number of students, therefore the Islamic University of Malang built an integratedLaboratory. Steel construction is used because of easy installation and high strength. The integratedLaboratory Building of the Islamic University of Malang has a five floors, 40 meters of the lenght,16 meters of the widht and 20,6 meters of the height. In this final project a re-planning is carriedout using a stell frame structure. Re-planning this stell structure using the reference Standart ofplanning SNI 1726:2012, SNI 1727:2013, SNI 2847:2013, SNI 03-1726:2002 and SNI 03-17292002.Analysis of steel frame structure from integrated Laboratory calculation using 2D portalmodeling with STAAD Pro V8i application as well as planning the connection in each steel element,and in result a plate thickness of 12,5 centimeters using the principal reinforcement Ø10-125 ofprincipal reinforcement and Ø10-200 of stirrup reinforcement ; earthquake load is 3875,83 kg,7038,61 kg, 10355,5 kg, 13610,9 kg, 14821,2 kg ; joist uses 350.175.7.11 WF profile, 250.125.6.9WF, 200.100.5,5.8 WF ; main beam uses 900.300.16.28 profile WF ; the column uses 900.300.16.28profile WF. Pile foundation is used based on planning with a depth of up to 12 meters, with the SPTbased on the carrying capacity of the pile is 110,319 tons.Keywords : Altenative studies, Planning, Structure, Steel, Building
Studi Perencanaan Pengembangan Landasan Pacu (Runway) Pada Bandar Udara Sultan Muhammad Salahudin Bima Fadilah Fadilah; Bambang Suprapto; Azizah Rachmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 10, No 2 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1193.908 KB)

Abstract

Runway atau landasan pacu merupakan area yang digunakan pesawat terbang untuk melakukan lepas landas dan pendaratan. Permasalahannya terjadi jumlah pergerakan pesawat yang terus meningkat setiap tahunnya sehingga diperlukan adanya pengembangan landasan pacu runway agar dapat memenuhi akan jumlah pergerakan pesawat yang terus meningkat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jumlah pergerakan penumpang yang terjadi selama 10 sampai 20 tahun yang akan datang. Dalam penelitian ini menghitung tebal lapisan perkerasan runway, menghitung pembebanan pesawat, menghitung debit rancangan, dan menghitung dimensi saluran drainase. Perencanaan perkerasan runway menggunakan metode FAA dan perencanaan drainasenya menggunakan metode RAPS. Hasil dari perhitungan ini diprediksi pergerakan pesawat untuk jangka 10 tahun yang akan datang jumlah pergerakan pesawat sebesar 9,077,643 pergerakan pertahunnya. Untuk perhitungan pembebanan pesawat didapatkan roda pendaratan sebesar 9,587 kg dengan pesawat rencana tipe B737-500. Dalam perhitungan perkerasan didapatkan hasil slab beton 34 cm dengan diameter tulangan manjang D16 jarak 760 dan diameter tulangan melintang besi Ø30 jarak 380 mm. dan Untuk perhitungan debit rancangan dan dimensi saluran drainasenya didapatkan debit rancangan 3,217  m2/detik, sedangan dimensi saluran didapat h= 1,402 m, b=   m dan w = 0,467  m.Kata Kunci : Runway, Metode FAA, Metode RAPS.
Studi Perencanaan Perkuatan Tebing Sungai Konto Di Desa Ngroto Kecamatan Pujon Kabupaten Malang Reizha Anindya Putri; Azizah Rachmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.717 KB)

Abstract

Sungai Konto merupakan salah satu anak sungai Brantas yang menjadi bagian dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas Hulu. Bencana yang ditimbulkan oleh sungai diantaranya adalah banjir dan erosi tebing sungai. Pada musim penghujan, terjadi longsoran tanah di desa Ngroto, kecamatan Pujon yang menyebabkan kerusakan di beberapa tebing sungai yang melintas. Berdasarkan uraian di atas, maka perlu dilakukan suatu perencanaan perkuatan tebing sungai Konto agar longsor pada tebing sungai Konto dapat diminimalisir. Digunakan metode Log Person Type III untuk mendapatkan curah hujan rencana. Analisa perhitungan debit banjir rencana dengan metode rasional didapatkan Q50=6.6 m3/det. Bentuk penampang sungai rencana berbentuk trapezium tunggal sesuai kondisi eksisting dengan kemiringan talud 1:0.5. Dalam penelitian ini direncanakan perkuatan tebing dengan hasil tinggi muka air 0.66 m, tinggi bangunan 4 m dan lebar kaki perkuatan 2m, dan material yang digunakan adalah batu kali. Dari desain perkuatan tebing yang ada maka didapatkan hasil sebagai berikut : stabilitas terhadap guling 1.6 (aman), geser 1.83  (aman) dan eksentrisitas 0.85>0.5 (aman). Sedangkan momen yang terjadi ∑V=20.55,  ∑H=19.93, ∑MV=35.42, ∑MH=22.15. Stabilitas longsor tebing menggunakan Metode Fellinius hingga didapatkan hasil F=2.1 > 1.25 (relatif stabil). Kata Kunci : Perkuatan Tebing, Sungai Konto, Metode Fellinius
Studi Perencanaan Jembatan Sulawesi Dengan Struktur Beton Pratekan Di Kota Banjarmasin Muhammad Yusni Anshari; Bambang Suprapto; Azizah Rachmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.435 KB)

Abstract

Jembatan Sulawesi Kota Banjarmasin yang mengalami banjir sampai mengakibatkan jembatan tersebut roboh pada tahun 2013 lalu, sekarang jembatan tersebut dibangun kembali. Mengingat arti pentingnya sarana transportasi bagi masyarakat sekitar maka perlu adanya peningkatan sarana penghubung darat yang salah satunya berupa jembatan baru yang layak digunakan sebagai pendukung transportasi. Ditinjau dari faktor-faktor jembatan baru direncanakan dibangun dengan bentang 40 m dan lebar 9 m  serta meninggikan abutmen menjadi 6,5 m untuk menghindari hantaman air sungai. Studi perencanaan ini membahas beberapa perhitungan yang diantaranya plat lantai kendaraan, trotoar dan sandaran, gelagar beton prategang, jumlah tendon, kontrol lendutan, balok ujung, abutmen, serta perencanaan pondasi.Dari hasil perhitungan perencanaan gelagar beton pratekan dapat disimpulkan dimensi gelagar direncanakan dengan tinggi gelagar 2 m, lebar flens atas 0,7m, lebar flens bawah 0,6 m, tebal flens 0,2 m, tebal flens atas 0,2 m dan bawah 0,25 m. Tendon direncanakan dengan jenis tendon VSL type 31 dengan untaian kawat baja 24 strand. Jumlah yang direncanakan sesuai perhitungan menggunakan 6 buah tendon dengan maksimal gaya F = 1.836.000 kg, untuk ukuran abutmen direncanakan dengan tinggi 7,85 m panjang abutmen sesuai dengan lebar jembatan yaitu 9 m, lebar abutmen sebesar 3 m, pondasi yang dipakai adalah pondasi kaison karena penggunaan pondasi ini sesuai dengan keadaan tanah dilapangan dengan kedalaman 5 m, diameter luar 350 cm, diameter dalam 250 cm, serta jumlah pondasi sebanyak 2 buah. Kata Kunci : Jembatan, Abutmen, Kaison, Banjarmasin
ALTERNATIF DESAIN STRUKTUR JEMBATAN MENGGUNAKAN BAJA TIPE BOWSTRING TRUSS PADA JEMBATAN NIOGA KABUPATEN PUNCAKJAYA WAMENA Nova Verocha; Warsito Warsito; Azizah Rachmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 6 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.29 KB)

Abstract

Puncak Jaya Regency is a regency located in the central mountainous region of Papua Island and is included in thePapua Province region. Geographically located at position 137 ° 15 '- 138 ° 15' East Longitude and 2 ° 0 '- 3 ° 0' SouthLatitude. In the Usulimo - Karubaga - Mulia section in Puncakjaya Regency there is an area separated by a river. Thegovernment connects the area with the Nioga bridge. At present the bridge uses a Truss type steel frame construction.The bridge is a national transportation system that has an important role especially in supporting the economic, socialand cultural and environmental fields. The purpose of this planning study is to plan the structure of a bridge frame usinga Bowstring Type steel frame with a span of 40 meters and a width of 9 meters. In Nioga bridge planning using theLoad and Resistance Factor Design method and for the analysis of bridge structure modeling using the STAAD Proprogram. On this bridge it is planned to use steel profiles WF 400x200x8x13 for longitudinal girder, WF900x300x16x28 for transverse girder, WF 388x402x15x15 for lower main girder and curved main girder, LD150.150.19 for upper, middle and lower wind ties. The dimensions of elastomeric pads are 60 cm long, 60 cm wide, and16.2 cm high. The foundation used is the pile foundation with a diameter of 30 cm with a number of 10 poles at a depthof 14m.