Siska Desy Fatmaryanti
Universitas Muhammadiyah Purworejo, Indonesia

Published : 72 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Kemandirian Belajar IPA melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) di Kelas VIII SMP Negeri 33 Purworejo Tahun Pelajaran 2011/2012 Nuraeni Nuraeni; Siska Desy Fatmaryanti; Ashari Ashari
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemandirian belajar IPA melalui pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) di kelas VIII SMP N 33 Purworejo Tahun Pelajaran 2011/2012. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 33 Purworejo tahun pelajaran 2011/2012, yang berjumlah 31 orang yang terdiri dari 14 siswa perempuan dan 17 siswa laki-laki. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, metode tes, metode angket dan metode dokumentasi. Setelah data diperoleh kemudian dianalisis menggunakan skala persentase. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa SMP N 33 Purworejo. Hal tersebut terlihat dari data hasil observasi, kemandirian belajar siswa meningkat dari 49,19% pada pra siklus menjadi 61,70% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 73,96% pada siklus II. Peningkatan kemandirian belajar siswa ini berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 67,09 pada pra siklus menjadi 69,68 pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 74,52 pada siklus II. Saran yang dapat diberikan berdasarkan hasil penelitian adalah pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) dapat digunakan ke depannya sebagai alternatif dalam pembelajaran yang dapat meningkatkan kemandirian belajar.
Penerapan Metode Pembelajaran Cooperative Script Untuk Meningkatkan Partisipasi Belajar Siswa Kelas VIII A Smp Negeri 2 Karanggayam Tahun Pelajaran 2012/2013 Maksud Mustajab; Sriyono Sriyono; Siska Desy Fatmaryanti
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partisipasi siswa dalam pembelajaran di kelas VIII A SMP Negeri 2 Karanggayam tergolong rendah. Berdasarkan hasil observasi awal, tingkat partisipasi siswa sebesar 57,02%. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan partisipasi belajar siswa menggunakan metode pembelajaran cooperative script. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subyek penelitian kelas VIII A SMP Negeri 2 Karanggayam tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 38 siswa. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2012 pada pokok bahasan Gaya.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar observasi partisipasi siswa, angket partisipasi siswa, angket respon siswa terhadap pembelajaran, dan tes akhir siklus.Analisis data menggunakan teknik persentase yang dihitung dengan bantuan Microsoft Excel 2010. Hasil penelitian menunjukkan bahwametode pembelajaran cooperative script dapat meningkatkan partisipasi belajar siswa kelas VIII A SMP Negeri 2 Karanggayam tahun pelajaran 2012/2013. Partisipasi belajar siswa meningkat dari 57,02% pada pra siklus menjadi 64,91% pada siklus 1 dan meningkat kembali menjadi 75,88% pada siklus 2. Peningkatan partisipasi belajar siswa ikut berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa. Hal ini dapat diketahui dari nilai rata-rata tes semester yang lalu sebesar 58 meningkat menjadi 71 pada tes akhir siklus 1 dan meningkat lagi menjadi 81 pada tes akhir siklus 2. Respon siswa pun sangat positif terhadap pembelajaran cooperative script. Respon siswa terhadap pembelajaran sebelumnya sebesar 66,8% sedangkan respon siswa terhadap pembelajaran cooperative script sebesar 69% dan meningkat pada siklus 2 menjadi 75,4%.
Penerapan Model Pembelajaran Konstruktivisme Berbasis Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Pada Siswa SMA Negeri 1 Kutowinangun Kelas X Tahun Pelajaran 2013/2014 Nur Azizah; Siska Desy Fatmaryanti; Nur Ngazizah
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tindakan kelas dengan penerapan model pembelajaran konstruktivisme berbasis problem based learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis pada siswa SMA Negeri 1 Kutowinangun kelas X tahun pelajaran 2013/2014 dengan mengunakan model pembelajaran kontruktivisme berbasis problem based learning (PBL). Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Kutowinangun. Subyek penelitian adalah 32 siswa dari kelas X MIA 5. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei tahun 2014 pada pokok bahasa alat optik. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket, observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan Penerapan Model Pembelajaran kontruktivisme berbasis problem based learning (PBL) dapat meningkatkan kemampuan berfikir kritis siswa. Hal ini dilihat dari data hasil kemampuan berpikir kritis siswa, diperoleh persentase pada pra siklus rata-rata 49%, pada siklus I 60%, dan pada siklus II 84%. Hasil tes kemampuan berpikir kritis siswa juga mengalami peningkatan, pada siklus I sekor rata-rata 73, dan pada siklus II 82. Tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran kontruktivisme berbasis problem based learning juga mengalami peningkatan pada siklus I 80%, dan pada siklus II 86%.
Pengembangan Laboratory Work dengan Science Process Skills Approach untuk Mengoptimlakan Hard Skills pada Siswa Kelas X SMA Negeri 3 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014 Tyas Laras Kurnia; Nur Ngazizah; Siska Desy Fatmaryanti
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengetahui ketercapaian dan kelayakan pengembangan laboratory work dengan science process skills approach untuk mengoptimalkan hard skills siswa kelas X SMA Negeri 3 Purworejo tahun pelajaran 2013/2014. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIA 4 SMA Negeri 3 Purworejo yang berjumlah 21 orang. Penelitian pengembangan ini menggunakan model R&D. Pengambilan data dilakukan dengan metode observasi dan angket. Produk pengembangan dalam penelitian ini berupa panduan laboratory work dengan science process skills approach. Berdasarkan hasil validasi yang dilakukan oleh tiga validator dan kisi-kisi yang telah ditetapkan diketahui bahwa panduan laboratory work layak digunakan dengan rerata skor 81,17 dalam kategori baik. Kelayakan ini juga dapat ditunjukan berdasarkan hasil keterlaksanaan pembelajaran dan respon siswa dengan rerata skor masing-masing 4,09 dan 44,33 dalam kategori baik. Penggunaan panduan laboratory work menunjukan bahwa hard skills siswa mampu mencapai optimal dengan rerata 24,03 dan termasuk kategori baik. Dengan demikian laboratory work dengan secience process skills approach untuk mengoptimalkan hard skills siswa hasil pengembangan layak untuk digunakan dalam pembelajaran fisika pada materi optik.
Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Online Prezi dalam Pokok Bahasan Alat Optik pada Siswa Kelas X IPA SMA Negeri 3 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014 Yani Putri Untari; Eko Setyadi Kurniawan; Siska Desy Fatmaryanti
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengembangan guna menghasilkan, mengetahui kelayakan media hasil pengembangan dan mengetahui respon peserta didik. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 1 SMA Negeri 3 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 20 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan, dengan desain pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Tahapan dalam penelitian ini terdiri dari: (1) tahap analisis; (2) tahap perencanaan; (3) tahap pengembangan dan produksi; (4) tahap uji coba implementasi; (5) tahap evaluasi. Validasi produk pengembangan mencakup (1) uji ahli media, (2) uji ahli materi, (3) uji guru Fisika dan (4) uji coba terbatas. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, angket, tes dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rerata skor dari ahli media sebesar 2,91, oleh ahli materi sebesar 3,30 dan guru Fisika sebesar 3,15 dengan interpretasi “baik” sehingga media ini layak sebagai media pembelajaran dengan sedikit revisi. Rerata keterlaksanaan pembelajaran dari dua observer 93,30% dengan interpretasi “sangat baik”. Ketercapaian hasil belajar diperoleh rerata sebesar 90,75 untuk pos test sehingga secara klasikal sudah mencapai KKM (75). Respon peserta didik terhadap produk yang dikembangkan mendapat skor rata-rata 3,44 dengan interpretasi “baik”. Dengan demikian media pembelajaran Fisika online Prezi layak dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran Fisika.
Penerapan Lembar Diskusi Siswa (LDS) dengan Model Syndicate Group untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif dan Afektif IPA Siswa Kelas VII dI SMP Negeri 6 Kebumen Purniasih Purniasih; Siska Desy Fatmaryanti; Eko Setyadi Kurniawan
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian guna mengetahui peningkatan kemampuan kognitif dan afektif IPA siswa kelas VII di SMP Negeri 6 Kebumen dengan penerapan LDS melalui model syndicate group. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), dengan subyek siswa SMP Negeri 6 Kebumen kelas VII B yang berjumlah 32 siswa. Penelitian in idilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan kognitif dan afektif siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Perolehan persentase kemampuan kognitif siswa pada prasiklus sebesar 28,12% pada siklus I meningkat menjadi 62,50% dan setelah siklus II meningkat menjadi 75,00%. Kemampuan afektif siswa juga mengalami juga mengalami peningkatan pada pra siklus 41% pada siklus I menjadi 51% dan siklus II meningkat menjadi 66%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan LDS dengan model syndicate group dapat meningkatkan kemampuan kognitif dan afektif IPA siswa kelas VII di SMP Negeri 6 Kebumen.
Efektivitas Metode Team Teaching untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa pada Materi Tekanan Kelas VIII MTs Hidayatussibyan Wonosobo Tahun Pelajaran 2013/2014 Firdosiyah Firdosiyah; Arif Maftukhin; Siska Desy Fatmaryanti
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian guna mengungkap tentang keefektifan metode team teaching untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi tekanan kelas VIII MTs Hidayatussibyan Wonosobo tahun pelajaran 2013/2014. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 106 siswa dan terbagi dalam 4 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Cluster Random Sampling dengan melakukan undian per kelas untuk menentukan kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 responden yang terbagi 25 responden dalam kelompok eksperimen dan 25 siswa dalam kelompok kontrol. Instrumen penelitian ini berupa tes prestasi belajar fisika materi tekanan dan telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen bentuk pre-experimental designs tipe one-shot case study. Pengujian hipotesis menggunakan uji rataan t hipotesis pihak kanan. Sebelum data penelitian yang diperoleh dianalisis, dilakukan uji prasyarat analisis variansi yaitu uji normalitas dengan metode Lilliefors dan uji homogenitas menggunakan metode Bartlett dengan taraf signifikansi 0,05 dan hasil analisis data diperoleh tobs = 7,031, dan ttabel = t(0,05)(48) = 1,645, maka DK = {t | t > 1,645}. Karena tobs DK maka H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga uji hipotesis ini menunjukkan bahwa metode team teaching lebih efektif untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran fisika daripada metode konvensional secara soliter (sendiri) pada materi tekanan kelas VIII MTs Hidayatussibyan Wonosobo tahun pelajaran 2013/2014.
Penerapan Modul Model Siklus Pembelajaran Sebagai Upaya Meningkatkan Pemahaman Fisika Siswa Kelas XI SMK Pancasila I Kutoarjo Anis Khamidah; Siska Desy Fatmaryanti; R. Wakhid Akhdinirwanto
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 2 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman fisika siswa SMK Pancasila I Kutoarjo. Guru kurang menekankan pada konsep dasar sehingga terasa sulit untuk siswa. Kurangnya variasi pembelajaran dan pembiasaan kemandirian siswa yang dapat membuat siswa aktif dan turut terlibat dalam pembelajaran sehingga siswa dituntut untuk berpikir aktif akan memperjelas gambaran siswa tentang materi yang dipelajari. Selain itu karena tidak memiliki alat bantu belajar seperti buku panduan atau modul dan siswa jarang dituntut serta dibiasakan mengerjakan latihan soal secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman fisika siswa melalui penerapan modul model siklus pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti peningkatan pemahaman fisika siswa kelas XI SMK Pancasila I Kutoarjo dengan penerapan modul model siklus pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan, (4) refleksi. Penelitian dilaksanakan di SMK Pancasila I Kutoarjo yang berlangsung dari bulan Oktober 2012 sampai dengan November 2012. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI TKJ Semester I Tahun Pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 23 siswa yang terdiri dari 7 siswa putri dan 16 siswa putra. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes, angket, dan observasi. Analisis data dilakukan menggunakan teknik persentase dengan tolak ukur keberhasilan sebesar 75%. Hasil penelitian dapat menunjukan bahwa penerapan modul model siklus pembelajaran dalam pembelajaran fisika dapat meningkatkan pemahaman fisika siswa SMK Pancasila I Kutoarjo tahun pelajaran 2012/2013. Pemahaman fisika siswa meningkat pada pra siklus 56,57% meningkat menjadi 64,93% setelah diberi tindakan siklus I dan meningkat menjadi 75,07% setelah diberi tindakan siklus II. Saran yang dapat diberikan berdasarkan hasil penelitian adalah pembelajaran menerapkan modul model siklus pembelajaran dapat digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran yang mengupayakan peningkatan pemahaman fisika siswa.
Pemanfaatan Model Pembelajaran Problem Posing Untuk Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa di SMP Negeri 27 Purworejo Adi Afri Anto; R. Wakhid Akhdinirwanto; Siska Desy Fatmaryanti
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 2 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini ialah rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa di kelas. Hal ini ditunjukkan dari masih sedikitnya kemauan siswa untuk mengumpulkan informasi serta mencari jawaban ketika guru memberikan permasalahan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menerapkan model pembelajaran Problem Posing untuk peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa di kelas VIII F SMP Negeri 27 Purworejo tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 27 Purworejo. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII F tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 32 siswa terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Penelitian ini dilakukan pada bulan September sampai dengan bulan November tahun 2012 pada pokok bahasan Hukum Newton dan Energi. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan empat metode, yaitu: metode angket, metode observasi, metode tes, dan metode dokumentasi. Setelah data diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik Deskripsi Persentase. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran Problem Posing dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa di kelas VIII F SMP Negeri 27 Purworejo tahun pelajaran 2012/2013. Hal ini dilihat dari hasil observasi keterampilan berpikir kritis siswa, diperoleh persentase rata-rata 43,13% pada pra siklus, meningkat menjadi 55,31% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 71,25% pada siklus II. Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan, dari nilai rata-rata awal 67,81 menjadi 72,19 pada siklus I dan menjadi 77,50 pada siklus II.
Pemanfaatan Alat Peraga Ipa Untuk Peningkatan Pemahaman Konsep Fisika Pada Siswa SMP Negeri I Buluspesantren Kebumen Tahun Pelajaran 2012/2013 Ayomi Prasetyarini; Siska Desy Fatmaryanti; R. Wakhid Akhdinirwanto
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 2 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) guna mengetahui peningkatan pemahaman konsep fisika pada pokok bahasan pengukuran melalui pemanfaatan alat peraga IPA yang tersedia di laboratorium sekolah. Subyek dari penelitian ini adalah siswa kelas VIIH SMP Negeri I Buluspesantren Kebumen, yang berjumlah 32 siswa terdiri atas 14 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Data diperoleh dengan metode observasi, metode angket dan metode tes. Hasil penelitian ini menunjukkan melalui pemanfaatan alat peraga IPA dapat meningkatkan pemahaman konsep fisika siswa. Hal ini ditandai dengan meningkatnya pemahaman konsep fisika siswa pada tiap siklusnya. Berdasarkan hasil observasi pemahaman konsep fisika dari pra siklus sebesar 43,1% meningkat menjadi 61,6% pada siklus I dan meningkat menjadi 81,9% pada siklus II. Sedangkan hasil angket pemahaman konsep fisika dari siklus I sebesar 86,3% meningkat pada siklus II menjadi 90,9. Sementara itu hasil tes pada pra siklus nilai rata-rata 63 dengan ketuntasan sebesar 28,1% dan belum mencapai nilai KKM yang sudah ditentukan yaitu 71. Pada siklus I nilai rata-rata hasil tes siswa 71 dengan ketuntasan sebesar 34,4% dan sudah mencapai nilai KKM. Sedangkan pada siklus II nilai rata-rata hasil tes siswa meningkat yaitu menjadi 78 dengan ketuntasan sebesar 68,8%. Peningkatan hasil belajar pemahaman konsep fisika siswa minimal 20% telah tercapai. Dari hasil tersebut menunjukan bahwa dengan pemanfaatan alat peraga IPA dapat meningkatkan pemahaman konsep fisika siswa pada pokok bahasan pengukuran di SMP Negeri 1 Buluspesantren Kebumen Tahun Pelajaran 2012/2013, sehingga pemanfaatan alat peraga IPA dapat dijadikan alternatif guna meningkatkan pemahaman konsep fisika.