Siska Desy Fatmaryanti
Universitas Muhammadiyah Purworejo, Indonesia

Published : 72 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Modul Berbasis Project Based Learning untuk Mengoptimalkan Life Skills pada Siswa Kelas X SMA N 1 Petanahan Tahun Pelajaran 2013/2014 Saptiti Yulianti; Siska Desy Fatmaryanti; Nur Ngazizah
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian dan pengembangan modul fisika yang bertujuan untuk mengoptimalkan life skills siswa serta untuk mengetahui kelayakan modul sebagai bahan ajar fisika. Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MS-2 SMA Negeri 1 Petanahan Tahun Pelajaran 2013/ 2014 yang berjumlah 30 siswa yang terdiri dari 22 putri dan 8 putra. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D). Produk yang dikembangkan adalah modul fisika berbasis project based learning dengan materi mengenai alat-alat optik. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan metode angket. Data yang diperoleh berupa data kualitatif dan kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan statistik. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rerata skor hasil validasi modul dari dosen ahli 76 skor (86,36%), dari guru fisika 85,5 skor (97,16%), dan dari teman sejawat 80 skor (90,91%). Dari ketiga hasil validasi tersebut diperoleh rerata skor untuk modul sebesar 80,6 skor (91,59%). Dari hasil validasi tersebut dapat diartikan bahwa modul memiliki kelayakan isi yang baik, bahasa yang mudah dipahami, mengandung langkah-langkah project based learning dan tampilan secara umum menarik sehingga dapat membantu siswa dalam mencapai pemahaman materi alat-alat optik dan mengoptimalkan life skills siswa. Kelayakan modul dapat ditinjau dari keterlaksanaan pembelajaran dan respon siswa terhadap modul. Keterlaksanaan pembelajaran selama empat kali pertemuan diperoleh rerata skor 110,5 skor (92,08%) dari dua observer termasuk kategori sangat baik. Data pengoptimalan life skills diperoleh dari lembar observasi yang di isi oleh observer. Dari hasil observasi tersebut diperoleh rerata skor 101,33 skor (84,44%) termasuk kategori sangat baik. Respon siswa terhadap produk yang dikembangkan diperoleh kriteria sangat setuju 42,17% dan setuju 53,17%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa modul berbasis project based learning untuk mengoptimalkan life skills siswa hasil pengembangan layak digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran fisika pada pokok alat-alat optik.
Peningkatan Peran Aktif dalam Pembelajaran Fisika dengan Strategi Think-Talk-Write Pada Sisiwa SMP Negeri 4 Karangsambung Kabupaten Kebumen Tahun Pelajaran 2013/2014 Indarto Indarto; Siska Desy Fatmaryanti; Ashari Ashari
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian guna meningkatkan peran aktif belajar fisika siswa melalui penerapan startegi ThinkTalk-Write di SMP Negeri 4 Karangsambung Kabupaten Kebumen.Populasi dari Penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Karangsambung dengan penerapan Strategi Think-Talk-Write. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan, (4) refleksi. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 4 Karangsambung Kebumen yang berlangsung pada bulan Mei 2014. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIIIA Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 22 siswa yang terdiri dari 11 siswa putri dan 11 siswa putra. Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket dan observasi. Analisis data dilakukan menggunakan teknik persentase dengan tolak ukur peningkatan keberhasilan sebesar 40% secara kesluruhan.Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan strategi Think-Talk-Write dalam pembelajaran fisika mampu meningkatkan peran aktif pembelajaran fisika siswa SMP Negeri 4 Karangsambung. Peran aktif dalam pembelajar fisika siswa meningkat pada pra siklus 39,60% meningkat menjadi 71,98% secara keseluruhan, setelah diberi tindakan siklus I dan meningkat menjadi 80,85% setelah diberi tindakan siklus II secara keseluruhan. Saran yang diberikan berdasarkan hasil penelitian adalah pembelajaran Strategi Think-Talk-Write dapat digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran yang dapat meningkatan peran aktif siswa dalam belajar fisika.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Pembelajaran Fisika Kelas X Menggunakan Model Problem Posing Learning di SMA Negeri 1 Petanahan Tahun Pelajaran 2013/2014 Intan Widiarti; Siska Desy Fatmaryanti; Nurhidayati Nurhidayati
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik melalui model problem posing learning. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Petanahan. Subyek penelitian adalah 29 peserta didik dari kelas X SOS 1. Penelitian ini dilakukan pada bulan April-Mei tahun 2014 pada pokok bahasan Alat-alat Optik. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket, observasi, tes, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan model problem posing learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Hal ini dilihat dari data hasil observasi kemampuan berpikir kritis peserta didik, diperoleh persentase 40,80% pada pra siklus, meningkat menjadi 60,63% pada siklus I dan menjadi 75,86% pada siklus II. Hasil tes kemampuan berpikir kritis peserta didik juga mengalami peningkatan dari skor awal 55,10% menjadi 67,93% pada siklus I dan 78,45% pada siklus II. Kemampuan berpikir kritis peserta didik juga dilihat dengan peningkatan hasil angket dari 39,37% pada pra siklus, 54,31% pada siklus I dan 71,55% pada siklus II.
Pengembangan Instrumen Penilaian Psikomotorik pada Pelaksanaan Praktikum Fisika Siswa Kelas X SMA Negeri 5 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014 Budi Yuniarti; Siska Desy Fatmaryanti; Arif Maftukhin
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengembangan guna menghasilkan, mengetahui kelayakan instrumen penilaian hasil pengembangan dan mengetahui respon peserta didik. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 1 SMA Negeri 5 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 24 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan, dengan desain pengembangan 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Tahapan dalam penelitian ini terdiri dari: (1) tahap pendefinisian; (2) tahap perancangan; (3) tahap pengembangan; (4) dan tahap pendiseminasian. Validasi produk pengembangan mencakup (1) uji ahli materi, (2) uji guru Fisika. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, angket. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rerata skor dari ahli materi sebesar 3,31 dan guru Fisika sebesar 3,47 dengan interpretasi “baik” sehingga instrumen penilaian ini layak sebagai instrumen pembelajaran dengan sedikit revisi. Rerata keterlaksanaan pembelajaran dari dua observer 3,33 dengan interpretasi “baik”. Ketercapaian hasil belajar diperoleh rerata sebesar 76% dan 68% dengan rerata 3,03 dan 2,72. Respon peserta didik terhadap produk yang dikembangkan mendapat skor rata-rata 2,97 dengan interpretasi “baik”. Dengan demikian instrumen penilaian psikomotorik layak dan efektif digunakan sebagai instrumen pembelajaran Fisika.
Pengembangan Instrumen Penilaian Psikomotorik pada Pelaksanaan Praktikum Fisika Siswa Kelas X SMA Negeri 5 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014 Budi Yuniarti; Siska Desy Fatmaryanti; Arif Maftukhin
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengembangan guna menghasilkan, mengetahui kelayakan instrumen penilaian hasil pengembangan dan mengetahui respon peserta didik. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 1 SMA Negeri 5 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 24 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan, dengan desain pengembangan 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Tahapan dalam penelitian ini terdiri dari: (1) tahap pendefinisian; (2) tahap perancangan; (3) tahap pengembangan; (4) dan tahap pendiseminasian. Validasi produk pengembangan mencakup (1) uji ahli materi, (2) uji guru Fisika. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, angket. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rerata skor dari ahli materi sebesar 3,31 dan guru Fisika sebesar 3,47 dengan interpretasi “baik” sehingga instrumen penilaian ini layak sebagai instrumen pembelajaran dengan sedikit revisi. Rerata keterlaksanaan pembelajaran dari dua observer 3,33 dengan interpretasi “baik”. Ketercapaian hasil belajar diperoleh rerata sebesar 76% dan 68% dengan rerata 3,03 dan 2,72. Respon peserta didik terhadap produk yang dikembangkan mendapat skor rata-rata 2,97 dengan interpretasi “baik”. Dengan demikian instrumen penilaian psikomotorik layak dan efektif digunakan sebagai instrumen pembelajaran Fisika.
Pengembangan Modul Panduan Outbound untuk Mengoptimalkan Creativity Domain Science pada Siswa SMA Nurhidayat Nurhidayat; Siska Desy Fatmaryanti; Sriyono Sriyono
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 3 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian adalah belum dikembangkannya modul panduan outbound yang dapat mengoptimalkan creativity domain science pada siswa SMA. Penelitian dilakukan guna mengembangkan modul panduan outbound untuk mengoptimalkan creativity domain science pada siswa SMA. Penelitian ini merupakan jenis penelitian R & D (Research & Development) menggunakan prosedur penelitian model Borg & Gall. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Mirit dengan subyek penelitian berjumlah 28 siswa kelas X SMA Negeri 1 Mirit Tahun Pelajaran 2012/2013. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, angket, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian berupa cara pengembangan modul panduan outbound melalui tahap-tahap: menentukan potensi dan masalah, pengumpulan data awal, desain modul, validasi modul, revisi I, ujicoba terbatas, dan revisi II menghasilkan produk akhir. Pada tahap ujicoba terbatas diperoleh hasil: 1) modul panduan outbound dinyatakan layak berdasarkan penilaian validator sebesar 85%, dan penilaian siswa sebesar 86%; 2) modul panduan outbound dapat diimplementasikan dengan cukup baik dalam pembelajaran Fisika berdasarkan penilaian observer sebesar 82%; 3) modul panduan outbound dapat mengoptimalkan creativity domain science siswa sebesar 88%; 4) modul panduan outbound dapat membantu siswa mencapai ketuntasan hasil belajar sebesar 81%. Secara keseluruhan, penelitian pengembangan menghasilkan modul panduan outbound yang dapat mengoptimalkan creativity domain science pada siswa SMA.
Pemanfaatan Metode Simulasi Berbasis Peta Konsep Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas X TKR SMK Negeri 8 Purworejo Tahun Pelajaran 2012 / 2013 Clara Yogiana Titilasanti; Raden Wakhid Akhdinirwanto; Siska Desy Fatmaryanti
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 3 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peneltian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya motivasi belajar siswa kelas X TKR SMK Negeri 8 Purworejo. Hal ini ditunjukkan dengan sikap siswa yang sulit untuk menerima dan mengerti konsep-konsep fisika yang disampaikan oleh guru. Selain itu, siswa juga merasa jenuh dengan pembelajaran fisika bahkan siswa juga tidak menyukai pelajaran fisika. Penelitian ini bertujuan untuk pemanfaatan metode simulasi berbasis peta konsep untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X TKR A SMK Negeri 8 Purworejo tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 29 siswa putra dan 3 siswa putri. Pengumpulan data dengan metode observasi, angket, tes, dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan dengan teknik persentase. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui pemanfaatan metode simulasi berbasis peta konsep dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran fisika kelas X TKR A SMK Negeri 8 Purworejo. Hal tersebut terlihat dari hasil persentase keberhasilan penelitian pada motivasi belajar siswa sebelum diterapkan metode simulasi berbasis peta konsep adalah 54,68% meningkat menjadi 64% setelah diterapkan metode simulasi berbasis peta konsep untuk siklus I. Pada siklus II motivasi belajar siswa meningkat menjadi 85,62%.
Efektivitas Penggunaan Media Simulasi Virtual Dalam Mengkatkan Pemahaman Konsep Fisika Pada Siswa Kelas XI IA SMA Negeri 1 Kroya Kabupaten Cilacap Tahun Pelajaran 2012/2013 Komarudin Komarudin; Eko Setyadi Kurniawan; Siska Desy Fatmaryanti
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 3 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian eksperimen semu tentang penggunaan media simulasi virtual pada pendekatan pembelajaran konseptual interaktif, guna menguji efektivitas dalam meningkatkan pemahaman konsep fisika. Pada pendekatan pembelajaran ini, media simulasi digunakan pada sesi pengenalan dan penggalian konsep. Penelitian ini dilakukan terhadap siswa-siswi kelas XI IA pada salah satu SMA Negeri di SMA Negeri 1 Kroya,Kabupaten Cilacap Tahun Pelajaran 2012/2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektifkah penggunaan media simlalasi virtual dalam meningkatkan pemahaman konsep pada siswa kelas XI IA SMA Negeri 1 Kroya Kabupaten Cilacap. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2013. Obyek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IA SMA Negeri 1 Kroya Kabupaten Cilacap Tahun Pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 9 kelas, namun yang menjadi obyek dalam penelitian saya 2 kelas, 1 kelas eksperimen yang berjumlah 34 siswa dan 1 kelas kontrol yang berjumah 34. Dengan menggunakan desain penelitian True Experimental Design Control Group Pretest -Posttest Design.Hasil analisis data menggunakan analisis deskriptif dan regresi. Pengolahan data menggunakan program MS. Excell 2007 dan SPSS 17.0. Hasil penelitian ( Efektivitas penggunaan media simulasi virtual pada materi pelajaran fluida statis siswa kelas IA SMA Negeri 1 Kroya Kabupaten Cilacap Tahun Pelajaran 2012/2013 dikatagorikan sangat tinggi dengan presentase 98,04). Sedangkan pembelajaran konseptual interaktif tanpa menggunakan media simulasi virtual dengan presentase 95,01. Ini berarti presentase kelas eksperimen dan kelas kontrol dapat disimpulkan, bahwa penggunaan media simulasi virtual pada pendekatan pembelajaran konseptual interaktif lebih efektif.
Perbedaan Hasil Belajar Antara Metode Konvensional, Peta Konsep dan Peta Pikiran Bagi Siswa Pada Mata Pelajaran Fisika Kelas X SMA Muhammadiyah Purworejo Tahun Pelajaran 2012/2013 Sartika Sari; Sriyono Sriyono; Siska Desy Fatmaryanti
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 3 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui perbedaan hasil belajar fisika dengan metode konvensional, peta konsep, dan peta pikiran, guna membantu siswa menentukan cara agar mudah dalam belajar fisika. Sampel penelitian didapat dengan menggunakan pertimbangan peneliti terhadap kemampuan kelas dari populasi 135 siswa kelas X SMA Muhammadiyah Purworejo sehingga diperoleh sampel penelitian berjumlah 98 siswa. Instrumen penelitian menggunakan tes hasil pre-test dan posttest siswa selanjutnya data dianalisis uji validitas dan reliabilitasnya. Uji normalitas, homogenitas, dilakukan sebelum data di uji hipotesis dengan menggunakan One-Way ANOVA. Analisis hasil penelitian, One Way ANOVA yang diperoleh posttest nilai Fhitung =14.319. Pada syarat ANOVA agar hipotesis diterima atau ditolak jika Ftabel > Fhitung maka Ho diterima. Apabila Ftabel < Fhitung maka Ho ditolak. Pada analisis harga Ftabel < Fhitung 3,09 < 14,319 maka Ho tolak. Disimpulkan terdapat perbedaan hasil belajar siswa SMA Muhammadiyah Purworejo kelas X pada mata pelajaran Fisika dengan menggunakan metode konvensional, peta konsep, dan peta pikiran. Peta konsep dan peta pikiran berbeda secara signifikan. Besar signifikan peta konsep 0,002 sedangkan besar signifikan peta pikiran 0,000 untuk probabilitas 0,05.
Peningkatan Motivasi Belajar Melalui Strategi Pembelajaran Inkuiri Untuk Siswa Kelas X SMK Widya Kutoarjo Tahun Pelajaran 2013/2014 Dwi Febri Setyohadi; Nurhidayati Nurhidayati; Siska Desy Fatmaryanti
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya motivasi belajar siswa terhadap pembelajaran sains (Fisika), sehingga penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menerapkan metode inkuiri Khususnya mata pelajaran fisika pada siswa kelas X SMK Widya Kutoarjo. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Widya Kutoarjo yang berjumlah 25 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, metode tes siklus, dan metode angket. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penerapan strategi pembelajaran inkuiri dapat memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan motivasi belajar pada siswa kelas X SMK Widya Kutoarjo. Peningkatan motivasi belajar tersebut ditunjukkan oleh adanya peningkatan nilai prosentase angket motivasi blajar yaitu sebelum dikenakan tindakan (kondisi awal) motivasi belajar terhadap pembelajaran fisika yaitu sebesar 60,27%, setelah dikenai tindakan pada siklus I motivasi belajar terhadap pembelajaran fisika meningkat menjadi 69,06%, dan pada siklus II prosentase motivasi naik menjadi 78,40%. Dengan demikian metode pembelajaran inkuiri dapai meningkatkan motivasi belajar siswa kelas X SMK Widya Kutoarjo khususnya dalam mata pelajaran Fisika.