Siska Desy Fatmaryanti
Universitas Muhammadiyah Purworejo, Indonesia

Published : 72 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Motivasi Belajar Fisika Dengan Metode Hypnoteaching Pada Siswa SMA Negeri 1 Bojong Tahun Pelajaran 2012/2013 Enriko Yogi Isworo; Siska Desy Fatmaryanti; R. Wakhid Akhdinirwanto
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 2 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya motivasi belajar siswa. Hal ini ditunjukkan dari cara belajar siswa, siswa hanya belajar dengan membaca sepintas, mengerjakan tugas tanpa mengulas kembali aktivitas belajar yang telah dilakukan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini menerapkan metode Hypnoteaching untuk meningkatkan motivasi belajar Fisika siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X-3 semester 1 SMA Negeri 1 Bojong Tahun Pelajaran 2012/2013, dengan jumlah 34 siswa, terdiri dari 20 siswi perempuan dan 14 siswa laki-laki. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemanfaatkan metode Hypnoteaching pada pembelajaran Fisika dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Pada prasiklus persentase motivasi belajar siswa adalah 57,84%. Setalah memanfaatkan metode Hypnoteaching, peningkatan menjadi 73,92% pada siklus I dan 83,73% pada siklus II. Rata-rata nilai hasil belajar siswa pada prasiklus adalah 5,97 dengan nilai terendah 4,00. Rata-rata nilai hasil belajar siswa setelah memanfaatkan metode Hypnoteaching pada siklus I adalah 7,35 dengan nilai terendah 6,00 dan pada siklus II yaitu 8,76 dengan nilai terendah 7,00. Sehingga metode Hypnoteaching dapat digunakan sebagai salah satu metode dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.
Keaktifan Bertanya Siswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Aktif Tipe Card Sort pada Kelas X Madrasah Aliyah Wathoniyah Islamiyah Karangduwur Amin Subhan; Siska Desy Fatmaryanti; Nurhidayati Nurhidayati
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 2 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui peningkatkan keaktifan bertanya siswa pada pembelajaran Fisika dengan model pembelajaran aktif tipe Card Sort pada siswa kelas XA Madrasah Aliyah Wathoniyah Islamiyah Karangduwur. Model pembelajaran aktif tipe Card Sort ini diterapkan pada materi Besaran dan Satuan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). PTK ini dilaksanakan selama 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan di Madrasah Aliyah Wathoniyah Islamiyah Karangduwur pada siswa Kelas XA Tahun Pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 35 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi, angket, tes,dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa melalui penggunaan model pembelajaran aktif tipe Card Sort dapat meningkatkan keaktifan bertanya siswa dengan Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah sebesar minimal 60% siswa dapat aktif bertanya. Hal ini ditandai dengan meningkatnya nilai rata-rata persentase keaktifan bertanya siswa pada setiap siklus. Sebelum digunakan model pembelajaran aktif tipe Card Sort persentase keaktifan bertanya siswa 8,86%. Setelah memanfaatkan model pembelajaran aktif tipe Card Sort pada siklus I meningkat menjadi 51,71% dan pada siklus II meningkat menjadi 70,71%. Sehingga model pembelajaran aktif tipe Card Sort dapat digunakan sebagai salah satu alat bantu dalam proses pembelajaran guna meningkatkan keaktifan bertanya siswa. Sebaiknya guru dalam melaksanakan proses pembelajaran Fisika menggunakan model pembelajaran aktif tipe Card Sort didukung dengan strategi motivasi, karena siswa akan lebih termotivasi untuk aktif bertanya.
Peningkatan Pemahaman Siswa Dengan Penerapan Peta Konsep Pada Mata Pelajaran Fisika Kelas X SMK Muhammadiyah Kroya Siti Maryanti; Siska Desy Fatmaryanti; Eko Setyadi Kurniawan
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tindakan kelas guna mengetahui peningkatan pemahaman belajar siswa melalui model pembelajaran dengan penerapan peta konsep. Latar belakang dari penelitian ini adalah kurangnya keinginan belajar siswa yang menganggap bahwa fisika merupakan mata pelajaran yang sulit, sehingga siswa belum memahami konsep. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X TKR (Teknik Kendaraan Ringan) SMK Muhammadiyah Kroya tahun pelajaran 2011/2012, yang berjumlah 34 siswa laki-laki. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, tes, dan angket kemudian dianalisis menggunakan teknik deskripsi persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pembelajaran peta konsep dalam pembelajaran fisika dapat meningkatkan pemahaman belajar siswa kelas X TKR (Teknik Kendaraan Ringan) SMK Muhammadiyah Kroya. Hal tersebut terlihat dari data hasil observasi pemahaman belajar siswa selama proses pembelajaran meningkat dari persentase sebesar 46,47% pada pra siklus menjadi 56,18% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 70,74% pada siklus II. Persentase angket pemahaman siswa juga meningkat dari 50,29% pada pra siklus menjadi 59,41% pada siklus I dan naik lagi menjadi 71,18% pada siklus II. Sementara itu rata-rata peningkatan pemahaman belajar siswa meningkat dari 61,03 dengan ketuntasan 55,88% pada siklus I menjadi 70,88 dengan ketuntasan 76,47% pada siklus II. Sehingga model pembelajaran dengan penerapan peta konsep dapat digunakan sebagai salah satu alternatif dalam proses pembelajaran fisika untuk meningkatkan pemahaman belajar siswa.
Penggunaan Model Pembelajaran Scramble untuk Peningkatan Motivasi Belajar IPA (Fisika) pada Siswa SMP Negeri 16 Purworejo Tahun Pelajaran 2011/2012 Tri Rakhmawati; Siska Desy Fatmaryanti; R. Wakhid Akhdinirwanto
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar IPA (Fisika) menggunakan model pembelajaran scramble pada siswa SMP Negeri 16 Purworejo tahun pelajaran 2011/2012. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII A SMP Negeri 16 Purworejo tahun pelajaran 2011/2012, yang berjumlah 31 orang yang terdiri dari 16 siswa perempuan dan 15 siswa laki-laki. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, metode tes, metode angket dan metode dokumentasi. Setelah data diperoleh kemudian dianalisis menggunakan skala persentase.Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui penggunaan model pembelajaran scramble dalam pembelajaran IPA (Fisika) dapat meningkatkan motivasi belajar siswa SMP Negeri 16 Purworejo. Hal tersebut terlihat dari data hasil observasi motivasi belajar siswa meningkat dari 46,94% pada pra siklus menjadi 60,81% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 73,39% pada siklus II. Persentase angket motivasi belajar siswa meningkat 58,06% pada pra siklus menjadi 72,90% pada siklus I dan menjadi 81,29% pada siklus II. Peningkatan motivasi belajar ini berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya rata-rata nilai siswa. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 59,98 dengan ketuntasan 38,71% pada pra siklus menjadi 77,66 dengan ketuntasan 80,69% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 85,97 dengan ketuntasan 93,97% pada siklus II. Sehingga saran yang dapat diberikan berdasarkan hasil penelitian adalah model pembelajaran scramble dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran dengan menyesuaikan materi pelajaran untuk mengupayakan peningkatan motivasi belajar.
Pengembangan Performance Assessment untuk Mengukur Keterampilan Proses dalam Menggunakan Alat Ukur Panjang pada Siswa X-MIA Di SMA Negeri 5 Purworejo Tahun Pelajaran 2014/2015 Attri Fersanti; Siska Desy Fatmaryanti; Sriyono Sriyono
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengembangan untuk menghasilkan produk perangkat performance assessment untuk mengukur keterampilan proses siswa dalam menggunakan alat ukur panjang. Pengembangan performance assessment meliputi tahap Define, Design dan Develop. Subjek ujicoba dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X-MIA SMA Negeri 5 Purworejo Tahun Pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data dengan metode angket, pengamatan, dan wawancara. Data yang diperoleh berupa data kualitatif dan data kuantitatif, sedangkan analisis data menggunakan Precentage Agreement (PA). Berdasarkan hasil validasi performance assessment total jangka sorong dari dosen ahli dan guru untuk aspek materi sebesar 3,05, konstruksi 3,09 dan bahasa 3,09 dengan interpretasi baik. Sedangkan hasil validasi performance assessment total mikrometer sekrup dari dosen ahli dan guru untuk aspek materi sebesar 3,10, konstruksi 3,00 dan bahasa 3,02 dengan interpretasi baik. Hasil penilain dosen ahli dan guru fisika terhadap performance assessment yang dikembangkan menunjukkan bahwa kualitas performance assessment ditinjau dari segi materi, segi konstruksi dan segi bahasa adalah “baik” atau layak digunakan dengan sedikit revisi. Keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan performance asssessment termasuk dalam kategori baik dengan rerata 3,17, hasil respon siswa terhadap performance asssessment diperoleh rerata 3,26 dengan kategori baik. Ketercapaian lembar performance assessment untukmengukur keterampilan proses siswa dalam menggunakan jangka sorong mencapai rerata 3,39 dan mikrometer sekrup mencapai rerata 3,42 dengan kategori baik. Dengan demikian, produk pengembangan performance assessment layak digunakan sebagai perangkat penilaian dan berdasarkan hasil ketercapaian maka performance assessment yang dikembangkan dapat mengukur keterampilan proses dalam menggunakan alat ukur panjang.
Peningkatan Kreativitas Belajar Fisika Menggunakan Model Pembelajaran Snowball Throwing Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Klirong Amanatul Mukaromah; Arif Maftukhin; Siska Desy Fatmaryanti
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 3 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang dilatarbelakangi oleh rendahnya kreativitas belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri 1 Klirong disebabakan oleh pembelajaran yang berlangsung pada mata pelajaran fisika kurang menarik, membosankan dan belum dapat mengatasi kesulitan siswa dalam belajar fisika. Tujuan penelitian untuk meningkatkan kreativitas belajar fisika siswa dengan penggunaan Model Pembelajaran Snowball Throwing. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X.2 SMA Negeri 1 Klirong Tahun Pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 32 siswa terdiri dari 6 laki-laki dan 26 perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, angket, tes dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik persentase. Hasil penelitian disimpulkan bahwa dengan penggunaan model pembelajaran Snowball Throwing dapat meningkatkan kreativitas belajar fisika siswa. Hal ini terlihat dari rata-rata kreativitas belajar siswa SMA Negeri 1 Klirong sesuai lembar observasi 47,50% pada pra siklus, meningkat menjadi 78,75% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 82,89% pada siklus II. Sedangkan pada angket, kreativitas belajar siswa awalnya 48,75% pada pra siklus, meningkat menjadi 73,75% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 81,25% pada siklus II. Peningkatan kreativitas belajar siswa diikuti peningkatan hasil belajar siswa, terlihat dari rata-rata nilai hasil belajar yang diperoleh siswa pada pra siklus 59,38% meningkat menjadi 68,75% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 87,50% pada siklus II sehingga model pembelajaran Snowball Throwing dapat meningkatkan kreativitas belajar fisika siswa.
Aplikasi Model Performance Assessment Untuk Melihat Ketelitian Dan Kekritisan Siswa Pada Kegiatan Praktikum Sma Negeri 5 Purworejo Kelas X Tahun Pelajaran 2013/2014 Amanah Khusni C.L; Siska Desy Fatmaryanti; Sriyono Sriyono
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian evaluasi model CIPP untuk menghasilkan perangkat performance assessment (penilaian kinerja) untuk melihat ketelitian dan kekritisan siswa pada kegiatan praktikum fisika. Subyek dari penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 5 Purworejo yang berjumlah 20 siswa tahun pelajaran 2013/ 2014. Materi yang di aplikasikan adalah suhu dan kalor. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, angket, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh berupa data kualitatif dan kuantitatif, sedangkan analisis data dengan Analisis Deskriptif Persentase. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rerata skor hasil validasi oleh 3 validator sebesar 3,30 dengan kategori “baik” dan dengan sedikit revisi sesuai saran dari validator. Rerata keterlaksanaan praktikum dengan menggunakan teknik analisis data Deskriptif Persentase dari dua observer sebesar 94% dengan kategori “baik”. Ketercapaian hasil performance assessment untuk melihat ketelitian dan kekritisan yaitu sebesar 85% dengan nilai 3,40. Dengan demikian performance assessment untuk melihat ketelitian dan kekritisan siswa kelas X dapat digunakan sebagai alternatif penilaian kinerja pada tingkat SMA.
Pengembangan Buku Petunjuk Praktikum Berbasis Guided Inquiry untuk Mengoptimalkan Hands On Mahasiswa Semester II Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Muhammadiyah Purworejo Tahun Akademik 2013/2014 Isnaeni Arifah; Arif Maftukhin; Siska Desy Fatmaryanti
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengembangan (R&D) untuk mengoptimalkan hands on dengan mengembangkan buku petunjuk praktikum berbasis guided inquiry. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Muhammadiyah Purworejo Tahun Akademik 2013/2014. Teknik pengumpulan data penelitian dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan angket. Instrumen yang digunakan untuk melihat kualitas buku petunjuk praktikum yaitu lembar angket yang mencakup beberapa aspek yaitu validasi, keterlaksanaan, pengoptimalan hands on, observasi pengoptimalan hands on, dan respon mahasiswa. Analisis data dengan analisis diskriptif persentase. Penelitian yang dikembangkan melalui tujuh langkah pengembangan, dengan melalaui tahap-tahap: menentukan potensi dan masalah, pengumpulan data awal, desain buku petunjuk praktikum, validasi buku petunjuk praktikum, revisi I, uji coba terbatas, dan revisi II. Pada tahap uji coba terbatas diperoleh hasil: 1) buku petunjuk praktikum berbasis guided inquiry diyatakan layak berdasarkan validator sebesar 89%; 2) buku petunjuk praktikum berbasis guided inquiry diimplementasikan dengan baik dalam kegiatan praktikum berdasarkan penilaian observer sebesar 85%; 3) buku petunjuk praktikum berbasis guided inquiry cukup mengoptimalkan hands on mahasiswa berdasarkan penilaian observer sebesar 84%.
Penerapan Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa dalam Pembelajaran Fisika Kelas X IPA 3 SMA Negeri 3 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014 Nur Hamzah; Siska Desy Fatmaryanti; Ashari Ashari
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tindakan kelas (PTK) guna mengetahui peningkatan pemahaman siswa dalam pembelajaran fisika dengan menggunakan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 3 SMA Negeri 3 Purworejo yang berjumlah 32 siswa yang terdiri dari 6 siswa laki-laki dan 26 siswa perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi dan metode tes akhir siklus. Pengolahan data dilakukan dengan menghitung skor rerata dan persentase. Hasil dari penelitian ini dapat menunjukan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) pada pembelajaran fisika dapat meningkatkan pemahaman siswa SMA Negeri 3 Purworejo kelas X IPA 3. Rata-rata pemahaman fisika siswa pada tahap pra siklus adalah 57,53 dengan persentase 12,5%, meningkat menjadi 69,62 dengan persentase 53,12% setelah diberi tindakan pada siklus I, dan meningkat kembali menjadi 81 dengan persentase 81,25% setelah diberi tindakan pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian pembelajaran menggunakan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran yang dapat membantu meningkatkan kemampuan pemahaman siswa dalam pembelajaran fisika.
Pengembangan Modul Barbasis Project Based Learning Untuk Mengoptimalkan Kemandirian dan Hasil Belajar Fisika Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Kutowinangun Tahun Pelajaran 2013/2014 Noorita Arumsari; Siska Desy Fatmaryanti; Eko Setyadi Kurniawan
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan Modul Berbasis Project Based Learning Untuk Mengoptimalkan Kemandirian Dan Hasil Belajar Fisika pada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Kutowinangun Tahun Pelajaran 2013/2014. Skripsi Program Studi Pendidikan Fisika Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo 2014. Telah dilakukan penelitian pengambangan modul fisika berbasis Project Based Learning untuk mengoptimalkan kemandirian dan hasil belajar fisika pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Kutowinangun tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D model (Define, Design, Develop, dan Dessiminate). Pada tahap Dessiminate ini hanya sampai pada pemberian hasil produk kepada guru fisika yang bersangkutan. Sebagai uji coba terbatas adalah peserta didik kelas X-Mia 5 SMA Negeri 1 Kutowinangun yang berjumlah 32 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan metode angket.Berdasarkan hasil penelitian pengembangan ini diperoleh rerata skor hasil validasi dari bebrapa validator adalah 75,25 termasuk kategori baik dan dapat digunakan sebagai media pembelajaran dengan sedikit revisi sesuai dengan saran validator. Keterlaksanaan pembelajaran selama empat kali pertemuan diperoleh rerata skor 97,75 dari dua observer termasuk kategori sangat baik. Rerata skor pengoptimalan kemandirian pada peserta didik diperoleh skor 78 dan termasuk kategori sangat baik. Respon peserta didik terhadapa modul yang dikembangkan memperoleh skor 78,31 dan termasuk pada kategori sangat baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa modul berbasis Project Based Learning untuk mengoptimalkan kemandirian dan hasil belajar fisika peserta didik hasil pengembangan layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran fisika terutama pada pokok bahasan alat optik.