Articles
Jurnalisme Warga: Menjembatani Kesenjangan Penyaluran Kreativitas dan Akses Reportase Media
Nuraryo, Imam;
Maliki, Dyah Nurul;
Meisyaroh, Siti
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 12, No 1 (2015)
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi, FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (376.701 KB)
Penelitian ini menjelaskan hubungan antara kemudahan dalam memanfaatkan situs forum Kompasiana dengan motif menjadi pewarta warga. Penelitian ini bermaksud untuk menguji Technological Acceptance Model dan Uses and Gratifi cation Model dengan menggunakan metode survei. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif antara penggunaan forum dengan motif menjadi pewarta warga dengan nilai koefi sien korelasi (r) sebesar 0,389. Sedangkan hasil korelasi antara persepsi kemudahan dalam penggunaan situs dengan motif menjadi pewarta warga sebesar 0,499. Angka tersebut menandakan bahwa persepsi kebermanfaatan dan persepsi kemudahan penggunaan forum online Kompasiana secara simultan berhubungan dengan motif menjadi pewarta warga.
Jurnalisme Warga: Menjembatani Kesenjangan Penyaluran Kreativitas dan Akses Reportase Media
Nuraryo, Imam;
Maliki, Dyah Nurul;
Meisyaroh, Siti
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol 12, No 1 (2015)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (376.701 KB)
|
DOI: 10.24002/jik.v12i1.442
Penelitian ini menjelaskan hubungan antara kemudahan dalam memanfaatkan situs forum Kompasiana dengan motif menjadi pewarta warga. Penelitian ini bermaksud untuk menguji Technological Acceptance Model dan Uses and Gratifi cation Model dengan menggunakan metode survei. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif antara penggunaan forum dengan motif menjadi pewarta warga dengan nilai koefi sien korelasi (r) sebesar 0,389. Sedangkan hasil korelasi antara persepsi kemudahan dalam penggunaan situs dengan motif menjadi pewarta warga sebesar 0,499. Angka tersebut menandakan bahwa persepsi kebermanfaatan dan persepsi kemudahan penggunaan forum online Kompasiana secara simultan berhubungan dengan motif menjadi pewarta warga.
Intimidasi Terhadap Jurnalis Daerah Ditinjau dari Faktor Pendorong dan Implikasi Psikologis
Imam Nuraryo
Jurnal Kajian Jurnalisme Vol 4, No 1 (2020): KAJIAN JURNALISME
Publisher : School of Journalism, Faculty of Communication Sciences, Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/jkj.v4i1.24134
Para jurnalis rentan menghadapi kekerasan dan intimidasi. Kekerasan terhadap insan pers, justru di era reformasi ini cenderung semakin meningkat.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis kekerasan yang menimpa pada para jurnalis lokal, faktor-faktor yang mendorong terjadinya intimidasi pada wartawan lokal, dan implikasinya pada wartawan tersebut di Kota “A” . Kajian konseptual yang mendasari penelitian ini adalah konsep kekerasan verbal dan non verbal. Pemikiran dari Pierre Bourdieu mengenai kekerasan simbolik yang merupakan hasil dari relasi kuasa juga digunakan dalam penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa para jurnalis dari daerah tersebut sering menerima intimidasi berupa bentakan, cacian, teriakan, tamparan bahkan pengusiran. Para jurnalis tersebut bahkan sering mendapatkan teror melalui SMS dan ancaman pembunuhan. Faktor yang mendorong adanya kekerasan pada jurnalis adalah karena para jurnalis itu sendiri seringkali ceroboh dan bertindak gegabah dalam peliputan. Implikasi dari bentuk intimidasi ini adalah trauma secara psikologis, rasa dendam dan perasaan cemas yang berlebih. Saran dari hasil penelitian ini perlunya peningkatan kompetensi dalam peliputan bagi para jurnalis daerah, pemahaman dalam upaya perlindungan hukum bagi para jurnalis saat meliput, dan pelatihan dalam pengendalian emosi serta trauma sebagai akibat dari perlakuan intimidasi.
Social Networking Sites Use and Cross Cultural Adaptation of Muslim Indonesian Students in Australian Universities: Valuing Cultural Diversity
Imam Nuraryo
Jurnal Komunikasi Vol. 8 No. 2 (2014): Volume 8, Nomor 2, April 2014
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Muslim Asian students have diverse specific needs when undertaking education in western country universities. Many international students use social networking sites as media for distance communication and helping in their adjustment.This study attempts to investigate the impact of using new social networking sites on the cross cultural adaptation process. Qualitative methodology was used for the study. Individual in-depth interviews were conducted for data collection. The study investigates social networking uses and the adaptation experiences of 10 Muslim-Indonesian studying (or graduated) in some Australian universities.This research shows that most Muslim Indonesian students use them just to take information about Islam and instead of using them to publicize Islamic teaching (Da’wah). Social networking sites can help for establishing and maintaining relationship their friends in Indonesia, making adjustment, and sharing cultural experiences such as dealing with stereotype or looking for halal food and place for praying. Social networking sites are mostly used to share information and to discuss information about Islam and the way of Muslim adjusting in non Muslim environment.
Jurnalisme Warga: Menjembatani Kesenjangan Penyaluran Kreativitas dan Akses Reportase Media
Imam Nuraryo;
Dyah Nurul Maliki;
Siti Meisyaroh
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 12 No. 1 (2015)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (376.701 KB)
|
DOI: 10.24002/jik.v12i1.442
Penelitian ini menjelaskan hubungan antara kemudahan dalam memanfaatkan situs forum Kompasiana dengan motif menjadi pewarta warga. Penelitian ini bermaksud untuk menguji Technological Acceptance Model dan Uses and Gratifi cation Model dengan menggunakan metode survei. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif antara penggunaan forum dengan motif menjadi pewarta warga dengan nilai koefi sien korelasi (r) sebesar 0,389. Sedangkan hasil korelasi antara persepsi kemudahan dalam penggunaan situs dengan motif menjadi pewarta warga sebesar 0,499. Angka tersebut menandakan bahwa persepsi kebermanfaatan dan persepsi kemudahan penggunaan forum online Kompasiana secara simultan berhubungan dengan motif menjadi pewarta warga.
Kultur pop dan diskursus ideologi kecantikan pada iklan di televisi
Imam Nuraryo
ProTVF Vol 3, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (560.286 KB)
|
DOI: 10.24198/ptvf.v3i2.21488
Saat ini televisi telah menjadi saluran untuk membangun gambaran ideal mengenai dunia. Salah satunya adalah citra kecantikan seorang wanita. Iklan di televisi telah merekayasa hal tersebut dalam penyampaian pesannya. Kebanyakan mereka menampilkan fisik wanita secara ideal adalah memiliki kulit bersih (putih), tubuh yang yang langsing, dan memiliki rambut hitam yang panjang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi pada tiga buah iklan televisi yakni iklan Pond’s versi fotografer, iklan WRP Lose Weight dan iklan shampo Pantene Hair Fall pro Vitamin versi Maudy Ayunda. Hasil penelitian ini adalah bahwa ketiga iklan tersebut memberikan gambaran yang ideal adalah dengan menampilkan tubuh yang langsing, rambut kuat adalah rambut yang hitam dan dan kulit yang cantik adalah kulit yang putih. Ketiga hal tersebut menjelma menjadi diskursus dominan fisik perempuan yang ideal di benak khalayak. Diskursus ini mampu meminggirkan diskursus alternatif yakni bagi para perempuan yang tidak berkulit bening, berambut hitam berkilau dan bertubuh tidak langsing. Konsekuensinya adalah bagi para perempuan yang tak mendapatkan “status” sebagaimana yang telah justifikasi iklan, akan kehilangan kepercayaan pada diri kuasa atas fisiknya serta seiring berjalannya waktu memudarnya identitas ciri akan fisiknya.
PELANGGARAN HAK CIPTA DALAM BISNIS DAN INDUSTRI MUSIK: SUATU TINJAUAN KOMUNIKASI MASSA
Imam Nuraryo
Sociae Polites Vol. 15 No. 2 (2014): Juli - Desember
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences Universitas Kristen Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33541/sp.v15i2.455
AbstractMusic is used as a medium to teach norms andrules that apply in the society. Music isconsidered as a communication medium, it hasrules, ethical and technical guidelines thatshould be considered by the composer.Unfortunately, copyright law which is stillprevailing in Indonesia gives less attention to thecompetition of the creative industries. Copyrightis one of the intellectual property rights that themost vulnerable to breaches and it is alsobecoming more susceptible in accordance withthe development of information technology.Many cases a number of Indonesian artists doplagiarism controversy. Actually the result ofmusic plagiarism sold well in the Indonesianmarket and many Indonesian musiciansadmitted that they deliberately made such musicbased on business reason. Mass communicationstudies contribute to identifying plagiarism inmusic area, and the advancement of technologyand information makes the public easier todetect plagiarism practice.Keywords: Music, Plagiarism, CopyrightInfringement, Mass Communication AbstrakMusik digunakan sebagai media untukmengajarkan norma-norma dan aturan-aturanyang berlaku di tengah masyarakat. Oleh karenamusik dianggap sebagai media komunikasi yangmemiliki kaidah, etika dan rambu-rambu teknistertentu yang harus diperhatikan dan dipatuhioleh composernya. Namun, undang-undang hakcipta yang berlaku di Indonesia dinilai masihkurang memperhatikan persaingan danpesatnya pertumbuhan industri kreatif dunia.Hak cipta merupakan salah satu obyek hakkekayaan intelektual yang paling rentanterhadap pelanggaran yang semakin canggihdilakukan sejalan kecanggihan perkembanganteknologi komputer. Banyak kasus yangmelanda sejumlah musisi di Indonesia karenakontroversi plagiarisme yang telah dilakukan.Musik-musik hasil plagiarisme itu malah lakukeras di pasaran dan banyak juga musisi yangmengaku sengaja membuat musik yang semiripmungkin karena motif bisnis. Kajian komunikasimassa bekontribusi mengidentifikasi plagiarismeyang terjadi di dunia musik, dan kemajuanteknologi dan informasi semakin memudahkankhalayak mendeteksinya.Kata kunci: Musik, Plagiarisme, PelanggaranHak Cipta, Komunikasi Massa
Model Pengembangan Kualitas Hubungan Students College Exchange Berbasis Public Relations Evaluation
Imam Nuraryo
PRofesi Humas Vol 3, No 2 (2019): PRofesi Humas Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 10/E/KPT/2019
Publisher : LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (951.973 KB)
|
DOI: 10.24198/prh.v3i2.17289
Tujuan penelitian ini untuk menggali kajian-kajian mengenai pengukuran dan pengembangan hubungan yang dilakukan oleh Perguruan Tinggi sebagai produsen layanan pendidikan dan mahasiswa sebagai penerima jasa pendidikan (pelanggan) dengan mengadopsi model pengembangan hubungan Relationship Quality-based Students Loyalty (RSQL), Guidelines for Measuring Relationship in Public Relations sebagai pengembangan dari konsep pemasaran relasional dan model pertukaran sosial dari Thibault dan Kelly. Penelitian ini dilakukan untuk menguji adanya hipotesis bahwa mahasiswa yang tidak melanjutkan kuliahnya dikarenakan layanan pada Perguran Tinggi yang tidakmemuaskan. Disamping itu, penelitian ini menyajikan model-model lain dalam pengembangan hubungan berikut disertai contoh operasionalisasi variabel yang digunakan untuk mengukur hubungan tersebut. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan sampel gugus bertahap. Populasi sampel penelitian ini adalah sebanyak 362 mahasiswa yang saat ini menempuh studi di tiga perguruan tinggi bisnis di Jakarta. Penelitian ini dilakukan selama dua pekan selama bulan September sampai dengan November 2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kualitas layanan terhadap loyalitas mahasiswa melalui kualitas hubungan. Selain itu, terdapat pula hubungan citra perguruan tinggi terhadap loyalitas mahasiswa yang dimediasi oleh kualitas hubungan.Kesimpulannya adalah bahwa kualitas hubungan memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap peningkatan loyalitas mahasiswa sebagai variabel yang memediasikan pengaruh kualitas layanan dan citra perguruan tinggi. Rekomendasi bagi perguruan tinggi bersangkutan adalah untuk memperhatikan dimensi-dimensi kualitas hubungan seperti kepercayaan, komitmen, nilai-nilai dan kepuasan mahasiswa.
STUDI DRAMATURGI SALES MODEL DI KOMUNITAS FOTOGRAFER 2016 DI JAKARTA
Imam Nuraryo
Jurnal Komunikasi dan Bisnis Vol. 6 No. 1 (2018): May
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The researcher aims to know the Study of Dramatugy of Sales Model in Photographer Community 2016 in Jakarta. This research will be done to see how the front stage, center stage and backstage of a Sales Model using a dramatic study approach. This study uses dramaturgy theory that explores the front side of the stage where there are personalized settings and fronts that include the appearance and style, the middle-stage side where the Sales Model prepares itself to appear on the front stage and backstage of an actor. In the dramaturgy study will be seen about the difference in actor behavior when in front stage, middle stage and backstage.Key words: dramaturgy, sales model, community, photograferÂ
STUDI EKSPLORATIF PERILAKU PEMBELIAN PRODUK – PRODUK DI TIGA SITUS BELANJA ONLINE
Imam Nuraryo
Jurnal Komunikasi dan Bisnis Vol. 6 No. 2 (2018): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The rapid development of Information and Communication Technology has experienced the birth of various kinds in everyday life such as e-commerce activities that currently has spread to various elements of society. Online shopping activities have grown significantly with the interest and interest of people to make purchases online. Consumers today are accustomed to purchases through online shopping sites that arise due to various factors, including product factors, pricing, promotions, easy ways of transacting and communicating via live chat on websites that feature chat, satisfaction, and consumer confidence from sellers on line. This study aims to determine what factors that make consumers. The research approach used is qualitative research method. This study interviewed seven informants who explained about the shopping experience at Lazada, Tokopedia or Shopee and the trust and satisfaction of one of the shopping sites in general. The results of the analysis of this study indicate customer satisfaction with consumer trust and loyalty so that repeat orders from buyers,Keywords: E-Commerce, Customer Satisfaction and Trust, Online Shopping Experience