Claim Missing Document
Check
Articles

Komunikasi Keluarga Pada Keluarga Guru Auliani, Ratu Ifadha; Supratman, Lucy Pujasari
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana komunikasi keluarga dalam pola asuh orang tua pada keluargaguru. Guru, sebagai subjek penelitian, memiliki peran ganda sebagai pendidik di sekolah dan sebagai orang tua dirumah. Pekerjaan sebagai guru seringkali menuntut waktu dan tenaga yang besar, sehingga dapat mempengaruhikualitas dan jumlah waktu yang dihabiskan untuk komunikasi keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalahparadigma penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi, penelitimewawancarai orang tua dan anaknya dengan bertemu langsung untuk memahami bagaimana pola asuh orang tuatercermin dalam komunikasi sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua lekat kaitannyadengan komunikasi yang berlangsung antara orang tua dengan anak. Implikasinya adalah pentingnya menjagakomunikasi yang efektif dan berkualitas dalam keluarga untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.Komunikasi yang terbuka, penuh kasih sayang, dan saling mendukung antara orang tua guru dan anak-anak merekadapat meningkatkan keakraban dan kepercayaan dalam keluarga. Dengan demikian, penelitian ini memberikankontribusi yang berarti dalam memahami dan meningkatkan pola asuh orang tua pada keluarga guru. Kata Kunci-keluarga guru, komunikasi keluarga.
Pola Komunikasi Antara Anak Dan Orang Tua Dalam Mengambil Keputusan Untuk Melanjutkan Jenjang Pendidikan Di Luar Kota Rifki, Muhammad; Supratman, Lucy Pujasari
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah timur indonesia berdasarkan Perpres No.63 tahun 2020 tentang daerah yang tertinggal, terdapat adanyakabupaten yang masuk dalam kategori daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar). dengan sebaran wilayan seperti,papua, maluku, nusa tenggara, sulawesi, dan sumatera. anak laki - laki ataupun perempuan ingin merantau dikarenakanmereka merasa bahwa daerah mereka belum dapat memenuhi kebutuhan dari bidang pendidikan. dengan caramelakukan komunikasi dengan orang tua mereka, penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, denganmenggunakan paradigma konstrutiviksme serta menggunakan pendekatan studi kasus, yang dimana penelitian inibertujuan untuk meneliti secara terperinci dan mendalam pada pola komunikasi antara anak dan orang tua dalampengambilan keputusan untuk melanjutkan jenjang pendidikan di luar kota. Hasil dari penelitian ini bahwa adabeberapa keluarga yang mempunyai bentuk percakapan dan bentuk konformitas yang tinggi dan juga rendah,dikarenakan adanya keluarga yang melakukan diskusi terlebih dahulu serta adanya keluarga yang tidak perduli denganhal pendidikan untuk anaknya. pada saat berdiskusi orang tua sepakat bahwa pendidikan di tempat asal mereka masihbelum maju seperti di daerah luar kota mereka. Pendidikan yang baik sangat penting untuk seorang anak, dikarenakandapat mengembangkan pola pikir, kemampuan, serta semangat anak dalam menjalankan pendidikan. peran orang tuajuga sangat penting dalam proses diskusi dalam pemilihan pendidikan seorang anak, orang tua dapat memberikanpandangan serta pendapat untuk anak berfikir, Kata Kunci-pola komunikasi, percakapan, konformitas, pendidikan, merantau
Pola Komunikasi Interpersonal Pasangan Dual Worker Marriages dalam Menjaga Hubungan Yang Harmonis Rasendriya, Nanda Reswara; Supratman, Lucy Pujasari
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi interpersonal yang efektif sangat penting dalam menjaga keharmonisan hubungan ditengah-tengahtekanan pekerjaan dan tuntutan waktu yang sering menjadi tantangan bagi pasangan. Penelitian ini menggunakanmetode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, serta melibatkan observasi dan wawancara mendalam denganpasangan suami istri yang memenuhi kriteria tertenti. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana polakomunikasi interpersonal yang diterapkan oleh pasangan suami istri dual worker marriages dapat mempengaruhikualitas hubungan mereka. Hasil penelitian menunjukan bahwa komunikasi yang terbuka, empati, sikap mendukung,sikap positif, dan kesetaraan dalam komunikasi menjadi faktor penting dalam mempertahankan keharmonisanhubungan. Pasangan yang mampu menerapkan pola komunikasi yang efektif cenderung memiliki pemahaman yanglebih baik terhadap satu sama lain, mengurangi konflik, dan meningkatkan kepuasan dalam pernikahan. Penelitian inimemberikan konstribusi teoretis dalam pengembangan ilmu komunikasi, serta manfaat praktis bagi pasangan suamiistri dual worker marriages dalam mempertahankan keharmonisan hubungan mereka. Kata Kunci-dual worker marriages, keharmonisan, komunikasi interpersonal
Pola Komunikasi Remaja dan Orang Tua di Bandar Lampung Daniswara, Rafi; Supratman, Lucy Pujasari
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berangkat dari fenomena di kota Bandar Lampung yang memiliki beragam budaya karena mayoritaspenduduknya adalah pendatang. Beragamnya budaya menjadi faktor berbedanya cara komunikasi setiap orang tuaterhadap anak remaja. Pentingnya peran orang tua sebagai komunikator dalam penyampaian pesan terhadap anak agarpesan dapat tersampaikan dan dimengerti oleh seoarang anak. Fokus pembahasan ini pada penerapan teori manajemenmakna terkoordinasi dengan bentuk pola komunikasi yang ada melalui penjelasan metode kualitatif deskriptif. Tujuandilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola komunikasi dari remaja dan orang tua dengan pola asuh diBandar Lampung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tiga informan utama dan tiga informanpendukung yang tinggal dengan orang tuanya di Bandar Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa polakomunikasi yang terjadi cenderung satu arah, di mana orang tua lebih dominan dalam pengambilan keputusan danpenyampaian pesan. Hal ini menyebabkan remaja merasa kurang memiliki ruang untuk menyampaikan pendapat danperasaan mereka. Budaya komunikasi dalam keluarga yang tinggal di Bandar Lampung sering kali ditandai dengannada bicara yang tinggi dan percakapan yang lebih fokus pada hal-hal akademis dan pekerjaan, jarang membahasmasalah pribadi anak. Beberapa remaja merasa bahwa dukungan yang diberikan oleh orang tua mereka bersifatmemaksa dan tidak mempertimbangkan perasaan atau pandangan mereka. Kata kunci-remaja akhir, orang tua, pola komuniaksi
Komunikasi Interpersonal Pasien Covid-19 Dengan Keluarga Saat Menjalani Isolasi Mandiri Febriola, Zesica Novanda; Supratman, Lucy Pujasari
eProceedings of Management Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Covid-19 dijelaskan sebagai suatu infeksi virus yang dengan mudah dan cepat dapat menular dan disebabkanoleh sindrom pernafasan yang terbilang akut. Banyaknya jumlah masyarakat Indonesia yang terkena virus Covid-19membuat pasien Covid-19 dengan gejala ringan dapat melakukan isolasi mandiri di rumah, kegiatan isolasi mandiriini membuat pasien Covid-19 harus menjalani hari-hari bersama keluarganya. Peneliti memfokuskan pada keluargapasien Covid-19 di Kabupaten Purwakarta karena peneliti melihat kondisi masyarakat Purwakarta yang semakinmembaik dalam menghadapi virus Covid-19. Penelitian ini menggunakan paradigma konstuktivis untukmengungkapkan penjelasan tentang suatu peristiwa sosial berdasarkan perspektif dari narasumber. Penelitian inimerupakan penelitian kualitatif dengan informan kunci dan informan pendukung yang dapat memberikan databagaimana komunikasi terjadi. Teknik pemilihan informan kunci yaitu dengan purposive sampling dan teori yangdigunakan yaitu Teori DeVito lima poin karakteristik yaitu keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, dankesetaraan. Penulis mendapatkan hasil penelitian bahwa lima poin karakteristik DeVito yang terdapat dalamkomunikasi keluarga antara pasien Covid-19 dengan keluarganya sangat berpengaruh pada hasil komunikasi yangefektif dalam kondisi pasien Covid19 yang sedang menjalani isolasi mandiri serta berpengaruh pula padapenyembuhan pasien Covid-19.Kata Kunci-komunikasi interpersonal, keluarga, teori komunikasi interpersonal, pasien Covid-19, isolasi mandiri
Komunikasi Orangtua pada Anak Remaja melalui Pembatasan Penggunaan Media Sosial Instagram di Bogor Nabilla, Jihan; Supratman, Lucy Pujasari
eProceedings of Management Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media Sosial adalah tempat untuk pelanggan dalam melakukan berbagi video, informasi teks, audio, serta gambardengan satu sama lain. Begitu juga dengan perusahaan dan kebalikannya. Saat ini media sosial yang populardikalangan remaja adalah Instagram. Instagram dianggap oleh semua orang sebagai media sosial terbaru Penelitianini bertujuan Untuk menggambarkan Komunikasi Orangtua terhadap Anak Remaja Melalui PembatasanPenggunaan Sosial Media Instagram. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan paradigmakonstruktivisme. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara mendalam kepada informanahli dan informan pendukung, serta melakukan observasi online. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasanyang telah dijelaskan pada bab sebelumnya, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dandokumentasi mengenai Komunikasi Orangtua dengan Anak Remaja dalam Pembatasan Penggunaan Media SosialInstagram di Bogor dapat di tarik kesimpulan bahwa orang tua anak remaja menerapkan dimensi percakapan dandimensi komformita dalam pola komunikasi keluarga. Pada dimensi percakapan ditemukan adanya sikap terbuka,orang tua anak remaja mengenai sosial media Instagram kemudian orang tua anak remaja menerapkan sikap yangterbuka tanpa adanya batasan waktu dan berbicara dalam berbagai topik.Kata kunci- komunikasi keluarga, komunikasi orangtua dan anak
Komunikasi Interpersonal Antara Istri Dan Suami Dalam Menghadapi Hubungan Jarak Jauh Shabila, Shaffa; Supratman, Lucy Pujasari
eProceedings of Management Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan Jarak Jauh menjadi salah satu faktor permasalahan yang muncul dalam pernikahan karena tuntutan danmenjadi sebuah tanggung jawab yang harus dilaksanakan. Hal ini, dapat merenggangkan hubungan pernikahan danmembuat komunikasi tidak efektif. Komunikasi Interpersonal yang efektif menjadi sebuah aspek penting yang harusdiperhatikan dalam hubungan jarak jauh. Komunikasi Interpersonal antara Istri dan Suami dalam MenghadapiHubungan jarak jauh, penulis memfokuskan kepada istri dan suami yang mengalami hubungan jarak jauh diperumahan Citra Gran Cibubur. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif denganmenggunakan paradigma deskriptif interpretatif yang dapat menyampaikan, memberi makna sosial denganmenjabarkan permasalahan bertujuan untuk menjelaskan fenomena penelitian. Pada penelitian ini, penelitimendapatkan hasil bahwa hambatan yang terjadi pada pasangan suami istri hubungan jarak jauh adalah adanyasensitivitas dan miskomunikasi, Kemudian untuk media komunikasi yang dilakukan bagi pasangan suami istri jarakjauh secara langsung melalui media sosial dan komunikasi non-verbal dengan mengirimkan foto/video danmengontrol pasangan dengan sharelock. Namun, setiap informan memiliki strategi yang berbeda-beda untukmengatasi pernikahannya untuk dapat membangun keefektifan hubungan komunikasi interpersonal dan penguranganketidakpastian bagi satu sama lainnya, walaupun harus dipisahkan oleh jarak fisik dan waktu yang dibutuhkan adalaheffort karena setiap pasangan harus saling bergantung.Kata Kunci-komunikasi interpersonal, hubungan jarak jauh, pasangan istri suami
Komunikasi Keluarga Antara Ayah Tunggal Dan Anak Perempuan Dalam Pertukaran Kasih Sayang Deivita, Monica Tyas Cahya; Supratman, Lucy Pujasari
eProceedings of Management Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena ayah tunggal yang mengalami cerai mati memiliki tantangan tersendiri dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai orang tua terlebih dalam mengurus anak remaja perempuan yang dalam hal ini masa remaja merupakan masa peralihan menuju dewasa sehingga dibutuhkan komunikasi kasih sayang dalam keluarga. Peneliti memfokuskan pada keluarga ayah tunggal dan anak remaja perempuan yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan paradigma naturalistik. Data yang diperoleh pada penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dari keenam informan kunci yaitu ayah tunggal dan anak remaja perempuan, dua informan pendukung, serta satu orang informan ahli. Pada penelitian ini, peneliti menemukan hasil bahwa komunikasi keluarga mempengaruhi bentuk pesan yang dihasilkan sebagai wujud dari pertukaran kasih sayang dapat berupa komunikasi verbal dan komunikasi nonverbal dalam kaitannya dengan pertukaran kasih sayang dan pola pengasuhan ayah tunggal. Selain itu, ayah tunggal yang melakukan komunikasi kasih sayang dengan anak memiliki tingkat stres dan penghindaran konflik yang lebih rendah daripada ayah tunggal yang tidak melakukan komunikasi kasih sayang dengan anak. Oleh karena itu, komunikasi kasih sayang berkontribusi dalam keluarga karena dapat meminimalisir konflik yang mungkin terjadi antara ayah tunggal dan anak remaja perempuan.Kata Kunci-Pertukaran Kasih Sayang, Komunikasi Keluarga, Ayah Tunggal, Remaja Perempuan
Peran Komunikasi Keluarga Pada Remaja Penderita Depresi Di Kota Bandung Dwiyana, Reiva Farah; Supratman, Lucy Pujasari
eProceedings of Management Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus depresi yang terjadi Indonesia sudah banyak sekali dialami oleh masyarakat pada usia produktif terutama pada usia remaja sehingga perlu mendapat perhatian dari masyakarat akan betapa pentingnya mencoba memahami keaadan orang di lingkungan sekitarnya agar lebih aware lagi terharap masalah kesehatan mental. Menjalin komunikasi keluarga yang harmonis antara orang tua dan anak mampu membuat anak merasa aman dan nyaman ketika berada di lingkungan rumah sehingga akan membantu mempercepat proses pemulihan, disamping itu peran orang tua dalam menerapkan pola asuh juga memengaruhi kesehatan pada anak terutama pada anak usia remaja yang sedang dalam masa transisi menuju dewasa sehingga membuatanak pada usia remaja memiliki pemikiran yang masih labil dan ego yang belum stabil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana peran komunikasi keluarga antara orang tua dan remaja depresi di Kota Bandung dalam proses pemulihan dengan menggunakan metode penelitian kulitatif deskriptif. Hasil penelitiannya menunjukan bahwa peran komunikasi yang harmonis dan keterbukaan komunikasi antar anggota keluarga mamp memberikan dampak yang sangat besar dalam menjaga kesehatan mental anak dan mampu membantu dalam proses pemulihan depresi.Kata Kunci-Komunikasi keluarga, pola komunikasi, depresi. remaja
Pola Komunikasi Keluarga Pada Anak Usia Sekolah Dasar Berkecanduan Bermain Game Free Fire Di Kecamatan Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur Kalimantan Timur Saputra, Muhammad Obby; Supratman, Lucy Pujasari
eProceedings of Management Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Game Free Fire merupakan game online yang sedang digemari oleh anak-anak usia sekolah dasar yang sudah diunduh sebanyak lebih dari satu juta kali. Banyak anak-anak yang sudah diberikan gadget sendiri oleh orangtua mereka. Hal tersebut membuat anak-anak usia sekolah dasar cenderung ketagihan terhadap game ini. Oleh karena itu peneliti ingin melihat bagaimana komunikasi yang terjadi di keluarga pada anak yang berkecanduan bermain game free fire. Peneliti memfokuskan pada Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Informan kunci pada penelitian ini berjumlah 4 orang terdiri dari 2 orang tua, 2 orang anak, 1 orang teman bermain anak, 1 kakak kandung, dan satu informan ahli yang merupakan seorang psikolog keluarga. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi dan wawancara. Peneliti menggunakan metode triangulasi yaitu membandingkan hasil antara observasi dengan wawancara mendalam yang didapatkan. Berdasarkan hasil penelitian dari empat aspek kecanduan game online, informan kunci penelitian sudah memiliki tiga aspek yang terlihat dari kecanduan game online, yaitu kompulsif, menarik diri, dan masalah kesehatan dan hubungan interpersonal. Pada penelitian ini ditemukan bahwa keaktifan berkomunikasi dengan anak setiap hari belum cukup untuk menghilangkan kecanduan game online pada anak. Orangtua harus lebih peduli terhadap anak-anak mereka.Kata Kunci-Pola Komunikasi Keluarga, Game Online, Free Fire, Anak Sekolah Dasar