Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Peran Public Relations Insan-Q Dalam Membangun Kampanye Kesehatan Mental Generasi Z Aprilia, Tari Hikmah; Milyane, Tita Melia
eProceedings of Management Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan mental sudah menjadi isu yang sering sekali diperbincangkan, terutama di kalangan generasi Z yang rentan terhadap tekanan sosial dan ekonomi. Meski kesadaran mulai tumbuh, stigma masih membuat banyak orang enggan untuk mencari bantuan professional. Oleh karena itu, kampanye kesehatan mental menjadi sangat penting untuk mengedukasi masyarakat untuk peduli terhadap kondisi psikologisnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma interpretif, karena berfokus pada bagaimana PR Insan-Q membangun komunikasi interaktif dalam kampanye kesehatan mental. PR Insan-Q memainkan peran sentral dalam merancang dan menjalankan kampanye yang tidak hanya edukatif dan empati, tetapi juga sensitivitas kondisi audiens. Peran PR tidak hanya menyampaikan pesan, namun juga melakukan riset, analisa tren, serta memahami psikologi dasar. Kolaborasi dengan psikolog dan divisi lain turut memperkuat strategi kampanye yang dijalankan. Evaluasi dilakukan secara berkelanjutan untuk menyesuaikan program dengan dinamika audiens. Etika komunikasi juga menjadi perhatian utama, termasuk dalam menjaga privasi klien dan menghindari penyampaian yang memperkuat stigma. PR Insan-Q juga memberikan pelatihan untuk memperdalam pemahaman tim terhadap psikologi dan komunikasi strategis untuk keberhasilan kampanye. Kata kunci: Generasi Z, Kampanye Komunikasi, Kesehatan Mental, Public Relations.
Strategi Branding ‘Kreasi Jabar’ Melalui Program Teras Indonesia Yudistira, Ahmad; Milyane, Tita Melia
eProceedings of Management Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi branding Kreasi Jabar melalui program Teras Indonesia berdasarkan teori Van Gelder yang mencakup brand positioning, brand identity, dan brand personality. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma interpretif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan ahli, kunci, dan pendukung, serta observasi lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam aspek brand positioning, Kreasi Jabar memanfaatkan lokasi premium di IKEA Kota Baru Parahyangan, mengangkat narasi budaya lokal, dan menerapkan kurasi ketat terhadap produk. Pada aspek brand identity, Kreasi Jabar membangun identitas merek melalui storytelling budaya, konsistensi visual, optimalisasi media sosial, serta kolaborasi dengan brand global. Sedangkan pada aspek brand personality, Kreasi Jabar menampilkan karakter kreatif, autentik, dan modern dari pelaku ekonomi kreatif Jawa Barat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan ketiga komponen strategi branding Van Gelder mampu meningkatkan kesadaran merek dan memperkuat daya saing produk kreatif Jawa Barat di pasar nasional maupun internasional. Kata Kunci : Brand Identity, Brand Personality, Brand Positioning, Kreasi Jabar, Strategi Branding
Communication Strategies Of Epidemiologists In Disseminating Monkeypox Virus Information Hasya Azkia Zahra; Tita Melia Milyane
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : FAKULTAS DAKWAH UIN SALATIGA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/inject.v10i1.4414

Abstract

This study analyses the communication strategies expert epidemiologists employ in disseminating information about the Monkeypox virus outbreak through mass media. In the context of public health threats such as Mpox (also known as monkeypox), it is essential to understand how to deliver information optimally to shape positive public perception. A qualitative research method with a descriptive approach was used to explore in-depth interviews and observations concerning communication strategies. Informants included expert epidemiologists, media practitioners, communication professionals, and members of the general public. The findings indicate that the information must be grounded in scientifically valid data and trustworthy sources, presented transparently and educationally, and conveyed with empathy in response to public concerns. The use of varied media formats, effective two-way communication, communicator and data credibility, and simplifying complex information for better comprehension are all crucial. The study recommends implementing integrated and responsive health communication strategies to enhance public awareness and engagement in outbreak prevention and control efforts.