p-Index From 2021 - 2026
7.892
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Psikologika : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Jurnal Psikologi Journal of Educational, Health and Community Psychology Persona: Jurnal Psikologi Indonesia Jurnal Psikologi Psikodimensia: Kajian Ilmiah Psikologi The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia (JP3I) INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology Jurnal Ecopsy Inquiry: Jurnal Ilmiah Psikologi Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia JURNAL DIVERSITA JEMA: Jurnal Ilmiah Bidang Akuntansi dan Manajemen Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Psychopolytan (Jurnal Psikologi) Psikostudia : Jurnal Psikologi Journal Psikogenesis Jurnal Psikologi : Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan Psychocentrum Review ANIMA Indonesian Psychological Journal Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Psyche 165 Journal Jurnal Transformasi Administrasi Annals of Human Resource Management Research Jurnal Humaniora dan Ilmu Pendidikan Psycho Idea Makara Human Behavior Studies in Asia Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP) Jurnal Indonesia Sosial Sains Eduvest - Journal of Universal Studies EcoProfit : Sustainable and Environtment Business
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Psyche 165 Journal

Intensi Perilaku Kerja Inovatif pada Teleworker: Pengaruh Knowledge Sharing dan Psychological Safety Hafizhah, Rana; Etikariena, Arum
Psyche 165 Journal Vol. 17 (2024) No. 3
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v17i3.399

Abstract

Dunia pasca-pandemi telah mendorong peralihan ke penetapan sistem kerja jarak jauh atau teleworking sebagai pengaturan kerja permanen bagi sebagian besar perusahaan dan organisasi. Namun, persebaran fisik dari rekan kerja dan adanya ketergantungan pada teknologi pada sistem teleworking menimbulkan penurunan perilaku kerja inovatif karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bentuk knowledge sharing, yaitu tacit dan explicit, dan tingkat psychological safety, terhadap intensi perilaku kerja inovatif pada teleworker atau pekerja jarak jauh. Penelitian ini menggunakan experimental vignette method dengan desain penelitian 2x2 between-subject dan hasil diuji menggunakan analisis two-way ANOVA. 248 partisipan penelitian didapatkan melalui teknik convenience sampling dengan kriteria pekerja jarak jauh atau teleworker di perusahaan marketplace/e-commerce di Indonesia dengan masa kerja minimal 1 tahun. Setiap partisipan menerima secara acak satu vignette dalam bentuk narasi skenario yang merupakan kombinasi variasi kedua variabel bebas sebagai stimulus manipulasi, sehingga partisipan terbagi menjadi 4 kelompok berdasarkan vignette yang diterima. Partisipan kemudian mengisi kuesioner Skala Perilaku Kerja Inovatif yang telah dimodifikasi menjadi skala intensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk knowledge sharing (F (1, 244) = 349.14, p = < .001) dan tingkat psychological safety (F (1, 244) = 512.4, p = < .001) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap intensi perilaku kerja inovatif dan terdapat efek interaksi yang signifikan antara keduanya (F (1, 244) = 149.05, p = < .001). Teleworker yang melakukan tacit knowledge sharing di lingkungan kerja dengan psychological safety tinggi memiliki intensi perilaku kerja inovatif yang lebih besar.
Inovasi Pada Sektor Pemerintahan: Peran Business Acumen Dan Dukungan Organisasi Sebagai Moderator Achmad, Mulhimi; Etikariena, Arum
Psyche 165 Journal Vol. 17 (2024) No. 4
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v17i4.455

Abstract

Penerapan inovasi pada sektor publik belum sepesat jika dibandingkan dengan sektor privat sehingga perlu ditelusuri faktor-faktor yang dapat mendorong inovasi pada pegawai pemerintahan, dalam hal ini adalah PNS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang dapat memunculkan innovative work behavior, salah satunya adalah public service motivation yang ditambahkan efek moderator dari business acumen dan perceived organizational support. Sejumlah 538 PNS di Indonesia yang dipilih dengan menggunakan convenience sampling berpartisipasi dalam penelitian kuantitatif ini dengan mengisi skala Innovative Work Behavior, skala Merit System Protection Board, skala Business Acumen Instrument, dan skala The Survei of Perceived organizational Support. Hipotesis dalam penelitian ini diuji dengan menggunakan multiple hierarchical regression analysis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa public service motivation memiliki hubungan yang signifikan dengan innovative work behavior, namun ketika berinteraksi dengan variabel lainnya dalam penelitian ini, public service motivation tidak lagi berpengaruh terhadap innovative work behavior. Penelitian ini justru menunjukkan bahwa business acumen dan perceived organizational support adalah hal yang dapat memunculkan innovative work behavior. Dalam hal ini, PNS yang memiliki business acumen yang tinggi akan dapat mendorong munculnya perilaku inovasi pegawai untuk meningkatkan pelayanan publik, sementara PNS yang merasa dukungan organisasinya begitu tinggi, PNS tidak akan terlalu berinovasi dalam pekerjaannya karena merasa kondisi organisasi telah menyediakan sistem dan peraturan yang dibutuhkan. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai pertimbangan pada pada sektor pemerintahan untuk meningkatkan pemahaman PNS terkait proses bisnis yang ada dalam pemerintahan dan mendorong PNS untuk menginternalisasikan growth mindset agar semakin terdorong untuk berinovasi dalam pekerjaannya.