Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pemberdayaan Usaha Kecil Mandiri melalui Pengembangan Strategi Penjualan dan Jaringan Distribusi di Kelurahan Siwalan Kecamatan Gayamsari Kota Semarang Djoko Santoso; Paulus Wardoyo; Wyati Saddewisasi; Laurene Istiyawari
Fokus ABDIMAS Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : STIE Pelita Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34152/6ws0d605

Abstract

The community service location was chosen for independent small businesses residing in Siwalan Village, Gayamsari District, Semarang City. This location was chosen because it is very close to the Semarang University campus. This area has potential for development, especially for small businesses that have been accommodated in the Jadoel Thematic Village, but have not yet seen success in business. This is due to fundamental problems: their limited ability to implement competitive sales strategies, inadequate utilization of distribution channels, and lack of product diversification, which has not yet developed effectively. The methods used in this community service include outreach and training, as well as evaluations. This activity will involve a question-and-answer session, allowing the team to assess the results of the community service. The results of this community service are targeted for publication in a journal and will help participants improve their entrepreneurial skills and increase sales in the future. Keywords: Independent small businesses, sales strategies and distribution channels, product labels, family income
Implementasi Pemanfaatan Warehouse Management System Pada Pengiriman Tepung Terigu PT Sriboga Flour Mill Semarang Prasetya Panji Kartika Yudha; Paulus Wardoyo; Djoko Santoso
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 3 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Warehouse Management System (WMS) pada proses pengiriman tepung terigu di PT. Sriboga Flour Mill Semarang, khususnya pada sub-departemen finish good product storage (FPS) divisi supply chain. Sebelumnya perusahaan menggunakan sistem pencatatan manual yang kurang efisien, kemudian beralih ke WMS untuk meningkatkan efektivitas kerja dan pencapaian target pengiriman. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari manajer, kepala FPS, supervisor, operator forklift, serta tallyman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan WMS berpengaruh positif terhadap efisiensi sumber daya manusia, peningkatan akurasi pencatatan, kemudahan monitoring produk, dan percepatan proses distribusi. Meski masih terdapat kendala adaptasi karyawan, WMS terbukti mendukung perusahaan dalam meningkatkan efektivitas supply chain dan pemenuhan target pengiriman.
Pengaruh Motivasi Kerja dan Beban Kerjaterhadap Komitmen Karyawan dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Moderasi (Studi pada PT. PLN Persero UP3 Kudus) Kristian Jajang Saputra; Yuli Budiati; Paulus Wardoyo
Journal Of Administration and Educational Management (ALIGNMENT) Vol. 9 No. 2 (2026): Journal Of Administration and Educational Management (ALIGNMENT)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/38dd9a02

Abstract

This study aims to analyze the influence of work motivation and workload on employee commitment, with job satisfaction as a moderating variable at PT PLN (Persero) UP3 Kudus. The research method used was a descriptive quantitative approach with a census technique involving 124 respondents. Data collection was carried out using a 7-point Likert scale questionnaire. Data analysis was carried out using multiple linear regression and a moderation test using SPSS version 26. The results showed that work motivation and workload had a positive and significant effect on employee commitment, and that job satisfaction also had a positive and significant effect on employee commitment. However, job satisfaction did not moderate the relationship between work motivation and workload on employee commitment. The conclusion of this study is that increased work motivation, proportional workload, and job satisfaction can increase employee commitment, but job satisfaction does not act as a moderating variable in this relationship.   Keywords: Work Motivation, Workload, Job Satisfaction, Employee Commitment, Moderation
PENGARUH KOMPETENSI DAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN MOTIVASI KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING STUDI PADA DINAS PARIWISATA KABUPATEN DEMAK Septi Indah Prasetyaningrum; Paulus Wardoyo; Endang Rusdianti
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 1 (2026): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/hfp1vm50

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan beban kerja terhadap kinerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada Dinas Pariwisata Kabupaten Demak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya research gap pada temuan penelitian terdahulu mengenai hubungan antara kompetensi, beban kerja, motivasi kerja, dan kinerja pegawai, serta pentingnya peningkatan kinerja aparatur sektor publik yang dituntut bekerja secara efektif, efisien, dan profesional. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian mencakup seluruh pegawai Dinas Pariwisata Kabupaten Demak sebanyak 54 orang, sehingga teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert 10 poin dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS versi 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui motivasi kerja. Motivasi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Sementara itu, beban kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja dan tidak dimediasi oleh motivasi dalam hubungannya dengan kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan bahwa kompetensi merupakan faktor utama dalam meningkatkan kinerja pegawai sektor publik, sedangkan beban kerja cenderung berpengaruh secara terbatas.  
Membangun Strategi Bersaing Perusahaan Jasa Konsultan Perencana (Studi Kasus pada Konsultan Perencana PT. GnG di Semarang Provinsi Jawa Tengah) Andi Sutami; Paulus Wardoyo; Yuli Budiati
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 6 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i6.5977

Abstract

Sektor jasa konsultan perencana saat ini menghadapi dinamika kompleks akibat era Revolusi Industri 4.0 dan kebijakan efisiensi anggaran pemerintah, seperti instruksi penghematan belanja APBN/APBD. Fenomena ini memicu persaingan harga yang sangat ketat atau "harga glosor," yang berisiko menurunkan kualitas perencanaan dan mengancam keberlanjutan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan mengenai cara baru dalam menganalisis masalah dan membangun strategi bersaing bagi konsultan perencana di tengah era revolusi industri 4.0 dan kebijakan efisiensi pemerintah. PT. GnG, sebagai salah satu konsultan senior di Semarang, memerlukan perumusan strategi bersaing yang adaptif guna mempertahankan keunggulan kompetitif di tengah tekanan regulasi dan disrupsi teknologi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus dengan pendekatan fenomenologi dan pandangan berbasis sumber daya atau Resource-Based View (RBV). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam menggunakan teknik trianggulasi sumber yang melibatkan pihak direksi, tenaga ahli, dan pimpinan asosiasi (INKINDO). Analisis strategis dilakukan secara sistematis melalui tahapan evaluasi faktor internal dan eksternal (matriks IFE dan EFE), matriks IE, matriks SPACE, hingga tahap pengambilan keputusan menggunakan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. GnG berada pada posisi matriks IE sel V (Hold and Maintain) dan kuadran agresif pada matriks SPACE. Berdasarkan analisis QSPM, strategi prioritas yang terpilih adalah Strategi Diferensiasi Layanan Spesialis dengan penguatan teknologi digital (BIM, GIS, LiDAR) serta peningkatan kapasitas SDM (skor 3,55). Temuan ini merekomendasikan perusahaan untuk bertransformasi dari model bisnis generalist menjadi specialist guna menciptakan nilai tambah intelektual yang sulit ditiru kompetitor dan memitigasi dampak persaingan harga rendah.
Strategi peningkatan layanan perizinan melalui online single submission risk-based approach (oss rba) di Jawa Tengah Rina Gusma Devita; Kesi Widjajanti; Paulus Wardoyo
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol. 17 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jreb.v17i1.7938

Abstract

Penelitian ini merupakan studi mengenai strategi yang dilakukan dalam meningkatkan kemudahan layanan perizinan melalui sistem OSS RBA di Provinsi Jawa Tengah dengan pendekatan kualitatif dan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi dan arisp/dokumentasi. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian terdapat faktor penghambat dalam penerapan sistem OSS RBA yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal berupa kendala pada sistem, integrasi sistem dengan berbagai kementerian belum terlaksana dengan baik, adanya regulasi yang tumpang tindih, adanya jenis izin yang belum diakomodir, terbatasnya room upload persyaratan serta terbatasnya jumlah petugas layanan. Faktor eksternal berupa ketidakmampuan pelaku usaha mengakses OSS RBA. Strategi yang di gunakan dalam meningkatkan kemudahan layanan perizinan berusaha di Jawa Tengah melalui strategi teknologi dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi melalui kanal zoom, email serta kontak langsung dengan Kementerian Investasi. Strategi inovasi berupa inovasi digitalisasi layanan perizinan melalui SIAP Jateng dan Lakon-e Pandu. Strategi operasi melalui melalui Gerai Provinsi, klinik investasi dan kegiatan pendidikan serta pelatihan bagi petugas layanan perizinan.This research is a study on the strategies employed to improve the ease of licensing services through the OSS RBA system in Central Java Province, using a qualitative approach and data collection techniques including in-depth interviews, observations, and documentation analysis. Data analysis techniques involve data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research findings reveal inhibiting factors in the implementation of the OSS RBA system, both internal and external. Internal factors include system constraints, incomplete system integration with various ministries, overlapping regulations, unaccommodated types of permits, limited room for uploading requirements, and a shortage of service officers. External factors involve the inability of business actors to access the OSS RBA. Strategies used to enhance the ease of licensing services in Central Java Province include technological strategies utilizing information and communication technology through Zoom channels, email, and direct contact with the Ministry of Investment. Innovative strategies include digitalization innovations in licensing services through SIAP Jateng and Lakon-e Pandu. Operational strategies involve provincial outlets, investment clinics, educational activities, and training for licensing service officers
Penerapan strategi inovasi sebagai upaya menjaga keberlangsungan usaha (going concern) studi kasus PT APF Sulis Setyoninsih; Paulus Wardoyo; Indarto Indarto
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol. 17 No. 3 (2024): DESEMBER
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jreb.v17i3.10423

Abstract

perlu dikembangkan atau dipertahankan oleh APF sebagai salah satu industri TPT di Indonesia sehingga usaha APF tetap bisa berlangsung untuk kurun waktu yang lama, dengan pendekatan kualitatif menggunakan triangulasi sumber dimana data yang didapat berdasarkan dari wawancara dengan beberapa informan kunci, observasi dan dari dokumen arsip, literatur, jurnal dan artikel. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa resiliensi organisasi, memiliki market share yang kuat, membangun kemitraan strategis, upaya downsizing, dukungan dari Stakeholder merupakan upaya-upaya yang sudah dilakukan APF untuk mengatasi ketidakpastian lingkungan bisnis yang berubah, sehingga usaha tetap bisa berlangsung. Penguasaan teknologi informasi, efisiensi biaya, eketifitas, value added dan SDM yang unggul sebagai Strategi Inovasi APF untuk menjaga keberlangsungan usaha (going concern). This research is a study of the efforts that have been made and what strategies need to be developed or maintained by APF as one of the textile industries in Indonesia so that APF's business can continue for a long period of time with a qualitative approach using source triangulation where the data obtained is based on interviews. with several key informants, observations and from archival documents, literature, journals and articles. Data analysis techniques include data reduction, data presentation and drawing conclusions. The research results show that organizational resilience, having a strong market share, building strategic partnerships, downsizing efforts, support from stakeholders are efforts that have been made by APF to overcome the uncertainty of the changing business environment, so that the business can continue. Mastery of information technology, cost efficiency, effectiveness, value added and superior human resources as APF Innovation Strategy to maintain business continuity (going concern).
Pengaruh tangible dan responsiveness terhadap kepuasan pelanggan dengan e-WOM sebagai variable moderasi Fausan Nur Rachman; Paulus Wardoyo; Sujito Sujito; DC Kuswardani
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol. 17 No. 3 (2024): DESEMBER
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jreb.v17i3.10551

Abstract

Penelitian groundbreaking ini membedah faktor-faktor kritis yang mempengaruhi kepuasan nasabah di industri asuransi, dengan fokus khusus pada PT. Zurich Asuransi Indonesia Region Jawa Tengah. Tujuan penelitian adalah mengkaji bagaimana aspek-aspek kualitas pelayanan, yang meliputi dimensi tangibilitas dan responsivitas, mempengaruhi tingkat kepuasan pelanggan. Lebih lanjut, studi ini juga menginvestigasi peran signifikan electronic Word-of-Mouth (e-WOM) sebagai variabel moderasi yang dapat memperkuat hubungan tersebut. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan positivisme, menggunakan sampel acak dan kuesioner skala Likert sebagai instrumen pengumpulan data. Analisis dilakukan melalui Moderated Regression Analysis dan Partial Least Square untuk menguji hubungan antar variabel, termasuk kualitas pelayanan, kepuasan pelanggan, dan e-WoM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tangible dan responsiveness memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Penelitian ini menemukan bahwa e-WOM berperan sebagai variabel moderasi yang memperkuat pengaruh kualitas produk terhadap kepuasan pelanggan. Temuan ini memberikan implikasi manajerial yang signifikan bagi perusahaan asuransi, yaitu perlunya merancang strategi pemasaran yang lebih efektif dengan memanfaatkan kekuatan e-WOM di era digital saat ini. This groundbreaking study examines critical factors influencing customer satisfaction in the insurance industry, with a specific focus on PT Zurich Asuransi Indonesia in the Central Java region. The research aims to delve deeply into how aspects of service quality, including the dimensions of tangibility and responsiveness, impact customer satisfaction levels. Furthermore, the study investigates the significant role of electronic Word-of-Mouth (e-WOM) as a moderating variable that can strengthen this relationship. A quantitative method with a positivist approach was employed, using random sampling and Likert-scale questionnaires as data collection instruments. The analysis was conducted through Moderated Regression Analysis and Partial Least Squares to examine the relationships among variables, including service quality, customer satisfaction, and e-WOM. The findings reveal that tangibility and responsiveness have a positive and significant impact on customer satisfaction. Additionally, e-WOM acts as a moderating variable, enhancing the influence of product quality on customer satisfaction. These findings offer significant managerial implications for insurance companies, highlighting the need to design more effective marketing strategies that leverage the power of e-WOM in today’s digital era.
STRATEGI MENINGKATKAN CAPAIAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL PADA PEMERINTAH KOTA MAGELANG Linggar Sarastri; Indarto Indarto; Paulus Wardoyo
Solusi Vol. 21 No. 4 (2023): October
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v21i4.7531

Abstract

The purpose of this study was to find out and analyze the strategies that can be used by the City Government of Magelang in implementing SPM (Minimum Service Standards) as an effort to fulfill basic services for the citizens of the city of Magelang, covering education, health, public works and spatial planning, public housing and residential areas, peace, public order, and community protection, and social affairs. The analytical method in this research is a qualitative case study. The data used is primary data obtained through interviews, observation and documentation which includes the efforts, constraints and strategies of the City Government of Magelang in achieving 100% of the SPM implementation target. The research findings show that there are several efforts as a strategy that can be carried out by the City Government of Magelang in targeting the implementation of SPM. These efforts include establishing the Mayor's Policy on SPM Fulfillment, establishing the Mayor's and Head of Service's Performance Agreement, conducting SPM Target Formulation Consultations with the Technical Ministries, conducting database validation, setting plans for SPM fulfillment in the RPJMD, formulating Action Plans, Cross-Sectoral Coordination, outreach and educating related parties, strengthening supervision, making routine real time evaluation applications, enforcing sanctions and establishing channels for complaints.
PENGARUH ENTREPRENEURIAL SELF-EFFICACY DAN ENTREPRENEURIAL LEADERSHIP TERHADAP BUSINESS PERFORMANCE Jauhar Fakhri Widodo Tjokromihardjo; Kesi Widjajanti; Paulus Wardoyo
Sustainable Business Journal Vol. 4 No. 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/sbj.v4i2.13359

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh entrepreneurial self-efficacy, entrepreneurial motivation, dan entrepreneurial leadership terhadap business performance serta entrepreneurial innovative behavior, termasuk peran mediasi motivation dan innovative behavior. Populasi penelitian adalah pemilik UMKM di Kota Semarang, dengan sampel 244 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Analisis menggunakan structural equation modelling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy tidak berpengaruh pada business performance, tetapi berpengaruh positif pada motivation. Motivation dan innovative behavior berpengaruh positif pada business performance. Entrepreneurial leadership tidak berpengaruh pada business performance, namun berpengaruh positif pada innovative behavior. Motivation dan innovative behavior terbukti sebagai variabel mediasi.