Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Analisis Perbaikan Permasalahan Ukuran pada Klinker di PT. XYZ dengan Menggunakan Metode Fishbone M hanifuddin Hakim; Ibra Prakas Augustlin
MINE-TECH: Journal of Manufacturing in Industrial Engineering & Technology Vol 2 No 1 (2023): Journal of Manufacturing in Industrial Engineering & Technology
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/mine-tech.v2i1.21834

Abstract

PT. XYZ adalah sebuah perusahaan besar di sektor pertambangan yang fokus pada produksi semen. Perusahaan ini merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pertama yang mengalihkan 27% sahamnya (sekitar 40 juta lembar saham) kepada publik. Berdiri pada 7 Agustus 1957 di Gresik, industri ini diresmikan oleh Presiden Soekarno. Semen memiliki peran vital sebagai bahan konstruksi utama, menjadikannya komoditas yang strategis. Portland Composite Cement (PCC) adalah varian semen baru yang hampir mirip dengan semen Portland namun dengan kualitas yang lebih baik, ramah lingkungan, dan harga yang lebih ekonomis. Proses produksi di PT. XYZ terbagi menjadi lima tahap, mulai dari penghancuran (Crusher), penggilingan awal (Raw Mill), pembakaran (Kiln), penggilingan akhir (Finish Mill), hingga pengantongan semen (Packer). Melalui analisis menggunakan metode fishbone, diketahui bahwa penyimpangan kualitas klinker yang terutama terkait dengan ukuran yang halus atau tidak sesuai standar disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu manusia dan metode. Kurangnya pemeliharaan (maintenance) menjadi penyebab utama masalah ukuran klinker karena pembakaran di rotary kiln tidak optimal.
Peningkatan Kualitas Udang Rebon Kering Multirespon Mengintegrasikan Metode Taguchi Gray Relational Analysis dan Principal Component Analysis Ridho Akbar; Nabila Rahmawati; M. Hanifuddin Hakim; Ridho Akbar
INVENTORY: Industrial Vocational E-Journal On Agroindustry Vol 4, No 2 (2023): Published in December 2023
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/inventory.v4i2.129

Abstract

Rebon shrimp is the catch of fishermen around Sukolilo Baru area, Bulak District of Surabaya. Rebon shrimp processing is only sorted and then dried and sold to collectors. However, the drying process has no definite parameters of factors that can affect the quality of dried rebon shrimp. In overcoming this, research was conducted on improving the quality of dried rebon shrimp. The increase certainly raised several quality responses, namely the color and moisture content of rebon shrimp. The resulting multiresponse needed to be converted into a single response. To optimize multiresponse into a single response, the Taguchi method was used in combination with the Gray Relational Analysis (GRA) and Principal Component Analysis (PCA) methods. Factors and levels were the volume of rebon shrimp (A) with levels of 4 Kg, 4.5 Kg, and 5 Kg, drying time (B) with levels of 90 minutes, 120 minutes, and 150 minutes, and drying temperatures (C) with levels of 41-44ºC, 45-49 ºC, and 36-40 ºC. The quality characteristics were nominal that was the best (if the resulting value is close to the target value, the quality is better). The result produced PCA weighting values on PC1 as evidenced by eigen>1 values. The optimal combination is the volume factor of rebon shrimp at the level of 4.5 Kg, the drying time factor of 120 minutes, and the drying temperature factor of 45 – 49 ºC.
Pengembangan dan Evaluasi Printer 3D FDM Berbasis Linear Slider MGN12 untuk Meningkatkan Kepresisian pada Aplikasi Ergonomi dan Industri Akbar, Ridho; Ardina Kusuma, Yessie; Poniman, Poniman; Hakim, M. Hanifuddin; Arifa P.A, Eldisyah; Afli A., Rendie
SURYA TEKNIKA Vol 11 No 2 (2024): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v11i2.8350

Abstract

Three-dimensional (3D) printing technology, particularly the Fused Deposition Modeling (FDM) method, plays a crucial role in modern industrial design and ergonomics research. One of the primary challenges in this application is ensuring high precision, operational stability, and reducing mechanical wear to support the sustainability and efficiency of the printing process. This study introduces the development of a 3D printer based on FDM, utilizing the MGN12 linear slider as a replacement for conventional roller bearings. This innovation is designed to improve printing accuracy, optimize component durability, and maintain long-term operational quality. Empirical testing was conducted to compare the performance of the linear slider system and roller bearings in terms of dimensional accuracy, surface finish, printing speed, and mechanical durability. The results show that the linear slider system achieves dimensional accuracy of up to ±0.02 mm, better than the ±0.12 mm of the roller bearing system. The average surface roughness also decreased to 3.2 µm, compared to 5.6 µm in the roller bearing system. At high printing speeds (150 mm/s) with a layer height of 0.01 mm, the roller bearing system exhibited greater inconsistency, producing an average layer height of 0.04 mm, while the linear slider maintained high layer consistency. Additionally, the linear slider system reduced noise levels to 45 dB and significantly minimized mechanical wear, thereby reducing the need for regular maintenance. The findings of this study indicate that although the initial investment in linear slider technology is higher, it provides a significant improvement in 3D printing performance. This technology is highly relevant for industrial applications requiring high precision, process efficiency, and system reliability.
Pengaplikasian Green House Sebagai Upaya Peningkatan Produktivitas Lahan Wakaf Hakim, M hanifuddin; Mauliddah, Nurullaili; Fuji Lestari, Resti
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lahan wakaf Muhammadiyah, seperti wakaf dalam organisasi Islam lainnya, bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mempromosikan nilai-nilai Islam, dan memenuhi berbagai kebutuhan umat. Pimpinan Cabang Pucuk memiliki Tanah wakaf dengan luas 2200 m2 yang masih belum dikelola secara maksimal. Dari hasil observasi, lahan yang belum termanfaatkan juga cukup besar, sekitar 40% lahan wakaf tersebut belum dikelola. Salah satunya yang siap memaksimalkan lahan wakaf tersebut adalah Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) cabang Pucuk. Penerapan greenhouse merupakan salah satu upaya inovatif dalam meningkatkan produktivitas lahan wakaf. Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan greenhouse di lahan wakaf guna mendukung program pemberdayaan masyarakat serta meningkatkan hasil pertanian. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi analisis situasional, perencanaan dan pembangunan greenhouse, penyuluhan dan pelatihan kepada masyarakat, serta evaluasi efektivitas. Struktur greenhouse dibuat dari rangka baja dengan atap dan dinding berbahan plastik UV yang tahan lama. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam produktivitas lahan wakaf yakni mendapatkan pemasukan setiap panen sejumlah Rp. 941.000. Greenhouse tidak hanya meningkatkan hasil panen tetapi juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi masyarakat, menjadikan lahan wakaf lebih produktif dan berkelanjutan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi model bagi pengembangan lahan wakaf lainnya di berbagai wilayah.
Analisis Peningkatan Kualitas Air Minum Dalam Kemasan Menggunakan Integrasi Six Sigma dan Failure Mode and Effect Analysis Hakim, M. Hanifuddin; Ramadani, Noviana Rina; Wirakusuma, Kadex Widhy
INVENTORY: Industrial Vocational E-Journal On Agroindustry Vol 5, No 2: December 2024
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/inventory.v5i2.202

Abstract

PT. UMSurya Bina Bangsa is a company engaged in the production of Bottled Drinking Water (AMDK). The products produced by PT. UMSurya Bina Bangsa include Suli 5 in 120 ml and 240 ml sizes, as well as S-Five in 330 ml and 600 ml sizes. The issues faced by PT. UMSurya Bina Bangsa include Defects such as dented bottles and broken caps. The aim of this study is to improve the quality of bottled water products. The author of this study uses the integration of Six Sigma and Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) methods to improve product quality. Based on the research results, the Root Cause Analysis (RCA) indicates that the majority of product Defects are caused by operator inaccuracy and the use of low-quality materials. Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) results show that the highest RPN is caused by the bottle cap pressing process. From the Measure phase, sigma level calculations show a sigma value of 2.10 with a DPMO of 36,041. Improvement recommendations include creating racks for bottle caps to reduce Defects in broken caps, and adding dividers for bottles to prevent crushing while on the conveyor. From the estimated calculations, after implementing the improvement recommendations, the sigma level is expected to increase from 2.10 to 2.54.
When faith meets choice: Brand awareness, trust, and consumer preferences toward Muhammadiyah products Berkah, Dian; Hakim, M. Hanifuddin; Ridho Saputro, Andre; Bustami, Mohammad Reevany
al-Uqud : Journal of Islamic Economics Vol. 9 No. 2 (2025): July
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/al-uqud.v9n2.p128-142

Abstract

Muhammadiyah, one of Indonesia’s largest Islamic organizations, is renowned for its contributions to religion, education, healthcare, social welfare, and the economy. Through its business entities, Muhammadiyah offers products and services grounded in Islamic values, catering to both its members and the broader public. In East Java’s increasingly competitive market, understanding the factors that shape consumer trust in Muhammadiyah’s products is essential. This study examines the impact of brand awareness, service quality, promotions, location, satisfaction, and pricing on consumer trust, and how trust, in turn, influences purchasing decisions. Using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS), the results indicate that service quality, brand awareness, and location significantly affect consumer trust, with service quality emerging as the most influential factor. Notably, location exerts a negative effect, suggesting the presence of localized consumer perceptions. Consumer trust is found to significantly mediate purchasing decisions. The model demonstrates solid explanatory power, with R² values of 0.543 for trust and 0.293 for purchasing decisions, and a Goodness of Fit (GoF) score of 0.562. These findings imply that Muhammadiyah should prioritize enhancing service quality, bolstering brand awareness, and reevaluating its location strategies to strengthen consumer relationships and maintain market competitiveness.
Pengembangan Cabang Ranting (PCR) Era Pandemi di Ranting Kenjeran, Surabaya Hakim, M hanifuddin; Tsalitsah, Imtihanatul Ma'isyatuts
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i1.10713

Abstract

Pimpinan Cabang Ranting (PCR) Bulak merupakan salah satu PCR Muhammadiyah di wilayah Surabaya Utara. PCR Bulak berdiri pada tahun 2012, karena terjadinya pemekaran wilayah dari cabang kenjeran menjadi cabang bulak. Di masa pandemi ini, dianjurkan segala aktivitas dilakukan di rumah, hal tersebut telah di tetapkan pada edaran surat kemendikbud. Sehingga pelaksanaan segala kegiatan Cabang dan Ranting Muhammadiyah banyak mengalami kendala sehingga banyak pula kegiatan-kegiatan yang tidak terlaksana sesuai dengan yang diprogramkan. Hal inilah yang melatarbelakangi penulis untuk memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya pimpinan dan warga Muhammadiyah setempat agar tetap produktif di era pandemi dengan mengajak mereka melalui kegiatan pengembangan Pimpinan Cabang dan Ranting Kuliah Kerja Nyata Universitas Muhammadiyah Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektifitas Pimpinan dan Warga Muhammadiyah Bulak dalam melaksanakan kegiatan yang telah diprogramkan.Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan model community development yaitu upaya mempersiapkan masyarakat seiring dengan langkah memperkuat kelembagaan masyarakat agar mereka mampu mewujudkan kemajuan, kemandirian, dan kesejahteraan dalam suasana keadilan sosial yang berkelanjutan. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi Cabang dan Ranting Muhammadiyah di Kecamatan Kenjeran yang telah diidentifikasi, maka solusi yang ditawarkan dalam program KKN-PCR ini adalah Pendampingan dan Sosialisasi Cabang dan Ranting Muhammadiyah melalui Pendataan warga dan pendampingan mengurus KTA Muhammadiyah, perbaikan visualisasi informasi dan fasilitas masjid agar masyarakat menjadikan masjid sebagai pusat peradaban Islam. Berdasarkan hasil penelitian pengembangan kegiatan cabang dan ranting yang berhasil dilakukan oleh kelompok KKN-PCR Bulak untuk menunjang pengembangan cabang dan ranting Kenjeran adalah Pendataan dan pembuatan KTA, pemakmuran masjid, sosialisasi vaksin, dan santunan kepada anak yatim.
Pembuatan Mesin Pengering Udang Rebon Guna Meningkatkan Produktivitas Nelayan Kenjeran, Surabaya Hakim, M Hanifuddin; Irmawanto, Rudi; Amaliah M, Sri; Kurniawan, Edi; Alia, Diana; Nurdiansari, Henna
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 3 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i3.18187

Abstract

Udang rebon merupakan hasil tangkapan utama nelayan sukolilo baru, Kenjeran, Surabaya. Saat musim panen, nelayan mampu mendapat udang rebon hingga 150kg/kapal dengan jumlah kapal yang aktif melaut ±30 unit.. Untuk menghasilkan udang rebon yang bagus, perlu proses pengeringan dengan memanfaatkan panas matahari selama 2-3 hari tergantung cuaca. Padahal puncak musim udang rebon terjadi pada saat musim penghujan. Hal ini menjadi kendala, karena nelayan masih sangat ketergantungan dengan panas matahari untuk proses pengeringan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka perlu adanya alat pengering modern. Terdapat dua bagian utama yakni bagian sistem pemanas otomatis dan sistem pengering. Sistem pemanas otomatis menggunakan pemanas infrared berbahan bakar gas LPG dengan pengatur suhu. Bagian kedua yakni sistem pengering menggunakan rak bertingkat, agar dapat menghemat lahan penjemuran. Alat pengering udang rebon menggunakan sumber bahan bakar gas LPG, dengan tujuan untuk menghemat ongkos produksi dibandingkan jika memakai sumber energi listrik. Alat ini mampu mengeringkan udang rebon hingga 50 kg dalam waktu 2.5 jam dengan suhu pemanasan 45-50 derajat celcius.
Pembuatan Mesin Spinner dengan pengatur kecepatan berbasis IoT untuk meningkatkan Perekonomian Petani Pisang Lumajang Hakim, M. Hanifuddin; Poniman, Poniman; Akbar, Ridho
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v4i3.18925

Abstract

Selama ini Kelompok tani atau JATAM (Jamaah Tani Muhammadiyah) Senduro menjual langsung pisang hasil panen tanpa ada proses pengolahan. Perlu ada dukungan teknologi untuk mengolah pisang menjadi produk olahan yang diminati dan memiliki harga tinggi guna meningkatkan dan memberdayakan PCM Senduro. Dari berbagai pilihan olahan pisang, keripik pisang menjadi pilihan terbaik karena proses produksi dan packaging yang mudah serta tingginya permintaan pasar. Dalam pembuatan keripik pisang, penirisan dilakukan secara manual dengan meletakkan keripik pada wadah dan menempatkan alas kertas penyerap minyak. Namun, metode ini kurang efektif karena memerlukan waktu 10-15 menit untuk menyerap minyak. Banyaknya kandungan minyak dalam keripik dapat memperpendek umur konsumsi dan kualitas keripik. Oleh karena itu, tim pengabdian kepada masyarakat membuat mesin spinner yang dilengkapi dengan teknologi IoT untuk meningkatkan produktivitas, kuantitas, higienitas, dan kualitas keripik pisang. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memudahkan pengolahan pisang dan meningkatkan kesejahteraan warga Muhammadiyah serta memberdayakan PCM Senduro. Dari hasil uji coba, mesin spinner mampu meniriskan beban 5 Kg. Mesin ini dilengkapi dengan sistemn control kecepatan putar dan waktu yang bias dilakukan secara jarak jauh melalui perangkat android. Dengan menggunakan mesin ini, dapat meningkatkan hasil penjualan petani pisang hingga 175% dari sebelumnya.
Pengaplikasian Green House Sebagai Upaya Peningkatan Produktivitas Lahan Wakaf Hakim, M hanifuddin; Mauliddah, Nurullaili; Fuji Lestari, Resti
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lahan wakaf Muhammadiyah, seperti wakaf dalam organisasi Islam lainnya, bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mempromosikan nilai-nilai Islam, dan memenuhi berbagai kebutuhan umat. Pimpinan Cabang Pucuk memiliki Tanah wakaf dengan luas 2200 m2 yang masih belum dikelola secara maksimal. Dari hasil observasi, lahan yang belum termanfaatkan juga cukup besar, sekitar 40% lahan wakaf tersebut belum dikelola. Salah satunya yang siap memaksimalkan lahan wakaf tersebut adalah Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) cabang Pucuk. Penerapan greenhouse merupakan salah satu upaya inovatif dalam meningkatkan produktivitas lahan wakaf. Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan greenhouse di lahan wakaf guna mendukung program pemberdayaan masyarakat serta meningkatkan hasil pertanian. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi analisis situasional, perencanaan dan pembangunan greenhouse, penyuluhan dan pelatihan kepada masyarakat, serta evaluasi efektivitas. Struktur greenhouse dibuat dari rangka baja dengan atap dan dinding berbahan plastik UV yang tahan lama. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam produktivitas lahan wakaf yakni mendapatkan pemasukan setiap panen sejumlah Rp. 941.000. Greenhouse tidak hanya meningkatkan hasil panen tetapi juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi masyarakat, menjadikan lahan wakaf lebih produktif dan berkelanjutan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi model bagi pengembangan lahan wakaf lainnya di berbagai wilayah.