Claim Missing Document
Check
Articles

Impelementasi Permainan Tebak Bunyi Suara untuk Peningkatan Kemampuan Membaca Anak di RA. Dewi Sartika Kabupaten Kuningan Dodi Ahmad Haerudin
Jurnal Pelita PAUD Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan membaca anak di Taman Kanak-kanak dikelompok B masih rendah. Hal ini terlihat dimana masih banyak anak yang belum mampu membaca dan mengenal huruf. Penelitian bertujuan meningkatkan kemampuan membaca anak di kelompok B, menerapkan metode belajar membaca dengan PermainanTebak Bunyi Suara. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian anak kelompok B di Taman Kanak kanak yang berjumlah 15 orang. Hasil penelitian dilakukan melalui siklus I dan siklus II. Melalui permainan tebak bunyisuara ini dapat meningkatkan kemampuan membaca anak di Taman Kanak kanak.
Media Pembelajaran Yang Efektif untuk Anak Upaya Menyiapkan Pondasi Anak yang Berkarakter Dodi Ahmad Haerudin
Jurnal Pelita PAUD Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v1i2.189

Abstract

Menyangkut rendahnya peningkatan nilai-nilai moral anak, Karena disebabkan anak kurang memahami dalam perilaku baik dan buruk, dan guru kadang kurang memperhatikan tingkah laku anak di kelas. Tujuan penelitian, meningkatkan nilai-nilai moral anak melalui bercerita dengan permainan papan magnet di TK Nurfallah Desa Mekarmulya Kecamatan Garawangi Kabupaten Kuningan. Metode penelitian adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian murid kelompok B berjumlah 12 orang. Data penelitian melalui observasi, wanwancara, catatan lapangan, dokumentasi dilakukan dalam dua siklus. Pada siklus kedua menunjukkan peningkatan dan mencapai indikator keberhasilan.
Meningkatkan Keterampilan Sosial Anak Usia Dini Melalui Metode Bermain Peran Nia Ckurnia; Dodi Ahmad Haerudin; Aan Solihati
Jurnal Pelita PAUD Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v2i1.190

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah agar anak dapat mengembangkan keterampilan sosial anak yang akan berguna untuk perkembangan sosial anak dalam bersosialisasi dengan lingkungan, salah satu cara untuk meningkatkan keterampilan sosial anak adalah dengan bermain peran. metode Penelitian Tindakan Kelas terhadap anak kelompok A1 di RA Wadi Sofia Desa Legok Kecamatan Cidahu Kabupaten Kuningan semester II tahun 2017/2018 yang berjumlah 15 orang anak. teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi. Hasil penelitian ini adalah adanya peningkatan yang sangat pesat, dengan melalui metode bermain peran. Berdasarkan analisis data kondisi awal menunjukan jumlah anak yang keterampilan sosialnya berkembang sangat baik dengan jumlah 1 anak atau 7% pada siklus I meningkat menjadi 3 anak atau 20% dan pada siklus II menjadi 13 anak atau 86%. Hal ini menunjukan bahwa metode bermain peran dalam meningkatkan keterampilan sosial anak kelompok A1 di RA Wadi Sofia Desa Legok Kecamatan Ciadhu Kabupaten Kunigan telah berhasil dengan baik.
Peningkatan Kemampuan Membaca Anak Melalui Permainan Melengkapi Huruf Menjadi Kata Dodi Ahmad Haerudin
Jurnal Pelita PAUD Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v2i2.230

Abstract

Kemampuan membaca anak dalam mengenal huruf di Taman Kanak-kanak Al Islah masih rendah. Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca anak melalui permainan melengkapi huruf menjadi kata. Jenis peneliian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian Taman Kanak-kanak Al Islah kelompok B5. Dengan menggunakan metode praktek langsung, teknik yang di gunakan dalam pengumpulan data berupa observasi, dan format hasil penilaian anak selanjutnya di olah dengan teknik persentase. Penelitian ini di lakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian di setiap siklus telah menunjukan adanya peningkatan kemampuan membaca anak dari siklus I pada umumnya masih terlihat rendah, pada siklus I peningkatan kemampuan membaca anak dalam mengenal huruf terlihat masih kurang kreatif yang di lanjutkan pada siklus ke II. Disini dapat disimpulkan kemampuan membaca anak meningkat
Penerapan Metode Storytelling Berbasis Cerita Rakyat dalam Menanamkan Nilai-nilai Karakter Anak Dodi Ahmad Haerudin; Nika Cahyati
Jurnal Pelita PAUD Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v3i1.420

Abstract

Penanaman nilai karakter menggunakan metode pembelajaran menjadi sebuah ide dalam memecahkan berbagai permasalahan tentang karakter di PAUD. Metode Storytelling merupakan metode yang sangat cocok digunakan dalam kegiatan yang berujuan untuk menanamkan nilai-nilai karakter pada anak usia dini. Dengan metode storytelling dalam proses kegiatan pembelajaran akan dapat menanamkan nilai-nilai karakter pada anak usia dini terutama pada usia taman kanak-kanak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode storytelling berbasis cerita rakyat mampu untuk menanamkan nilai-nilai karakter pada anak di RA Bani Utsman Darma. Jenis Pendekatan dari penelitian kualitatif yang digunakan adalah dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data adalah dengan menggunakan menggunakan observasi , wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian cerita rakyat dapat mengembangkan karakter untuk anak usia dini. Hal ini terjadi disebabkan beberapa faktor yaitu kecakapan guru ketika membawakan cerita, cerita rakyat sudah dimodifikasi sehingga lebih sederhana dan mudah dipahami, kegiatan ini dilengkapi dengan media gambar sebagai ilustrasinya, tema cerita rakyat dipilih sesuai dengan minat anak dan karakteristik anak, dan cerita tidak terlalu panjang sehingga anak tidak bosan. Nilai karakter yang dapat diambil dari beberapa cerita rakyat yaitu tanggung jawab, berani, kerja keras, dan tolong menolong. Cerita rakyat memberikan contoh pada anak agar dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari anak.
Kecerdasan Visual dalam Pembelajaran Daring Bagi Anak Akibat Pandemi Covid 19 Dodi Ahmad Haerudin
Jurnal Pelita PAUD Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v5i2.1266

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan kecerdasan visual dalam pembelajaran daring bagi anak terdampak social distancing akibat covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Seting Penelitian di PAUD An Nur yang beralamat di di Desa Bakom Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan. Subjek penelitian ini adalah 1 guru dan 1 wali murid. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara via whatsApp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan visual anak bertambah dari sisi imajinasi anak. Anak dapat menggambarkan ide-ide menarik seperti berimajinasi menggambar covid-19. Dimana sebelumnya anak belum mengetahui secara detail tentang covid-19 serta bahaya dari virus tersebut.
Anak PAUD Berkarakter Menurut Teori Ki Hajar Dewantara Dodi Ahmad Haerudin
Jurnal Pelita PAUD Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v7i1.2475

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk membahas tentang bagaimana agar manusia bisa berkarakter dan berbudi luhur menurut teori Ki Hajar Dewantara dimulai dari sejak Paud. Metode yang saya pake adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analisis disini saya mengumpulkan beberapa materi dari berbagai sumber, dari berbagai jurnal dan beberapa buku lalu saya mengkaji/mendalami materi – materi yang sudah saya kumpulkan. konsep pemikiran Ki Hajar Dewantara, pendidikan merupakan pengaruh positif untuk kemajuan seseorang yang datang dari siapa pun dan dimana pun, pendidikan dapat dipahami dalam dua aspek yang terdiri dari bentuk kegiatan dan tujuan dalam konteks penyelenggaraannya. Dalam bentuk kegiatanya, pendidikan merupakan daya upaya kebudayaan, pendidikan sebagai daya upaya kebudayaan diorientasikan pada upaya pengembangan individu agar mampu menjadi manusia yang dapat menjani hidup dan berkehidupan secara beradab yang artinya pendidikan bertujuan menjadikan manusia berbudi pekerti luhur atau berkarakter. Pendidikan anak usia dini, didasari bagaimana pola pengasuhan.. Dengan membina, menumbuhkan, dan mengembangkan potensi anak usia dini secara optimal maka anak akan memiliki kesiapan untuk memasuki pendidikan lebih lanjut. Pendidikan bagi anak yaitu sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak pada segala aspek perkembangan anak. Menanamkan pendidikan pada anak usia dini agar menjadi manusia yang berbudi luhur dan berkarakter, pendidikan bagi anak usia dini merupakan suatau awal perjalanan untuk masa depannya, ketika pendidikan itu menjadikan anak tersebut menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya maka dari itu pendidikan berhasil membuat anak tersbut menjdadi pribadi yang berkarakter. Setiap orang tua dan pendidik harus menanamkan pendidikan karakter pada anak seperti tentang spiritualnya, kepribadiannya, lingkungan sosialnya. Berprilaku positif atau negatif sangat ditentukan oleh lingkungannya karna lingkungan sangat berpengaruh tehadap prilaku seseorang. Maka dari itu membentuk karakter positif sejak anak usia dini sangat baik untuk perkembangnnya..
Peran Orang Tua Terhadap Proses Belajar Moral Anak Usia Dini Dodi Ahmad Haerudin
Jurnal Pelita PAUD Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v7i1.2476

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana peran orang tua dalam meningkatkan perkembangan moral anak. Pengawasan orang tua dalam proses belajar anak itu sangat penting, menjadi orang tua yang ideal bagi anaknya yaitu dengan cara memberikan komunikasi yang baik kepada anaknya. Komunikasi yang baik seperti memberikan kesempatan kepada anak untuk berbicara, bertanya, dan menghargai pendapat anak. Peneliti menggunakan penelitian korelasional yang bertujuan untuk mengungkapkan hubungan korelatif antar variabel. Hubungan korelatif mengacu pada kecenderungan hubungan variabel satu dengan variabel yang lainnya. Hasil dari pembahasan ditemukan bahwa sekolah online dapat membawa kendala dan dampak yang signifikan bagi anak sebagai peserta didik maupun guru sebagai tenaga pengajar dan peran orang tua. Orang tua harus lebih mampu meningkatkan pengawasan dan mendidik anak dengan baik apalagi di masa pandemi agar anak- anak mereka menjadi anak yang berkualitas dan mengharumkan nama Indonesia serta menumbuhkan motivasi dalam belajar.
Pengembangan Model Pendidikan Karakter Kinerja Dodi Ahmad Haerudin; Cece Rahmat; Encep Syarif Nurdin; Abdul Somad
Jurnal Pelita PAUD Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v7i2.2745

Abstract

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan model pendidikan karakter kinerja, untuk mengetahui model pendidikan karakter kinerja yang diterapkan pada sekolah menengah, untuk mengetahui faktor-faktor penghambat terhadap efektivitas model pendidikan karakter yang diterapkan di sekolah menengah agar mengetahui model hipotetik pendidikan karakter kinerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau research development (R&D) dari borg & gall. Subjek penelitian ini adalah siswa dengan karakter yang sama di Kuningan yang ditentukan secara propursive sampling sejumlah 120 siswa. Tahapan pengembangan meliputi penelitian pengumpulan informasi, perencanaan, rancangan model awal, uji coba pendahuluan & revisi model, uji coba model utama & revisi model II, uji coba operasional revisi model III, model pendidikan karakter kinerja yang sudah di kembangkan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa model pendidikan karakter kinerja efektif dalam menguatkan karakter kinerja siswa di sekolah, faktor penghambat pembentukan karakter yaitu kurang ada kesadaran dari siswa, faktor keluarga, masyarakat yang kurang mendukung, perkembangan teknologi yang disalahgunakan, dan model pendidikan karakter terbukti dapat memberikan pengaruh positif dan efektif terhadap peningkatan karakter kinerja siswa.
Media Pembelajaran Visual Berbasis Apilkasi Canva dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Anak Usia Dini Dodi Ahmad Haerudin; Eva Gustiana
Jurnal Pelita PAUD Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v8i1.3656

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media pembelajaran visual berbasis aplikasi canva dalam meningkatkan motivasi belajar anak usia dini. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif, subjek penelitian ini adalah guru dan anak PAUD Kecamatan Kuningan Kabupaten Kuningan. Dalam penelitian ini menggunakan instrumen wawancara, observasi dan studi dokumentasi untuk mengumpulkan data. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi, penyajian dan verifikasi data untuk memilah data dan menarik kesimpulan penelitian. Berdasarkan hasil dari analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran visual berbasis aplikasi canva membuat anak lebih aktif dan antusias dalam belajar, karena tampilan media canva yang menarik, tampilan-tampilan gambar dan warna yang sesuai dan menarik minat belajar anak yang didukungan dengan rasa ingin tahu anak tentang media visual tersebut sangat tinggi. Setelah menggunakan aplikasi canva secara keseluruhan hasil observasi pelaksanaan proses pembelajaran menggunan media visual berbasis Canva didapatkan data 89,8% tergolong kategori sangat aktif.