Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

EFFECTS OF SALINITY AND PYRITE ON THE GROWTH OF RICE SEEDLINGS (Oryza sativa) Laksamana, Hariy; Haviz, Alhaviz; Lestari, Sri Utami
Jurnal Agroteknologi Vol 16, No 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ja.v16i1.36858

Abstract

Rice (Oryza sativa) is a major food commodity in Indonesia that is highly susceptible to environmental stressors, such as salinity and pyrite (FeS₂), which can inhibit its growth, particularly at the seedling stage. This study aimed to analyze the effects of salinity and pyrite on rice seedling growth, focusing on germination rate, root length, and fresh seedling weight. The research was conducted at the UPT Seed Certification and Plant Seed Certification of Food Crops and Horticulture in Pekanbaru for two months. The experimental design used was a Completely Randomized Design (CRD) consisting of two factors: salinity stress (3 levels: 0 mM, 50 mM, 100 mM) and pyrite stress (3 levels: 0 mg, 200 mg, 400 mg), with four replications for each treatment. The parameters observed included plant height, leaf number, root length, stomatal count, plant necrosis, and leaf area. The results indicated that salinity had a significant effect on plant height, with greater reduction observed at the 100 mM salinity concentration. Pyrite also affected leaf number and root length, although its impact was lower than that of salinity. The interaction between salinity and pyrite did not show synergistic effects, but both factors worsened the plant’s physiological condition. The combination of high salinity and high doses of pyrite caused increased leaf necrosis and a reduction in other growth parameters. In conclusion, both salinity and pyrite significantly affected rice seedling growth, and their interaction exacerbated the plant’s physiological condition. Environmental management and the selection of rice varieties tolerant to salinity and heavy metals are crucial to minimizing the negative impacts on rice growth.
Peningkatan Pemberdayaan Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Rumbai Melalui Budidaya Tanaman pada Lahan Tidak Produktif Lestari, Sri Utami; Lidar, Seprita; Ibrahim, Roy; Alhaviz; Pratiwi, Erviana Eka
Open Community Service Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Open Community Service Journal
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/ocsj.v4i2.143

Abstract

Latar Belakang: Pemenuhan kebutuhan hidup menjadi faktor umum yang mendorong para narapidana melakukan perbuatan melanggar hukum, setelah keluar dari penjara, hal ini menjadi persoalan bagi para narapidana dalam menjalani kehidupan baru di tengah masyarakat. Oleh karena tidak mempunyai pekerjaan dan keterampilan yang mampu diandalkan untuk menjadi sumber penghidupannya. Lembaga Pemasyarakatan terbuka ditujukan untuk memperkenalkan kembali kehidupan normal dengan membina para narapidana untuk lebih produktif. Beberapa pendampingan dan pemberdayaan telah diupayakan dalam berbagai program yang dijalankan di Lembaga Pemasyarakatan terbuka salah satunya adalah pemberdayaan di bidang budidaya tanaman pertanian.Tujuan: Target luaran yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan mitra tentang budidaya tanaman pertanian, meningkatkan keterampilan mitra serta mampu menghasilkan produk serta meningkatkan pengetahuan mitra tentang pengelolaan lahan tidak produktif. Metode: Metode pelaksanaan kegiatan antara lain sosialisasi program, praktek budidaya dan evaluasi keberlanjutan program.Hasil: Berdasarkan hasil kegiatan yang telah dilakukan oleh tim dapat disimpulkan adanya peningkatan pengetahuan kelompok meningkat dari 25% menjadi 90%, pemanfaatan lahan yang sebelumnya tidak produktif 60% telah diolah menjadi lahan produktif, respon positif dari semua pihak Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Rumbai bekerja sama dengan tim pengabdian dalam memberdayakan warga Lembaga Pemasyarakatan menjadi hal yang sangat baik untuk terus ditindaklanjuti kerjasamanya.
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Teknologi Pupuk Hayati pada Budidaya Kelengkeng di Kabupaten Kampar Siswati, Latifah; Ariyanto, Anto; Lestari, Sri Utami; Setiawan, David; Yandra, Alexsander
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 4 No. 3 (2020): Penguatan Pelayanan Publik dan Inovasi Riil melalui Pengabdian Masyarakat dan P
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v4i3.588

Abstract

Pertambahan jumlah penduduk yang diikuti oleh peningkatan kesejahteraan dan kesadaran masyarakat terhadap gizi akan mengarah pada peningkatan permintaan masyarakat terhadap buah-buahan. Bahkan untuk memenuhi permintaan impor kelengkeng pun dilakukan yaitu dari Thailand, Vietnam dan dari China. Kendala pada umumnya untuk pertumbuhan dan produksi tanaman biasanya adalah karena tanah di Riau pada umumnya didominasi oleh jenis tanah marginal yaitu tanak PMK (Ultisol) dan tanah gambut (Histosol). Maka untuk itu diperlukan upaya perbaikan pemberian bahan ameliorasi seperti pupuk organik, pupuk an organik dan pupuk hayati. Dengan mamanipulasi lingkungan khususnya tanah diharapkan pertumbuhan dan produksi tanaman dapat lebih maksimal. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melakukan pendampingan melalui pelatihan kepada mitra khususnya kelompok tani di Kab.Kampar tentang penerapan teknologi penanaman dan perawatan pohon kelengkeng pingpong , mendorong kelompok petani khususnya di Kab.Kampar untuk berinvestasi di dalam pengembangan buah kelengkeng pingpong dengan menanam pohon kelengkeng di lahan/halaman rumah masing-masing sehingga nantinya Kab.Kampar akan menjadi sentra buah kelengkeng. Metode pelaksanaan dibagi menjadi 3 tahap yaitu penyuluhan, pelatihan teknologi budidaya kelengkeng, pendampingan berkala. Hasilnya menunjukkan bahwa aplikasi teknologi pupuk hayati bagi budidaya klengkeng menjadi trend baru dalam mendorong kelompok tani khususnya di Kab.Kampar untuk berinvestasi di dalam pengembangan buah kelengkeng khususnya klengkeng pingpong
BETERNAK AYAM SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KETAHANAN PANGAN PONDOK PESANTREN DARUL MUKHLASIN PALAS- PEKANBARU Lestari, Sri Utami; Lidar, Seprita; Rizal, M
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 6 No. 3 (2022): Penguatan Kompetensi, Pendidikan, dan Pemberdayaan untuk Mendorong Kemandirian
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v6i3.1202

Abstract

Ponpes Darul Mukhlasin Palas- Pekanbaru, Ponpes ini mempunyai lahan kosong yang cukup luas sekitar ±0,5 ha yang merupakan potensi untuk bisa dikembangkan, melalui peningkatan kemandirian pangan. Strategi untuk mewujudkan kemandirian pangan adalah pengembangan penganekaragam pangan. Terkait permasalahan mitra maka dibutuhkan solusi pemecahan masalahnya antara lain : memberikan pembekalan materi dan ketrampilan mitra tentang beternak ayam , Mengolah lahan tidak produktif menjadi lahan produktif untuk beternak. Metode pelaksanaan meliputi praktek praktek beternak ayam, pendampingan. Untuk keberlanjutan program ini tim PKM akan melakukan : Monitoring dan Evaluasi pelaksanaan program. Kesimpulan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Ponpes Darul Mukhlasin untuk beternak ayam 100% didapatkan pencapaian hasil produksi dan tingkat pengetahuan santri akan beternak ayam.Peningkatan ketahanan pangan pondok pesantren perlu dilakukan secara kontinew, beternak ayam kampung menjadi sangat produktif berkelanjutan jika system pertanian terpadu integrasi dengan ikan atau kebutuhan lauk pauk.
Evaluation of the Physiological Quality of Rice Seeds (Oryza sativa) under Salinity and Pyrite Stress Conditions Laksamana, Hariy; Alhaviz, Alhaviz; Lestari, Sri Utami
Journal of Applied Agricultural Science and Technology Vol. 9 No. 4 (2025): Journal of Applied Agricultural Science and Technology
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/jaast.v9i4.429

Abstract

Salinity and pyrite are abiotic stress factors that can affect the physiological quality of rice seeds. This study aimed to evaluate the effects of salinity and pyrite stress on the viability and vigor of rice seeds. The research was conducted using a completely randomized design (CRD) with two factors: salinity levels (0 mM, 50 mM, and 100 mM NaCl) and pyrite dosages (0 mg, 200 mg, and 400 mg). The observed parameters included germination, maximum growth potential, vigor index, growth speed, simultaneous growth, and growth rate. The results showed that salinity stress significantly affected the vigor index and growth speed, while pyrite stress only influenced the growth speed. The interaction between the two factors did not show a significant effect on all physiological quality parameters of the seeds. However, there was a tendency for a decline in germination percentage, maximum growth potential, vigor index, growth speed, and simultaneous growth. The combination of high salinity stress (100 mM) and high pyrite dosage (400 mg) caused more pronounced growth retardation, particularly after day 10. Although rice seeds were able to maintain tolerance at low to moderate stress levels, an increase in the intensity of stress from both factors could hinder water and nutrient absorption, thereby reducing overall growth performance. The findings of this study provide insights into the tolerance limits of rice seeds to salinity and pyrite stress, which can serve as a basis for managing suboptimal lands for more sustainable rice production.