Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGARUH KOMBINASI GUANO FOSPAT-TERAK BAJA DAN GUANO FOSPAT-KALSIT TERHADAP P TERSEDIA SERTA PERTUMBUHAN DAN SEARAPAN HARA SORGUM PADA ANDISOL SUKAMANTRI SRI UTAMI LESTARI
Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 2 No. 1 (2005): Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jip.v2i1.1361

Abstract

-
EFISIENSI PUPUK POSFAT AKIBAT KOMBINASI INOKULASI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA)-SP-36TERHADAP ARSITEKSTUR AKAR KELAPA SAWIT (Elaeis quineensis Jacq) DI MAIN NURSERY SRI UTAMI LESTARI; MURYANTO MURYANTO; ENNY MUTRYARNY
Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 15 No. 1 (2018): Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jip.v15i1.1479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) – Pupuk SP-36 terhadap pertumbuhan tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) di main nursery. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial, yang terdiri dari 9 (sembilan) taraf dan3 (tiga) ulangan. Data hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan sidik ragam, apabila F hitung ≥ F table 5% maka dilakukan uji lanjut dengan Duncant Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), panjang akar (cm), jumlah akar lateral (helai), luas daun (cm2) dan diameter batang (cm), arsitektur akar, serapan P. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinaSI FMA dan Pupuk SP-36 berpengaruh bernyata terhadap tinngi tanaman, luas daun dan panjang akar, namun tidak berpengaruh nyata terhadap parameter jumlah daun, dan jumlah akar lateral. Hasil terbaik pemberian kombinasi FMA dan Pupuk SP-36 terdadap ada taraf perlakuan M4 dengan dosis FMA 15 gram/polybag dan dosis 2,25 gram/polybag. Kombinasi antara inokulasi FMA dan Pupuk SP-36 mempengaruhi arsitektur akar bibit kelapa sawi di main nursery, Kombinasi antara inokulasi FMA dan Pupuk SP-36 mempengaruhi serapan P tanaman kelapa sawit di main nursery
UJI KOMPOSISI KIMIA KOMPOS Azolla mycrophylla DAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) Azolla mycrophylla SRI UTAMI LESTARI; ENNY MUTRYARNY; NENG SUSI
Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 15 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jip.v15i2.2193

Abstract

ABSTRACT The aim of the study was to obtain the chemical composition of compost and POC Azolla mycrophylla. The study was conducted experimentally with the initial stages of composting and POC Azolla mycrophylla after which laboratory analysis of its chemical composition was carried out. Data analysis was carried out using qualitative descriptive analysis based on the results of laboratory tests on the chemical composition of Azolla-based compost. The results of the study concluded that the results of chemical analysis of compost and POC Azolla mycrophylla showed that the content of Azolla mycrophylla compost was higher than that of the Azolla mycrophylla POC. The results of the compost analysis of Azolla mycrophylla and Azolla mycrophylla POC have met the standards of organic fertilizer according to Minister of Agriculture No.28 of 2009.
PENINGKATAN KETRAMPILAN MAHASISWA DALAM PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK UNTUK MEWUJUDKAN GREEN CAMPUS DI UNIVERSITAS LANCANG KUNING Martala Sari; Sri Utami Lestari; Raudhah Awal
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2018): Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.468 KB) | DOI: 10.31849/dinamisia.v2i2.1392

Abstract

Kegiatan Pengelolaan sampah organik merupakan perwujudan untuk menuju Green Campus merupakan salah satu kegiatan untuk mewujudkan terciptanya lingkungan yang baik dan dapat dimanfaatkan bagi masyarakat kampus. Banyak tanaman yang ada dikampus yang kurang optimal pertumbuhan sehingga perlu pemupukan. Untuk itu perlu mengajak masyarakat kampus khususnya mahasiswa untuk membuat pupuk organik dengan memanfaatkan sampah yang ada di lingkungan kampus atau kantin dan sampah rumah tangga sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk kompos. Perlu pelatihan lebih lanjut sehingga siswa lebih paham terhadap pengelolaan sampah tersebut.
Penerapan Teknologi Otomatisasi dalam Pertanian Agrotech Farm System Nurliana Nasution; Sri Utami Lestari; Mhd Arief Hasan
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2021): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v5i6.7752

Abstract

Kelompok Tani Katon Jaya Pekanbaru mengawali kesuksesan dari lahan milik mereka masing-masing yang dikelola bersama-sama anggota Kelompok Tani Katon Jaya Pekanbaru. Seiring dengan kepercayaan pihak Pemerintah Kota Pekanbaru, maka bapak Awaldi Hasibuan dan kelompok Tani Katon Jaya diberikan kepercayaan untuk mengelola lahan Agrowisata sebanyak 20 Hektar. Hal ini menimbulkan permasalan baru di lahan kelompok tani Katon Jaya yang menjadi terbengkalai dalam mengelola lahan milik kelompok tani tersebut. Lahan mereka menjadi terbengkalai, tidak terurus karena harus fokus ke lahan utama di Kelurahan Agrowisata Kota Pekanbaru. Lahan kelompok tani, ada mmengalami kegersanggan dan ditumbuhi rerumputan serta menjadi lahan tidak produktif kembali. Pada hal lahan kelompok tani ini dulunya sering sekali dijadikan sebagai laboratorium mini untuk kunjungan-kunjungan dari beberapa pihak yang ingin belajar budi daya tanaman. Di lahan ini sering memberikan edukasi dan pembelajaran mengenai teknik pengelolaan budi daya tanaman yang baik. Sehingga masyarakat menjadi sadar akan pentingnya pengelolaan pertanian terutama di daerah perkotaan. Permasalahan prioritas yang menjadi kesepakatan bersama antara mitra dan perguruan tinggi diselesaikan secara bersama. Tahapan-tahapan tersebut diurakan sebagai berikut. Menghidupkan lahan pertanian Kelompok Tani Katon Jaya tersebut dengan memberikan bantuan berupa produk pertanian pangan (Sayur-Mayur). Memberikan solusi bantuan berupa pemasangan Alat Agrotech Farm System pada Kelompok Tani Katon Jaya. Memberikan Pelatihan Penggunaan Agrotech Farm System Kepada Kelompok Tani Katon jaya untuk menjadikan lahan mereka Edukasi Pertanian berbasis Teknologi. Luaran Penelitian ini berupa Video Dukumentasi Kegiatan (Youtube), Publikasi Media, Jurnal, Peingkatan Pemberdayaan Mitra, dan Buku Ajar.
Pemberdayaan Petani Sayur Melalui Integrasi Azolla-Ikan Dengan Budikdamber sri Utami Lestari; Neng Susi; Muryanto Muryanto
COMSEP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): COMSEP : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (797.574 KB) | DOI: 10.54951/comsep.v1i1.22

Abstract

Maximizing the use of existing land is also an effort to increase income for farmers. When space becomes limited in starting a business / side business, using a bucket is considered the best solution, which is known as Budikdamber. The use of a bucket as a substitute for a pool is to saves space. The problems faced by partners are: lack of skills and knowledge regarding land optimization through Budikdamber technology. Regarding partner problems, a solution to the problem is needed, among others: increase partner knowledge and skills about budikdamber. The method of implementation includes material provision and practice of budikdamber. For the sustainability of this program the PKM team will carry out: monitoring and evaluation of program implementation and assistance. Based on the results of the team's monitoring and evaluation, the following conclusions can be drawn: participants' attendance in the socialization activities adjusted to government regulations during the Pandemic by following health protocols where participants were limited to only 5 people. Participants are very active during the activity, where participants show good enthusiasm during the discussion about the material given regarding the cultivation of azolla and fish in buckets, After the activities the partners have sufficient knowledge and understanding to carry out Budikdamber activities independently or in groups in the future in their respective homes. It is suggested that it is necessary to carry out further activities regarding cultivation and processing of fish into products that have high economic value.  
Pemberdayaan Kelompok Tani Wanita Seroja Kelurahan Palas Kecamatan Rumbai Melalui Budidaya Tanaman Pinang (Arecha Catechu) Varietas Betara Sri Utami Lestari; Seprita Lidar
COMSEP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): COMSEP : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1094.858 KB) | DOI: 10.54951/comsep.v2i1.64

Abstract

The problem faced by partners is limited knowledge about areca nut cultivation technology. Regarding partner problems, a solution to the problem is needed, including improving partners' knowledge and skills regarding areca palm cultivation technology. The method of implementation includes several stages: socialization of var.betara betel nut cultivation, provision of betara areca nut plants, cultivation practices, evaluation and for the sustainability of this program the PKM team will monitor and provide assistance during the activity. Based on the results of the team's monitoring and evaluation, the following conclusions can be drawn: Participants' attendance in the socialization activities adjusted to government regulations during the Pandemic by following health protocols where participants were limited to only a few people. Participants were very active during the activity, where participants showed good enthusiasm and enthusiasm during the discussion about the material provided related to areca var.betara cultivation and the high interest of partners in planting areca nut, indicated by the number of requests for var.betara areca seeds, after the activities of the partners had been carried out. have very satisfying knowledge and understanding to carry out betel nut cultivation activities independently in the future in their respective homes
Pelatihan Budidaya Lebah Kelulut (Heterotrigona itama) Bagi DKM Masjid Ash-Shiddiq Rumbai Pekanbaru Eni Suhesti; Hadino Hadinoto*; Sri Utami Lestari
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 5 (2023): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v7i5.15937

Abstract

Abstract Breeding the kelulut honey bee (Heterotrigona itama) is relatively easy, not difficult to breed and care for, and produces quite a lot of honey. Breeding kelulut can be done on land that is not large, as long as the feed source in the form of sufficient nectar, pollen and resin. The Ash-Shiddiq Mosque in Umban Sari Village, Rumbai District, Pekanbaru City fulfills these requirements. The problem is that mosque DKM members do not have the knowledge and skills to do this business. The service team provides counseling, training and evaluation of activities and results. The results of partner activities have knowledge, skills in kelulut beekeeping and have obtained results in the form of honey which is one of the sources of income for the mosque. This activity has succeeded in empowering the mosque's DKM, so that it is expected to contribute to the smooth operation of the mosque. Keywords: Beekeeping, kelulut bees (Heterotrigona itama), mosque's DKM empowerment Abstak Budidaya lebah madu kelulut (Heterotrigona itama) tidak asing lagi bagi sebagian masyarakat Indonesia, relatif lebih mudah dibudidayakan karena tidak menyengat dan jinak, tidak sulit perbanyakan dan perawatannya, serta dapat menghasilkan madu yang cukup banyak. Kegiatan budidaya kelulut dapat dilakukan pada lahan yang tidak terlalu luas, asalkan sumber pakan mencukupi berupa tanaman sumber nektar, pollen dan resin. Masjid Ash-Shiddiq di Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru Riau memenuhi persyaratan tersebut. Permasalahannya adalah anggota DKM masjid belum memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk melakukan usaha budidaya lebah madu kelulut. Tim pengabdian memberikan pelatihan dan pendampingan dengan melakukan 3 tahapan kegiatan, yaitu: penyuluhan, pelatihan dan evaluasi kegiatan dan hasilnya. Hasil kegiatan pengabdian ini, mitra telah memiliki pengetahuan, keterampilan dalam budidaya lebah kelulut dan telah memperoleh hasil berupa madu yang menjadi salah satu sumber pamasukan masjid. Kegiatan ini telah berhasil memberdayakan DKM masjid, sehingga diharapkan dapat berkontribusi untuk kelancaran operasional masjid. Kata kunci: Budidaya lebah, Lebah kelulut (Heterotrigona itama), pemberdayaan DKM Masjid.
OPTIMIZATION OF OIL PALM PLANTATIONS IN SDGS-BASED COMMUNITY EMPOWERMENT Karina, Rahmah; Arianti, Dwi; Lestari, Sri Utami; Siadari, Ulidesi; Yanita, Mirawati
Journal of Agri Socio Economics and Business Vol. 7 No. 01 (2025)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP), Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jaseb.07.1.45-56

Abstract

This research aims to optimize the management of oil palm plantations in the context of community empowerment that contributes to the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs). The scope of the research includes analyzing the social, economic, and environmental impacts of oil palm plantations on the welfare of communities around the plantations. We obtained the secondary data for this study from various reliable sources and used SPSS and EViews software for analysis. There was a study that used regression analysis to find the connection between economic indicators, like income and job opportunities, and environmental and social variables important to the SDGs. The results show that sustainable management of oil palm plantations can improve the welfare of local communities, particularly through increased income and reduced economic disparities. In addition, this study also reveals the importance of implementing environmentally friendly practices in maintaining the sustainability of plantations. The conclusion of this study is that optimizing the management of oil palm plantations can be an effective tool in community empowerment and achieving SDG targets, provided that there is a balance between economic, social, and environmental aspects. Implementation of policies that support sustainable plantation practices and community empowerment is necessary to achieve maximum results
DAMPAK EKSPOR CPO INDONESIA TERHADAP VOLATILITAS HARGA MINYAK NABATI GLOBAL Lestari, Sri Utami; Rahmah, Karina; Siadari, Ulidesi
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v9i1.1760

Abstract

Indonesia merupakan negara eksportir utama Crude Palm Oil (CPO) di dunia dan memainkan peran penting dalam pembentukan harga minyak nabati global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dominasi ekspor CPO Indonesia terhadap harga minyak nabati dunia, khususnya dalam konteks dinamika harga komoditas substitusi seperti minyak kedelai, bunga matahari, dan kanola. Metode yang digunakan adalah Vector Error Correction Model (VECM) dengan data time series bulanan yang mencakup harga minyak nabati global, volume ekspor CPO Indonesia, harga CPO global, dan nilai tukar USD/IDR. Estimasi VECM menunjukkan bahwa harga CPO global dan volume ekspor CPO Indonesia berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga minyak nabati dunia baik dalam jangka pendek maupun panjang, sedangkan nilai tukar USD/IDR hanya berpengaruh secara positif namun tidak signifikan dalam jangka pendek. Temuan ini memperkuat posisi Indonesia sebagai price maker dalam pasar minyak nabati global dan menunjukkan pentingnya strategi kebijakan ekspor, stabilisasi nilai tukar, dan penguatan industri hilir. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dalam literatur perdagangan internasional dan dapat dijadikan dasar bagi perumusan kebijakan ekonomi yang adaptif dan berkelanjutan di sektor minyak nabati.