Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

ANALISA TINGKAT KERUSAKAN JALAN PADA PERKERASAN LENTUR DI KONAWE SELATAN (STUDI KASUS : JALAN PUNGGALUKU - AMBESE) Ridwansyah Nuhun; Adris Ade Putra
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 3 (2017): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (751.508 KB) | DOI: 10.55679/jts.v5i3.6423

Abstract

Secara umum jalan dibangun sebagai prasarana untuk memudahkan mobilitas dan aksesibiltas kegiatan sosial ekonomi dalammasyarakat. Keberadaan jalan raya sangatlah diperlukan untuk menunjang laju pertumbuhan ekonomi, pertanian serta sektor lainnya.Mengingat manfaatnya yang begitu penting maka dari itulah sektor pembangunan dan pemeliharaan jalan menjadi prioritas untukdapat diteliti dan dikembangkan dalam perencanaan, pelaksanaan, serta pemeliharaannya. Ruas Jalan Propinsi Punggaluku –Ambesea dengan panjang jalan 8,3 km mengalami tingkat kerusakan ringan, sedang dan berat. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengetahui jenis dan tingkat kerusakan pada permukaan jalan, dan memberikan tindakan untuk perbaikan kerusakan jalanberdasarkan tingkat dan jenis kerusakan yang terjadi. Tahapan analisa dalam penulisan skripsi ini adalah dengan melakukan surveivisual di lokasi penelitian, menentukan jenis dan tingkat kerusakan dan mengukur dimensi kerusakan yang meliputi panjang, lebardan dalam kerusakan yang terjadi, menghitung luas kerusakan, analisa kondisi kerusakan permukaan Jalan Punggaluku - Ambesea dengan cara menghitung nilai PCI secara keseluruhan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI), selanjutnyamenentukan kondisi kerusakan permukaan jalan berdasarkan nilai PCI. Berdasarkan hasil analisa, permukaan Jalan Punggaluku –Ambesea tergolong dalam tingkat kerusakan baik (good) dengan nilai PCI sebesar 70,44. Alternatif perbaikan yang sesuai kerusakan jalan pada segmen II, V, VIdan VII perbaikan dilakukan dengan cara pemeliharaan berkala ,yaitu penambalan (Patching)dan overlay. Untuk segmen I, IV, VIII, dan IX perbaikan dapat dilakukan dengan cara Pemeliharaan rutin yaitu pengisian retak,penambalan lubang, dan pembersih saluran drainase. Segmen III perbaikan dilakukan dengan cara peningkatan jalan rekonstruksi.Kata Kunci : Kerusakan Jalan, Metode PCI
PEMANFAATAN MATERIAL SUNGAI ANESE UNTUK DIGUNAKAN SEBAGAI CAMPURAN BETON STRUKTURAL DI DESA ANDOOLO UTAMA KECAMATAN BUKE KABUPATEN KONAWE SELATAN Wayan Mustika; Rini Sriyani; Ridwansyah Nuhun; Sulha Sulha; Fitriah Fitriah
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2020): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v8i1.12671

Abstract

ABSTRAKPenggunaan material pasir dan kerikil sungai Anese sebagai bahan campuran beton struktural harus direncanakan dan dihitung secara tepat terhadap pemilihan material, penentuan komposisi campuran, metode dan cara pencampuran yang benar, jumlah semen yang sesuai, jumlah takaran air yang tepat dan kekenyalan (nilai slump) yang benar. Oleh karena itu, salah satu solusi penyelesaian masalah tersebut adalah penyuluhan kepada masyarakat dan para tukang bangunan sehingga dapat menambah pemahaman para tukang bangunan dan masyarakat di Desa Andoolo Utama Kecamatan Buke Kabupaten Konawe Selatan yang selama ini melakukan pencampuran material yang berasal dari sungai Anese sebagai campuran beton tanpa perencanaan dan perhitungan yang benar.Dari hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat oleh Team Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo Kendari diperoleh beberapa kesimpulan bahwa masyarakat khususnya para tukang bangunan telah memahami bagaimana memanfaatkan material kerikil dan pasir Anese untuk digunakan sebagai bahan campuran beton struktural dengan mutu di atas K.225., masyarakat khususnya para tukang bangunan telah memahami bahwa material lokal berupa kerikil dan pasir konawe dapat digunakan sebagai beton struktural dengan mutu K.225, sehingga untuk bangunan dengan struktur yang tidak terlalu berat seperti rumah tinggal dan ruko, penggunaan material tersebut kiranya sudah dapat memenuhi dengan memperhatikan komposisi campuran yang telah dijelaskan oleh tim penyuluh sehingga pada akhirnya dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat desa Andoolo Utama Kecamatan Buke Kabupaten Konawe Selatan.   Kata Kunci : Beton struktural, Kerikil, Pasir, Campuran betonABSTRACTThe use of Anese river sand and gravel material as structural concrete mix material must be planned and calculated appropriately for material selection, determining the composition of the mixture, the correct method and method of mixing, the appropriate amount of cement, the right amount of water and the thickness (slump value) required. correct. Therefore, one of the solutions to solve the problem is counseling to the community and the builders to increase the understanding of the builders and the community in Andoolo Utama Village, Buke Subdistrict, Konawe Selatan Regency who have been mixing materials from the Anese river as a concrete mixture without proper planning and calculation.From the results of the implementation of community service activities by the Team of the Faculty of Engineering of the University of Halu Oleo Kendari obtained several conclusions that the community especially the builders have understood how to utilize the Anese gravel and sand material to be used as a mixture of structural concrete with a quality above K.225., The community especially the builders have understood that local material in the form of gravel and konawe sand can be used as structural concrete with K.225 quality, so that for buildings with structures that are not too heavy such as houses and shophouses, the use of these materials can already be met by paying attention to the composition the mixture has been explained by the extension team so that in the end it can have a better economic impact for the people of Andoolo Utama village, Buke sub-district, Konawe Selatan district. Keywords  : Structural concrete, Gravel, Sand, Concrete mix
PENINGKATAN DAN PEMELIHARAAN JALAN RUAS JALAN BRIGJEND M. JOENOES KOTA KENDARI Ridwansyah Nuhun
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2013): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v1i2.6741

Abstract

AbstractMany of the criticisms that have been sent to government institutions in the handling and management of the road , so that a wide range of damage that occurs immediately addressed . In general, there are various causes of road damage because the design life of the road that has been passed , a puddle of water on the road surface which can not flow due to poor drainage , traffic load repetitive berebihan ( overloaded ) which causes a shorter lifespan than the planning path . Improper planning , poor pengawasaan and implementation that is incompatible with the existing plan . Besides the lack of maintenance costs , delays , and budget spending priorities improper handling also the cause . Heat and air temperature , water and rain , as well as the initial product quality is also very poor road influence . Therefore, in addition to planned roads must be properly maintained so as to serve traffic growth over the life of the plan . The purpose of the study was to determine the type of damage that occurs to the pavement surface  Brigjend Moh . Joenoes street and calculate the value of the road pavement condition.Method used to analyze the value of the condition of the road is a method of Highways issued by the Directorate General of Highways No. . 018/T/BNKT/1990 .The largest road damage roads are in the right, that is equal to 0.001690 km2 . As for the smallest road damage on the Way to the extensive damage to the left side of 0.000001 km2 . The type of damage that is predominantly found in every street of this is the destruction of cracks, holes and patches with an area of 0.3275 m2 damages up to 425.406 m2 .The condition of the road surface layer values obtained on roads Moh Brig . Joenoes in Kendari mostly at intervals of 1 to 4 to generate the value of the order of priority road maintenance are dominant or greater than the number 7 where the value entered on the type of program routine maintenance or improvement of the road .Keywords: Marine Road, Surface Conditions, Priority Scale AbstrakBanyak kritik yang telah dikirimkan kepada institusi pemerintahan dalam upaya penanganan dan pengelolaan jalan, agar berbagai kerusakan yang terjadi segera diatasi. Secara umum penyebab kerusakan jalan ada berbagai sebab yakni umur rencana jalan yang telah dilewati, genangan air pada permukaan jalan yang tidak dapat mengalir akibat drainase yang kurang baik, beban lalu lintas berulang yang berebihan (overloaded) yang menyebabkan umur pakai jalan lebih pendek dari perencanaan. Perencanaan yang tidak tepat, pengawasaan yang kurang baik dan pelaksanaan yang tidak sesuai dengan rencana yang ada. Selain itu minimnya biaya pemeliharaan, keterlambatan pengeluaran anggaran serta prioritas penanganan yang kurang tepat juga menjadi penyebab. Panas dan suhu udara, air dan hujan, serta mutu awal produk jalan yang jelek juga sangat mempengaruhi. Oleh sebab itu disamping direncanakan secara tepat jalan harus dipelihara dengan baik agar dapat melayani pertumbuhan lalulintas selama umur rencana. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui jenis kerusakan yang terjadi pada permukaan perkerasan ruas Jalan Brigjen Moh. Joenoes serta menghitung nilai kondisi perkerasan ruas jalan tersebut berdasarkan Metode Bina Marga.Salah satu metode yang digunakan untuk menganalisis nilai kondisi jalan adalah metode Bina Marga yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga No. 018/T/BNKT/1990.Kerusakan jalan yang terbesar berada di ruas jalan bagian kanan, yaitu sebesar 0,001690 km2. Sedangkan untuk kerusakan jalan terkecil berada di Jalan bagian kiri dengan luas kerusakan sebesar 0,000001 km2. Adapun jenis kerusakan yang dominan ditemukan pada setiap ruas jalan ini adalah kerusakan retak, lubang dan tambalan dengan luas kerusakan sebesar 0,3275 m2 hingga 425,406 m2.Nilai kondisi lapis permukaan jalan yang diperoleh pada ruas jalan Brigjen Moh. Joenoes di kota Kendari sebagian besar berada pada interval 1 hingga 4 sehingga menghasikan nilai urutan prioritas pemeliharaan jalan yang dominan berada atau lebih besar dari angka 7 di mana dari nilai tersebut dimasukkan pada jenis program pemeliharaan rutin atau peningkatan jalan.Kata Kunci: Kerusakan Jalan, Kondisi Permukaan, Skala Prioritas
ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERJALANAN PENUMPANG ANGKUTAN LAUT DI PELABUHAN NUSANTARA KENDARI Muhamad Irwan; Ridwansyah Nuhun; La Welendo
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 3 (2019): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v7i3.10063

Abstract

ABSTRAKTransportasi merupakan sarana penunjang untuk pencapaian pengembangan ekonomi dari suatu wilayah. Adanya transportasi dengan kapasitas yang optimal dalam hal ini keseimbangan antara permintaan akan jasa angkutan dengan sarana dan prasarana yang ada maka perwujutan pengembangan ekonomi pada suatu wilayah tersebut dapat tercapai. Provinsi Sulawesi Tenggara terdapat kurang lebih 200 pulau yang tersebar. Sehingga angkutan laut sangatlah penting dalam menunjang atau sebagai jembatan penghubung perjalanan penumpang (pengguna jasa) untuk menuju ke pulau-pulau tersebut. Salah satunya Pulau Muna dan Pulau Buton. Penelitian ini menggunakan metode statistik yaitu analisis regresi linear berganda yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara variabel-variabel bebas terhadap variabel terikat yang dikaji. Jumlah responden yang digunakan sebagai sampel pada penelitian ini sebesar 81 orang yang terdiri atas 49 orang atau 60,5% untuk keberangkatan dengan tujuan Raha dan 32 orang atau 39,5% untuk keberangkatan dengan tujuan Bau-Bau. Pendidikan, pekerjaan, jumlah keluarga, dan maksud perjalan tidak berpengaruh signifikan terhadap perjalanan penumpang angkutan laut di Pelabuhan Nusantara Kendari. Sedangkan pendapatan dan biaya berpengaruh signifikan atau memiliki hubungan terhadap perjalan angkutan laut di Pelabuhan Nusantara Kendari dengan nilai sebesar 0,093 dan 0,000. Hal ini diperjelas dengan nilai determinan (R2) sebesar 70,7%, artinya pendapatan dan biaya mampu menjelaskan atau berpengaruh terhadap perjalanan penumpang angkutan laut di Pelabuhan Nusantara Kendari, selebihnya sebesar 29,3% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain. Kata Kunci :   Perjalanan Penumpang, Faktor yang Mempengaruhi, Analisis Regresi Linear Berganda.ABSTRACTTransportation is supporting facilities to achieve the economy development of a region. The presence of transportation with optimal capacity, in this case the balance between demand for transport services with facilities and infrastructure, then economy development of the region can be achieved.The South East of Sulawesi have more than 200 islands dispread. So the ocean freight is very important to support or as the link to the islands. One of them is Muna Island and Buton Island.This Researched was used method is multiple linear regression analysis to determine the correlation of Independent variables and dependent variables. Amount of Respondent in this research is 81 people consisting of 49 people or 60.5% for departure to Raha Island and 32 people or 39.5% to Bau-Bau Island.Education, employment, amount of families, and journey destination are not significant influential to ocean freight passenger journey in Nusantara Kendari Port. Whereas income and cost have significant influential or have correlation to ocean freight passenger journey in Nusantara Kendari Port withvalues of 0.093 and 0.000,determinant value(R2) is 70.7%, and 29.3% influencedby other variables.  Keywords  :    Passengers Journey, Influencing Factors, Analysis Multiple Linear Regression.
EVALUASI METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN JALAN RIGID PAVEMENT (Studi Kasus: Jalan Malik Raya I, Kota Kendari) Haris Haris; Siti Nurjanah Ahmad; Ridwan Syah Nuhun
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2020): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.926 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v5i1.24101

Abstract

Abstract Roads are infrastructure that connects one area to another which is very important in the community service system. (Wirahadikusumah, 2007). The pavement layer functions to receive traffic loads and spread it to the layer below it, then forward it to the subgrade.As we all know that to build a means of transportation requires a correct and precise method. Therefore it is necessary to plan road construction and planning road works that are optimal and meet the technical requirements according to the function, volume and nature of traffic so that the construction of these constructions can be of immoral use for the development of the surrounding area.The observations made on Malik Raya I Street Kota Kendari with a length of 550 meters aim to evaluate the implementation of the road using the 2018 Bina Marga method to find out the results in the field and the specifications of Bina Marga 2018 whether it is in accordance with the implementation.From the results of field observations on Malk Raya I Street Kendari City, there are several work items that have not met specifications in the form of field compaction and sand cone testing processes  Abstrak Jalan merupakan infrastruktur yang menghubungkan satu daerah dengan daerah yang lain yang sangat penting dalam sistem pelayanan masyarakat. (Wirahadikusumah, 2007). Lapis perkerasan jalan berfungsi untuk menerima beban lalu lintas dan menyebarkan ke lapis dibawahnya kemudian diteruskan ke tanah dasar.Seperti kita ketahui bersama bahwa untuk membangun suatu sarana transportasi memerlukan metode yang benar dan tepat. Oleh sebab itu diperlukan perencanaan kontruksi jalan dan perencanaan pekerjaan jalan yang optimal dan memenuhi syarat teknis menurut fungsi, volume maupun sifat lalu lintas sehingga pembangunan kontruksi tersebut dapat berguna maksiat bagi perkembangan daerah sekitarnya. Pengamatan yang dilakukan pada jalan Malik Raya I Kota Kendari dengan panjang 550 meter bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan jalan menggunakan metode Bina Marga 2018 untuk mengetahui hasil dilapangan dan di Spesifikasi Bina Marga 2018 apakah sudah sesuai pelaksanaannya.Dari hasil pengamatan dilapangan di jalan Malik Raya I Kota Kendari terdapat beberapa item pekerjaan yang belum sesuai spesifikasi berupa proses pemadatan dilapangan dan proses pengujian sand cone. 
METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN ASPHALT CONCRETE BINDER COURSE (AC-BC) PADA RUAS JALAN BATU GONG, KABUPATEN KONAWE, SULAWESI TENGGARA (Studi Kasus Jalan Poros Batu Gong – Bts. Kota Kendari) Nur Larasanti; Nasrul Nasrul; Ridwan Syah Nuhun
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1238.124 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v6i1.22170

Abstract

Melihat kondisi lokasi dimana banyak kerusakan-kerusakan badan jalan baik itu kerusakan struktular, retak, maupun berlubang. Banyaknya pengguna jalan yang semakin hari semakin bertambah tentu makin banyak pula permasalahan yang timbul pada perkerasan jalan raya, maka perlu diadakan peningkatan jalan, agar terciptanya kelancaran dan kenyamanan dalam berlalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode pelaksanaan dan pengendalian mutu hasil pekerjaan Asphalt Concrete Binder Course dan untuk mengevaluasi metode pelaksanaan dan pengendalian mutu hasil pekerjaan Asphalt Concrete Binder Course. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Metode kuantitatif memandang fakta pada objek penelitian. Peneliti harus melihat berdasarkan apa yang ditemukan di lapangan. Dalam pelaksanaan pekerjaan lapis resap pengikat (Prime Coat), tahapan pekerjaan yang dilakukan oleh pihak Kontraktor Pelaksana sudah sesuai dengan dengan metode pelaksanaan yang dianjurkan dalam spesifikasi umum Bina Marga 2018 divisi VI. Dalam pelaksanaan pekerjaan Asphalt Concrete Binder Course (AC-BC), tahapan pekerjaan yang dilakukan oleh pihak Kontraktor Pelaksana belum sesuai dengan metode pelaksanaan yang dianjurkan dalam spesifikasi umum Bina Marga 2018 divisi VI dimana pada saat pemadatan AC-BC dilakukan dilapangan sebanyak 2 penggilasan, sedangkan berdasarkan spesifikasi Bina Marga 2018 Divisi VI penggilasan AC-BC dilakukan sebanyak 3 kali penggilasan yaitu penggilasan awal (break down), penggilasan sekunder (intermediate) dan penggilasan akhir (finishing).
ANALISIS KARAKTERISTIK PARKIR KENDARAAN PADA AREA PARKIR FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HALU OLEO Samsudin Samsudin; Try Sugiyarto Soeparyanto; Ridwan Syah Nuhun
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2019): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.363 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v4i2.27218

Abstract

Abstract The method applied in this research is the metching plate method, which is to record the number of vehicle plates in and out to obtain vehicle data. From the vehicle data analysis is carried out to get accumulation, duration, parking volume, parking turnover and parking index. The analysis results obtained for two-wheeled vehicles have the highest accumulation of 478 on Wednesday, while for four-wheeled vehicles have the highest accumulation of 53 on Monday, the duration of parking vehicles ranges from 2-3 hours to the second highest, the highest parking volume for four-wheeled vehicles as many as 16 vehicles occurred on Monday while for two wheels 107 occurred on Wednesday, the average parking turnover rate was 0.25 cars/plot and 0.219 motorcycles/ parking lots and parking indexes on average for four-wheeled vehicles amounting to 97.38 % and for two-wheeled vehicles by 110.9%. Judging from the characteristics of parking, vehicle parking in the parking area of the Faculty of Engineering, University of Halu Oleo is no longer able to accommodate both four-wheeled and two-wheeled vehicles.  Abstrak Metode yang di terapkan dalam penelitian ini adalah metode plat metching yaitu mencatat nomor plat kendaraan yang keluar-masuk untuk mendapatkan data kendaraan. Dari data kendaraan di lakukan analisis untuk mendapatkan akumulasi,durasi,volume parkir,tingkat pergantian parkir dan indeks parkir. Hasil analisis yang di peroleh untuk kendaraan roda dua memiliki akumulasi tertinggi 478 pada hari rabu, sedangkan untuk kendaraan roda empat memiliki akumulasi tertinggi 53 pada hari senin,durasi kendaraan parkir berkisar 2-3 jam untuk yang tertinggi keduanya,volume parkir tertinggi untuk kendaraan roda empat sebanyak 16 kendaraan terjadi pada hari senin sedangkan untuk roda dua sebanyak 107 terjadi pada hari rabu,tingkat pergantian parkir rata-rata 0,25 mobil/petak dan 0,219 motor/petak parkir serta indek parkir rata-rata untuk kendaraan roda empat sebesar 97,38% dan untuk kendaraan roda dua sebesar 110,9%.Di tinjau dari karakteristik parkir, parkir kendaraan pada area parkir Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo sudah tidak dapat lagi menampung kendaraan baik roda empat maupun roda dua. 
ANALISIS KINERJA BUNDARAN (Studi Kasus: Bundaran Tank Anduonohu) Abdullah Rachmad; Adris Ade Putra; Ridwan Syah Nuhun
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2019): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.413 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v4i1.27213

Abstract

Abstract The tank roundabout is the main route connecting the old city, Wua-wua, Lapulu and Martandu, and is a two-way four-lane road divided by a median. The minor road at the roundabout is the main route that connects an area where the area is a type of road environment around the Anduonohu roundabout which is a commercial area, this can be seen by the presence of offices, workshops, restaurants, hospitals, health centers, Pertamina, campuses, markets, shops and office areas, so the traffic volume on these roads is quite large. The research objective was to determine the operational conditions of the Andounohu tank roundabout, Kendari city, which was indicated by the values of capacity, degree of saturation, delay, queuing opportunity, free flow velocity and travel speed, using MKJI 1997. The research method used to determine the traffic volume and road width of the Andounohu tank roundabout were direct field surveys, calculating LHR and measuring road width. And the method used is based on the MKJI 1997.The results of the analysis show that the capacity (C) for arm A = 8,799 (pcu / hour), arm B = 9,418 (pcu / hour), arm C = 9.118 (pcu / hour), arm D = 10,298 (pcu / hour). Degree of saturation (DS) for arm A = 0.17, arm B = 0.13, arm C = 0.14, and arm D = 0.50, Delay (DT) for arm A = 0.33 (sec / pcu ), arm B = 0.17 (sec / pcu), arm C = 0.21 (sec / pcu), and arm D = 2.04 (sec / pcu), Chance of queuing (QP%) for arm A = 3 , 46, arm B = 2.76, arm C = 2.94, and arm D = 13.09. Free current velocity (Vo) for arm A = 32 (km / hr), arm B = 33 (km / hr), arm C = 33 (km / hr), arm D = 33 (km / hr). Travel speed (V) for arm A = 32 (km / hr), arm B = 33 (km / hr), arm C = 33 (km / hr), arm D = 31 (km / hr). Travel time of single braided section (TT) for arm A = 2.31, arm B = 2.18, arm C = 2.18, arm D = 2.31.  Abstrak Bundaran tank merupakan jalur utama yang menghubungkan kota lama, Wua-wua, Lapulu dan Martandu, d a n merupakan jalan dengan dua arah empat lajur yang terbagi oleh median. Jalan minor pada bundaran tersebut merupakan jalur utama yang menghubungkan suatu daerah dimana daerah tersebut merupakan Tipe lingkungan jalan sekitar bundaran Anduonohu merupakan daerah komersial, hal ini bisa dilihat dengan adanya perkantoran, bengkel, rumah makan, Rumah Sakit, Puskesmas, Pertamina, Kampus, Pasar, pertokoan dan daerah perkantoran, sehingga volume lalu lintas pada jalan tersebut cukup besar. Tujuan penelitian untuk mengetahui kondisi operasional dari bundaran tank Andounohu, kota kendari, yang ditunjukkan dengan nilai-nilai kapasitas, derajat kejenuhan, tundaan, peluang antrian, kecepatan arus bebas dan kecepatan tempuh, dengan menggunakan MKJI 1997. Metode penelitian yang digunakan untuk mengetahui volume lalu lintas dan lebar jalan bundaran tank andounohu adalah survey langsung dilapangan, menghitung LHR dan melakukan pengukuran lebar jalan. Dan metode yang digunakan berdasarkan MKJI 1997.Hasil analisis, diperoleh Kapasitas (C) untuk lengan A = 8.799 (smp/jam), lengan B = 9.418 (smp/jam), lengan C = 9.118 (smp/jam), lengan D = 10.298 (smp/jam). Derajat Kejenuhan (DS) untuk lengan A = 0,17, lengan B = 0,13, lengan C = 0,14, dan lengan D = 0,50, Tundaan (DT) untuk lengan A = 0,33 (det/smp), lengan B = 0,17(det/smp), lengan C = 0,21 (det/smp), dan lengan D = 2,04 (det/smp), Peluang antrian (QP%) untuk lengan A = 3,46, lengan B = 2,76, lengan C = 2,94, dan lengan D = 13,09. Kecepatan arus bebas (Vo) untuk lengan A = 32 (km/jam), lengan B = 33 (km/jam), lengan C = 33 (km/jam), lengan D = 33 (km/jam). Kecepatan tempuh (V) untuk lengan A = 32 (km/jam), lengan B = 33 (km/jam), lengan C = 33 (km/jam), lengan D = 31 (km/jam). Waktu tempuh bagian jalinan tunggal (TT) untuk lengan A = 2,31, lengan B = 2,18, lengan C = 2,18, lengan D = 2,31. 
KEPUASAN PENUMPANG TERHADAP PELAYANAN PELABUHAN BUNGKUTOKO KENDARI Susiati Susiati; La Welendo; Ridwansyah Nuhun; Sultan Machmud Hasan Masikki
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 3 (2022)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v7i3.28170

Abstract

Pelabuhan adalah tempat untuk melaksanakan kegiatan pemindahan barang dari satu tempat ke tempat lainnya yang diangkut melalui jalur transportasi laut. Untuk itu diperlukan pelayanan pelabuhan yang baik pada kegiatan-kegiatan tersebut. Pelayanan yang baik merupakan pelayanan yang aman dan efisien terhadap pengguna pelabuhan, serta membutuhkan kinerja yang baik dalam pelayanan pelabuhan. Pelayanan yang buruk dari pelabuhan akan berdampak besar bagi kegiatan perdagangan dan distribusi barang di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan penumpang terhadap kualitas pelayanan yang diberikan pihak pengelola pelabuhan Bungkutoko Kendari. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian survey, yaitu penelitian yang mengambil sampel dari suatu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Analisis dilakukan dengan menghitung Customer Satifaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa indeks kepuasan konsumen pada Pelabuhan Bungkutoko Kendari sebesar 0,6 dan berada pada rentang 0,51 – 0,65 menunjukan bahwa penumpang merasa cukup puas terhadap kualitas pelayanan fasilitas yang diberikan pihak pengelola Pelabuhan Bungkutoko Kendari. Dari hasil analisis IPA, atribut menjadi prioritas utama pihak pengelola pelabuhan atau yang perlu dimaksimalkan masuk pada kuadran 1. Atribut kuadran 1 terdiri dari, kondisi dan jarak jalan akses ke dermaga, kebersihan wc/toilet, fasilitas keamanan di ruang tunggu dan kesesuaian tarif angkutan barang ke kapal.
EVALUASI TINGKAT KERUSAKAN JALAN PADA RUAS JALAN PAELANGKUTA KOTA RAHA KABUPATEN MUNA Wa Ode Ifantri; Siti Nurjanah Ahmad; Ridwansyah Nuhun
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 3 (2022)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v7i3.28213

Abstract

Ruas jalan  Paelangkuta Kota Raha Kabupaten Muna. Panjang jalannya ± 1 km, lebar perkerasan 7,8 m, dengan curah hujan di daerah tersebut cukup tinggi. Kerusakan yang terjadi di jalan ini mulai dari retak-retak, kerusakan pada permukaan perkerasan, dan berlubang.. Tujuan dari penelitian Jalan Paelangkuta adalah untuk menganalisis jenis tingkat kerusakan lapis permukaan dan  memberikan solusi penanggulangannya. Metode analisis yang digunakan adalah metode Surface Distress Indeks (SDI). Hasil penelitian dari perhitungan adalah persentase tingkat kerusakan yang terdapat pada jalan tersebut.hasil dari penelitian ini adalah tingkat kerusakan dimana Jalan Paelangkuta persentase kerusakan dengan nilai SDI beberapa segmen 0% dengan kondisi baik dan di beberapa segmen lainnya 30% dengan kondisi baik dan di beberapa segmen lainnya 75% dengan kondisi sedang. Dengan cara penangannya untuk retak buaya yaitu lapisan tambahan, retak memanjang, yaitu perbaikan retakan didasarkan pada ukuran dan tingkat kerusakan dan lubang yaitu penaambalan diseluruh kedalaman.