Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Wahana Didaktika

PSIKOLINGUISTIK DALAM KEMAMPUAN BERBICARA PADA ANAK USIA DINI Dessy Wardiah
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 2 (2014): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v12i2.86

Abstract

AbstrakPsikolinguistik merupakan ilmu yang berhubungan dengan perilaku manusia dalam mendapatkan atau menggunakan bahasa.  Kemampuan berbahasa yang dibahas dalam makalah ini adalah kemampuan berbicara pada anak usia dini terkait dengan kajian psikolinguistik. Banyak faktor penghambat dalam kemampuan berbicara anak, diantara adalah (1) hambatan pendengaran, (2) hambatan perkembangan pada otak yang menguasai oral-motor, (3) masalah keturunan, (4) masalah pembelajaran dan komunikasi dengan orang tua, dan (5) faktor Media dalam hal ini televisi. Untuk itu peran orang tua, guru, dan lingkungan  sangat penting  dalam meningkatkan kemampuan berbicara pada anak usia dini. Beberapa upaya dalam meningkatkan kemampuan berbicara pada usia dini akan dibahas secara spesifik dalam makalah ini. Kata Kunci : Psikolinguistik, Kemampuan Berbicara, Anak Usia Dini
PENGARUH METODE AKTIF-REFLEKTIF DALAM PEMBELAJARAN MENULIS CERPENBERDASARKAN PENGALAMAN PRIBADI SISWA KELAS X DI SMA PGRI GELUMBANG Ludviana Ludviana; Dessy Wardiah
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 2 (2016): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v14i2.639

Abstract

AbstrakMasalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh metode aktif-reflektif dalam pembelajaran menulis cerpen berdasarkan pengalaman pribadi siswa kelas X SMA PGRI Gelumbang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen dengan desain penelitian adalah control group pre-test post-test. Sampel penelitian berjumlah 69 siswa kelas X SMA PGRI Gelumbang. Dari pengolahan data diperolehlah nilai rata-rata pre-test kelas kontrol 68,56 dan nilai rata-rata post-test 78,90, sedangkan nilai rata-rata pre-test kelas eksperimen 69,05 dan nilai rata-rata post-test 85,74. Berdasarkan hasil uji hipotesis diketahui bahwa to sebesar 5,76, kemudian to dikonsultasikan dengan tabel t pada taraf signifikan 5% dengan d.b. = nx + ny - 2 = 32 + 37-2 = 67, diperoleh taraf signifikan 5% = 1,67. Dengan demikian Ho (hipotesis nol) ditolak, dan Ha (hipotesis alternative) diterima. Sehingga pengujian hipotesis membuktikan bahwa ada pengaruh metode aktif-reflektif dalam pembelajaran menulis cerpen berdasarkan pengalaman pribadi. Kata Kunci: Metode Aktif-Reflektif, Menulis Cerpen
UPAYA PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN MENULIS BERBASIS INTERNET MELALUI MEDIA BLOG Dessy Wardiah
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 11 No. 3 (2013): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v11i3.134

Abstract

Abstrak  Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang begitu pesat memungkinkan terjadinya pergeseran orientasi belajar dari outside-guided menjadi selfguided dan dari knowledge-as-possesion menjadi knowledge-as-construction. Lebih  dari itu, teknologi ini ternyata turut juga memainkan peran penting dalam memperbaharui konsepsi pembelajaran. Yang semula fokus pada pembelajaran semata-mata sebagai suatu penyajian berbagai pengetahuan, kemudian menjadi pembelajaran sebagai suatu bimbingan  agar siswa mampu melakukan eksplorasi sosial budaya yang kaya akan pengetahuan. Sehubungan dengan peningkatan kemampuan menulis, pemanfaatan media blog sangatlah sesuai dengan karakteristik pembelajaran menulis. Dengan blog, siswa bisa menulis apapun pada bagian blog yang telah ada, termasuk memberi tambahan penekanan atau informasi dengan media lain yang juga telah tersedia, seperti audio, video, atau link ke alamat laman (situs) relevan lainnya. Kata kunci : pembelajaran menulis, internet, blog.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN STAD (STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION) DALAM MEMAHAMI WACANA SISWA KELAS VIII SMP TRIDARMA PALEMBANG Dessy Wardiah
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 3 (2014): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v12i3.55

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran STAD dalam pembelajaran memahami wacana bagi siswa kelas VIII SMP Tridarma Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah true eksperimen. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 78 orang dengan rincian 40 orang siswa kelas VIII.A sebagai ketas eksperimen dan 38 orang siswa kelas VIII.D sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan menggunakan teknik tes, teknik angket dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan statistik dengan uji t. Hasil dari penelitian ini adalah pembelajaran membaca pemahaman dengan menggunakan model pembelajaran STAD (Student Team Achivement Division) lebih efektif dibandingkan dengan model pembelajaran konvesional dalam memahami wacana siswa kelas VIII SMP Tridarma Palembang, Hal ini terbukti dari adanya perbedaan skor rata-rata pada kelas eksperimen dan kontrol. Setelah dikonsultasikan pada  terdapat perbedaan yang signifikan dari perhitungan uji t yang menujukan bahwa  >  atau 4,547 >1,63, maka tolak Ha dan terima Ha. Kata Kunci: Wacana, Model Pembelajaran, STAD
Pengembangan Komik Sebagai Media Pembelajaran Teks Deskripsi Berbasis Sejarah Lokal Untuk Siswa Kelas VII SMP Negeri 4 jejawi Wiwik Murtiwik; Dessy Wardiah; Missriani Missriani
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 20 No. 1 (2022): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v20i1.7358

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berjudul Komik Teks Deskripsi yang disusun berdasarkan kebutuhan siswa dan guru di SMP Negeri 4 Jejawi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan atau lebih dikenal dengan research and development (R&D) kolaborasi Borg and Gall dan Martin Tessmer. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Analisis kebutuhan guru dan siswa terhadap media pembelajaran Komik Teks Deskripsi mengarahkan pada peningkatan kemampuan siswa dalam menulis teks deskripsi, (2) Uji validasi ahli terhadap media pembelajaran Komik Teks Deskripsi memperoleh nilai 4,61 dengan kriteria Sangat Baik, selanjutnya layak untuk diujicobakan, (3) Uji coba dilakukan dalam dua tahap yaitu uji one to one dan uji small grup, berdasarkan dua tahap uji coba tersebut terjadi peningkatan persentase KKM mencapai 90% s.d. 100% tuntas, (4) siswa memberikan sambutan positif dan menyatakan sangat berminat jika pembelajaran selanjutnya menggunakan komik, dan (5) Terdapat peningkatan dari nilai pretes dan ke nilai postes sebesar 25 angka dengan predikat Baik, sehingga komik teks deskripsi berpotensial terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas VII di SMP Negeri Jejawi.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA PEMBELAJARAN SASTRA Dessy Wardiah
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 1 (2014): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v12i1.98

Abstract

AbstrakDi Indonesia, pendidikan sastra diabaikan dan terabaikan. Sejak era Orde Baru, sastra sengaja diperlakukan sebagai subjek pembelajaran yang tidak signifikan, tidak penting, tidak berguna, dan segala macam ‘tidak’ lainnya. Dunia pendidikan di Indonesia terlena hanya memandang bermakna pembelajaran sains dan matematika. Meskipun tak diungkapkan secara verbal, sastra dipandang lebih rendah derajatnya dibandingkan sains dan matematika. Ambisi untuk memajukan pendidikan sains lalu pincang, lantaran sengaja mengabaikan pendidikan sastra. Sejalan dengan kian besarnya kebutuhan terhadap pendidikan karakter kini, mau tak mau pendidikan dan pembelajaran sastra mutlak direvitalisasi. Sastra diperlakukan sebagai basis pendidikan karakter. Dalam konteks demikian, perlu ada upaya serius dari segenap komponen bangsa untuk membangun “kesadaran kolektif” demi mengembalikan karakter bangsa yang hilang. Dalam konteks demikian, menjadi menarik ketika sebagai seorang pendidik bahasa dan sastra memberikan atau menginjeksikan nilai-nilai berwawasan pendidikan karakter ke dalam pelajarannya yang berlabel sastra dan diupayakan bisa mengajak dan menginternalisasikan pendidikan karakter melalui sastra tersebut. Kata Kunci : Pendidikan Karakter, Pembelajaran Sastra
Pengembangan Modul Dan E-Modul Menulis Teks Laporan Hasil Observasi Melalui Model Pembelajaran Discovery Learning SMA Negeri 1 Palembang Hairun Nisak; Ratu Wardarita; Dessy Wardiah
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 20 No. 1 (2022): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v20i1.7316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul dan e-modul menulis teks hasil laporan yang telah diobservasi melalui model pembelajaran discovery learning yang efektif, praktis, dan valid untuk peserta didik  kelas X. Jenis penelitian ini dikembangkan melalui penelitian pengembangan RnD dengan penggabungan model pengembangan Borg and Gall (pretest, analisis kebutuhan, perencanaan, pengembangan, validasi ahli, validasi di lapangan, revisi produk, dan posttest) dan model pengembangan Martin Tessmer (uji one to one, uji small group, dan filed test). Pada penelitian dengan model pengembangan ini tidak terlalu lama dan untuk skala kecil. Kualitas modul dan e-modul menulis teks hasil laporan yang telah diobservasi yang diuji melalui kriteria kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan. Hasil data kevalidan diperoleh dari penilaian validasi ahli materi/isi, bahasa, dan media/penyajian/kegrafikaan dengan kategori sangat valid, data analisis kebutuhan siswa dan guru menyatakan perlu membuat modul dan e-modul pembelajaran menulis teks hasil laporan yang telah diobservasi agar siswa terampil menulis. Data kepraktisan yang diperoleh dari hasil penilaian terhadap keterlaksanaan modul dan e-modul pada uji one to one dengan kategori sangat baik, uji small group dengan kategori tuntas. Berdasarkan klasifikasi nilai gain pada field test maka efektivitas dari pengembangan modul dan e-modul menulis teks hasil laporan yang telah diobservasi termasuk kategori tinggi. Pengembangan modul dan e-modul menulis teks hasil laporan yang telah diobservasi layak digunakan untuk meningkatkan KKM (kriteria ketuntasan minimal). Penelitian pengembangan ini dilakukan untuk mengembangkan modul menjadi e-modul agar bisa digunakan secara blanded learning yang berbeda dengan penelitian relevan lainnya.