Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Asesmen Formatif Dalam Pembelajaran Inkuiri Model 5 E (Engagement, Exploration, Explanation, Elaboration, Evaluation) Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Berbasis WEB Pada Siswa SMA Sukma Pra Dita; Riskan Qadar; Laili Komariyah
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 1, No 2 (2021): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.285 KB) | DOI: 10.52434/jkpi.v1i2.1317

Abstract

Penelitian yang mempunyai tujuan yaitu agar mendapati pengaruh asesmen formatif dalam pembelajaran inquiry model 5E untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis berbasis WEB pada siswa SMA. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian yang bersifat pra-eksperimental design. Desain yang diterapkan yaitu one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Sendawar dengan jumlah sampel sebanyak 25 siswa pada kelas X MIPA 2. Teknik pengambilan data dengan menggunakan teknik Cluster Random Sampling dan teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes. Pengumpulan data menggunakan teknis tes berupa 10 butir soal essai untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis dan tes asesmen formatif berupa 3 butir soal essai. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa asesmen formatif dapat meningkatkan hasil belajar dengan nilai rata-rata tiga pertemuan berturut-turut sebesar 73, 81, dan 86. Kemudian melalui penerapan pembelajaran inkuiri model 5E dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dengan nilai gain 0,31 berada dalam kategori sedang.
Penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis audio-visual dengan aplikasi Powtoon untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa pada materi impuls dan momentum di SMK Negeri 6 Samarinda Ravena Hardyanti Thesarah; Lambang Subagiyo; Riskan Qadar
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1189.928 KB) | DOI: 10.52434/jkpi.v1i1.1050

Abstract

Pembelajaran fisika yang terkesan sulit menyebabkan siswa kurang tertarik mengikuti pembelajaran. Media pembelajaran interaktif berbasis audio-visual dengan aplikasi powtoon digunakan untuk menarik minat belajar sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat dan hasil belajar siswa setelah diterapkannya media pembelajaran interaktif. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu purposive sampling sehingga kelas X Teknik Alat Berat (TAB) dipilih menjadi sampel dari penelitian ini. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan angket, wawancara, dan tes tertulis. Hasil analisis angket minat belajar siswa menunjukkan bahwa siswa memiliki minat yang tinggi terhadap pembelajaran dengan persentase rata-rata sebesar 83%. Minat siswa pada kategori sangat tinggi sebesar 35%, kategori tinggi sebesar 60%, dan kategori sedang sebesar 5%. Hasil wawancara menunjukkan bahwa siswa tertarik dan bersemangat terhadap proses pembelajaran. Analisis hasil belajar siswa menunjukkan bahwa kelas X TAB memperoleh N-gain sebesar 0.66 yang termasuk kategori sedang dengan nilai rata-rata sebesar 76,90.
Pengaruh Model Discovery Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA Negeri 9 Samarinda Materi Suhu dan Kalor Annisa Aprilia Afiesta; Muliati Syam; Riskan Qadar
Jurnal Literasi Pendidikan Fisika (JLPF) Vol 3 No 2 (2022): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jlpf.v3i2.623

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa setelah diterapkan model discovery learning dan mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa setelah diterapkan model discovery learning pada materi suhu dan kalor. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan sampel kelas XI IPA 1 SMAN 9 Samarinda sebanyak 30 siswa. Pada penelitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pretest-posttest. Hasil rata-rata nilai pretest sebesar 18.87 yang termasuk dalam kategori rendah dan setelah diberikan perlakuan model discovery learning sebanyak 5 pertemuan diperoleh nilai rata-rata posttest sebesar 60.07 yang termasuk dalam kategori sedang. Kemampuan berpikir kritis peserta didik setelah diterapkan model Discovery Learning mengalami peningkatan yang dilihat dari selisih antara nilai pretest dan posttest yang diidentifikasi menggunakan uji N-Gain dengan hasil 50,78 dalam kategori sedang. Jadi, kemampuan berpikir kritis siswa kleas XI IPA 1 SMAN 9 Samarinda setelah diberikan perlakuan model discovery learning mengalami peningkatan.
Analisis Motivasi Siswa Berdasarkan Model ARCS (Attention, Relevance, Confidence, and Satisfaction) dalam Pembelajaran Fisika berbasis E-Learning di SMA Se-Samarinda Dwi Setyowati; Riskan Qadar; Shelly Efwinda
Jurnal Literasi Pendidikan Fisika (JLPF) Vol 3 No 2 (2022): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jlpf.v3i2.1044

Abstract

Pandemi COVID-19 menyebabkan pembelajaran tatap muka dilakukan secara jarak jauh dengan memanfaatkan teknologi. Keadaan ini berdampak terhadap kualitas pembelajaran dan memengaruhi motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat motivasi belajar siswa berdasarkan model ARCS (Attention, Relevance, Confidence, and Satisfaction) dalam pembelajaran fisika di SMA se-Samarinda secara keseluruhan, tiap aspek ARCS dan berdasarkan jenis kelamin. Jenis Penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI MIPA SMA Negeri se-Samarinda. Sampel ditentukan secara random sampling. Jumlah sampel sebanyak 216 siswa. Pengumpulan data menggunakan angket dan wawancara. Pertanyaan pada angket merujuk pada Model Motivasi ARCS oleh Keller pada empat elemen, yaitu Attention, Relevance, Confidence, and Satisfaction. Hasil penelitian menunjukkan motivasi belajar mayoritas siswa termasuk pada klasifikasi kategori tinggi, dengan persentase sebesar 52% siswa dari 216 partisipan. Berdasarkan jenis kelamin, secara keseluruhan maupun di tiap aspek motivasi belajar siswa perempuan lebih tinggi. Perolehan persentase tiap aspek motivasi belajar adalah 67% aspek Attention dan aspek Confidence 64% aspek Relevance, 73% aspek satisfaction. Upaya peningkatan motivasi dalam pembelajaran fisika perlu terus dilakukan.
Investigating STEM Career Content in Indonesian Science Junior High School Textbooks Riski Amalia; Remanda Arya Wisutama; Nurul Fitriyah Sulaeman; Riskan Qadar
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 11, No 1 (2023): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jpf.v11i1.9207

Abstract

This study aims to analyze the STEM career content in science junior high school textbooks commonly used for the seventh grade students in Indonesian schools. This research was qualitative descriptive research with content analysis. The analysis was carried out on five books that are widely used in the school. Reports and activities were analyzed using content analysis through an assessment rubric based on Social Cognitive Career Theory (SCCT) which are awareness, relevance, engagement and self-efficacy. The analysis showed that the STEM career content in science junior high school textbooks were still lacking. The books were not sufficient in presenting content about careers in the STEM field. These results indicated that none of the five textbooks had fulfilled the four aspects of STEM career. The aspect most commonly found in the textbooks was self-efficacy, and the most observed STEM career content was found in the earliest chapter, which is Nature of Science. These findings highlight the importance of career oriented in science lesson that illustrated in the textbook to enhance students’ perception and enthusiasm in pursuing STEM career in the future.
Enhancing High School Students' Critical Thinking Skills through STEM-PjBL in Optics Topic Fanzuruni Fauhatun Mabrurah; Riskan Qadar; Nurul Fitriyah Sulaeman
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v11i1.14068

Abstract

Critical Thinking is one of the most crucial skills that must be trained and improved in learning. This study aims to improve students' critical thinking skills using Project-Based Learning (PjBL) model with a STEM approach (STEM-PjBL) on optics topics. This study used a quantitative approach and one group pretest-posttest design. The sampling technique used cluster random sampling and the sample used consisted of 35 students of a class in a public high school at Samarinda. Data collection uses test techniques with 6 questions in the form of essays. The results of this study showed that using STEM-PjBL on optics topics can significantly improve students' critical thinking skills with sig values. (2-tailed) in paired T-test 0.000 and N-Gain 0.74, which is included in the high criteria. After learning, 34% of students are in the highly critical category and 66% in the critical category. The PjBL model with the STEM approach can be used to train the critical thinking skills of high school students.
Analysis of Affective Aspects in Samarinda Vocational School Students in Physics Learning During a Pandemic Siti Norhasanah; Riskan Qadar; Zeni Haryanto
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 4 (2023): April
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i4.1626

Abstract

This study aims to determine the affective assessment of students in learning physics during the pandemic. This affective assessment is carried out by means of self assessment, which is an affective assessment carried out by students towards themselves as seen from the attitudes of students during physics learning. The type of research used is descriptive quantitative research. The data collection instrument used a questionnaire in the form of 20 questions with a Guttman scale distributed via google form. The population in the study were students from one of the Samarinda vocational high school with a total sample of 68 students in class X Heavy Equipment Engineeringand 2. The results showed that the affective assessment of students was included in the good category, the indicator received the percentage obtained was 87.50%, responding 82.72 %, value 76.47%, value conceptualization 77.20%, and value characterization 77.20%.