Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA DI DESA KEPENUHAN HULU Rahmi Fitria; Sarimawati; Wiwin Sulistiyawati; Nova Nurmawilis; Isom Nasriyah
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1 (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1.4305

Abstract

There are three nutritional problems for adolescents in Indonesia, namely malnutrition (stunting), micronutrient deficiencies that cause anemia, and overweight (obesity). Overweight is a condition in which a person's weight exceeds normal, while obesity is a condition of excess body fat accumulation, so that a person's weight is far above normal and can endanger health. Overweight and obesity occur due to an imbalance between incoming and outgoing energy, resulting in an increase in the ratio of fat and lean body tissue which is localized or evenly distributed throughout the body. Another problem is micronutrients, one of which is iron deficiency which is called anemia. Based on the results of the data, there will be 100 young women in Kepenuhan Hulu Village in 2023. The purpose of this study was to determine the relationship between nutritional status and the incidence of anemia in young women in Kepenuhan Hulu Village. This research methodology uses a cross sectional design. The population in this study amounted to 100 young women and the sample in the study was 80 young women who were in the Kepenuhan Hulu Village. The sample selection technique uses Simple Random Sampling. The average distribution of BMI for young women is 26.08 with an SD of 7.75. Data were analyzed using the T-Independent test to determine whether there was a relationship between nutritional status and the incidence of anemia. The results showed that there was a relationship between nutritional status and the incidence of anemia in young women with a p-value (Sig) of 0.000, which means that the p-value was <0.05. So it can be concluded that there is a significant relationship between nutritional status and the incidence of anemia. Suggestions need to be carried out in collaboration between schools, health centers, health agencies by carrying out health promotion about the importance of maintaining nutritional status and the dangers of anemia in young women
EFEKTIFITAS PENYULUHAN PADA IBU HAMIL UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG POST PARTUM BLUES DI KELURAHAN TAMBUSAI TENGAH Rahmi Fitria; Enny Suwita Nainggolan
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1A (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Spesial Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1A.4308

Abstract

Postpartum blues until now the cause is not known with certainty. However, in several studies, postpartum blues was influenced by external factors including socioeconomic status and unfavorable economic conditions. One of the internal factors that play a role in postpartum blues is changes in hormone levels and the age factor that is associated with this problem. Being too young to get pregnant poses a risk to both mother and child physically and psychologically both during pregnancy and childbirth. The purpose of this study was to determine the effect of counseling in increasing pregnant women's knowledge about postpartum blues in Tambusai Tengah Village. This research method is quantitative analytic with the research design used is pre-experimental with one group pre-test and post-test design. Data collection used primary data using a questionnaire which was filled in during counseling, while data analysis used the T-Dependent test. The population of this study were all pregnant women in the Central Tambusai Village. The sample in this study was 32 pregnant women. The results of this study obtained that the average knowledge before being given counseling was 10.28 ± 3.3. While knowledge after being given counseling 17.58 ± 2.4. The results of the statistical test obtained a value of p = 0.000, which means that there is an influence of counseling in increasing the level of knowledge of pregnant women about postpartum blues. The conclusion is that there is a significant effect (p value = 0.00), which means that there is a significant effect on increasing knowledge before and after being given counseling.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI DASAR TERHADAP KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR PADA ANAK DI DESA RAMBAH TENGAH HULU KABUPATEN ROKAN HULU Eka Yuli Handayani; Hafni Meisyarah; Rahmi Fitria; Rika Herawati
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1A (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Spesial Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1A.4330

Abstract

Imunisasi adalah upaya pencegahan penyakit menular dengan memberikan “vaksin” sehingga terjadi imunitas (kekebalan) terhadap penyakit tersebut Manfaat imunisasi bagi bayi dan anak jauh lebih besar dibandingkan risiko efek sampingnya. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasi sangat penting untuk diketahui sebagai salah satu usaha untuk meningkatkan angka cakupan kelengkapan imunisasi dasar. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar terhadap kelengkapan imunisasi dasar di Desa Rambah Tengah Hulu Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian menggunakan pendekatan Cross Sectional Study. Sampel diambil secara sampling jenuh beijumlah 50 responden. Berdasarkan hasil penelitian dari analisisa univariat dengan jumlah responden 50 orang terdapat 8 responden (16%) yang anaknya tidak mendapatkan imunisasi secara lengkap dan 42 responden (84%) yang anaknya mendapatkan imunisasi secara lengkap. Berdasarkan hasil penelitian dari analisa univariat dengan jumlah responden sebanyak 50 orang ibu rumah tangga terdapat 8 orang (16%) memiliki pengetahuan kurang, 1 orang (2%) memiliki pengetahuan cukup, dan 41 orang (82%) memiliki pengetahuan baik. Hasil analisis didapatkan ada hubungan antara pengetahuan dan kelengkapan imunisasi dasar (p = 0,000). Berdasarkan hasil penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa kelengkapan imunisasi dasar dipengaruhi pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN MINAT IBU HAMIL DALAM PELAKSANAAN SENAM HAMIL DI PUSKESMAS KEPENUHAN KABUPATEN ROKAN HULU Eka Yuli Handayani; Sulistiowati; Andria; Rahmi Fitria
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1A (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Spesial Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1A.4331

Abstract

Kehamilan yang sehat sangat diidam-idamkan oleh ibu hamil, untuk dapat menjalani kehamilan yang sehat ibu hamil bisa melakukan senam hamil. Faktanya meski sudah ada senam hamil untuk ibu hamil namun masih banyak yang belum tahu tentang senam hamil. Berdasarkan wawancara pada 10 ibu hamil, 7 diantaranya mengatakan bahwa selama mengikuti kelas ibu hamil hanya mendapatkan materi tentang senam hamil dan kehamilan secara umum tetapi belum mengetahui senam hamil untuk kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan pengetahuan dengan minat ibu hamil dalam pelaksanaan senam hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kepenuhan. Jenis penelitian ini adalah Analitik Correlational dengan rancangan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester II dan III di Wilayah Kerja Puskesmas Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu tahun 2023 sejumlah 45 ibu hamil. Sampel penelitian sejumlah 40 ibu hamil, diambil secara Proporsional Random Sampling. Variabel independent penelitian ini adalah pengetahuan ibu hamil tentang senam hamil dan Variabel dependent penelitian ini adalah minat ibu hamil dalam pelaksanaan senam hamil. Instrument penelitiannya menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan Editing, Coding, Scoring, Tabulating dan Uji statistik dengan menggunakan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan ibu hamil tentang senam hamil didapatkan 21 responden berpengetahuan cukup (52,5%), sedangkan minat ibu hamil dalam pelaksanaan senam hamil didapatkan 22 responden minat sedang (55,0%). Uji statistik menunjukkan bahwa ρ value = 0,000< α (0,05), sehingga H1 diterima. Kesimpulan penelitian ini ada hubungan pengetahuan dengan minat ibu hamil dalam pelaksanaan senam hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG MENSTRUASI DENGAN SIKAP REMAJA PUTRI MENGHADAPI MENSTRUASI DI SMP NEGERI 4 SATU ATAP KABUN Romy Wahyuny; Elvira Junita; Rahmi Fitria; Asma Gusni
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1A (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Spesial Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1A.4399

Abstract

Menstruasi adalah pelepasan dinding rahim (endometrium) yang disertai dengan perdarahan dan terjadi setiap bulannya kecuali pada saat hamil. Ketika seseorang wanita telah mengalami haid, itu berarti organ reproduksinya telah berfungsi. Ovarium (indung telur), kiri dan kanan, memproduksi dan menyimpan ovum (sel telur) yang berjumlah sekitar 200.000-400.000 pada masing-masing ovarium. Siklus menstruasi wanita normalnya 28 hari dengan lama menstruasi 3-7 hari. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan remaja putri tentang menstruasi dengan sikap remaja putri menghadapi menstruasi di SMP Negeri 4 Satu Atap Kabun. Jenis penilitian digunakan metode analitik kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional jumlah sampel 29 orang. Analisis penelitian dilakukan uji statistic Chi Square. Hasil penelitian tersebut terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan remaja putri tentang menstruasi p value 0.005(p<0.05). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan remaja putri tentang menstruasi dengan sikap remaja putri menghadapi menstruasi di SMP Negeri 4 Satu Atap Kabun. Saran penelitian adalah bagi responden menambah wawasan pengetahuan tentang menstruasi dalam upaya menghadapi menstruasi dengan memanfaatkan perpustakaan di sekolah dan mengakses internet agar memiliki sikap yang mendukung ketika menghadapi menstruasi.