Articles
Edukasi Entrepreneurship untuk Mengembangkan Soft Skill Siswa-Siswi SMA Di Siak Hulu, Kampar Riau
Yulis, Putri Ade Rahma;
Nurhuda, Nurhuda
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/hm.v4i1.15783
Berdasarkan Badan Pusat Statistik 2022 Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mencapai 11,53 juta orang. Saat ini sekolah mengkhawatirkan tingginya angka pengangguran termasuk mitra karena bagi siswa yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi dan tidak mempunyai soft skill yang cukup akan mengalami kesulitan ketika terjun di masyarakat dan akan menambah jumlah pengangguran, dimana kondisi permasalahan mitra saat ini yang menjadi sasaran pengabdian adalah masih rendahnya minat dan pemahaman siswa terkait pentingnya entrepreneurship yang mengakibatkan ketika siswa tidak melanjutkan pendidikan mereka mengalami kesulitan untuk mengembangkan usaha sehingga menjadi pengangguran, serta masih belum maksimalnya pihak sekolah menggiatkan target praktek pengembangan kewirausahaan dan proses pembelajaran masih terfokus pada capaian akademis dan belum diintegrasikan dengan pemanfaatan produk di sekitar siswa. Berdasarkan hal tersebut telah dilakukan edukasi entrepreneurship ini sebagai solusi permasalahan dengan tujuan peserta didik mendapatkan pemahaman entrepreneurship yang lebih baik agar dapat mempersiapkan diri dalam menciptakan lapangan kerja, mengentaskan pengangguran dan keterpurukan ekonomi dengan kemampuan entrepreneurship yang dimiliki, hal ini dimulai dari penerapan kegiatan entrepreneur sederhana dengan project akhir di beberapa mata pelajaran. Sebelum kegiatan workshop diukur pemahaman awal siswa terkait entreprenurship berupa kuis dari aplikasi kahoot dengan hasil 50,59%, kemudian setelah workshop terjadi peningkatan menjadi 70,58%. Dapat disimpulkan bahwa adanya kegiatan ini dapat menambah kesadaran dan pemahaman siswa terkait entreprenurship.Kata Kunci: entreprenurship, usaha, soft skill
Ekstrakurikuler Sains Kontekstual: Pemberdayaan Komunitas Belajar dalam Eksplorasi Potensi Sains Lokal Sekolah
Ichwani Putri, Iffa;
Nurkhairo Hidayati; Ummi Kalsum;
Yulis, Putri Ade Rahma;
Salsabila, Zahra Anandita;
Swastika, Amelia
Community Education Engagement Journal Vol. 7 No. 1 (2025): October
Publisher : UIR Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/ceej.v7i1.24944
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan program ekstrakurikuler SELASAR (Sains Eksploratif Langsung dari Sumber Alam dan Ruang Lokal) di SMPN 4 Siak Hulu, Riau. Program dirancang untuk memperkuat pembelajaran sains kontekstual dan pemanfaatan potensi sains lokal. Kegiatan diikuti oleh guru-guru IPA dan 25 orang siswa kelas IX. Metode meliputi sosialisasi kepada kepala sekolah dan guru IPA, pelatihan teknik eksplorasi serta dokumentasi, pendampingan school-yard inventory tumbuhan (identifikasi morfologi, klasifikasi, dokumentasi spesies tumbuhan), laporan hasil eksplorasi lapangan. Data kualitatif dan teknik analisis dihimpun melalui observasi terstruktur serta telaah produk hasil eksplorasi lingkungan sekolah. Hasil menunjukkan terbentuknya program ektrakurikuler eksplorasi sains lokal di lingkungan sekolah, portofolio hasil identifikasi (laporan, poster/infografis), peningkatan keterlibatan dan ketelitian deskripsi siswa, serta kesiapan guru menyelaraskan SELASAR dengan topik pembelajaran. Umpan balik sekolah mengindikasikan kelayakan adopsi berkelanjutan. Disimpulkan bahwa SELASAR efektif meningkatkan relevansi belajar dan praktik komunikasi ilmiah siswa. Selanjutnya akan dilakukan analisis data dengan pengukuran kuantitatif untuk memperkuat bukti dampak dan replikasi.
Pelatihan Pembuatan Bahan Ajar Digital Berbasis Flipbooks bagi Guru di Kota Pekanbaru Riau
Yulis, Putri Ade Rahma;
Dafit, Febrina;
Fitriani, Fitriani;
Amnestya, Prilla
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 5 No. 1 (2024): February
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33394/jpu.v5i1.9765
This community service activity aims to enhance the knowledge and skills of teachers in creating digital teaching materials based on flipbooks to realize a multimedia-based Islamic school. The implementation method of this community service involved training and mentoring 34 teachers at Arsyad Islamic School in Pekanbaru. The instruments used include questionnaires on the percentage of technology usage in teaching and questionnaires on the teachers' abilities related to using digital teaching material creation applications, which were then analyzed descriptively. The results of this community service showed that there was an improvement in teachers' understanding of the role of technology in teaching and their ability to produce digital learning resources such as flipbooks. Before the training, 48.4% did not master the skills, 31.3% had a sufficient level of mastery, 18.8% were proficient, and 0% were highly proficient in creating digital teaching materials. After the training, there was an improvement, with 0% having no mastery, 34.4% having a sufficient level of mastery, 50% being proficient, and 12.5% being highly proficient. It indicates that the community service activity has impacted teachers' understanding and skills.
Analisis Pendahuluan sebagai Dasar Pengembangan Modul Kimia Organik Bermuatan Hasil Riset untuk Mahasiswa Pendidikan Kimia
Sari, Yelfira;
Yulis, Putri Ade Rahma;
Nabila, Putri;
Pamayanti, Evi
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol. 11 No. 6 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33394/hjkk.v11i6.9907
Penelitian pendahuluan ini bertujuan untuk memperoleh data awal yang akan digunakan sebagai dasar pengembangan modul pengajaran kimia organik yang berisi hasil-hasil penelitian bagi mahasiswa pendidikan kimia. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang dilakukan sampai dengan tahap Analisis dengan tahapan berupa analisis Kurikulum dan RPS (Rencana Pembelajaran Semester), Analisis Dosen, dan Analisis Kemahasiswaan. Berdasarkan hasil kurikulum dan analisis RPS, mata kuliah kimia organik dipresentasikan dalam dua semester, yaitu Kimia Organik 1 dan Kimia Organik 2, yang secara umum terdiri dari 10 materi utama. Hasil wawancara dengan dosen pengajar menyatakan bahwa bahan ajar yang digunakan masih berupa PPT, sedangkan hasil analisis mahasiswa menyatakan bahwa sebanyak 52,6% mahasiswa menyatakan bahwa bahan ajar yang digunakan dosen tidak memenuhi kebutuhan mahasiswa dalam memahami materi pembelajaran. Sebanyak 84,2% mahasiswa membutuhkan bahan ajar lain untuk lebih memahami materi dalam mata kuliah kimia organik. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa perlu dikembangkan bahan ajar berupa modul-modul terpadu hasil penelitian bagi mahasiswa pendidikan kimia.
Need Analysis for Development (E-Module) of Analytical Chemistry Integrated with Environmental Analysis Research Results
Yulis, Putri Ade Rahma;
Oktariani, Oktariani
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol. 12 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33394/hjkk.v12i1.10601
The current condition is still limited to analytical chemistry teaching materials that are integrated with research results, only using Analytical Chemistry textbooks as teaching materials or in the form of e-books. This is one of the causes of the lack of student interest in participating in the teaching and learning process. The purpose of this research is to produce innovative teaching materials in analytical chemistry based on research results, aiming to enhance students' interest in learning.This research is the initial stage as a basis for developing analytical chemistry e-modules integrated with research results. The development model used is ADDIE which consists of five stages, namely Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. This research is limited to the needs analysis stage which includes RPS analysis, analysis of problems and needs of lecturers and problems and needs of students. Data collection instruments used interviews and questionnaires. The subjects of this study consisted of 6 Analytical Chemistry lecturers and 59 students from Riau Province, Riau Islands, North Sumatra, and West Java. The research results of this preliminary analysis include RPS analysis where there are 10 topics of study material and based on the needs questionnaire the topic of quantitative analysis is the topic with the highest percentage to be developed into an e-module. Then also obtained the results that there are still some shortcomings with the teaching materials used today, so that 98% of lecturers and students stated that they need the development of teaching materials, especially those that are digital-based and can be integrated with research results which are evidence of the implementation of analytical chemistry learning theory.Â
Needs Analysis of the Development of TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) Integrated Green Chemistry e-Module Prototype
Yulis, Putriade Rahma;
Fauziah, Nurul
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol. 12 No. 6 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33394/hjkk.v12i6.13879
The current condition is still limited in integrated chemistry teaching materials with TPACK(TechnologicalPedagogicalContentKnowledge)especially in Green Chemistry material because this material is a new material in the realm of the merdeka curriculum in 10th Grade of E Phase in Senior High School. Teachers only use printed books as teaching materials or additional materials made in the form of PPTs and modules from the Ministry of Education.This is one of the causes of several problems in learning. This research is the initial stage as the basis for the development of an integrated green chemistry e-module with TPACK. The development model used is ADDIE which consists of five stages, namely Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation.This research is limited to the needs analysis stage which includes the analysis of Learning Outcomes (CP) of E Phase, and analysis of topics on chemistry materials, analysis of problems and needs of teachers and problems and needs of students. The data collection instrument uses interviews and questionnaires. The subjects of this study consisted of 12 chemistry teachers and 84 students from Riau and Kepulauan Riau Province. The results of this preliminary analysis research include an analysis of the subject matter of 10th Grade class while there are 5 material topics and based on the questionnaire the needs of these topics include the topics with the highest percentage to be developed into e-modules because they are considered difficult by most respondents. Then the results were also obtained that there are still some shortcomings in the teaching materials used today, so that 94% of students and 100% of teachers stated that they need the development of TPACK-based teaching materials.
Development of Phytoremediation Module Based on Research Results
Yulis, Putri Ade Rahma;
Nafsi, Radhiatun;
Desti, Desti;
Suryanti, Suryanti;
Sari, Yelfira
Jurnal Kependidikan : Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 10 No. 1 (2024): March
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33394/jk.v10i1.9408
This study aims to develop and examine the validity of module development based on the research outcome on Phytoremediation. This phytoremediation material was one of the topics in the Biotechnology course studied by Biology Education students. The research method used research and development with the ADDIE model, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation. However, this research was conducted until the development stage. The data were the percentage of product validity from validation sheets and the responses obtained from validation results by material and media experts. Limited trials were subsequently conducted on students of Biology Education who had taken Biotechnology classes. The data analysis technique used qualitative and quantitative descriptive analysis. The validation results based on the material experts were 79.74% (very valid), while based on the learning experts, it was 97.50% (very valid). Then, the results of small group trials obtained a percentage of 90.70% (very valid). moduleModules development was very valid and feasible to be implemented. This module was expected to raise the students’ effectiveness in attending lectures because the source of teaching materials was more applicable.
Edukasi Pemilahan dan Pengelolaan Jenis Sampah di SDN 007 Pangkalan Baru Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar
Putra, Arief Yandra;
Yulis, Putri Ade Rahma
Community Education Engagement Journal Vol. 1 No. 1 (2019): October
Publisher : UIR Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/ceej.v1i1.3795
Environmental problems are global issues caused by low public awareness of the importance of environmental management. One factor is the environmental pollution generated by waste. The problem of waste is closely related to the lifestyle and culture of the community. If waste management does not get the attention of various parties, it will make environmental conditions worse and human health conditions also go down. Therefore, awareness of the importance of waste management needs to be instilled since childhood. This activity was carried out at SDN 007 Pangkalan Baru, Siak Hulu District, Kampar Regency. Based on the activities that have been carried out, most students do not yet understand how to classify and process waste to be economic value so the education should be given to the students. This activity can be said successful because of the high enthusiasm and participation of students in answering the questions that given based on the material that has been delivered.
Penyisihan Logam Besi dalam Sampel Air Tanah Menggunakan Biji Buah Matoa (Pometia Pinnata) Dengan Metode Biosorbsi
Putra, Arief Yandra;
Mairizki, Fitri;
Yulis, Putri Ade Rahma
Jurnal Zarah Vol. 12 No. 1 (2024): April, 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31629/400b9z02
Pertumbuhan industri telah berkontribusi pada masalah lingkungan karena menghasilkan limbah cair atau padat sebagai produk sekunder setelah pemrosesan industri salah satunya limbah logam berat yang telah menjadi ancaman bagi dunia. Logam berat dapat menyebabkan efek toksik yang lebih serius, termasuk kanker, kerusakan otak, atau kematian, dan dapat merusak lingkungan. Besi adalah varian dari logam berat padat dan beracun yang ditemukan dalam kelompok IVA, terutama berbahaya saat tertelan oleh organisme hidup, terutama spesies manusia. Zat logam ini memiliki kecenderungan untuk menumpuk di dalam ekosistem, dan penghapusannya melalui cara biologis terbukti sangat menantang. Salah satu metode yang bisa digunakan adalah biosorpsi dengan mengggunakan biji buah matoa (Pometia Pinnata) sebagai adsorben. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan biji matoa (Pometia Pinnata) dalam mengurangi kandungan Logam besi didalam sampel. Metode biosorpsi yang digunakan didalam penelitian ini secara batch. Hasil yang diperoleh adalah tidak terlihat pengaruh yang signifikan perubahan warna pada air tanah sebelum dan dikontakkan dengan biosorben dari biji matoa. Pada penentuan pHpzc yaitu pada pH 4 dengan waktu kontak optimum 60 menit dan dosis sampel 0,1 g serta kecepatan pengadukan 200 rpm Dimana kecepatan pengadukan sangat mempengaruhi kemampuan daya serap adsorben dengan kapasitas adsorpsi 0,341 mg/L. Biji buah matoa memiliki kemampuan dalam mengurangi kandungan logam berat Fe didalam air tanah.
Ekstrakurikuler Sains Kontekstual: Pemberdayaan Komunitas Belajar dalam Eksplorasi Potensi Sains Lokal Sekolah
Ichwani Putri, Iffa;
Nurkhairo Hidayati; Ummi Kalsum;
Yulis, Putri Ade Rahma;
Salsabila, Zahra Anandita;
Swastika, Amelia
Community Education Engagement Journal Vol. 7 No. 1 (2025): October
Publisher : UIR Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/ceej.v7i1.24944
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan program ekstrakurikuler SELASAR (Sains Eksploratif Langsung dari Sumber Alam dan Ruang Lokal) di SMPN 4 Siak Hulu, Riau. Program dirancang untuk memperkuat pembelajaran sains kontekstual dan pemanfaatan potensi sains lokal. Kegiatan diikuti oleh guru-guru IPA dan 25 orang siswa kelas IX. Metode meliputi sosialisasi kepada kepala sekolah dan guru IPA, pelatihan teknik eksplorasi serta dokumentasi, pendampingan school-yard inventory tumbuhan (identifikasi morfologi, klasifikasi, dokumentasi spesies tumbuhan), laporan hasil eksplorasi lapangan. Data kualitatif dan teknik analisis dihimpun melalui observasi terstruktur serta telaah produk hasil eksplorasi lingkungan sekolah. Hasil menunjukkan terbentuknya program ektrakurikuler eksplorasi sains lokal di lingkungan sekolah, portofolio hasil identifikasi (laporan, poster/infografis), peningkatan keterlibatan dan ketelitian deskripsi siswa, serta kesiapan guru menyelaraskan SELASAR dengan topik pembelajaran. Umpan balik sekolah mengindikasikan kelayakan adopsi berkelanjutan. Disimpulkan bahwa SELASAR efektif meningkatkan relevansi belajar dan praktik komunikasi ilmiah siswa. Selanjutnya akan dilakukan analisis data dengan pengukuran kuantitatif untuk memperkuat bukti dampak dan replikasi.