Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Menumbuhkan Kesadaran Hidup Ekologis melalui Komunikasi Lingkungan di Eco Learning Cam Santi Susanti; Tine Silvana Rachmawati
MediaTor (Jurnal Komunikasi) Vol 11, No 2 (2018): (Accredited Sinta 3)
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) LPPM Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mediator.v11i2.3961

Abstract

This study aims to reveal the forms of environmental communication applied at Eco Learning Camp or Eco Camp Bandung in fostering awareness of ecological life. Eco Camp is a non-profit institution that aimed to build public awareness to preserve nature and live in harmony with nature as a fellow creation of God. The method used is descriptive qualitative, in the form of observations of experienced situation and interviews with Eco Camp managers. This research resulted in findings ; Eco Camp has seven new awareness of ecological life that is applied in daily life in the Eco Camp environment, starting from the internal environment of its management, since waking up until before going to bed. The activities is expected to emerge awareness of the importance of maintaining good relations with nature, so that nature provides good reciprocity for humans. The conclusion of this study is that attractive and patterned enviromental communication in an institution that cares about the environment can contribute to the emergence of awareness to maintain good relations between humans and natural environment.
Koleksi buku cerita bergambar (picture storybooks) di Perpustakaan Desa Sukamukti Pawit M. Yusup; Tine Silvana Rachmawati; Ninis Agustini Damayani; Evi Nursanti Rukmana
Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 16 No 1 (2020): June
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bip.v16i1.151

Abstract

Introduction. The teachers at Kelompok Belajar Islam Terpadu (KBIT) Sukamukti village have used picture storybooks from the Library of Sukamukti village and reading them in a story telling session to their students. Two of this activities as a basic in the pre-reading activity to early childhood, so that the purpose this reaserch is to understand how the teachers use the picture storybooks, reading technique, and storytelling. Data Collection Method. This paper used a qualitative perspective with phenomenology by using observations, interviews, focus group discussions, and literature study. Analysis Data. Data from interviews were transcribed for further analysis Results and Discussion. The teachers at KBIT Sukamukti village used the picture of storybooks with fables. The teachers also discussed plot, animal activities, themes and morality based on the story. The language in the story is easy to understand by the children, book illustrations explain the reality of the character in the forest. Activities read aloud by introducing the identity of the book used, and storytelling activities through self-assement, stories, sounds, expressions, gestures, and other abilities. Conclusion. The teachers read and tell stories to educate young children in alphabet, vocabularies, and creativity. This helps early children in the process of learning pre-reading.
Pola komunikasi organisasi pustakawan-guru dalam pemberian layanan prima perpustakaan Tine Silvana Rachmawati; Merryam Agustine
Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 17 No 1 (2021): June
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bip.v17i1.1170

Abstract

Introduction. The purpose of this study is to examine the organizational communication patterns between librarians and teachers in providing quality library services. Data Collection Method. This is a qualitative research with a case study approach with librarians and teachers as samples. Data collection techniques were interviews, observations, and literature study. Data Analysis. Data analysis techniques were conducted by reducing data, presenting data, and then making conclusions or data verification. Results and Discussion. The results of this study indicate that a well-established organizational communication pattern between librarians and teachers consists of task coordination, problem-solving, information sharing, conflict resolution, and building togetherness or relationships. All of them supported excellent services. Conclusion. Librarian who implement a good horizontal organizational communication model can provide high-quality services to teachers who need information, which is beneficial to the library and the school as an organization. The recommendation of this study is that schools should be able to treat librarians as key people in organizing ideas and information resources, rather than as only as academic supporters.
Pustakawan Referensi Sebagai Knowledge Worker Rizki Nurislaminingsih; Tine Silvana Rachmawati; Yunus Winoto
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 4, No 2 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.509 KB) | DOI: 10.14710/anuva.4.2.169-182

Abstract

Trend dunia saat ini berada pada posisi era informasi dan pengetahuan. Kecenderungan tersebut juga berperanguh pada bidang pekerjaan yang lebih mengutamakan proses berfikir untuk menyelesaikan masalah daripada produksi barang selayaknya era industri. Peneliti memiliki argumentasi bahwa hal yang sama terjadi dalam lingkup pekerjaan di sebuah perpustakaan. Fokus utama perpustakaan kini ada pada layanan informasi dan pengetahuan atau yang lebih kita kenal dengan sebutan layanan referensi. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk memaparkan status pustakawan referensi sebagai knowledge worker dan kegiatan apa saja yang mereka lakukan. Metodologi literature review digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian sehingga didapat pemahaman yang komprehensif karena bersumber dari literatur yang sudah diterbitkan. Hasil literature review menunjukkan bahwa pustakawan referensi memiliki tugas utama menggali informasi yang ada dalam koleksi, menemukan isi intelektual kemudian mengubah menjadi pengetahuan yang berguna bagi pemustaka. Dari tugas inilah pustakawan bertindak sebagai pekerja pengetahuan. Proses mengidentifikasi isi koleksi hingga menjadi pengetahuan ini hanya dapat dilakukan oleh orang-orang yang berpengetahuan. Selain itu, pustakawan referensi memiliki tanggung-jawab untuk mentransfer kemampuan tersebut kepada pemustaka sehingga pemustaka memiliki pengetahuan baru untuk memecahkan masalah. Bekerja di perpustakaan yang notabene organisasi profesi semakin menguatkan posisi pustakawan sebagai knowledge worker. Kewajiban pustakawan referensi untuk memberi layanan pengetahuan yang kontinyu kepada masyarakat menjadikan pustakawan memiliki ragam kegiatan yang berkaitan dengan pengetahuan, salah satunya dikenal dengan istilah knowledge engagement service. Secara garis besar knowledge engagement service terbagi dalam knowledge brokering, knowledge readiness dan knowledge promotion. Pada knowledge brokering pustakawan bekerja sebagai perantara kebutuhan pengetahuan pemustaka dengan sumber infromasi yang dapat dijadikan pengetahuan baru bagi pemustaka. Knowledge readiness merupakan aktivitas pustakawan membimbing pemustaka agar menguasai literasi informasi. Pustakawan referensi juga melaksanakan knowledge promotion dengan cara membuat berbagai acara edukatif terbuka bagi masyarakat yang berguna untuk menstimuli pengunjung agar dapat menemukan pengetahuan dalam setiap kegiatan.
KEBERADAAN “HOUSE JOURNAL” SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI INTERNAL DI LINGKUNGAN SUATU LEMBAGA Indra Fichas; Yunus Winoto; Tine Silvana
PRoMEDIA Vol 3, No 1 (2017): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.316 KB) | DOI: 10.52447/promedia.v3i1.568

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan newsletter Gentra sebagai media komunikasi dalam pemenuhan informasi komunitas civitas akademika UNPAD. Lokasi penelitian ini dilakukan di Perpustakaan Fakultas Pertanian UNPAD Jatinangor dan UPT. Perpustakaan Pusat UNPAD. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan jenis penelitian survey. Populasi dalam penelitian ini adalah para pembaca newsletter “Gentra” dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Untuk teknik pengambilan datanya dilakukan melalui angket, wawancara, observasi dan studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa 1. Intensitas terbitan newsletter gentra dilihat dari ketepatan waktu penerbitan dan frekuensi penerbitan masih belum sesuai dengan harapan khalayak atau pembaca, 2). Untuk aspek isi newsletter gentra yang menyangkut gaya bahasa, keaktualan informasi dan format penyajian sudah sesuai dengan kebutuhan khalayak atau pembaca, 3). Daya Tarik fisik newsletter gentra yang meliputi layout halaman da nisi, warna dan penyajian foto dan gambar sesuai dengan harapan pembaca yakni para civitas akademika UNPAD.   Kata Kunci   : laporan berkala,  Media komunikasi, media internal, public relations. ABSTRACT This study aims to determine the existence of Gentra newsletter as a communication medium in the fulfillment of the academic community ubuntu community information. The location study was conducted at the Library of the Faculty of Agriculture Padjadjaran Jatinangor and UPT. Padjadjaran University Central Library. The method used in this research is descriptive method with the type of survey research. The population in this study are the readers of the newsletter "Gentra" with sampling techniques using simple random sampling. For data collection technique is done through questionnaires, interviews, observation and literature study. Based on the survey results revealed that 1. The intensity of the newsletter published by Gentra seen from the timeliness of publication and frequency of issuance is still not in accordance with the expectations of the audience or the reader, 2). Gentra newsletter for the content aspect concerning the style, format and presentation of information actuality are in accordance with the needs of the audience or the reader, 3). Physical Attractiveness newsletter covering Gentra da nisi page layout, color and presentation of photos and images in accordance with the expectations of the readers of the academic community ubuntu. Keywords: newsletter, media communication, internal media, public relations.
RELIGIOUS VALUES IN JEIHAN SUKMANTORO'S “MATA MBELING JEIHAN” POETRY ANTHOLOGY: NILAI-NILAI RELIGIUS DALAM KUMPULAN PUISI “MATA MBELING JEIHAN” KARYA JEIHAN Santi Susanti; Tine Silvana Rahmawati
Jurnal Kata : Penelitian tentang Ilmu Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal Kata : Penelitian tentang Ilmu Bahasa dan Sastra
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.733 KB) | DOI: 10.22216/kata.v5i1.65

Abstract

Jeihan Sukmantoro, is a painter and an accomplished poet who pioneered the mBeling Poetry movement along with Remy Sylado, Sanento Yuliman, and other Jeihan colleagues. Among Jeihan's mBeling poems, Jeihan's poetry contains religious values. Jeihan's thoughts of life influence his works from the perspective of the Islamic religion. This study describes and interprets the religious values Jeihan Sukmantoro’s poetry. The method used in this research is interpretive qualitative with literature review techniques related to Jeihan's poetry which has Islamic religious value. The primary data source in this research is Jeihan's poetry in Mata mBeling Jeihan's anthology poetry books. Secondary data sources come from literature and documents that are in line with the main source. The data analysis technique used in this study is a content analysis technique that includes indication, classification, analysis, interpretation, description and confirmation. The validation technique used is the triangulation of data sources, which refers to various sources in the form of literature and documents that support the research data. The results revealed that the religious values expressed in Jeihan's poetry included aqidah, knowledge, ihsan, worship, and piety.
KEGIATAN STORYTELLING MELALUI APLIKASI WHATSAPP SEBAGAI ALTERNATIF MENUMBUHKAN LITERASI DASAR DI DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KOTA CIREBON Firda Rahmadianty Lestari; Tine Silvana Rachmawati; Elnovani Lusiana
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 6, No 1 (2022): Edisi 1
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jib.v6i1.196

Abstract

Storytelling activities at Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cirebon have switched to using the WhatsApp application since the Covid-19 pandemic. This initiative is one of the alternatives to cultivate basic literacy even in limited conditions. This study aims to determine the implementation of storytelling activities through WhatsApp application at Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cirebon and its application based on the basic literacy model. The research method used is qualitative with a case study approach. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, documentation, and literature study. The results of this study indicate that the implementation of storytelling activities through WhatsApp application is carried out in four stages, namely opening, storytelling activities, crafting activities, and closing. This activity is also implemented based on the basic literacy model proposed by (Ferguson, n.d.) with four components, including reading & writing, speaking & listening, counting & calculating, and perception & drawing. The application is carried out with various activities according to its components, where there are different interests and developments among storytelling participants. From this research, it can be concluded that the WhatsApp application can be an alternative media to carry out storytelling activities in cultivate basic literacy.
Optimalisasi pelayanan pada pemustaka penyandang disabilitas tunanetra di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Yolanda Amalia Hidayat; Tine Silvana R.; Elnova Lusiana
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 5 (2022): Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v1i5.335

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai “optimalisasi pelayanan pada pemustaka penyandang disabilitas tunanetra di perpustakaan nasional republik indonesia”. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui staf perpustakaan dalam memberikan layanan kepada pemustaka tunanetra, untuk mengetahui fasilitas yang disediakan oleh perpustakaan nasional ri bagi pemustaka tunanetra, dan untuk mengetahui koleksi yang tersedia untuk pemustaka tunanetra di perpustakaan nasional ri. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun yang menjadi objek penelitian ini yaitu layanan khusus disabilitas dalam membantu disabilitas tunanetra di perpustakaan nasional ri dan subjek penelitian terdiri dari tiga orang narasumber. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa layanan khusus dalam membantu pemustaka tunanetra di perpusnas ri melibatkan tiga komponen yang terlibat langsung dalam memberikan layanan perpustakaan yaitu staf perpustakaan yang memiliki kualifikasi khusus, fasilitas yang memberikan kenyamanan dan lengkap, serta koleksi yang tersedia berupa buku braille dan buku audio.
Kualitas layanan dengan kepuasan pengunjung pada Galeri Nasional Indonesia di masa Pandemi Covid-19 Dinda Izzah Khalida; Tine Silvana; Elnoyani Lusiana
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 8 (2022): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai kualitas layanan ditinjau dari lima dimensi kualitas jasa tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy pada pameran tetap koleksi Galeri Nasional Indonesia dengan kepuasan pengunjung di masa pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan analisis statistik deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran umum kualitas layanan ditinjau dari dimensi bukti fisik (tangible), keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance) dan (empathy) dengan kepuasan penggunjung di Galeri Nasional Indonesia. Responden dalam penelitian ini berjumlah 98 orang dengan teknik pengumpulan data yaitu teknik random sampling yang dilakukan di Galeri Nasional Indonesia. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas layanan ditinjau dari dimensi bukti fisik (tangible), keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), maupun empati (emphaty) dengan kepuasan pengunjung pada Galeri Nasional Indonesia. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kualitas layanan ditinjau dari dimensi tangible. Reliability, responsivness dan empathy dengan kepuasan pengunjung di masa pandemi covid-19
Peran pustakawan Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu dalam meningkatkan literasi informasi masyarakat Dinda Tri Hamidah; Tine Silvana R; Elnovani Lusiana
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 7 (2022): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v1i7.412

Abstract

Kemampuan literasi saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat umum untuk mewujudkan masyarakat yang literat. Hal ini dapat meningkatkan tingkat budaya literasi di indonesia, khususnya pada masyarakat Indramayu yang tergolong masih rendah. Permasalahan tersebut harus diperhatikan oleh pustakawan seorang yang berprofesi, sebagai seorang pengelola informasi. Ketika budaya literasi terus meningkat, maka bangsa ini akan semakin maju. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pustakawan pustakawan Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu dalam meningkatkan literasi informasi masyarakat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yaitu dengan cara menganalisis data yang berhasil dikumpulkan lalu dianalisis sesuai dengan penelitian deskriptif. Adapun hasil penelitian ini yaitu Perpustakaan memiliki peran yang sangat penting, dalam menciptakan masyarakat yang melek akan suatu informasi dan peran itu dilaksanakan oleh pustakawan. Pustakawan sendiri memiliki kontribusi yang sangat besar, untuk membentuk masyarakat yang melek akan informasi yang berpikir kritis dan menjadi pembelajar seumur hidupnya.