p-Index From 2021 - 2026
7.439
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Sendratasik Rekam : Jurnal, Fotografi, Televisi Animasi Jurnal Kawistara : Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Channel : Jurnal Komunikasi Jurnal Orasi ETTISAL Journal of Communication JADECS (Journal of Art, Design, Art Education and Culture Studies) Jurnal Studi Komunikasi Persepsi : Communication Journal Jurnal Invensi (Jurnal Penciptaan dan Pengkajian Seni) IRJE (Indonesian Research Journal in Education) Wacana: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Ultimacomm: Jurnal Ilmu Komunikasi Humaniora Jurnal Riset Komunikasi Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi Communicare : Journal of Communication Studies JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI Tonil, Jurnal Kajian Sastra, Teater dan Sinema Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Source: Jurnal Ilmu Komunikasi Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi Literatus Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Jurnal SASAK : Desain Visual dan Komunikasi COMMICAST MEDIASI Jurnal Kajian dan Terapan Media, Bahasa, Komunikasi CITRAWIRA : JOURNAL OF ADVERTISING AND VISUAL COMMUNICATION Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu komunikasi Media dan Cinema International Journal of Science and Society (IJSOC) Jurnal Kajian Seni JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education Jurnal Indonesia Sosial Sains Lektur, Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Kawistara CHANNEL: Jurnal Komunikasi INJECT Interdisciplinary Journal of Communication Orasi: Jurnal Dakwah dan Komunikasi
Claim Missing Document
Check
Articles

Health Literacy in the Short Film Stunting “Konsumsi Bergizi Bikin Glowing” Rifaqi, Dela Aufa; Adiprabowo, Vani Dias
International Journal of Science and Society Vol 6 No 3 (2024): International Journal of Science and Society (IJSOC)
Publisher : GoAcademica Research & Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/ijsoc.v6i3.1200

Abstract

Indonesia is a developing country with a low health index, one of which is indicated by the high prevalence of stunting. Stunting is a growth disorder in children due to chronic malnutrition that has an impact on long-term physical and cognitive health. This study aims to explore the messages in the short film "Nutritious Consumption Makes You Glowing" produced by the DIY Health Service in improving adolescent health literacy related to preventing stunting through the consumption of nutritious food and blood-boosting supplements. Using a qualitative approach, this study analyzed the content of the film and relevant literature. The results showed that this film succeeded in conveying health literacy effectively through direct socialization carried out by Bu Bidan. Messages about the importance of balanced nutrition and blood supplementation are conveyed in a way that is easy for adolescents to understand and accept. Scenes in the film depict changes in healthy lifestyles that are starting to be adopted by adolescents, showing that education through audiovisual media can influence people's nutritional behavior and awareness. Thus, this short film is an effective educational tool in improving health literacy and preventing stunting among adolescents.
Peran Komunikasi Keluarga dalam Film "Jalan Yang Jauh Jangan Lupa Pulang" Ichwani, Agnessia; Adiprabowo, Vani Dias
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 6, No 2 (2023): December 2023
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v6i2.256

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran komunikasi keluarga dalam menyelesaikan masalah pada film “Jalan yang Jauh Jangan Lupa Pulang” dengan pendekatan semiotika Ferdinand de Saussure. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan objek penelitian film “Jalan yang Jauh Jangan Lupa Pulang”. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, dokumentasi, dan studi pustaka terhadap film berdasarkan teori. Analisis data yang digunakan yaitu kajian isi dan semiotika Ferdinand de Saussure. Hasil penelitian menunjukan, keterbukaan dengan cara pandang yang tepat akan membantu komunikasi dalam keluarga lebih efektif. Aurora yang menyembunyikan masalah dari keluarganya yang jauh di perantauan membuat Aurora berpikir untuk menyelesaikan masalah dengan caranya sendiri. Angkasa dan Awan yang memiliki kekhawatiran pada awalnya hanya bisa menghakimi Aurora tanpa mengetahui penyebabnya. Hingga akhirnya Angkasa dan Awan menyadari keputusan yang diambil Aurora tepat. Setiap anggota keluarga mempunyai peran yang setara dan keputusan akhir ada di tangan anggota keluarga yang dominan. Komunikasi keluarga tidak bersifat mutlak atau muncul dengan sendirinya dalam komunikasi keluarga dapat berubah tergantung situasi.
Thrifting Consumer Communication Experience in Yogyakarta Savryaninda, Rachmalia Hasna; Adiprabowo, Vani Dias
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 5 No. 06 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v5i06.1138

Abstract

Thrifting, the increasingly popular activity of shopping for used clothes, came under scrutiny when the government banned the import of used goods. This study aims to analyze thrifting consumer communication experiences regarding prohibiting imports of used goods and their impact on local industries. In the phenomenological approach, the researcher explores the meaning of thrifting consumers' experiences related to popular culture and wasteful behavior. Studies show that thrifting as a shopping alternative can help overcome the problem of turning off expensive and low-quality local goods. This is because thrifting provides foreign goods at lower prices and good quality. Even so, the issue of local products of inferior quality and expensive remains an obstacle that must be overcome. Possible solutions include improving the quality of local products, providing education and information to the public, and improving the quality of thrifting services and products. Thus, this problem can be overcome with solutions from the government, local producers, and consumers so that it can positively impact the economy and the environment.
PENGARUH FADIL JAIDI SEBAGAI CELEBRITY ENDORSER IKLAN HEAD & SHOLDERS DI YOUTUBE TERHADAP KEPUTUSAN MEMBELI PRODUK Sumiasih, Estri; Dias Adiprabowo, Vani
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 10 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i10.2024.4190-4200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis besarnya pengaruh penggunaan Fadil Jaidi sebagai Celebrity endorse pada iklan Head Shoulders di Youtube terhadap keputusan membeli produk pada followers Instagram @fadiljaidi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksplanatif dengan pendekatan survei, dimana kuesioner disebarkan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel pengaruh Celebrity endorse Fadil jaidi dalam iklan Youtube Head Shoulders memiliki pengaruh positif terhadap variabel minat beli konsumen. Celebrity endorser berperan penting dalam membantu perusahaan dalam menjalin komunikasi dengan konsumen. Celebrity endorse juga berfungsi sebagai penghubung efektif dalam menyampaikan pesan pemasaran, dan dapat mempengaruhi presepsi khalayak terhadap produk atau layanan yang diiklankan. Semakin tinggi nilai pengaruh Celebrity endorser di Youtube Head Shoulders, semakin tinggi pula efektivitas strategi komunikasi pemasaran produk , yang pada akhirnya meningkatkan minat beli konsumen. Minat beli didefinisikan sebagai munculnya perilaku konsumen sebagai respon terhadap suatu objek dengan menunjukan keinginan untuk membeli. Penelitian ini menggaris bawahi pentingnya peran Celebrity endorser dalam strategi pemasaran digital, khususnya dalam meningkatkan minat beli produk di kalangan konsumen.
MENGHIDUPKAN KEMBALI KETOPRAK JOGJA: STRATEGI PELESTARIAN SENI TEATER TRADISIONAL DI ERA DIGITAL Noor Wicaksono, Chandra; Dias Adiprabowo, Vani
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 10 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i10.2024.4121-4130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan penurunan minat masyarakat terhadap ketoprak Jogja, mengeksplorasi dampak dari menurunnya minat tersebut pada pelestarian budaya Jawa, serta menemukan strategi untuk menghidupkan kembali minat terhadap ketoprak Jogja. Melalui metode kualitatif yaitu studi literatur, ditemukan bahwa budaya populer, perkembangan teknologi digital, kurangnya regenerasi, dan minimnya dukungan ekonomi serta institusional merupakan faktor utama yang berkontribusi terhadap penurunan minat ini. Dampak dari tren ini mencakup risiko hilangnya identitas budaya dan punahnya tradisi ketoprak. Untuk mengatasi masalah ini, beberapa strategi yang diusulkan meliputi penggunaan media digital untuk promosi, integrasi pendidikan tentang ketoprak dalam kurikulum sekolah, kolaborasi dengan media populer, serta peningkatan dukungan dari pemerintah dan lembaga budaya. Rekomendasi mencakup peningkatan dukungan finansial, kampanye publik, penguatan komunitas seni, program edukasi berkelanjutan, dan inovasi dalam pementasan ketoprak. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam upaya pelestarian ketoprak sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia, dengan menawarkan solusi praktis untuk meningkatkan minat masyarakat, terutama generasi muda, terhadap seni teater tradisional ini.
REPRESENTASI NARASI NERAKA DALAM FILM SIKSA NERAKA Thoharoh, Sulystia; Dias Adiprabowo, Vani
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 8 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i8.2024.3057-3068

Abstract

Film Siksa Neraka  merupakan film representasi neraka yang menceritakan sebab-akibat seseorang masuk neraka dan disiksa dengan menunjukan implikasi dari narasi yang dibangun. Representasi Neraka dilihat  dari narasi pada film Siksa Neraka yang berhubungan dengan apa yang dipelajari oleh agama khususnya islam dan bagaiana film ini menunjukan neraka pada penontonnya dengan mengedukasi pendidikan agama secara tidak langsung.  Peneitian ini khusus mengkaji narasi dalam film Siksa Neraka yang memberikan gambaran tentang pedihnya siksa neraka. Penelitian ini bertujuan menganalisis narasi yang efektif sebagai implikasi edukasi dari sudut nilai moral dan religiulitas yang terdapat dalam film Siksa Neraka. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis naratif menggunakan teori dari Tzvetan Todorov dengan cara mengumpulkan data penelitian dari adegan, teks dan narasi yang terdapat pada film Siksa Neraka. Menggunakan teori Tzvetan Todorov menghasilkan tiga bagian penelitian yaitu bagian awal, bagian tengah dan bagian akhir. Hasil penelitian ini menujukan tiga bagian pada Film Siksa Neraka yang menunjukan kesinambungan satu sama lain.
REPRESENTASI RAS KULIT PUTIH DALAM MENGEKSPLOITASI SUKU OSAGE DI FILM KILLERS OF THE FLOWER MOON Prayoga, Gymnastiar Danang; Adiprabowo, Vani Dias
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 6 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i6.2024.2338-2349

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi cara film ini menggambarkan masalah ketidakadilan dan diskriminasi dari ras kulit putih kepada suku Osage Penelitian ini menyajikan analisis mendalam terhadap narasi film dan dampaknya terhadap pemahaman budaya dan sejarah. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami lebih dalam tentang eksploitasi dan diskriminasi ras dan budaya serta dampak nya terhadap masyarakat. Dengan menggunakan metode analisis naratif, film ini mengidentifikasi masalah yang terjadi pada suku osage yang disebabkan oleh ras kulit putih  dan alur narasi nya pada bagian awal, tengah, dan akhir cerita. Hasil analisis menunjukkan bahwa film "Killers of the Flower Moon" menggambarkan eksploitasi dan diskriminasi budaya oleh ras kulit putih kepada suku Osage dengan menyoroti bagaimana kepentingan dan keserakahan individu dan juga ekonomi dapat mengorbankan suku minoritas. Kesimpulan dalam film ini yaitu membangkitkan kesadaran tentang pentingnya penghargaan terhadap suku dan budaya dan perlunya keadilan bagi mereka. Kesimpulan ini menekankan perlunya terus memperjuangkan hak-hak suku dan budaya agar terhindar dari eksploitasi budaya di masa depan. Melalui karakter-karakter utama seperti Ernest Burkhart, Tom White, dan Mollie Burkhart, film ini menggambarkan konflik moral, kekuasaan, dan keserakahan yang mendasari tragedi ini.
THE PHENOMENON OF SOCIAL DEVIANCE IN THE FILM JAKARTA VS EVERYBODY Sydham Firmansyah, Aris; Dias Adiprabowo, Vani
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 8 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i8.2024.3266-3277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui bagaimana unsur penyimpangan sosial fenomena penylahgunaan narkoba pada film Jakarta vs Everybody. Penelitian tersebut menggunakan jenis metode penelitian kualitatif dengan menggunakan representasi Stuart Hall. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan metode penelitian anaisis deskriptif untuk menjelaskan pembahasan penelitian. Penelitian ini juga menggunakan teori analisis semiotika dari Ferdinand de Saussure. Hasil penelitan ini menunjukan bahwa representasi fenomena narkoba pada beberapa adegan film Jakarta vs Everybody yaitu saat tokoh Dom menjadi tergabung kedalam kurir pengantar sabu yang dibawahi langsung oleh Radit sang pengedar,  juga dimana Dom, Radit juga Pinkan tengah pesta sabu untuk merayakan keberhasilan mereka mengirim paket sabu. Kesimpulan penelitian ini ditemukan terkait penyalahgunaan narkoba pada film Jakarta vs Everybody melalui adegan pada film tersebut, yaitu penyalahgunaan narkoba yang dipresentasikan pada film Jakarta vs Everybody melalui adegan Dom yang ingin mewujudkan mimpinya menjadi aktor namun gagal. Dom rela menjadi kurir narkoba demi menyambung hidupnya dan bisa bertahan hidup dalam kerasnya Ibukota Jakarta.
ETIKA KOMUNIKASI NETIZEN SETELAH PERTANDINGAN SEPAK BOLA INDONESIA VS UZBEKISTAN DI AKUN INSTAGRAM @SHENYINHAO.OFFICIAL Dzulfikhram, Muhammad; Dias Adiprabowo, Vani
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 11 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i11.2024.4509-4520

Abstract

Pertandingan sepak bola antara Timnas Indonesia U-23 dan Uzbekistan pada babak semifinal AFC Cup U23 menjadi sorotan publik setelah menuai kontroversi terkait keputusan wasit, Shen Yinhao. Fenomena ini menciptakan diskusi sengit di berbagai platform media sosial, termasuk akun Instagram resmi Shen YinHao. Penulis melihat banyak netizen kurang menjaga etika dalam berkomentar di akun Instagram Shen Yinhao. Penelitian bertujuan untuk mempromosikan diskusi yang sehat dan membangun pemahaman yang lebih baik tentang dinamika interaksi manusia di era digital, khususnya dalam konteks peristiwa olahraga yang kontroversial. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan netnografi untuk menyoroti tantangan etika yang muncul dalam komunikasi online, seperti penggunaan bahasa kasar, penyebaran kebencian, dan kurangnya penghargaan terhadap pihak lain. Hasil penelitian menunjukkan bahasa yang tidak pantas dan tone yang agresif dapat menciptakan atmosfer toxic di ruang komentar. Netizen perlu memahami tanggung jawab mereka dalam menyampaikan pendapat secara konstruktif dan bertanggung jawab, serta menerima keragaman pendapat dan menghargai perspektif yang berbeda. Hal ini perlu meningkatkan kualitas dan etika komunikasi di media sosial. Ini akan membantu pengguna media sosial, terutama generasi muda, untuk lebih memahami konsekuensi dari perilaku mereka dan bagaimana mereka dapat berkontribusi pada lingkungan yang lebih positif.
Representasi Kepemimpinan pada Karakter Monkey D Luffy dalam Anime One Piece Prayogi Setya Natanegara, Mochammad; adiprabowo, vani dias
CITRAWIRA : Journal of Advertising and Visual Communication Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : ISI Press Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/citrawira.v6i2.6249

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi representasi kepemimpinan dalam Anime One Piece Episode 1070 melalui analisis semiotika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan analisis semiotika dan kerangka kerja tiga level kode-kode televisi John Fiske untuk mengurai makna kepemimpinan yang tertanam dalam episode tersebut. Analisis menunjukkan bahwa representasi kepemimpinan dikonstruksikan melalui penggambaran perilaku Monkey D. Luffy sebagai kapten bajak laut, yang mencerminkan sifat ambisius dan berani dalam mencapai tujuannya. Representasi ini dielaborasi lebih lanjut melalui analisis struktur naratif, tanda, dan ideologi yang terkandung dalam episode. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami representasi kepemimpinan dalam konteks budaya dan sosial di mana Anime One Piece dibuat dan ditayangkan. Temuan ini menawarkan wawasan berharga tentang bagaimana pesan kepemimpinan disampaikan dan diinterpretasikan oleh penonton