Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengaruh video pendidikan gizi terhadap pengetahuan dan sikap penerapan gizi seimbang pada wanita usia subur Tri Marta Fadhilah; Noerfitri Noerfitri
Ilmu Gizi Indonesia Vol 6, No 2 (2023): Februari
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/ilgi.v6i2.313

Abstract

Latar Belakang: Asupan gizi yang tidak seimbang berisiko menimbulkan permasalah gizi pada wanita usia subur, termasuk anemia, kurang energi kronis, maupun obesitas. Upaya edukasi gizi seimbang dengan media audiovisual mempunyai kelebihan memberikan gambaran yang lebih nyata serta meningkatkan retensi memori karena lebih menarik dan mudah diingat.  Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan gizi melalui video film pendek terhadap pengetahuan dan sikap penerapan gizi seimbang pada wanita usia subur di wilayah Kantor Urusan Agama Kota Bekasi. Metode: Penelitian ini termasuk jenis kuasi eksperimen dengan rancangan two control group, pretest dan post test. Sampel sebanyak 60 wanita usia subur diambil secara consecutive sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test untuk mengetahui perbedaan pengetahuan dan sikap penerapan gizi seimbang sebelum dan sesudah intervensi dan uji Mann-Whitney untuk mengetahui perbedaan antara kelompok intervensi dan kontrol. Hasil: Terdapat perbedaan pengetahuan dan sikap penerapan gizi seimbang yang signifikan (p<0,05) sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan gizi melalui video film pendek pada kelompok intervensi. Terdapat perbedaan pengetahuan dan sikap penerapan gizi seimbang signifikan (p<0,005) antara kelompok intervensi dan kontrol. Kesimpulan: media pendidikan gizi menggunakan video film pendek dapat memengaruhi pengetahuan dan sikap penerapan gizi seimbang pada wanita usia subur.
SNACK BAR TEPUNG KACANG ARAB (Cicer arietinum) DAN CHIA SEED (Salvia hispanica) SEBAGAI ALTERNATIF CAMILAN DIABETES MELITUS TIPE 2 Rahmanita Pujianti; Tri Marta Fadhilah
Darussalam Nutrition Journal Vol. 7 No. 2 (2023): Darussalam Nutrition Journal
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/dnj.v7i2.10563

Abstract

Latar belakang: Prevalensi Diabetes melitus dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Pemilihan jenis bahan pangan perlu diperhatikan yaitu penggunaan alternatif bahan pangan yang mengandung tinggi serat untuk memperlambat kenaikan kadar gula darah. Kacang arab dan chia seed merupakan bahan pangan yang mengandung tinggi serat dan diharapkan menjadi salah satu alternatif bahan pangan untuk penderita diabetes melitus tipe 2. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung kacang arab dan chia seed terhadap mutu organoleptik dan kandungan zat gizi pada snack bar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari tiga formula yaitu penambahan tepung kacang arab dan chia seed masing-masing yaitu, F1 (70:30), F2 (80:20) dan F3 (90:10).  Parameter yang diteliti pada penelitian ini adalah daya terima (kesukaan) panelis, proksimat (air, abu, protein, lemak dan karbohidrat), serat pangan dan gula pereduksi dari snack bar yang paling disukai. Hasil: Uji organoleptik dianalisis secara statistik memakai uji Kruskal Wallis yang dilanjutkan uji Mann Whitney terdapat perbedaan signifikan pada analisis uji organoleptik indikator rasa, aroma, warna dan tekstur snack bar (p<0,05), analisis uji kesukaan didapatkan formula 3 disukai oleh panelis dengan perbandingan tepung kacang arab 90% dan chia seed 10% didapatkan energi (500 kkal), kadar protein (14,58), lemak (35,20%), karbohidrat (31,72%), serat pangan (20,96%), dan gula pereduksi (9,03%). Simpulan: Penelitian ini menunjukkan snack bar tepung kacang arab dan chia seed dapat diterima secara sensori oleh masyarakat umum. Kata kunci: diabetes tipe 2, serat pangan, snack bar, tepung chia seed, tepung kacang arab
Edukasi Pendidikan Gizi Terkait Pemilihan Jajanan Sehat pada Anak Usia Sekolah Tri Marta Fadhilah; Reni Puspita Sari; Bauty Gloria Masinambow; Dinda Sopiah Andriana; Wariz Luthfi Arifiana
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 8 NOMOR 1 MARET 2024 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jppm.v8i1.20628

Abstract

Anak sekolah banyak menggemari jajanan baik di rumah, di lingkungan, tempat tinggal serta di sekolah, khususnya anak usia sekolah yang berusia 7-12 tahun. Pengabdian ini bertujuan mengetahui pengaruh penyuluhan pendidikan gizi terhadap pengetahuan dan perilaku pemilihan jajanan sehat pada anak usia sekolah di SMP Negeri 3 Kota Bekasi dan tujuan lainnya untuk melaksanakan program edukasi gizi. Metode penyuluhan pada pengabdian ini menggunakan metode ceramah dan dilakukan survei menggunakan 2 kuisioner yaitu pre-test dan post-test. Hasil pengabdian menunjukkan adanya hubungan antara penyuluhan pendidikan gizi dengan peningkatan pengetahuan terkait pemilihan jajanan sehat anak usia sekolah, Hasil dari perhitungan statistik data pengetahuan terkait pemilihan jajanan sehat pada anak sekolah menunjukkan bahwa pada pre-test dan post-test mengalami kenaikan yang signifikan dengan nilai <0,05. Hasil uji chi-square juga menunjukkan tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pemilihan jajanan sehat pada anak usia sekolah (p=0,779) > 0,05. Pengabdian ini diharapkan agar edukasi gizi yang diberikan dapat meningkatkan pengetahuan gizi serta perilaku makan anak usia sekolah sehingga terciptanya status gizi yang optimal.
PENGARUH PENAMBAHAN BUAH BIT (Beta vulgaris L.) DAN BUBUK SARI KACANG MERAH (Phaseolus vulgaris L.) PADA PEMBUATAN BOBA Ermawan, Aniadita Mutia; Fadhilah, Tri Marta
Jurnal Mitra Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Mitra Kesehatan
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47522/jmk.v6i1.261

Abstract

Introduction: Boba is a drink topping. The target market is teenagers. Teenagers are one of the groups prone to anemia. Anemia is prevented by eating foods containing iron, for example beets and red beans. This research aims to analyze the quality, acceptability and nutritional characteristics. Method: Experimental study design with a 2-factor, Completely Randomized Design with 3 treatment levels. The study was conducted with 40 untrained panelists. Statistical data analysis Friedman test and Wilcoxon test. Result: Sensory, hedonic and ash content analysis results indicated that the F3 treatment was superior. Water content test results received more F1 treatment. The results of the iron test showed that the F2 treatment was better. Conclusion: There are significant differences based on sensory analysis research results. The highest moisture content test results were obtained in F1, the highest ash content test in F3 and the highest iron content test in F2.
PENAMBAHAN PUREE LABU KUNING (Cucurbita moschatta duch) DALAM PEMBUATAN SERABI BERAS MERAH (Oryza nivara) Putri, Devina Aulia; Fadhilah, Tri Marta
ARGIPA (Arsip Gizi dan Pangan) Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : UHAMKA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/argipa.v8i2.12494

Abstract

Vitamin A is the most important nutrient. One of the efforts to help overcome the problem of vitamin A deficiency (VAD) in the community that can be done is to develop local food products or snacks. The development of snacks that can be done is making serabi innovation. Serabi is a traditional market snack originating from Indonesia. This study aims to analyze organoleptic, acceptability, β-carotene levels and SNI quality (water content, ash content, fat content and sugar content) in red rice serabi products with the addition of pumpkin puree. Quantitative research method called experimental research design, with the dependent variable is physical, chemical, organoleptic, and hedonic properties and the independent variable is the variation of serabi formulation consisting of F1 = 50g; F2 = 40g; F3 = 30g for brown rice flour, F1 = 50g; F2 = 60g; F3 = 70g for pumpkin puree.  Statistical test results for organoleptic tests showed significant differences (p-value <0.05) in color indicators. The highest hedonic test results were in formula F3 with a total percentage of 88.82% (very like). The test results of β-Carotene content were highest in F3 at 88.78 mg, highest water content in F2 at 44.30%, highest ash content in F1 at 2.84%, highest fat content in F3 at 14.42%, highest sugar content in F3 at 14.32%. This research shows that red rice serabi with the addition of pumpkin puree can be accepted by the public.
Promosi Gizi Dan Kesehatan Lansia di Panti Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi Arindah Nur Sartika; Afrinia Eka Sari; Tri Marta Fadhilah; Guntari Prasetya; Noerfitri Noerfitri; Putri Rahmah Alamsyah; Rohayati Rohayati; Anung Ahadi Pradana; Joni Siahaan
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 3 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v4i3.4870

Abstract

Promosi Kesehatan, termasuk promosi gizi di dalamnya, merupakan salah satu upaya untuk mengoptimalisasi kesehatan lanjut usia (lansia). Tim pengabdi STIKes Mitra Keluarga melakukan kegiatan promosi gizi dan kesehatan di Panti Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi. Sebanyak 6 orang pengurus mengikuti penyuluhan gizi, 8 orang pengurus mengikuti penyuluhan aktivitas fisik lansia, dan 7 orang lansia mengikuti sharing session dan penilaian status gizi. Terdapat peningkatan skor secara signifikan pada pengetahuan gizi (p= 0.0195, uji Wilcoxon Signed Rank) sehingga dapat dikatakan kegiatan pengetahuan berhasil meningkatkan pengetahuan terkait gizi. Namun, tidak terdapat peningkatan pengetahuan aktivitas fisik secara signifikan (p= 0.3275, uji Wilcoxon Signed Rank). Status gizi lansia sebagai berikut: 72% normal, 14% berat badan kurang, dan 14% berat badan lebih.. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membantu upaya menjaga status gizi pada lansia. Namun, upaya tersebut akan terasa lebih maksimal jika kegiatan pendampingan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Pengaruh Penyuluhan Dalam Meningkatkan Pengetahuan Nutrisi Bagi Ibu Hamil Terhadap Pola Konsumsi Pangan Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Fadhilah, Tri Marta; Khofipah, Hepi; Heriyanta, Yanti; Cahya, Indi; Febrianti, Eriana
Jurnal Masyarakat Religius dan Berwawasan Vol 3, No 2 (2024): Masyarakat Religius dan Berwawasan
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/marawa.v3i2.11986

Abstract

Nutritional status in pregnant women is an important indicator in describing the health situation in pregnant women. Measurement of nutritional status in pregnant women can be done, one of which is by measuring Upper Arm Circumference (LiLA).  If LiLA < 23.5 cm, pregnant women are at risk of Chronic Energy Deficiency (SEZ). The nutritional status of pregnant women has a significant influence on the incidence of anemia in pregnant women, SEZ deficiency and low birth weight (BBLR). This study aims to determine the influence of providing nutrition education and the influence between knowledge and the diet of pregnant women at the Duren Jaya Bekasi Health Center. This type of research is quantitative using a research design one group pre test-post test desgin. Data collection at Duren Jaya Health Center with a sample of 25 respondents selected by consecutive sampling. The instrument of this study is a questionnaire. Data were analyzed using paired t-test for nutritional knowledge and chi square test for influence of knowledge and diet. The results of the study were that there was a relationship between before counseling and after counseling with results of 0.041 < 0.05 (p-value). There was no relationship between knowledge of pregnant women and maternal dietary behavior during pregnancy 0.25 < 0.05 (p-value).
Nutrition Counseling Towards Maintaining an Ideal Body Weight for PKK Mothers of Claster Nirwana Arenjaya Residents Fadhilah, Tri Marta; Putri, Nabilla Desica; Damayanti, Savira Salma; Arifah, Luthfiya Zahra
Jurnal Masyarakat Religius dan Berwawasan Vol 4, No 1 (2025): Masyarakat Religius dan Berwawasan
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/marawa.v3i2.11986

Abstract

A healthy and balanced diet is very important in preventing non-communicable diseases and maintaining ideal body weight. However, public awareness and understanding, especially adult women as the main determinant of family food consumption, are still limited. This study aims to determine the increase in knowledge of adult women and to determine the nutritional status of adult women in the Nirwana Aren Jaya Cluster. The method used is health education in the form of interactive lectures with poster and leaflet. To assess the increase in knowledge, a pre-test and post-test were conducted, as well as Body Mass Index (BMI) measurements to assess nutritional status. A total of 18 respondents participated in this activity in full. The results showed a statistically significant increase in knowledge, with an average pre-test score of 7.11 and a post-test of 8.5 (p-value = 0.019). BMI measurements showed that 55.6% of respondents were in the obese category, 22.2% were overweight, and 22.2% had normal nutritional status. This study proves that nutritional education delivered through simple visual media can effectively increase mothers' knowledge about the importance of consuming healthy foods. This can be an initial step in efforts to improve diet and reduce the risk of obesity in the community. Consistent and easily accessible education is needed to form long-term behavioral changes for improving quality of life. The conclusion of this activity is an increase in knowledge in adult women and knowing the nutritional status with a high obesity category in adult women.
Pembuatan Mochi dengan Ekstrak Jambu Biji dan Bit sebagai Cemilan Penderita Hipertensi Fadhilah, Tri Marta; Dinda Sukma Tiara; Meylica Putri Maulida; Syifa Kharisma Oleifera
Jurnal Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Vol. 20 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jtphp.v20i1.10914

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit berbahaya dan faktor risiko utama yang mengarah kepada penyakit kardiovaskuler seperti serangan jantung, gagal jantung, stroke dan penyakit ginjal. Salah satu faktor penyebab hipertensi adalah kurangnya asupan kalium.upaya peningkatan asupan kalium dapat dilakukan dengan mengkonsumsi makanan ringan seperti kue. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis uji organoleptik dan kadar kalium pada kue mochi sebagai cemilan penderita hipertensi. Penelitian eksperimen dengan rancangan acak lengkap yang terdiri dari dua faktor yaitu jambu biji dan bit, dengan tiga perlakuan dengan perbandingan 140 gr, 130 gr, 120 gr dan bit 10 gr, 20 gr, 30 gr. 30 panelis tidak terlatih melakukan penelitian ini. Analisis sensori dan hedonik menemukan bahwa formula tiga lebih unggul dan lebih disukai.uji kadar kalium tertinggi terdapat pada formula tiga yaitu sebesar 55,65 mg/100gr. Hasil dari karakteristik organoleptik mochi dengan penambahan ekstrak jambu biji dan bit dengan isian kacang mete dan kismis yaitu tidak ada perbedaan yang signifikan pada setiap perlakuan terhadap karakteristik aroma, tekstur, dan rasa. Terdapat perbedaan signifikan dari ketiga sampel mochi pada uji karakteristik organoleptik kategori warna, dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan dari ketiga sampel mochi pada uji karakteristik organoleptik kategori rasa, aroma, dan tekstur.
The Effect Of Nutrition Education On Adolescent Knowledge About The Importance Of Breakfast Fadhilah, Tri Marta
MARAWA: Jurnal Masyarakat Religius dan Berwawasan Vol 2 No 1 (2023): Masyarakat Religius dan Berwawasan
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/mrw.v2i1.8656

Abstract

Breakfast is an eating activity that is carried out from waking up to 9 in the morning to meet some of the daily nutritional needs. Breakfast is one of the factors that affect the concentration of learning. the research objective was to determine the effect of nutrition education on adolescent knowledge regarding the importance of breakfast. The method used is nutrition counseling using questionnaires, PowerPoint, Food Models, Standing Banners, and e-Books. The results of the pre-test and post-test analysis show that there is a significant difference between the level of knowledge of adolescents before and after education. The results showed that the average pre-test score was 76.04 and the post-test average score was 81.676. The percentage increase in pre-test and post-test scores is 7.4%. After the Wilcoxon test was carried out, a p-value of 0.0001 (╬▒; 0.05) was obtained. Based on the results of the analysis, it shows that there is a significant difference, which means that there is an increase in adolescent knowledge regarding the importance of breakfast and its relation to academic achievement.