Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Quagga

Pengembangan Instrumen Tes Keterampilan Meneliti Pada Program Riset Autentik Ilah Nurlaelah; Ari Widodo; Sri Redjeki; Taufik Rahman
Quagga : Jurnal Pendidikan dan Biologi Vol 13, No 2 (2021): QUAGGA : Jurnal Pendidikan dan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/quagga.v13i2.4232

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen yang digunakan untuk menilai keterampilan meneliti siswa kelompok ilmiah remaja pada program riset autentik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan yang terdiri dari define, design, develop dan tahapan diseminasi. Selama tahap define, dilakukan uji validitas konten dan konstruksi terhadap soal keterampilan meneliti. Kemudian, konstruksi soal tes dikembangkan dan direvisi. Uji coba diberikan untuk dianalisis dengan validitas dan reliabilitas internal. Hasil penelitian ini berupa seperangkat instrumen tes keterampilan meneliti yang terdiri dari 7 aspek keterampilan meneliti yang diadaptasi dan dimodifikasi dari matriks assesmen pengembangan keterampilan meneliti (RSD) dari Willison O’Regan kemudian dikembangkan menjadi 10 pertanyaan untuk mengukur aspek keterampilan meneliti, yaitu Identifikasi masalah, Merumuskan masalah, Merumuskan hipotesis, Membuat rancangan/desain penelitian, Mengumpulkan data, Menganalisis data, dan Membuat kesimpulan. Soal disajikan dalam konteks wacana memuat permasalahan limbah pabrik tahu. Hasil validasi ahli dan uji coba menunjukkan bahwa kesepuluh pertanyaan tersebut valid dan reliabel. Demikian hasil dari studi ini merekomendasikan penggunaan instrumen tes ini untuk penelitian dalam mengukur keterampilan meneliti pada program riset autentik.Abstract: This study aims to develop an instrument used to assess the researching skills of students in the youth scientific community in an authentic research program. This study used a research and development method consisting of define, design, develop and dissemination stages. During the define stage, a content and construction validity test was conducted on the research skill questions and then the construction of test questions was developed and revised. The given trial was analyzed by internal validity and reliability. The results of this study were a set of research skills test instruments consisting of 7 aspects of researching skills; Identifying the problems, Formulating the problems, Formulating hypotheses, Making research designs, Collecting data, Analyzing data, and Making conclusions; which is adapted and modified from the Willison O'Regan's research skills development assessment matrix (RSD).  That result was developed into 10 questions to measure the aspects of research skills which were presented in the discourse context regarding the problem of tofu factory waste. The results of the expert validation and trials showed that the ten questions were valid and reliable. Accordingly, the results of this study recommend the use of this test instrument for research in measuring research skills in authentic research programs.
Analisis Kemampuan Komunikasi Ilmiah Peserta Didik Pada Kegiatan Kelompok Ilmiah Remaja Berbasis Riset Terintegrasi Keterampilan Proses Sains Ilah Nurlaelah; Ari Widodo; Sri Redjeki; Taufik Rahman
Quagga : Jurnal Pendidikan dan Biologi Vol 12, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/quagga.v12i2.2899

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi dan menganalisis profil awal tentang kemampuan komunikasi ilmiah peserta didik. Hasil penelitian ini digunakan untuk merancang program dalam mengembangkan model komunikasi ilmiah dalam Kegiatan KIR terintegrasi pembelajaran berbasis riset. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian eksploratif menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan menggunakan tes Kemampuan Komunikasi Ilmiah (Tes KKI) dengan indikator kemampuan komunikasi ilmiah meliputi: 1) kemampuan membuat grafik/tabel; 2) kemampuan mendeskripsikan tabel/ gambar/diagram dalam bentuk informasi verbal; 3) kemampuan menginterpretasi; dan 4) kemampuan membuat kesimpulan berdasar data yang tersaji. Data hasil tes kemampuan komunikasi ilmiah dianalisis secara deskriptif yang dikategorikan menjadi tiga kategori yaitu: 1) dapat menjawab dengan lengkap dan disertai penjelasan logis; 2) dapat menjawab tetapi tidak lengkap (tanpa disertai penjelasan logis); 3) tidak menjawab dan tidak ada penjelasan logis. Sejumlah peserta didik anggota KIR Sekolah Menengah Atas di kabupaten Kuningan terlibat dalam penelitian ini dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan komunikasi ilmiah masih berada dalam kategori kurang, persentase KKI pada masing-masing indikator masih berada pada angka dibawah 50%.