Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Pop Up Book Digital Materi Rantai Makanan untuk Siswa Kelas V SDN Bulusari 3 Berlian Agustri Setyowati; Wahyudi; Aprilia Dwi Handayani
Ibtida'i Vol 13 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ibtidai.v13i1.13064

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran Pop Up Book Digital pada materi Rantai Makanan untuk siswa kelas V SDN Bulusari 3. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa, di mana hanya 7 dari 23 siswa (30%) mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) dengan nilai minimal 75. Hasil angket analisis kebutuhan juga menunjukkan 81% siswa menyatakan perlu adanya media pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari tahap Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media memperoleh rata-rata persentase validitas sebesar 88,5% dengan kategori sangat valid. Uji kepraktisan menghasilkan rata-rata 94% dengan kategori sangat praktis. Sedangkan uji keefektifan menunjukkan rata-rata sebesar 83,75% dengan kategori sangat efektif dan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar diperoleh rata-rata skor N-gain sebesar 0,595 yang termasuk kategori sedang. Berdasarkan temuan tersebut, media pembelajaran Pop Up Book Digital materi Rantai Makanan dinyatakan sangat layak digunakan dalam pembelajaran IPAS kelas V Sekolah Dasar.
PENGARUH PENGGUNAAN E-MODUL ETNOMATEMATIKA BERBASIS LESUNG JOHO KEDIRI TERHADAP PENINGKATAN NUMERASI SISWA SMP Indah Dwi Setyani; Jatmiko; Aprilia Dwi Handayani
Afore : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 1 (2026): Afore : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/afore.v5i1.4427

Abstract

Numerasi merupakan kemampuan penting dalam pembelajaran matematika, namun masih rendah akibat pembelajaran yang kurang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan E-Modul Etnomatematika: Konsep Matematika Dalam Alat Musik Lesung Joho Kediri terhadap kemampuan numerasi peserta didik SMP pada materi bangun ruang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperimen semu melalui desain one group pre-test–post-test. Subjek penelitian terdiri atas 20 peserta didik kelas VIII SMP Plus Rahmat Kediri. Instrumen penelitian berupa tes numerasi yang diberikan sebelum dan sesudah pembelajaran menggunakan e-modul. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan dokumentasi. Analisis data meliputi uji normalitas Shapiro–Wilk, uji homogenitas, dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen, serta terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan post-test dengan nilai signifikansi kurang dari 0,05. Dengan demikian, E-Modul Etnomatematika: Konsep Matematika Dalam Alat Musik Lesung Joho Kediri efektif dalam meningkatkan kemampuan numerasi peserta didik.
ANALISIS METAKOGNITIF SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI LUAS GABUNGAN BANGUN DATAR Firda Rizky Amelia; Jatmiko; Aprilia Dwi Handayani
Afore : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 1 (2026): Afore : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/afore.v5i1.4433

Abstract

This study aims to describe students’ metacognitive skills in solving mathematical problem-solving tasks on composite plane figures. A qualitative descriptive approach was employed. The subjects were three fifth-grade students of SDN Blabak 1 Kota Kediri, selected through purposive sampling and categorized into high, medium, and low mathematical ability levels. Data were collected through written tests, semi-structured interviews, and documentation, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing. The instruments were developed based on the metacognitive indicators of Jacobse and Harskamp: orientation, planning, evaluation, and reflection. The results show that students with high mathematical ability demonstrate well-developed metacognitive skills across all indicators, students with medium ability exhibit partial metacognitive regulation, and students with low ability show weak metacognitive control. These findings emphasize the importance of strengthening metacognitive strategies in mathematics learning.
Eksplorasi Etnomatematika Pada Koleksi Museum Airlangga Sebagai Sumber Belajar Kontekstual Tsatsabilla Diannira Candraningtyas; Ihqlil Sekti Nugroho; Irma Widyawati; Roys Murumere; Aprilia Dwi Handayani
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 15 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v15i1.11299

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi potensi etnomatematika pada koleksi Museum Airlangga Kediri sebagai sumber belajar matematika kontekstual. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi, dengan melibatkan satu orang informan, yaitu pengelola Museum Airlangga Kediri, sebagai sumber data utama mengenai riwayat dan konteks budaya artefak. Alur penelitian meliputi observasi langsung terhadap artefak, wawancara semi-terstruktur dengan pengelola museum, analisis identifikasi bangun datar dan bangun ruang, serta studi literatur untuk memperkuat kajian konsep geometri yang ditemukan. Fokus penelitian adalah Miniatur Rumah (koleksi nomor 3) yang tersimpan di museum tersebut. Hasil penelitian mengungkap bahwa artefak tersebut memuat berbagai konsep geometri, meliputi persegi, balok, kubus, trapesium, segitiga, limas, dan prisma, yang mencerminkan prinsip simetri, stabilitas, dan proporsi dalam budaya lokal. Secara spesifik, temuan ini berkontribusi sebagai alternatif bahan ajar kontekstual pada materi bangun datar, bangun ruang, dan simetri, yang dapat diintegrasikan ke dalam lembar kerja siswa berbasis eksplorasi artefak budaya di jenjang sekolah menengah. Temuan ini menunjukkan bahwa eksplorasi etnomatematika di museum dapat menjembatani matematika abstrak dengan konteks budaya, sehingga berpotensi menjadi bahan ajar kontekstual yang bermakna dan memotivasi siswa dalam belajar matematika.
Enhancing numeracy learning among deaf students through BIMA: Design, development, and evaluation of an interactive mobile mathematical sign language application Ika Santia; Muhammad Najibulloh Muzaki; Aprilia Dwi Handayani; Wasilatul Murtafiah
Journal of Advanced Sciences and Mathematics Education Vol. 6 No. 3 (2026): Journal of Advanced Sciences and Mathematics Education
Publisher : CV. FOUNDAE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58524/jasme.v6i3.1443

Abstract

Background: Deaf students often encounter challenges in numeracy learning because mathematics instruction is rarely supported by accessible digital media integrating sign language and interactive visual representations. This limitation highlights the need for inclusive mobile learning technologies that accommodate their communication and learning characteristics. Aims: This study aimed to design, develop, and evaluate BIMA (Bahasa Isyarat Matematika), an interactive mobile mathematical sign language application, to enhance numeracy learning among deaf students. Method: This study employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model. Data were collected through observations, interviews, expert validation questionnaires, user response questionnaires, and numeracy pre-test and post-test assessments. The data were analyzed using descriptive statistics and N-Gain analysis. Results: The BIMA application achieved a valid level across mathematical content, sign language accuracy, media quality, practicality, and instructional effectiveness, with an overall validation score of 4.05. User responses were highly positive, reaching 96.6%, indicating excellent acceptance and usability. Students’ mean numeracy scores increased from 56.47 to 84.12, with an N-Gain of 0.64, demonstrating a moderate improvement in numeracy achievement. Conclusion: BIMA is a valid, practical, and effective mobile learning application that supports inclusive numeracy education by integrating mathematical sign language, interactive visualization, and mobile technology, offering an innovative approach to improving mathematics learning for deaf students.  
Pengaruh Pendekatan Worked Example Terhadap Prestasi Belajar Matematika Pada Materi Statistika Siswa SMP Irma Widyawati; Jatmiko Jatmiko; Aprilia Dwi Handayani
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendekatan Worked Example terhadap prestasi belajar matematika pada materi statistika siswa SMP. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi experiment dan desain Posttest-Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Papar. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu kelas VIII-G sebagai kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran menggunakan pendekatan Worked Example dan kelas VIII-F sebagai kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes prestasi belajar yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan Independent Sample t-Test dengan bantuan IBM SPSS Statistics Version 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata prestasi belajar kelas eksperimen sebesar 88,21, sedangkan kelas kontrol sebesar 82,83. Hasil uji Independent Sample t-Test memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,004 (<0,05), yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pendekatan Worked Example terhadap prestasi belajar matematika siswa. Dengan demikian, pendekatan Worked Example efektif digunakan sebagai alternatif pembelajaran untuk meningkatkan prestasi belajar matematika siswa pada materi statistika.