Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Overview tren penelitian komunikasi pendidikan menggunakan analisis bibliometrik Arwan Arwan; Miftahuddin Miftahuddin; Alfiah Alfiah; Suhaimi Suhaimi; Abu Anwar; Silawati Silawati; Arbi Arbi; Dramawati Dramawati; Istiqomah Istiqomah; M. Fahli Zatrahadi; Nilma Zola
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 8, No 3 (2020): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/191600

Abstract

Kajian analisis bibliometrik tentang pendidikan agama islam: potensial isu untuk studi masa depan di bidang penelitian Abu Anwar; Alfiah Alfiah; Suhaimi Suhaimi; Arwan Arwan; Syarifuddin Syarifuddin; Miftahuddin Miftahuddin; Arbi Arbi; M. Fahli Zatrahadi; Istiqomah Istiqomah; Darmawati Darmawati
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 10, No 4 (2022): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/191400

Abstract

Islamic religious education is to equip students with knowledge of Islamic teachings, the history of religious development, Islamic norms and values, and assist them in applying these teachings in everyday life. The purpose of this research is to provide additional knowledge about various studies in the field of Islamic religious education. This research was conducted using a qualitative approach with a bibliometric. The data was taken in 2022 with the number of documents after the limitation of 621 sourced from the Scopus database. Analysis was carried out with the help of openrefine, vosviewer, and Rstudio software. The results of the study show that the most author's countries are Indonesia, Malaysia and followed by the United Kingdom. The most prominent keyword in accordance with the research theme is Islamic religious education. As a popular topic in the future, discussions on education, humanity and research in several places such as Eurasia, Asia and South Asia are predicted to be influential research.
Hubungan Fatherless dengan Perilaku Agresif Siswa dalam Implementasi Bimbingan dan Konseling di SMK Muhammadiyah 3 Terpadu Pekanbaru Zahratul Jannah; Alfiah Alfiah
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.74470

Abstract

Maraknya fenomena fatherless dalam kehidupan remaja menjadi permasalahan keluarga yang dapat mempengaruhi perkembangan emosional dan perilaku. Penelitian kuantitatif korelasional ini bertujuan mengetahui gambaran kondisi fatherless, perilaku agresif siswa, serta hubungan di antara keduanya. Menggunakan teknik Stratified Random Sampling, penelitian ini melibatkan sampel sebanyak 97 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert, sementara analisis data menggunakan uji korelasi product moment dan regresi sederhana via SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fatherless pada siswa berada pada kategori cukup tinggi (54,79%), dan perilaku agresif siswa berada pada kategori tinggi (68,04%). Hasil uji korelasi menunjukkan nilai signifikan sebesar 0,021 ≤ 0,05 dengan koefisien korelasi 0,233. Hal ini membuktikan adanya hubungan positif yang signifikan, meski dalam kategori lemah, antara kondisi fatherless dengan perilaku agresif siswa. Analisis regresi menunjukkan bahwa kondisi fatherless memberikan kontribusi sebesar 26,5% terhadap perilaku agresif siswa, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kondisi fatherless pada siswa, maka kecenderungan mereka untuk berperilaku agresif juga akan semakin meningkat.
Membangun Kesiapan Belajar : Perspektif Nabi Muhamad SWA Abdul Rasyid Suharto Pua Upa; Ilyas Husti; Alfiah Alfiah
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i1.32626

Abstract

Tulisan ini mengkaji metodologi pendidikan Nabi Muhammad SAW berdasarkan hadis-hadis yang berkaitan dengan strategi beliau dalam menyampaikan ilmu kepada para sahabat. Penelitian ini menyoroti pendekatan Nabi yang bersifat humanis, kontekstual dalam membangun kesiapan para sahabat menerima ilmu dari Rasulullah SAW. Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan tematik (maudhu‘i) terhadap hadis-hadis tarbawiyah. Hasil kajian menunjukkan bahwa Nabi Muhammad (SAW) menggunakan berbagai strategi dalam menyiapkan kondisi para sahabat dalam proses pembelajaran, yaitu : Penyambutan Peserta Didik ,Menghadapkan wajahnya kepada orang yang diajak bicara , Menyentuh dengan sentuhan ringan pada anggota tubuh sahabat, Mengajar dengan kelembutan, Memilih waktu yang tepat untuk mengajar, Memanfaatkan setiap momen tertentu untuk menyampaikan ilmu, Rasulullah menyebut nama sahabatnya ketika mengajar, Memuji para sahabatnya, Mempertimbangkan perbedaan individu sahabatnya, Memperlakukan sahabatnya dengan Adil, dan Rasulullah menanyakan Pendapat para sahabatnya dalam suatu perkara yang ingin diputuskan. Temuan ini memiliki relevansi signifikan bagi pengembangan strategi pembelajaran Islam kontemporer yang lebih efektif, komunikatif, dan berorientasi pada peserta didik.
Pendidikan Karakter dan Moral dalam Kajian Hadis Tematik Ahmad Faqihuddin; Ilyas Ilyas; Alfiah Alfiah; M. Dliyaul Abrar
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i1.1910

Abstract

Pendidikan karakter dan moral merupakan tujuan fundamental ajaran Islam dan inti dari risalah kenabian. Dalam perspektif hadis, pembentukan karakter tidak hanya diarahkan pada pemahaman norma moral, tetapi pada internalisasi nilai akhlak yang terwujud dalam perilaku nyata. Penelitian ini bertujuan menganalisis pendidikan karakter dan moral dalam perspektif hadis tematik dengan menelaah nilai-nilai profetik yang relevan bagi penguatan pendidikan Islam kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode kajian hadis tematik (mawḍū‘ī) terhadap hadis-hadis yang berkaitan dengan kejujuran, kesabaran, empati, dan tanggung jawab, dengan merujuk pada sumber primer yang otoritatif seperti Ṣaḥīḥ al-Bukhārī dan Ṣaḥīḥ Muslim. Analisis dilakukan melalui penelusuran makna kunci, konteks penyampaian hadis, serta penjelasan ulama syarah. Hasil kajian menunjukkan bahwa hadis memandang karakter sebagai manifestasi nilai moral yang terinternalisasi secara berkelanjutan melalui keteladanan dan pembiasaan. Pendidikan karakter berbasis hadis memiliki relevansi strategis dalam penguatan moral peserta didik serta pembentukan karakter bangsa yang religius, toleran, dan berkeadaban dalam konteks masyarakat Indonesia yang majemuk.
The Development of Hadith Study in Islamic Boarding Schools and Islamic Higher Education in Indonesia Yuliharti Yuliharti; Rahman Rahman; Lailiyatun Nafisah; Wawan Ahmad Ridwan; Muhammad Yudi Ali Akbar; Alfiah Alfiah; Siti Nuri Nurhaidah
SYAMIL: Journal of Islamic Education Vol. 12 No. 1 (2024): SYAMIL: Journal of Islamic Education
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sy.v12i1.8964

Abstract

The study of hadith as a source of Islamic teachings after the Qur’an is an important part of Islamic studies in Indonesia, both in Islamic boarding schools (pesantren) and Islamic higher education. The study of hadith at these two Islamic educational institutions has a different style. Hadith studies in pesantren are more focused on understanding the content of text (matan) of hadith by studying the traditions contained in the books of Riyad al-Salihin, Sahih al-Bukhori, Sahih Muslim and other books. Meanwhile, the study of hadith in Islamic higher education has experienced rapid development by focusing on the study of methodological mastery, for example, sanad and matan research methodologies. The books that are used as references are also more varied, such as the book of the tarikh al-ruwat, al-jarh wa al-ta'dil, rijal al-hadith, and other contemporary hadith books. This study aims to comprehensively reveal the development of hadith studies in these two Islamic educational institutions. This type of research is field research (field research). The data were collected by conducting a direct search in the field through the methods of interview, observation, and documentation. The data collected were analyzed and presented in a qualitative descriptive manner using a phenomenological approach. The research found that the study of hadith in Islamic boarding schools and Islamic higher education had different tendencies. These two tendencies need to be mapped so that they can be used as a model in comprehensively studying the Prophet's hadith.
The Development of Hadith Study in Islamic Boarding Schools and Islamic Higher Education in Indonesia Yuliharti Yuliharti; Rahman Rahman; Lailiyatun Nafisah; Wawan Ahmad Ridwan; Muhammad Yudi Ali Akbar; Alfiah Alfiah; Siti Nuri Nurhaidah
SYAMIL: Journal of Islamic Education Vol. 12 No. 1 (2024): SYAMIL: Journal of Islamic Education
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sy.v12i1.8964

Abstract

The study of hadith as a source of Islamic teachings after the Qur’an is an important part of Islamic studies in Indonesia, both in Islamic boarding schools (pesantren) and Islamic higher education. The study of hadith at these two Islamic educational institutions has a different style. Hadith studies in pesantren are more focused on understanding the content of text (matan) of hadith by studying the traditions contained in the books of Riyad al-Salihin, Sahih al-Bukhori, Sahih Muslim and other books. Meanwhile, the study of hadith in Islamic higher education has experienced rapid development by focusing on the study of methodological mastery, for example, sanad and matan research methodologies. The books that are used as references are also more varied, such as the book of the tarikh al-ruwat, al-jarh wa al-ta'dil, rijal al-hadith, and other contemporary hadith books. This study aims to comprehensively reveal the development of hadith studies in these two Islamic educational institutions. This type of research is field research (field research). The data were collected by conducting a direct search in the field through the methods of interview, observation, and documentation. The data collected were analyzed and presented in a qualitative descriptive manner using a phenomenological approach. The research found that the study of hadith in Islamic boarding schools and Islamic higher education had different tendencies. These two tendencies need to be mapped so that they can be used as a model in comprehensively studying the Prophet's hadith.