Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH STRATEGI REACT TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS XI MIPA SMA NEGERI 4 SINGARAJA ., Umi Andriana Soleha; ., Drs. I Nyoman Gita, M.Si; ., Made Juniantari, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v4i1.7159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan komunikasi dan pemahaman konsep matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi REACT dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvesional. Desain penelitian yang digunakan adalah post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas XI MIPA SMA Negeri 4 Singaraja tahun ajaran 2015/2016. Sampel ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Data kemampuan komunikasi matematika siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes kemampuan komunikasi matematika, sedangkan data pemahaman konsep matematika dikumpulkan dengan tes pemahaman konsep matematika. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji MANOVA dan ANAVA satu jalur. Hasil analisis menunjukkan bahwa: pertama, terdapat perbedaan kemampuan komunikasi belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi REACT dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvesional (F=53,058 dan Sig.=0,000;p
STUDY OF INTEGRATION OF SAD WARNANING RAJANITI VALUES IN MATHEMATICS LEARNING PROCESS AT ELEVENTH GRADE OF SMA NEGERI 1 SINGARAJA TO SUPPORT ANTI-CORRUPTION GOVERNANCE ., I Made Yoga Emma Prasetya; ., Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si; ., Drs. I Nyoman Gita, M.Si
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.3987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui integrasi Sad Warnaning Rajaniti dalam pembelajaran matematika pada kelas XI SMA Negeri 1 Singaraja dalam mendukung pemerintahan anti-korupsi. Sifat-sifat dalam Sad Warnaning Rajaniti dimodifikasi sesuai dengan nilai-nilai anti-korupsi dan pembelajaran matematika. Sehingga memperoleh indikator-indikator yang digunakan di dalam lembar observasi, angket, dan wawancara. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yaitu berasal dari kerangka teori, gagasan para ahli, maupun pengalaman peneliti, dan dikembangkan untuk memperoleh kebenaran dalam bentuk dukungan data empiris lapangan. Subjek penelitian dari penelitian ini adalah guru matematika kelas XI yang terdiri dari tiga guru serta seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Singaraja Tahun Ajaran 2013/2014. Siswa kelas XI tersebut terdiri dari kelas XI IA berjumlah 237orang siswa, kelas XI IS berjumlah 9 orang siswa, dan kelas XI IB berjumlah 6 orang siswa. Peneliti meneliti integrasi Sad Waraning Rajaniti dengan melihat pembelajaran yang dilakukan oleh masing-masing guru pengampu di kelas. Data tersebut diperoleh dengan observasi, angket, wawancara, dan studi dokumentasi. Dari hasil penelitian tersebut diperoleh kesimpulan, bahwa pembelajaran matematika di kelas XI IA dan XI IS telah mengintegrasikan Sad Warnaing Rajaniti dengan baik (kategori tinggi) sedangkan pembelajaran matematika yang dilaksanakan di kelas XI IB belum terintegrasi dengan baik (kategori sedang).Kata Kunci : Sad Warnaning Rajaniti, Pembelajaran Matematika, Pemerintahan Anti-korupsi. The purpose of this research was to know the integration process of Sad Warnaning The purpose of this research was to know the integration process of Sad Warnaning Rajaniti values in mathematics learning process at Eleventh Grade of SMAN 1 Singaraja in accordance with the anti-corruption. Characteristics of Sad Warnaning Rajaniti are modified in line with the values of anti-corruption that relevant with mathematics learning for acquiring indicators that use in observation sheets, questionnaire, and interview as instrument of the research. This research was based on qualitative research that using descriptive qualitative sourced from a theory design, idea of the experts and researcher’s comprehension based on experience. All approaches were developed to gain a truth in the form of on field’s empirical data. The subjects of research were mathematics teachers of Eleventh Grade which is consist of different teachers and students of Eleventh Grade of SMAN 1 Singaraja in the academic year 2013/2014. Students of Eleventh Grade consisted of 237 students from science class of eleventh grade, 9 students from social class of eleventh grade, and 6 students from language class of eleventh grade. Researcher was researching the integration of Sad Warnaning Rajaniti by involving in the learning process that conducted by each teacher in the class. That data are acquired by observation, questionnaire, interview, and documentation. The results of research is showed that the integration of Sad Warnaing Rajaniti in science class and social class are good (high category) whereas in language class are fair (medium category).keyword : Warnaning Rajaniti, Mathematics Learning, Anti-Corruption Public.
Pemgaruh Model Pembelajaran Discovery Terbimbing dengan Pendekatan Saintifik terhadap Aktivitas dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Singaraja ., Ni Putu Melan Aryani; ., Drs.I Putu Wisna Ariawan,M.Si; ., Drs. I Nyoman Gita, M.Si
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v5i2.8386

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan aktivitas dan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran discovery terbimbing dengan pendekatan saintifik dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Desain penelitian yang digunakan adalah post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas VII non unggulan SMP Negeri 2 Singaraja tahun ajaran 2015/2016. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Data aktivitas siswa diperoleh dari pengamatan setiap pertemuan dengan lembar observasi dan data kemampuan pemecahan masalah matematika diperoleh dari tes uraian yang diberikan di akhir penelitian. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji MANOVA dan Uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa: pertama, terdapat perbedaan aktivitas dan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran discovery terbimbing dengan pendekatan saintifik dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (F=62,323 dan Sig.=0,000;p
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONNECTED MATHEMATICS PROJECT (CMP) TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 SAWAN ., Made Arista Dewi; ., Drs. I Nyoman Gita, M.Si; ., I Putu Pasek Suryawan, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.5987

Abstract

Penelitian quasi experiment ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Connected Mathematics Project terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Post-test Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Sawan Tahun Ajaran 2014/2015, yaitu sebanyak 257 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIIA5 sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas VIIIA3 sebagai kelompok kontrol. Data kemampuan komunikasi matematis siswa diperoleh melalui tes yang berbentuk uraian yang diberikan diakhir penelitian. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji-t dengan taraf signifikan 5%. Hasil post-test menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan komunikasi matematis siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Connected Mathematics Project sebesar 62,96 sedangkan nilai rata-rata kemampuan komunikasi matematis siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional sebesar 51,18. Dari hasil analisa data diperoleh, thitung = 2,832 dan ttabel= 1,668. Jika dibandingkan thitung ≥ ttabel sehingga tolak H0. Hal ini berarti bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Connected Mathematic Project lebih tinggi daripada kemampuan komunikasi matematis siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Connected Mathematic Project memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. Kata Kunci : Komunikasi matematis, Connected Mathematics Project This quasi experimental research aimed to find out the effect of Connected Mathematics Project learning model toward students’ mathematical communication ability. The research design used in this study was Post Test Only Control Group Design. The population was eighth grade students of SMP N 3 Sawan in the academic year of 2014/2015 which involved 257 students. Random sampling used as a sampling technique. The samples were the students’ in class VIIIA5 as the experiment group and class VIIIA3 as the control group. Data of student’s mathematical communication ability were obtained from essay test that given to students at the end of the study. Data were obtained then analyzed by using t-test with 5% level of significance. The result of post-test showed that the mean of students’ mathematical communication ability with Connected Mathematics Project learning model is 62,96 while the mean of students’ mathematical communication ability with conventional learning is 51,18. From the data analyzed, obtained tobserved = 2,8322 and tcritical value = 1,668. Then tobserved ≥ tcritical value so that H0 was rejected. This is means that students’ mathematical communication ability by using Connected Mathematics Project learning model was higher than those who were taught by using conventional learning. Thus can be concluded that Connected Mathematics Project learning model gave a positive contribution toward the student’s mathematical communication ability.keyword : Mathematical communication, Connected Mathematics Project
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA SMP SINGARAJA ., Kadek Enny Wicahyani; ., Drs. Sariyasa,M.Sc., Ph.D; ., Drs. I Nyoman Gita, M.Si
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.4031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model cooperative script terhadap kemampuan komunikasi matematika siswa. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 6 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014 dengan jumlah 387 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Pemilihan sampel dilakukan secara acak dari 10 kelas yang memilikii kemampuan setara melalui proses pengundian. Setelah dilakukan proses pengundian diperoleh dua kelas yang menjadi sampel. Dua kelas sampel ini disetarakan melalui proses matching, kemudian diperoleh 31 pasang sampel. Data kemampuan komunikasi matematika siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian, kemudian dianalisis dengan menggunakan uji-t satu ekor (ekor kanan) yang sebelumnya dilakukan uji chi kuadrat dan uji F untuk mengetahui normalitas dan homogenitas varians. Untuk uji-t satu ekor (ekor kanan) diperoleh besarnya thitung = 3,200925 sedangkan t(0.05)(62)= 2.000298. Ternyata t_hitung > t(0.05)(62) ini berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan komunikasi matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran cooperative script adalah 77,48, sementara rata-rata kemampuan komunikasi matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional adalah 69,77. Dengan kata lain kemampuan komunikasi matematika siswa kelas VII SMP Negeri 6 Singaraja yang mengikuti model pembelajaran cooperative script lebih tinggi daripada kemampuan komunikasi siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran cooperative script terhadap kemampuan komunikasi matematika siswa.Kata Kunci : cooperative script, pembelajaran kooperatif, kemampuan komunikasi matematika This experimental research was aimed at knowing the effect of cooperative script learning model on mathematical communication ability. The population of this research were all seventh grade students at SMP Negeri 6 Singaraja school year 2013/2014 that consisted of 387 students. The samples was taken by using random sampling technique. Samples were chosen randomy of 10 classes which have equal abilities trough the drawing process. After the drawing process, 2 classes were chosen as samples. The 2 classes were equaled by matching process, there were 31 pairs samples obtained. Data of students’ matemathical communication ability were collected by using essay test. The collected data was analyzed by using one-tailed-t test (right tail) after doing chi square-test and F-test to know normality and variance homogenity. The outcome of research by using one-tailed-t test (right tail) shows that value of thitung = 3,200925 and t(0.05)(62) = 2.000298. According to the results, it turn out t_hit > t(0.05)(62) it means that H0 was rejected and Ha was accepted. The result of this research showed the average of students’ mathematical communication abilities who were taught by cooperative script learning model was 77,48, while the average of students’ mathematical communication abilities who were taught by conventional learning model was 69,77. In other words students’ mathematical communication abilities who were taught by cooperative script learning model was higher than students’ mathematical communication abilities who were taught by conventional learning model. So the conclusion is cooperative script learning model makes an influence towards mathematical communication ability.keyword : cooperative script, cooperative learning, mathematical communication ability
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN COLLEGE BOWL UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR DAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA ., Pande Putu Sri Wandari; ., Drs. I Nyoman Gita, M.Si; ., Dra.Ni Nyoman Parwati,M.Pd
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.5988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan peningkatan aktivitas belajar siswa, (2) mendeskripsikan peningkatan pemahaman konsep matematika siswa, dan (3) mengetahui tanggapan siswa terhadap penerapan strategi pembelajaran College Bowl. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian yaitu siswa Kelas VIII A3 SMP Negeri 6 Singaraja sebanyak 26 orang. Data mengenai aktivitas belajar, pemahaman konsep matematika, dan tanggapan siswa berturut-turut dikumpulkan melalui lembar observasi, tes pemahaman konsep matematika, dan angket. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase aktivitas belajar siswa yang berkategori minimal aktif meningkat dari siklus ke siklus dengan persentase pada siklus I, siklus II, dan siklus III berturut-turut yaitu 30,77%; 66,54%; dan 88,46%. Persentase pemahaman konsep matematika siswa yang berkategori minimal baik meningkat dari siklus ke siklus dengan persentase pada siklus I, siklus II, dan siklus III berturut-turut yaitu 34,61%; 57,69%; dan 84,62%. Peningkatan ini tercapai karena adanya perbaikan dalam pelaksanaan tindakan yaitu siswa: (1) termotivasi untuk berani bertanya dan menyampaikan pendapat, (2) lebih aktif bekerjasama dan bertukar pendapat dalam diskusi kelompok, (3) lebih mampu menemukan dan menggunakan konsep dalam menyelesaikan soal, dan (4) lebih mampu menuliskan dan menjelaskan hasil dikusi sesuai dengan tahapan Bloom. Persentase tanggapan siswa yang berkategori minimal positif adalah 84,62%.Kata Kunci : strategi pembelajaran College Bowl, aktivitas belajar, pemahaman konsep matematika This research was aimed to: 1) describe the improvement of students’ learning activities, 2) describe the improvement of students’ mathematical concepts understanding, and 3) know the students’ responses towards the implementation of College Bowl learning strategy. This classroom action research was done in three cycles. The subjects of this research were students of VIII A3 class in SMP Negeri 6 Singaraja which consists of 26 students. Data of learning activities, mathematical concepts understanding, and students’ responses were collected respectively by using observation sheet, mathematical concepts understanding test, and questionnaire. The collected data were analyzed descriptively. The results of this research show that the percentages of students’ learning activities which belongs to active minimal category increase on cycle to another cycle indicated by the percentages on the first cycle, second cycle, and third cycle which are respectively 30,77%; 66,54%; and 88,46%. The percentages of students’ mathematical concepts understanding which belongs to good minimal category increase on cycle to another cycle indicated by the percentages on the first cycle, second cycle, and third cycle which are respectively 34,61%; 57,69%; and 84,62%. These increasing are due to improvements in action implementation that students are: (1) motivated in asking and telling their opinions, (2) more active in cooperating and sharing opinions on group’s discussion, (3) able to find and use concepts to solve the questions, and (4) able to write and describe the discussion’s results based on Bloom steps. The percentage of students’ responses which belong to positive minimal category is 84,62%.keyword : College Bowl learning strategy, learning activities, mathematical concepts understanding
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CO-OP CO-OP TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SUKASADA ., Ni Putu Cista Karani Dewi; ., Prof. Dr.I Made Ardana,M.Pd; ., Drs. I Nyoman Gita, M.Si
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v5i2.8321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sukasada yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Co-op Co-op lebih baik daripada pembelajaran konvensional. Desain penelitian yang digunakan adalah Post-test Only Control Group Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sukasada kecuali kelas unggulan. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling untuk mendapatkan satu kelas kontrol dan satu kelas eksperimen. Skor kemampuan pemecahan masalah matematika siswa diperoleh melalui tes uraian yang diberikan di akhir penelitian kemudian dianalisis dengan menggunakan uji-t satu ekor. Hasil post-test menunjukkan bahwa rata-rata skor pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Co-op Co-op adalah 29,85, sedangkan rata-rata skor pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional adalah 24,25. Dari hasil analisis data, diperoleh thitung=2,23 dan ttabel=1,99. Jika dibandingkan, nilai thitung > ttabel sehingga ditolak. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMP NEGERI 1 SUKASADA yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Co-op Co-op lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematika yang mengikuti pembelajaran konvensional. Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif tipe Co-op Co-op, Model Pembelajaran Konvensional, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika This study aims to determine whether the mathematical problem solving abilities of students of class VIII SMP Negeri 1 Sukasada which follows cooperative learning model Co-op Co-op better than conventional learning. The study design used is Post-test Only Control Group Design. The population in this study were all students of class VIII SMP Negeri 1 Sukasada. Sampling was conducted by random sampling technique to obtain a control class and a class experiment. Scores of student mathematics problem solving abilities gained through the test description given at the end of the study and then analyzed using t-test of the tail. Post-test results showed that the average score of student mathematics problem solving that learned with cooperative learning model Co-op Co-op was 29,85, while the average score of students' mathematical problem solving that learned with conventional learning is 24,25, From the analysis of the data, obtained tcount = 2,23 and ttabel = 1,99. In comparison, tcount> ttabel thus rejected. Therefore, it can be concluded that the ability of mathematical problem solving class VIII SMP Negeri 1 Sukasada which follows cooperative learning model Co-op Co-op is better than math problem solving ability that follows the conventional learning.keyword : The learning Co-op Co-op cooperative learning model, Conventional learning models, The mathematical problem solving abilit
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN SCRAMBLE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VII B5 SMP NEGERI 6 SINGARAJA ., Ni Ketut Widhiastuti; ., Drs. I Nyoman Gita, M.Si; ., Dra.Ni Made Sri Mertasari, M.Pd
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.3994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah serta mengetahui tanggapan siswa terhadap metode pembelajaran Scramble. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan subjek sebanyak 32 orang siswa Kelas VII B5 SMP Negeri 6 Singaraja pada semester genap tahun ajaran 2013/2014 yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Data kemampuan pemecahan masalah siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah dalam bentuk soal uraian dan data tanggapan siswa dikumpulkan menggunakan angket. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran Scramble telah berhasil meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Peningkatan tersebut terjadi karena: (1) sejak awal pembelajaran siswa sudah dilatih untuk melakukan strategi pemecahan masalah, (2) masalah yang dikerjakan oleh siswa disajikan pada kartu soal, kartu penyelesaian, dan kartu jawaban, sehingga siswa lebih fokus menyelesaiakan masalah yang diberikan, dan (3) masalah yang disajikan sebagian besar merupakan masalah sehari-hari, sehingga siswa belajar secara bermakna. Tanggapan siswa setelah diterapkan metode pembelajaran Scramble tergolong positif.Kata Kunci : metode pembelajaran Scramble, pemecahan masalah The purpose of this study were to improve students’ ability in solving the problem and to know students’ conception of Scramble lerning method. This study was classroom action research which involued 32 students in 7th grade at B5 class of SMP Negeri 6 Singaraja as the subjects. The students were in second semester of academic year 2013/2014, this research was conducted in three cycles. Data of this research were obtained by using test in the form of essay questions for the data of ability mathematics problem solving meanwhile, the data about students’ conception was collected by using questionnaire. Then the data gotten was analyzed descriplively. The result of this research showed the application of Scramble learning method had successfully increased students’ problem solving ability. The improvement happened because: (1) the students had been trained in using problem solving strategy, (2) the problem solved by the students was written on the question sheet, answering sheet, and key answer sheet, so that students focus on solving the problem given more, and (3) most of the problem given were related to daily students’ life, there fore the students gained many benefit in learning. Students’ respone after implemented Scamble learning method was categirized positive.keyword : Scramble learning method, problem solving ability
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY INTELLECTUALLY REPETITION (AIR) BERBANTUAN LKS TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI JURUSAN AKOMODASI PERHOTELAN SMK NEGERI 2 SINGARAJA ., I Putu Supartika; ., Drs. I Nyoman Gita, M.Si; ., Dra.Ni Nyoman Parwati,M.Pd
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v5i2.8388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran AIR berbantuan LKS terhadap hasil belajar matematika siswa. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI Jurusan Akomodasi Perhotelan SMK Negeri 2 Singaraja tahun ajaran 2015/2016, sebanyak 146 orang yang didistribusikan ke dalam 4 kelas. Semua populasi diambil sebagai sampel penelitian. Desain penelitian yang digunakan yaitu post test only control group design versi faktorial 2x2. Data skor hasil belajar matematika siswa diperoleh melalui tes hasil belajar matematika. Analisis data menggunakan uji ANAVA dua jalur dengan taraf signifikansi 5%. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa; pertama, terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran AIR dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional; kedua, terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan LKS konstruktivis dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan LKS konvensional; dan ketiga, terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan jenis LKS terhadap hasil belajar matematika siswa.Kata Kunci : model pembelajaran AIR, LKS, hasil belajar matematika This study aims to determine the influence of AIR learning model aided by worksheet towards mathematics learning outcomes. The population in this study is the eleventh grade students Hotel Accomodation Programs of SMK Negeri 2 Singaraja in the academic year 2015/2016, whict consist of 146 students were distributed into 4 classes. All populations are taken as samples. The study used post test only control group design version factorial 2x2. Data score students mathematics learning outcomes obtained through the learning test results. Analysis of data using ANOVA two paths with significance level of 5%. The results of hypothesis test indicate; first, there are differences in mathematics learning outcomes between groups of students who learn using AIR learning model with a group of students who learn using conventional teaching; second, there are differences in mathematics learning outcomes between groups of students who using constructivist worksheet with a group of students who learn using conventional worksheet; and third, there is an effect of interaction between learning model and type of worksheets towards mathematics learning outcomes.keyword : AIR learning model, worksheet, mathematic learning outcomes
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE FORMULATE-SHARE-LISTEN-CREATE (FSLC) TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS ., Made Ayu Rita Budiarweni; ., Drs.I Made Sugiarta,M.Si; ., Drs. I Nyoman Gita, M.Si
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.3990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan penalaran matematis siswa yang mendapat pembelajaran dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif tipe FSLC lebih tinggi daripada kemampuan penalaran matematis siswa yang mendapat pembelajaran konvensional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Singaraja tahun ajaran 2013/2014. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Post-test Only Control Group Design. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster sampling. Data kemampuan penalaran matematika siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes kemampuan penalaran, berupa tes essay yang diberikan pada akhir penelitian. Skor test kemampuan penalaran matematis siswa dianalisis dengan menggunakan uji-t ekor kanan. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematis siswa yang mendapat pembelajaran dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif tipe FSLC lebih tinggi daripada siswa yang mendapat pembelajaran konvensional. Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif, Formulate-Share-Listen-Create (FSLC), Kemampuan Penalaran Matematis This research is aimed to know whether there is mathematical reasoning skills of students who learned with the Cooperative Learning Model of FSLC are higher than students who learned with conventional learning. The population in this research was all of eighth grade students of SMP Negeri 3 Singaraja in the 2013/2014 academic year. The research design used in this research is the Post-test Only Control Group Design. The selecting sample process was done by the cluster sampling technique. The data of mathematical reasoning skill collected by using mathematical reasoning skill test, formed of essay test that given at last. The score of mathematical reasoning skill test were analyzed by using right tailed t-test . The results of hypothesis testing showed that mathematical reasoning skill of students who learned with the Cooperative Learning Model of FSLC are higher than students who learned with conventional learning.keyword : Cooperative Learning Model, Formulate-Share-Listen-Create, mathematical reasoning skill
Co-Authors ., I Made Yoga Emma Prasetya ., I Putu Supartika ., Kadek Enny Wicahyani ., Made Ayu Rita Budiarweni ., Made Juniantari, S.Pd., M.Pd ., Ni Ketut Widhiastuti ., Ni Putu Cista Karani Dewi ., Ni Putu Melan Aryani ., Ni Putu Yuni Antari ., Putu Ngurah Artha Pradnyana ., Umi Andriana Soleha Agus Dipa Prayatna, I Putu Agus Putra Wijaya Artawan, I Gusti Nyoman Yudi Artawan, I Gusti Nyoman Yudi Auliya, Jihan Auliya, Jihan Desak Putu Padmi Mahartini Dr. I Made Sugiarta, M.Si. . Dr.I Wayan Sadra,M.Ed . Gusti Ayu Kusumaningrum . Gusti Ayu Kusumaningrum ., Gusti Ayu Kusumaningrum Gusti Ayu Mahayukti Hartawan, IGN Yudi Husniati, Rohil I G N Pujawan I Gusti Nyoman Yudi Hartawan I Gusti Nyoman Yudi Hartawan, S.Si . I Gusti Putu Suharta I Made Adi Wirayana . I Made Adi Wirayana ., I Made Adi Wirayana I Made Ardana I Made Suarsana I Made Suarsana I Made Yoga Emma Prasetya . I Putu Agus Dipa Prayatna I PUTU PASEK SURYAWAN I Putu Supartika . I Putu Wisna Ariawan I Wayan Agus Wirasa . I Wayan Agus Wirasa ., I Wayan Agus Wirasa Indra Puspita Dewi, Kadek K. Ratna Udayani Kadek Enny Wicahyani . Kadek Indra Puspita Dewi Kadek Putri Wahyuni Made Arista Dewi . Made Arista Dewi ., Made Arista Dewi Made Ayu Rita Budiarweni . Made Juniantari, S.Pd., M.Pd . Mahartini, Desak Putu Padmi Ni Ketut Widhiastuti . Ni Luh Putu Swandewi Ni Made Sri Mertasari Ni Nyoman Parwati Ni Putu Cista Karani Dewi . Ni Putu Emi Puspita Sari . Ni Putu Emi Puspita Sari ., Ni Putu Emi Puspita Sari Ni Putu Melan Aryani . Ni Putu Yuni Antari . P. Novi Periandani Pande Putu Sri Wandari . Pande Putu Sri Wandari ., Pande Putu Sri Wandari Periandani, P. Novi Petriah, Reni Ayuda Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si . Pujawan, I G N Putri Wahyuni, Kadek Putu Ngurah Artha Pradnyana . Putu Yulia Paramita Sariyasa . Suryawan, Putu Pasek Suryawan, Putu Pasek Swandewi, Ni Luh Putu Udayani, K. Ratna Umi Andriana Soleha . UNDIKSHA . Yulia Paramita, Putu