Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

UJI COBA PENGOPERASIAN JARING UDANG CIKER DI PERAIRAN KAIMANA PROVINSI PAPUA BARAT Sururi, Misbah; Razak, Abu D; Mustasim, Mustasim; Suruwaky, Amir; Muhammad, Samsul
Jurnal Akuatika Indonesia Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Akuatika Indonesia (JAkI)
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan Universitas Padjadjaran, Grha. Kandaga (P

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.83 KB) | DOI: 10.24198/jaki.v3i2.20559

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui  apakah gillnet PA monofilament yang dioperasikan secara aktif (ciker) sebagai alat tangkap udang introduksi memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan pengoperasian secara pasif. Ujicoba ciker dilakukan dengan experimental fishing selama 9 kali ulangan yang berlangsung pada bulan November tahun 2017 di Perairan Kabupaten Kaimana. Data dianalisa secara diskriptif dengan persamaan efektifitas, dan low impact by-catch, selanjutnya dilakukan uji kenormalan dan dilanjutkan uji beda (uji t dan f) dengan selang kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengoperasian  jaring sistim aktif (ciker) mendapatkan hasil tangkapan udang sebanyak 125.41 kg (rata-rata 13.93 kg), sehingga lebih efektif dibandingkan dengan sistim pasif sebanyak 53.72 kg (rata-rata 5.96 kg), tetapi jaring aktif ciker juga mendapatkan by-catch yang lebih tinggi dibandingkan dengan jaring pasif. Jumlah by-catch pada jaring  aktif dan pasif yaitu masing-masing  298,57 kg dan 174.31 kg, sehingga direkomendasikan untuk melakukan kajian atau rekayasa alat tangkap jaring udang PA monofilament khususnya untuk tujuan mengurangi by-catch.             
A New Antiplasmodial Compound from the Papuan Marine Sponge Xestospongia sp. Murtihapsari Murtihapsari; Amir M Suruwaky; Kadarusman Kadarusman; Dikdik Kurnia; Tati Herlina; Unang Supratman
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Kimia VALENSI Volume 4, No. 1, Mei 2018
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.864 KB) | DOI: 10.15408/jkv.v4i1.6735

Abstract

A new antiplasmodial compound, 2-(3H-diazirine-3-yl)benzaldehyde (1), has been isolated from the Papuan marine sponge Xestospongia sp. The structure elucidation of compound 1 was determined by spectroscopic evidences including UV, IR, MS, 1D and 2D-NMR analysis. Compound 1 showed moderate antiplasmodial activity against Plasmodium falciparum with IC50 value of 1.08 x 10-6 mM. DOI:http://dx.doi.org/10.15408/jkv.v4i1.6735
Identifikasi Tingkat Eksploitasi Sumber Daya Ikan Kembung Lelaki (Rastrelliger kanagurta) Ditinjau Dari Hubungan Panjang Berat Amir M. Suruwaky; Endang Gunaisah
Jurnal Akuatika Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuatika Volume IV No 2 September 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.703 KB)

Abstract

Ikan kembung (Rastrelliger kanagurta) salah satu jenis ikan ekonomi penting, jenis ini banyak ditemukan di Perairan Sorong dan sekitarnya dan sering tertangkap dengan alat tangkap bagan maupun purse seine. Sampai sekarang penelitian aspek-aspek biologi terutama tentang ukuran (panjang dan berat) belum banyak dilakukan. Sebagai penelitian pendahuluan, analisa hubungan panjang-berat dimaksudkan untuk mengetahui tingkat eksploitasi sumber daya tersebut.Analisa berdasarkan data panjang berat hasil pengukuran langsung secara acak dari hasil tangkapan  nelayan purse seiene selama 3 (tiga) bulan, dari September-November 2012. Data dianalisa dengan menggunakan persamaan kurva geometrik. Hasil analisa menunjukan sumber daya ikan kembung lelaki (R kanagurta) di Perairan Sorong dan sekitarnya telah over exploitasi dan pertumbuhannya adalah allometris negative, yang ditunjukkan oleh nilai b <3 dan uji t menunjukan bahwa  <
Uji Coba Pengoperasian Jaring Udang Ciker di Perairan Kaimana Provinsi Papua Barat Misbah Sururi; Abu D Razak; Mustasim Mustasim; Amir Suruwaky; Samsul Muhammad
Akuatika Indonesia Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Akuatika Indonesia (JAkI)
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan Universitas Padjadjaran, Grha. Kandaga (P

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1034.054 KB) | DOI: 10.24198/jaki.v3i2.23402

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui  apakah gillnet PA monofilament yang dioperasikan secara aktif (ciker) sebagai alat tangkap udang introduksi memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan pengoperasian secara pasif. Ujicoba ciker dilakukan dengan experimental fishing selama 9 kali ulangan yang berlangsung pada bulan November tahun 2017 di Perairan Kabupaten Kaimana. Data dianalisa secara diskriptif dengan persamaan efektifitas, dan low impact by-catch, selanjutnya dilakukan uji kenormalan dan dilanjutkan uji beda (uji t dan f) dengan selang kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengoperasian  jaring sistim aktif (ciker) mendapatkan hasil tangkapan udang sebanyak 125.41 kg (rata-rata 13.93 kg), sehingga lebih efektif dibandingkan dengan sistim pasif sebanyak 53.72 kg (rata-rata 5.96 kg), tetapi jaring aktif ciker juga mendapatkan by-catch yang lebih tinggi dibandingkan dengan jaring pasif. Jumlah by-catch pada jaring  aktif dan pasif yaitu masing-masing  298,57 kg dan 174.31 kg, sehingga direkomendasikan untuk melakukan kajian atau rekayasa alat tangkap jaring udang PA monofilament khususnya untuk tujuan mengurangi by-catch.
OPTIMIZATION OF SUSTAINABLE CAPTURE FISHERIES IN FAD FOR FISHERMAN Mustasim Mustasim; Misbah Sururi; Abudarda Razak; Ismail Ismail; Muhammad Ali Ulat; Amir Machmud Suruwaky; Handayani Handayani; Endang Gunaisah; Vicky Rizky Affandy Katili; Hendra Poltak
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i2.4011

Abstract

Abstrak: Keberadaan rumpon sebagai alat bantu penangkap ikan dapat meningkatkan produksi dan keberlanjutan lingkungan perlu didukung dengan alat tangkap yang ramah lingkungan. sesuai dengan jenis ikan pada rumpon. Pengabdian masyarakat bertujuan untuk memberikan keterampilan kepada nelayan untuk dapat membuat alat tangkap ramah lingkungan. Metode pelaksanaan yaitu memberikan ceramah dan praktik dilakukan dengan panduan instruktur memperagakan cara kerja untuk menghasilkan output kegiatan. Harapannya nelayan mandiri dan dapat meningkatkan kesejahteraanya. Kegiatan diikuti oleh kelompok nelayan kelurahan Saoka yang mendapat bantuna rumpon sebanyak 10 orang. Hasil pengabdian masyarakat nelayan mampu membuat alat tangkap ramah lingkungan berupa jaring insang hanyut pelagis kecil, rawai vertikal pelagis kecil, dan handline pelagis besar.  Evaluasi terhadap dampak rumpon dan alat tangkap ramah lingkungan terhadap pendapatan diperoleh hasil 2 orang nelayan mengalami kenaikan pendapatan sampai 10%, 5 orang nelayan mengalami kenaikan pendapatan 11-25%, 3 orang nelayan mengalami kenaikan pendapatan sebesar 26-100%.Abstract: The existence of FADs as a tool for fishing can increase production and environmental sustainability needs to be supported by environmentally friendly fishing gear. according to the type of fish on the FAD. Community service aims to provide skills to fishermen to be able to make environmentally friendly fishing gear. The method of implementation is to give lectures and practices conducted with the instructor's guide demonstrating how it works to produce the output of the activity. The hope is that fishermen are independent and can improve their welfare. The activity was followed by a group of fishermen from Saoka Village who received 10 people of FADs. The results of the community service of fishermen are able to make environmentally friendly fishing gear in the form of small pelagic gill nets, small pelagic vertical longlines, and large pelagic handlines. Evaluation of the impact of FADs and environmentally friendly fishing gear on income resulted in 2 fishermen experiencing an increase in income of up to 10%, 5 fishermen experiencing an income increase of 11-25%, 3 fishermen experiencing an income increase of 26-100%.
IMPROVING UNDERSTANDING OF MANGROVE ECOSYSTEM FOR SUSTAINABILITY OF MANGROVE CRAB FISHERIES Ismail Ismail; Amir Suruwaky; Mustasim Mustasim; Hendra Poltak; Arhandy Arfah
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i2.4133

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di wilayah komunitas mangrove bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mitra sasaran terkait fungsi, nilai, dan manfaat mangrove sehingga mitra sasaran bertindak melestarikan mangrove, keberlanjutan ekonomi, dan keseimbangan pembangunan. Rangkaian program yang dilakukan berupa focus group discussion yang dipandu oleh moderator untuk mengidentifikasi masalah , penyuluhan sebagai solusi pemecahan masalah, dan evaluasi. Metode penyuluhan dilaksanakan dengan ceramah. Kegiatan diikuti oleh 30 peserta berasal dari empat wilayah ekosistem mangrove yaitu Kladufu, Tampa Garam, Remu Selatan, dan SP IV. Hasil evaluasi kegiatan yang dilakukan dengan wawancara dan observasi diperoleh 100% mitra menggunakan alat tangkap ramah lingkungan, 80 % menangkap dengan ukuran dan berat sesuai regulasi, dan 40% menanam mangrove untuk keberlanjutan.Abstract: Community service activities in the mangrove community area aim to increase the target partners' understanding of the functions, values and benefits of mangroves so that target partners act to conserve mangroves, economic sustainability, and balance development. The series of programs carried out in the form of focus group discussions guided by the moderator to identify problems, counseling as a solution to problem solving, and evaluation. The extension method is carried out by lecturing. The activity was attended by 30 participants from four areas of the mangrove ecosystem, namely Kladufu, Tampa Garam, Remu Selatan, and SP IV. The results of the evaluation of activities carried out by interviews and observations obtained that 100% of partners used environmentally friendly fishing gear, 80% caught the size and weight according to regulations, and 40% planted mangroves for sustainability.
PELATIHAN PEMBUATAN ALAT PENANGKAPAN IKAN RAMAH LINGKUNGAN Mustasim Mustasim; Endang Gunaisah; Muhammad Ali Ulat; Handayani Handayani; Ismail Ismail; Amir M Suruwaky; Misbah Sururi; Vicky Rizky Affandy Katili; Hendra Poltak
Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/mahajana.v2i1.799

Abstract

Destructive fishing has the potential to reduce the sustainability of marine resources and the productivity of marine products which will have an impact on the welfare of fishermen. Various motives for destructive fishing include economic, social, cultural motives, and even ignorance that this action is against the law. Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong carries out community service as an effort to provide understanding regarding environmentally friendly fisheries through lectures and the practice of making environmentally friendly fishing gear. The activity lasted for 2 days, attended by 20 fishermen target partners of Saoka Village. The results of the practice in the form of environmentally friendly fishing gear are handed over to target partners for use in fishing operations.
Analisa Kelayakan Usaha Budidaya Teripang (Holothuroidea) di Distrik Samate, Kabupaten Raja Ampat Ratna Ratna; Amir M Suruwaky
Jurnal Airaha Vol 5 No 1: Juni 2016
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.845 KB)

Abstract

The cultivation of sea cucumbers in Samate District, the Raja Ampat is highly potential due to sufficient conditions of waters which is protected from the influence of currents, waves and a storm. The purpose of this study was to analyze the feasibility of sea cucumber cultivation in Samate districtRaja Ampat, referring to the prospect of future development. Data was collected in Samate district, Raja Ampat in November 2015 - February 2016. Samples were taken by purposive sampling method from representatives of farmers with consideration of the same level of diversity of sea cucumber cultivation area. Data analysis was performed by using financial feasibility analysis of sea cucumber cultivation with calculation of profit / loss, R-C ratio and BEP. The results showed that the earned profits in a year is amounted to Rp 25.388.000, while the value of B / C (Benefit Cost Ratio) is 3.25 or B / C > 1 which indicates that the business is feasible to be developed. BEP analysis is amounted of 4.6 kg, with the price of Rp 307.500 / kg, which means that the minimum production should be 4.6 kg at a price of Rp 307.500 /kg to achieve the capital return conditions.
Potensi Sumberdaya Udang Penaeid di Perairan Kepulauan Aru Bagian Timur Sub Wilayah Aru dan Sekitarnya Franklyn Hoek; Silvester Simau; Muhfizar Muhfizar; Amir Suruwaky,; M Ali Ulat; Arhandy Arfah
Jurnal Airaha Vol 4 No 1: Juni 2015
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The utilization of the resources of shrimp penaeid in the eastern part of the archipelagic waters Aru and surrounding sub-region III, to estimate the abundance of shrimp by using the swept area method. The aim of research to determine the composition of species caught by shrimp trawlers using a double rig, Comparative production of penaeid shrimp catch in 2014 and in 2012. Potential sustainable and penaeid shrimp with Swept area method. Results Composition Penaeid Shrimp Catch in archipelagic waters Aru and surrounding sub-region (III). There are 9 types of penaeid shrimp with the amount of catches of 17 988 kg and is the most dominant type of Green Tiger Prawn (Penaeus semisulcatus), while the lowest amount was kind Banana Prawn (Penaeus merguensis). The results of a comparative test with Chi Square (χ2) turns Ho rejected and Ha accepted, wherein χ2 count 7.40 is greater than χ2 tables 0.05 (3.84) and χ2 tables 0.01 (6.63), this means that there are differences in yield catches in 2012 And in 2014 was very significant. There is a decline in production is very significant from 2012 until 2014. The potential outcome in the waters of the sub region Aru Islands and surrounding waters -III which covers 13,000 km2, where willingness stock (B) 579.58 tons, sustainable potential (MSY) amounted to 576.58 tons / year while the Total Allowable Catch (TAC) amounted to 463.67 tons / year.
Sebaran Lamun (Seagrass) di Pulau Jefman Amir M Suruwaky
Jurnal Airaha Vol 3 No 1: Juni 2014
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.651 KB)

Abstract

Lamun (seagrass) merupakan suatu tumbuhan yang hidup terendam di dalam laut. Umumnya membentuk padang lamun yang luas didasar laut yang masih dapat dijangkau oleh cahaya matahari yang memadai bagi pertumbuhannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis lamun yang dominan tumbuh diperairan Pulau Jefman. Metode yang digunakan yaitu metode trasker dengan pembuatan garis transek. sepanjang 25 meter dari garis pantai kemudian dibuat kuadrat 1x1 meter, pengambilan sampel dilakukan secara acak (Random sampling). Lamun yang ditemukan dalam plot, diidentifikasi jenisnya dan dihitung jumlah tegakkannya dengan menggunakan kunci identifikasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu ditemukan sebanyak 3 spesies lamun pada kedua lokasi substrak yang berbeda. Ketiga spesies lamun terebut yaitu Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii dan Holophila minor. Species lamun tersebut terdiri dari dua family yaitu Hydrocharitaceae dan Cymodoceaceae.