Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kegiatan Pembibitan dan Penanaman Mangrove di Pantai Salurang, Kepulauan Sangihe Frets Jonas Rieuwpassa; Indra Wibowo; Wendy A. Tanod; Jaka F.P. Palawe; Eko Cahyono; Stevy I. M. Wodi; Novalina M. Ansar; Obyn I. Pumpente; Aprelia M. Tomasoa; Usy N. Manurung; Eunike I. Kumaseh; Fitria F. Lungary; Herjumes Aatjin; Christian A. Manansang; Steward I. Makawekes; Anggraini Barlian; Walter Balansa
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v7i1.5336

Abstract

Mangrove memainkan peran sangat krusial bukan saja sebagai pelindung pesisir pantai tetapi juga sebagai tempat perkembangbiakan dan hunian beragam organisme dan sebagai sumber berbagai bahan bioaktif berpotensi medis. Kerusakan vegetasi mangrove di Kampung Salurang Kabupaten Sangihe yang merupakan daerah hilir akibat aktivitas tambang di daerah hulu menyebabkan penurunan drastis hasil tangkapan ikan di kampung Salurang dan musnahnya berbagai sumber bahan bioaktif potential. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memulihkan vegetasi mangrove yang telah rusak di kampung Salurang. Tahapan kegiatan pengabdian meliputi (1) survei dan konsultasi dengan pemerintah kampung untuk menentukan lokasi penanaman dan tanggal pemberian materi penyuluhan, (2) pendampingan untuk pembibitan mangrove oleh tim kepada masyarakat, (3) pelaksanaan kegiatan mencakup pemberian materi kepada masyarakat termasuk pemuda dan siswa sekolah menengah pertama dan penanaman mangrove bersama masyarakat. Hingga saat ini, sekitar 76% dari 95% mangrove yang ditanam tumbuh dengan baik dan pertumbuhannya masih terus dipantau. Kegiatan ini memiliki implikasi penting bukan saja untuk lingkungan dan kehidupan masyarakat pesisir tetapi juga untuk melindungi organisme simbion mangrove maupun mangrove itu sendiri sebagai sumber berbagai bahan bioaktif potensial.
Program Kemitraan Masyarakat pada Ibu PKK Kelurahan Tidore sebagai Upaya Pencegahan Stunting Gaiska Faradila Patras; Ashara Insavila Achmad; Sahdan Patras; Nyctagina Mandahari; Wendy Alexander Tanod; Yana Sambeka; Eko Cahyono; Frets Jonas Rieuwpassa; Frans Gruber Ijong; Novalina Maya Sari Ansar
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Yayasan Pondok Pesantren Sunan Bonang Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61231/tw4zqa78

Abstract

The purpose of this community service activity was to transfer knowledge to the PKK women of Tidore Village. The stages of implementing community service activities were observation and initial interviews, determining solutions to partner problems, implementing activities, and evaluating. There were two materials provided in this activity, namely “The Impact of Nutritional Inadequacy Which Can Lead to Stunting Conditions” and “Nutritional Benefits of Fish and Processing Techniques.” In addition to providing material, there was also a practice of diversifying fishery products from Decapterus sp. into high-value processed products, namely dragon leg, which was expected to increase fish consumption and contribute to reducing stunting rates. According to the evaluation results, this service activity could increase the knowledge and skills of PKK women about the benefits of fish consumption for child development and pregnant women. Activities like this are expected to continue to be carried out regularly so as to contribute to the prevention of stunting in the region.
KARAKTERISTIK SENSORI DAN KIMIA IKAN ASAP PINEKUHE: PENGOLAHAN MENGGUNAKAN TUNGKU PENGASAPAN TEBIYAMA Frets Jonas Rieuwpassa; Agus Turambi; Frans Gruber Ijong; Wendy Alexander Tanod; Eko Cahyono; Novalina Maya Sari Ansar; Obyn Imhart Pumpente; Yana Sambeka; Aprelia Martina Tomasoa
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : JURNAL PERIKANAN DAN KELAUTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jpk.v15i2.31195

Abstract

Penggunaan teknik pengasapan tungku tebiyama untuk mengolah ikan asap pinekuhe belum banyak dilakukan. Padahal tungku ini memiliki banyak keunggulan misalnya efektif dan efisien dalam pengasapan serta merupakan teknik pengasapan tertutup. Tujuan penelitian ini adalah menentukan nilai organoleptik, komposisi kimia dan kandungan PAH ikan asap pinekuhe yang diasapi menggunakan tungku tebiyama. Tahapan penelitian meliputi pembuatan ikan asap penikuhe, pengemasan vakum dan disimpan selam 9 hari untuk pengamatan organoleptik, pengujian proksimat dan analisis PAH. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai organoleptik selama penyimpanan 9 hari masih dapat diterima oleh penelis untuk semua parameter. Kandungan protein cukup tinggi yaitu 32,18% sedangkan kadar air sebesar 31,28%. Analisis PAH menunjukkan terdapat 16 jenis senyawa PAH dengan senyawa benzo(a)pyrene sebesar 0,395 ppm.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK IBU PKK KAMPUNG BAKALAENG DALAM DIVERSIFIKASI OLAHAN HASIL PERIKANAN SEBAGAI UPAYA MEMBANTU MENURUNKAN STUNTING Novalina Maya Sari Ansar; Yana Sambeka; Wendy Alexander Tanod; Frets Jonas Rieuwpassa; Eko Cahyono; Septania Takasihaeng; Maria Notosori Tinungki
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): JIPAM : Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : STAI Darul Qalam Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55883/jipam.v5i1.126

Abstract

The prevalence of stunting in Bakalaeng Village, Sangihe Islands Regency, reached 68,92% among at-risk families, despite the area's abundant fishery potential. The main issue lies in the low diversification of fish processing, leading to minimal consumption of fish as a protein source. This community service program aimed to empower the Family Welfare Empowerment organization through capacity building in the diversification of fishery products, as an effort to help reduce stunting and improve family economies. The implementation method consisted of four stages: (1) participatory problem identification; (2) program presentation and negotiation; (3) facilitation and mentoring using a problem-based learning approach; and (4) evaluation and monitoring. The results showed a significant increase in the knowledge and skills of the Family Welfare Empowerment organization. The partners have been able to produce innovative processed products such as kaki naga (drum stick) and fish balls, and have shown commitment to developing micro-enterprises. The program successfully created a dual impact: improved family nutritional intake and potential income increase. The local resource-based empowerment approach is effective in addressing stunting and can be a model for other coastal areas.