Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Permainan Tradisional Dalam Membentuk Karakter Anak SDN Watutura Herlina Kigo; Robertus Lili Bile
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i4.166

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan penerapan permainan tradisional dan kontribusinya terhadap pembentukan karakter siswa di SDN Watutura. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional jarang diterapkan karena siswa lebih menyukai permainan modern. Namun, saat permainan tradisional dilaksanakan, siswa menunjukkan antusiasme tinggi, mampu bekerja sama, mematuhi aturan, dan menampilkan sportivitas. Permainan tradisional terbukti mendukung pengembangan karakter, seperti disiplin, tanggung jawab, kerja sama, serta kemampuan sosial-emosional. Selain itu, permainan ini juga berperan dalam pelestarian budaya lokal. Penelitian ini menegaskan bahwa permainan tradisional memiliki potensi besar sebagai strategi pendidikan karakter dan perlu dioptimalkan melalui peningkatan jadwal kegiatan, peran aktif guru, penyediaan fasilitas, serta kolaborasi dengan orang tua dan masyarakat. Selanjutnya, peneliti merekomendasikan agar sekolah-sekolah melakukan sosialisasi mengenai manfaat permainan tradisional kepada siswa dan orang tua. Sebuah workshop dapat diadakan untuk membekali guru dengan teknik pengajaran yang menarik serta cara-cara inovatif dalam mengintegrasikan permainan tradisional ke dalam kurikulum. Selain itu, pengembangan modul permainan yang sesuai dengan karakteristik siswa saat ini dan mengakomodasi permainan tradisional akan sangat membantu dalam menarik minat siswa. Masyarakat juga perlu dilibatkan dalam proses ini dengan mengadakan festival permainan tradisional, di mana siswa, orang tua, dan anggota komunitas dapat berpartisipasi secara langsung. Kegiatan seperti ini tidak hanya mendukung pelestarian budaya, tetapi juga mempererat hubungan antaranggota komunitas. Melalui kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat, diharapkan permainan tradisional dapat menjadi bagian dari kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dan bermanfaat bagi pengembangan karakter siswa. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi pengaruh permainan tradisional terhadap motivasi belajar dan hasil akademik siswa di kelas.
INTEGRITAS PERMAIAN TRADISIONAL BOY SEBAGAI AKTIVITAS PEMBELAJARAN PJOK MATERI GERAK DASAR FUNDAMENTAL SISWA KELAS 3 SDI LOBOLEKE Monika Lismen Monis; Robertus Lili Bile; Alfonsius Waso
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2026): Februari-Maret 2026
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i5.192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan permainan tradisional boy dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di kelas 3 SDI Loboleke, serta menganalisis dampaknya terhadap penguasaan gerak dasar fundamental dan penanaman nilai integritas siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek siswa kelas 3 dan guru PJOK. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes keterampilan gerak dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan permainan boy mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, kontekstual, dan sesuai dengan karakteristik anak usia sekolah dasar. Siswa mengalami peningkatan signifikan dalam keterampilan berlari, melempar, menangkap, dan menghindar. Selain itu, permainan ini menanamkan nilai integritas berupa kejujuran, sportivitas, disiplin, dan kerja sama tim. Temuan ini menegaskan bahwa permainan tradisional tidak hanya efektif sebagai media pembelajaran motorik, tetapi juga sebagai sarana pendidikan karakter dan pelestarian budaya lokal.
Implementasi Model Latihan Transisi Bertahan Ke Menyerang Dalam Permainan Futsal Siswa Smp Negeri 5 Bajawa Apolinaris Alexander Nua; Robertus Lili Bile
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2026): Februari-Maret 2026
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i5.193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model latihan transisi bertahan ke menyerang dalam permainan futsal yang efektif dan aplikatif bagi siswa SMPN Negeri 5 Bajawa. Transisi yang cepat dan efektif merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam futsal modern. Namun, kemampuan transisi pemain muda seringkali belum optimal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan (Research and Development) dengan mengadaptasi model Borg & Gall. Tahapan penelitian meliputi analisis kebutuhan, desain produk awal, validasi ahli, revisi produk, uji coba kelompok kecil, revisi produk, uji coba lapangan, dan produk akhir. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tes keterampilan futsal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model latihan transisi bertahan ke menyerang yang dikembangkan layak dan efektif untuk meningkatkan kemampuan transisi siswa SMPN Negeri 5 Bajawa. Model latihan ini terdiri dari serangkaian drill yang progresif dan menekankan pada kecepatan, ketepatan, dan pengambilan keputusan yang tepat dalam situasi transisi. Diharapkan, model latihan ini dapat menjadi referensi bagi pelatih futsal dalam meningkatkan kemampuan transisi pemain muda
IMPLEMENTASI PROGRAM LATIHAN PASSING DALAM PERMAINAN FUTSAL BAGI SISWA EKSTRAKURIKULER DI SDK NARU Simon Dappa Ngara; Robertus Lili Bile
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2026): Februari-Maret 2026
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i5.194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan passing dalam permainan futsal siswa ekstrakurikuler di SDK Naru melalui implementasi program latihan passing. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 28 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tes kemampuan passing. Prosedur penelitian ini terdiri dari 3 tahap yang terdiri dari 1) perencanaan, pelaksanaan dan 3) evaluasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan program latihan ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi pengembangan ekstrakurikuler olahraga. Program implementasi latihan yang terstruktur, dengan kombinasi sosialisasi dan praktek langsung, dapat menjadi model untuk kegiatan serupa di sekolah dasar lainnya. Selain itu, evaluasi yang dilakukan secara berkala penting untuk memastikan bahwa program terus berkembang dan sesuai dengan kebutuhan siswa.
IMPLEMENTASI PROGRAM LATIHAN VOLI BAGI TIM VOLI PUTRI SMP NEGERI 5 BAJAWA DALAM AJANG PORSENI TAHUN 2025 Arsenius Agung Aha; Robertus Lili Bile
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2026): Februari-Maret 2026
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i5.195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program latihan bola voli bagi tim voli putri SMP Negeri 5 Bajawa dalam menghadapi ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian meliputi pelatih, guru pembina ekstrakurikuler, dan anggota tim voli putri SMP Negeri 5 Bajawa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program latihan bola voli telah diimplementasikan secara terencana dan berkesinambungan, mencakup latihan teknik dasar, kondisi fisik, kerja sama tim, serta kesiapan mental pemain. Implementasi program latihan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan teknik, kondisi fisik, dan kekompakan tim. Meskipun terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan sarana dan waktu latihan, program latihan secara keseluruhan berjalan efektif dan mendukung kesiapan tim dalam menghadapi Porseni tahun 2025.
SIMULASI TES DAN PENGUKURAN KEMAMPUAN TEKNIK TOLAK PELURU MAHASISWA PROGRAM STUDI PJKR STKIP CITRA BAKTI Robertus Lili Bile; Gordianus Roga; Sofia Renati Melian Nongo
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2026): Februari-Maret 2026
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i5.203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan teknik tolak peluru mahasiswa semester V Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) STKIP Citra Bakti melalui instrumen tes dan pengukuran. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 4 Desember 2025 di Lapangan STKIP Citra Bakti dengan melibatkan 20 orang mahasiswa sebagai subjek penelitian. Metode penilaian menggunakan instrumen observasi yang terdiri dari tiga aspek utama yaitu sikap awal, pelaksanaan, dan sikap akhir dengan skala penilaian 1-4, serta pengukuran jarak lemparan sebagai indikator performa. Hasil penelitian menunjukkan variasi kemampuan teknik mahasiswa dengan rata-rata jarak lemparan 6,06 meter. Penilaian aspek teknik menunjukkan sebagian besar mahasiswa menguasai sikap awal dengan baik (skor rata-rata 2,7), teknik pelaksanaan (skor rata-rata 2,5), dan sikap akhir (skor rata-rata 2,65). Namun, masih terdapat mahasiswa yang perlu perbaikan dalam koordinasi teknik dan keseimbangan tubuh. Kesimpulan penelitian ini adalah instrumen tes dan pengukuran yang digunakan efektif mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan teknik tolak peluru mahasiswa, dan hasilnya dapat dijadikan dasar pengembangan program latihan yang lebih spesifik dan terarah untuk meningkatkan kemampuan atletik mahasiswa.
SIMULASI TES KEBUGARAN JASMANI SISWA MENGGUNAKAN INSTRUMEN TKSI FASE D Robertus Lili Bile; Yohanes Delvan Loda; Yohanes Klaudius Mario Nuwa Meo
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2026): Februari-Maret 2026
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i5.205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kebugaran jasmani siswa kelas VII SMP Citra Bakti menggunakan Instrumen Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI) Fase D yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Tes dan pengukuran dilaksanakan pada tanggal 04 Desember 2025 di Aula STKIP Citra Bakti dengan melibatkan 10 siswa kelas VII sebagai objek penelitian. Instrumen TKSI Fase D terdiri dari lima komponen tes, yaitu Hand and Eye Coordination Test, Sit Up Test, Standing Broad Jump Test, T-Test, dan Bleep Test. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa dari 10 siswa yang dites, sebanyak 5 siswa (50%) berada pada kategori Sedang dan 5 siswa (50%) berada pada kategori Baik. Secara keseluruhan, tingkat kebugaran jasmani siswa kelas VII SMP Citra Bakti berada pada kategori Sedang hingga Baik. Hal ini mengindikasikan bahwa program pembelajaran pendidikan jasmani di SMP Citra Bakti telah memberikan kontribusi yang cukup dalam pengembangan kebugaran jasmani siswa, namun masih memerlukan peningkatan program latihan fisik secara berkelanjutan untuk mencapai hasil yang lebih optimal.
EVALUASI KOMPETENSI TEKNIK DASAR SERVIS BULU TANGKIS: STUDI DESKRIPTIF PADA MAHASISWA PENDIDIKAN JASMANI Alexander Renaldi Bate; Vinsensius Dae; Robertus Lili Bile
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2026): Februari-Maret 2026
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i5.208

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengukur dan mengevaluasi kompetensi teknik dasar servis dalam permainan bulu tangkis pada mahasiswa semester V Program Studi PJKR STKIP Citra Bakti. Servis merupakan teknik fundamental yang tidak hanya berfungsi sebagai pukulan pembuka, tetapi juga sebagai senjata strategis yang menentukan keberhasilan permainan. Tes dan pengukuran dilaksanakan pada 29 Oktober 2025 di Lapangan STKIP Citra Bakti dengan melibatkan 19 mahasiswa sebagai subjek penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan instrumen rubrik penilaian yang diadaptasi untuk menilai tiga komponen kritis: sikap awal (posisi kaki, pegangan raket, posisi tubuh), pelaksanaan (ayunan raket, timing kontak, koordinasi gerakan), dan sikap akhir (follow through, keseimbangan tubuh). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor 23,58 dari rentang 0-30, dengan distribusi: 5 mahasiswa (26,32%) kategori baik sekali (skor ≥27), 9 mahasiswa (47,37%) kategori baik (21≤skor<27), 4 mahasiswa (21,05%) kategori cukup (15≤skor<21), dan 1 mahasiswa (5,26%) kategori kurang (skor<15). Temuan ini mengindikasikan bahwa mayoritas mahasiswa (73,69%) telah mencapai tingkat kompetensi yang memadai dalam teknik dasar servis. Namun, masih diperlukan program pembinaan terdiferensiasi dan latihan intensif untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa pada kategori cukup dan kurang, serta pengembangan variasi servis yang lebih kompleks bagi mahasiswa berkategori tinggi. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam evaluasi pembelajaran praktik bulu tangkis dan menjadi dasar pengembangan kurikulum yang lebih responsif terhadap kebutuhan kompetensi calon guru pendidikan jasmani.
Peran Mahasiswa PLP Dalam Mengelola Kegiatan Ekstrakurikuler Futsal Dalam Pembentukan Karakter, Tanggung Jawab Dan Sportivitas Siswa di SMP Negeri 4 Bajawa Yohanes De Brito Kewa; Yohanes Busa Ngole; Robertus Lili Bile
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 2 No. 1 (2026): Januari-April
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v2i1.134

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mendeskripsikan peran strategis mahasiswa Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) dalam mengelola kegiatan ekstrakurikuler futsal dan dampaknya terhadap pembentukan karakter, tanggung jawab, dan sportivitas siswa di SMP Negeri 4 Bajawa. Permasalahan utama penelitian berfokus pada strategi pengelolaan yang diterapkan mahasiswa PLP dan kontribusinya terhadap tiga pilar karakter tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian dipilih secara purposif, terdiri dari mahasiswa PLP, Guru Pamong, dan siswa peserta futsal. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa PLP memainkan peran kunci sebagai pengelola, pembimbing etika, dan model peran (role model). Strategi pengelolaan yang diterapkan efektif adalah integrasi nilai karakter eksplisit dalam perencanaan latihan, implementasi pendekatan keteladanan, dan penggunaan debriefing pasca-pertandingan untuk membahas sportivitas. Peran ini berkontribusi signifikan pada peningkatan disiplin waktu dan tanggung jawab siswa melalui penugasan mini-managerial, serta peningkatan sportivitas melalui ketika lawan terjatuh kita membantunya. Temuan utama menegaskan bahwa mahasiswa PLP berhasil menciptakan "jembatan peran" yang otentik, mempermudah internalisasi nilai karakter siswa.
PENDAMPINGAN TIM FUTSAL SMPS PGRI DALAM KOMPETISI PORSENI TINGKAT KECAMATAN BAJAWA Paulinus Lado Makar; Robertus Lili Bile
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 2 No. 1 (2026): Januari-April
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v2i1.177

Abstract

Kegiatan pendampingan tim futsal di SMPS PGRI Bajawa dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kemampuan teknik, taktik, serta kesiapan mental siswa dalam menghadapi kompetisi futsal tingkat sekolah. Pendampingan ini bertujuan untuk membantu siswa mengembangkan keterampilan dasar futsal, meningkatkan kerja sama tim, serta menumbuhkan sportivitas dan disiplin dalam berlatih maupun bertanding. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui pendampingan langsung, observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi. Pendampingan dilakukan secara bertahap mulai dari analisis kebutuhan tim, perencanaan program latihan, pelaksanaan latihan terstruktur, hingga evaluasi hasil latihan dan pertandingan. Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan teknik dasar futsal seperti passing dan kontrol bola, peningkatan kekompakan tim, serta meningkatnya motivasi dan kepercayaan diri siswa dalam mengikuti kompetisi. Kegiatan pendampingan ini diharapkan dapat menjadi model pembinaan futsal sekolah yang berkelanjutan
Co-Authors Alexander Renaldi Bate Alfonsius Waso Anastasia Nona Angela Nensiana Nenot Ansiana Ghoe Antonius Kevin Siu Antonius Lena Apolinaris Alexander Nua Arigius Belo Arsenius Agung Aha Avelina Kurniati Desi Barnabas Wani Blasius Rengge Cornelis Oscar Dewa Daga Defrianto Wegu Elentius Ferdinandus Rose Elvidiana Tawa Emanuel Keo Falentinus Mite Ferdinando Syukur Ferdinandus Samri Filemon Darmanto Filemon Darmanto Ndora Flafiana Linung Flavianus Deni Lelu Frandrikus Jema Tiwu Fransiskus Mengi Gervasius Watu Gordianus Albertus Esi Lou Gordianus Roga Herlina Kigo kristina Adelia ule Kristina Suri Lazarus Mana Ludgardis Ina Madel Berta Bue Maria Blandina Leghis Wee Maria Carmelita Tali Wangge Maria Goreti Eko Maria Rosari Wea Maria Yasinta Ebu Maria Yolanda Kolong Marianus Ghepa Mite Melkianus Reri Monika Lismen Monis Mufazal Ramadan Syaiful Nikodemus Bate Oktaviani Endang Patricia Irene Pili Paulinus Lado Makar Richardus Ubaldus Meka Serviani Bebhe Silvester Loy Simon Dappa Ngara Siverstione Kodo Sofia Renati Melian Nongo Stefanus Dogho Thomas Aquino Nono Vinsensius Dae Wani, Bernabas Yanuarius Ricardus Natal Yohanes B. O. Tapo Yohanes B. O. Tapo Yohanes Bayo Ola Tapo Yohanes Bayo Ola Tapo Yohanes Busa Ngole Yohanes De Brito Kewa Yohanes Debrito Ndaung Yohanes Deisharjo Yohanes Delvan Loda Yohanes Ferdinandus Muja Yohanes Fromantius Bali Yohanes Klaudius Mario Nuwa Meo Yohanes Lasa Yohanes Petrus Panas Yovinianus Mbede Wea Yovita Klaudiana Gowa Sunga Yulianus Basri Yulianus Roinaldo Neta