Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Bijak menjadi Orang Tua sebagai Bentuk Perlindungan Anak dalam Menjalani Kegiatan Belajar dari Rumah Selama Pandemi Covid-19 Nur Arfiani; Okta Nofia Sari; Bety Vitriana
JURNAL RECHTENS Vol. 9 No. 2 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/rechtens.v9i2.790

Abstract

Abstrak Munculnya pandemi Covid-19 memberikan pengaruh terhadap berbagai sektor, salah satunya adalah sektor pendidikan. Kegiatan belajar mengajar yang biasanya dilakukan di sekolah oleh institusi pendidikan kemudian beralih menjadi menjadi kegiatan belajar mengajar secara jarak jauh dimana para siswa melakukan daring dirumah masing-masing. Tentunya ini membutuhkan peran orang tua yang lebih dominan dibandingkan dengan kegiatan belajar mengajar dengan metode konvensional. Orang tua perlu memahami karakter belajar anak dan tetap membiarkan anak menyelesaikan tugasnya dengan waktu belajar yang teratur dan target pencapaian yang sesuai. Belajar dari rumah akan berhasil karena peran orang tua. Penting bagi orang tua untuk menjaga kondisi fisik dan psikis agar dapat mendampingi anak belajar, hal ini untuk mencegah terjadinya kekerasan pada anak karena dampak yang ditimbulkan tidak hanya berakibat kepada anak tetapi juga bagi orang tua. Sudah menjadi kewajiban bagi orang tua untuk memberikan perlindungan terhadap anak baik dari kekerasan yang sifatnya fisik maupun psikis, sebagaimana hal ini juga telah dijamin oleh konvensi internasional maupun hukum positif Indonesia. Kata kunci : Orang Tua, Perlindungan Anak, Covid-19 Abstract The emergence of the Covid-19 pandemic affects various sectors, one of which is education sector. Teaching and learning activities that are usually carried out in schools by educational institutions then turn into teaching and learning activities remotely where students do online classes from their homes. Of course this online system requires the role of parents who are more dominant compared to conventional teaching and learning activities in classroom. Parents need to understand the children's learning character and let children to complete their tasks with appropriate learning time and achieving targets. The role of parents determines the success of learning from home system. It is important for parents to maintain physical and psychological conditions in order to assist children in learning, this is to prevent violence to children because the impact is not only affecting the child but also parents. It is an obligation for parents to provide protection for children from physical and psychological violence, as this has also been guaranteed by international conventions and Indonesian positive law. Keywords: Parents, Child Protection, Covid-19
Optimalisasi Peran Konseling Bagi Anak yang Bermasalah dengan Narkotika Bety Vitriana; Okta Nofia Sari
KONSELING: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapannya Vol. 2 No. 2 (2021): Januari
Publisher : ILIN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/konseling.v2i2.721

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran konseling yang dilakukan oleh konselor dalam pemberian bantuan bagi anak dengan kasus penyalahgunaan narkotika serta penanganan hukum yang tepat dalam memperlakukan kasus anak dibawah umur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian literatur, yang merupakan metode pengumpulan data dalam penelitian sosial untuk menelusuri, membaca, dan mencatat data historis serta pengumpulan bahan penelitian berkenaan dengan data pustaka terdahulu baik berupa buku maupun jurnal yang sesuai atau saling terkait dengan judul penelitian yang akan diteliti. Berdasarkan hasil penelusuran literatur yang telah dilakukan, ditemukan bahwa konseling individu dan konseling keluarga lebih sering digunakan dalam membantu individu atau anak dibawah umur yang terlibat dalam kasus narkotika, hal ini dikarenakan bahwa pendekatan secara individual memungkinkan seorang anak lebih leluasa secara optimal menuangkan perasaan dan pikirannya tanpa interfensi dari pihak lain yang dapat menghindari dari perasaan trauma pada anak. Selain itu, metode pendekatan Konseling Keluarga juga merupakan pendekatan pendukung dalam konseling bagi korban penyalahgunaan narkoba sebab kehadiran orangtua atau anggota keluarga terdekat pada saat konseling dapat memberikan ketenangan tersendiri kepada anak dan keluarga berperan penting dalam membantu anak terlepas dari penyalahgunaan narkotika. Sementara penanganan hukum pada anak dengan kasus narkotika akan dibuat berbeda dengan kasus orang dewasa, seperti para petugas sidang yang tidak menggunakan atribut atau baju sidang agar tidak menimbulkan suasana menakutkan bagi anak-anak dan tidak membuat trauma pada anak-anak
PELATIHAN TEKNIS PENINGKATAN MUTU TENAGA PENDIDIK PAUD DI KOTA BALIKPAPAN KALIMANTAN TIMUR Bety Vitriana; Lisda Hani Gustina; Suprijadi
Aptekmas Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 6 No 2 (2023): Aptekmas Volume 6 Nomor 2 2023
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36257/apts.v6i2.6725

Abstract

Through this technical training to improve the quality of PAUD teaching staff, it is hoped that PAUD teachers can improve their ability to carry out the learning process in a more targeted, creative, innovative, and effective manner. PAUD teachers are also expected to be able to absorb new information and knowledge that will help them provide quality and high-quality education for the younger generation in Balikpapan City and its surroundings. This training was held at the Learning Activity Center (SKB Balikpapan Selatan), with the target being PAUD teachers in Balikpapan City, East Kalimantan. The method of implementing this service is: 1). Coordinate with the head of the South Balikpapan SKB as a collaborative partner of the Mulia University PAUD Study Program to facilitate activities; 2). Determine the date of implementation of the training and the main contents of the activity; 3). Prepare tools, materials, and all equipment needed for training; 4). Prepare material to be given in the movement; 5)—implementation of activities carried out in November 2022; 6). Activities include delivering material on the first day and microteaching practice on the second. The results of implementing this service have a good impact on PAUD educators and provide skills to PAUD teachers in dealing with children who have to learn problems and improve the quality and quality of human resources at the PAUD unit level. The results of this community service also increase the relationship between Mulia University, especially the PAUD Study Program, with institutions outside the campus, such as the South Balikpapan SKB and PAUD Schools, that attend this training.
UPAYA PENINGKATAN PERAN ORANGTUA DALAM MENDIDIK ANAK USIA DINI DI ERA GLOBALISASI Bety Vitriana; Suprijadi Suprijadi; Sri Purwanti; Norlaila Norlaila; Lisda Hani Gustina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4410-4415

Abstract

Era Globalisasi dapat menimbulkan perubahan prilaku dan kebiasaan pada generasi saat ini, khususnya di kalangan anak usia dini. Semakin mudah akses informasi membuat anak-anak lebih cepat mendapatkan ilmu pengetahuan yang luas, serta membentuk kreatifitas tanpa batas. namun hal ini juga membawa dampak buruk jika anak-anak tidak mendapatkan pendampingan yang cukup dalam tumbuh kembang di rumah, Akibatnya anak usia dini mudah terpapar informasi negatif dan kurang baik untuk dicontoh dalam kehidupan sehari-hari sehingga kebiasaan ini berubah menjadi karakter prilaku yang buruk. Upaya dalam mengatasi permasalahan ini, tentunya diperlukan peran orang tua untuk memberikan pendidikan di rumah dengan baik dan tepat. Hal inilah yang menjadi tujuan kami bergerak melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan metode penyuluhan di sekolah-sekolah Paud / TK yang sasaran utama yaitu wali murid atau orang tua dari siswa paud. Dalam pertemuan ini kami memberikan materi parenting atau pola asuh yang dapat diterapkan di era globalisasi, serta pendampingan konsultasi bebas untuk menangani masalah anak mereka di rumah. Hasil dari kegiatan ini sangat baik, terlihat dari antusias orangtua murid yang banyak berdiskusi masalah anak mereka dan terlihat komitmen mereka untuk menerapkan ilmu yang mereka peroleh dari kegiatan ini.
Persepsi Masyarakat Balikpapan terhadap Gerakan Transisi Paud ke SD yang menyenangkan Purwanti, Sri; Wardhana, Mada Aditiya; Vitriana, Bety
Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon Vol. 12 No. 2 (2024): Mei-Agustus 2024
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jjb.v12i2.5985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja program transisi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke Sekolah Dasar (SD) yang menyenangkan di Kota Balikpapan melalui persepsi Masyarakat khususnya orang tua. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, serta analisis data. Hasil survei menunjukkan bahwa persepsi orang tua siswa PAUD dan orang tua siswa kelas rendah SD di Balikpapan terhadap kinerja program transisi PAUD ke SD adalah baik. Hasil tersebut didukung oleh sembilan indikator kinerja, di mana tiga indikator memiliki mutu A, tiga indikator mutu B, dua indikator mutu C, dan dua indikator mutu D. Rekomendasi perbaikan berkelanjutan termasuk mempertahankan dan mengoptimalkan indikator dengan mutu A dan B, serta memprioritaskan perbaikan pada indikator dengan mutu C dan D. Analisis kinerja program transisi PAUD ke SD juga dilakukan untuk wilayah Balikpapan Kota, Balikpapan Barat, Balikpapan Timur, Balikpapan Utara, Balikpapan Tengah, dan Balikpapan Selatan. Hasilnya menunjukkan variasi dalam capaian kinerja di antara wilayah-wilayah tersebut, dengan rekomendasi khusus untuk setiap wilayah guna meningkatkan capaian kinerja indikator yang masih di bawah rata-rata Kota Balikpapan.
In House Training, Simulasi Perangkat Pembelajaran Paud dan Membangun Karakter Guru Ideal Bety Vitriana; Lisda Hani Gustina; Sri Purwanti; Dian Ramadhani
Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 10 (2024): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v5i10.1705

Abstract

Peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan salah satu prioritas dalam implementasi Kurikulum Merdeka di Indonesia. Namun, banyak guru PAUD yang masih mengalami kesulitan dalam menyusun perangkat pembelajaran yang sesuai dan memahami karakteristik guru ideal yang diperlukan dalam mengimplementasikan kurikulum tersebut. Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang kami lakukan yaitu dalam bentuk In House Training. Tujuan penelitian ini untuk membantu mitra mengatasi permasalahannya yaitu menangani guru-guru Paud yang belum memahami perangkat pembelajaran Paud agar memiliki keterampilan yang dapat disesuaikan dengan kurikulum merdeka serta guru-guru yang belum memahami karakter seorang guru ideal tentunya wajib dimiliki sebagai seorang guru Paud. Penelitian dilakukan di beberapa sekolah PAUD di Balikpapan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama kegiatan pelatihan berlangsung.   Hasil dari kegiatan pengabdian ini sangat berdampak positif bagi guru paud kota balikpapan, terlihat dari hasil evaluasi kegiatan yang disampaikan oleh peserta dan komunikasi dengan sekolah–sekolah bahwa mereka mulai banyak menerapkan kurikulum merdeka dengan lebih baik dari sebelumnya.  Selain itu, terdapat peningkatan signifikan dalam pemahaman guru mengenai pentingnya peran mereka dalam mendukung perkembangan holistik anak. Berdasarkan hasil evaluasi, para peserta menyatakan bahwa In House Training ini memberikan dampak positif terhadap implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah mereka. Kesimpulannya In House Training merupakan metode yang efektif dalam meningkatkan kompetensi guru PAUD dan membangun karakter guru ideal yang diperlukan untuk keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi lembaga pendidikan dalam merancang program pelatihan bagi guru PAUD di masa mendatang.
Kesiapan Sekolah dalam Melaksanakan Pendidikan Inklusi di PAUD Bety Vitriana; Sri Purwanti; Baldwine Honest; Dian Ramadhani
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13 No 2 Desember 2024 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v13i2.574

Abstract

Abstract This article was created with the aim of scientifically explaining whether regular early childhood schools will implement inclusive education. This research is motivated by the lack of scientific articles explaining inclusive education in early childhood education units, while the current interest in regular schools is to be able to accept students with special needs at a mild level, so special preparation is needed from school. Descriptive qualitative methodology is applied, and data is gathered via government regulations, books, articles, observations, interviews, and other sources. The article's findings outline a number of requirements that must be met for a preschool or kindergarten to be able to implement inclusive education, including action plans that include hiring teachers or human resources with special training and qualifications as well as sufficient understanding to support ABK students, infrastructure and facilities in schools that meet the needs of ABK students, and a flexible curriculum that can be adjusted to meet those needs as well. Thus, it is hoped that this article can become a reference reading material for early childhood educators when implementing inclusive education in their schools. Keywords: School Readiness; PAUD Inclusive Education Abstrak Artikel ini dibuat dengan tujuan untuk menjelaskan secara ilmiah apabila sekolah PAUD regular akan melaksanakan Pendidikan Inklusi di sekolah tersebut. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya artikel ilmiah yang menerangkan mengenai Pendidikan inklusi di satuan Pendidikan anak usia dini, sementara minat sekolah reguler saat ini diwacanakan agar dapat menerima siswa dengan kebutuhan khusus yang berada di level ringan, sehingga perlu kesiapan khusus dari sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan Teknik pengumpulan data melalui sumber buku, artikel, peraturan pemerintah, observasi lapangan secara tatap muka langsung di sekolah PAUD Handayani 4 Balikpapan, wawancara guru, wali murid dan lain lain yang tidak terlepas dari inti masalah. Hasil dari artikel ini memuat beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk sebuah sekolah PAUD/TK dapat melaksanakan Pendidikan inklusi yaitu mulai dari rencana aksi seperti SDM atau tenaga pengajar memiliki kualifikasi dan keterampilan khusus maupun pemahaman yang memadai dalam persiapan mendampingi ABK, sarana dan prasarana di sekolah yang memenuhi kebutuhan ABK, serta tak kalah penting yaitu kurikulum yang fleksibel untuk dapat menyesuaikan dengan kebutuhan siswa ABK tersebut. Dengan demikian diharapkan artikel ini dapat menjadi salah satu refrensi bahan bacaan untuk penggiat pendidik Anak usia dini apabila akan melaksanakan Pendidikan inklusi di sekolahnya. Kata kunci: Kesiapan Sekolah; Pendidikan Inklusi PAUD
Kesiapan Sekolah dalam Melaksanakan Pendidikan Inklusi di PAUD Vitriana, Bety; Purwanti, Sri; Honest, Baldwine; Ramadhani, Dian
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13 No 2 Desember 2024 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v13i2.574

Abstract

Abstract This article was created with the aim of scientifically explaining whether regular early childhood schools will implement inclusive education. This research is motivated by the lack of scientific articles explaining inclusive education in early childhood education units, while the current interest in regular schools is to be able to accept students with special needs at a mild level, so special preparation is needed from school. Descriptive qualitative methodology is applied, and data is gathered via government regulations, books, articles, observations, interviews, and other sources. The article's findings outline a number of requirements that must be met for a preschool or kindergarten to be able to implement inclusive education, including action plans that include hiring teachers or human resources with special training and qualifications as well as sufficient understanding to support ABK students, infrastructure and facilities in schools that meet the needs of ABK students, and a flexible curriculum that can be adjusted to meet those needs as well. Thus, it is hoped that this article can become a reference reading material for early childhood educators when implementing inclusive education in their schools. Keywords: School Readiness; PAUD Inclusive Education Abstrak Artikel ini dibuat dengan tujuan untuk menjelaskan secara ilmiah apabila sekolah PAUD regular akan melaksanakan Pendidikan Inklusi di sekolah tersebut. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya artikel ilmiah yang menerangkan mengenai Pendidikan inklusi di satuan Pendidikan anak usia dini, sementara minat sekolah reguler saat ini diwacanakan agar dapat menerima siswa dengan kebutuhan khusus yang berada di level ringan, sehingga perlu kesiapan khusus dari sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan Teknik pengumpulan data melalui sumber buku, artikel, peraturan pemerintah, observasi lapangan secara tatap muka langsung di sekolah PAUD Handayani 4 Balikpapan, wawancara guru, wali murid dan lain lain yang tidak terlepas dari inti masalah. Hasil dari artikel ini memuat beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk sebuah sekolah PAUD/TK dapat melaksanakan Pendidikan inklusi yaitu mulai dari rencana aksi seperti SDM atau tenaga pengajar memiliki kualifikasi dan keterampilan khusus maupun pemahaman yang memadai dalam persiapan mendampingi ABK, sarana dan prasarana di sekolah yang memenuhi kebutuhan ABK, serta tak kalah penting yaitu kurikulum yang fleksibel untuk dapat menyesuaikan dengan kebutuhan siswa ABK tersebut. Dengan demikian diharapkan artikel ini dapat menjadi salah satu refrensi bahan bacaan untuk penggiat pendidik Anak usia dini apabila akan melaksanakan Pendidikan inklusi di sekolahnya. Kata kunci: Kesiapan Sekolah; Pendidikan Inklusi PAUD
PELATIHAN KURIKULUM DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN APE BAGI GURU PAUD DI KOTA SEBULU DAN KECAMATAN MUARA KAMAN KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Norlaila; Sri Purwanti; Vitriana, Bety
Aptekmas Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 6 No 4 (2023): APTEKMAS Volume 6 Nomor 4 2023
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36257/apts.v6i4.8160

Abstract

Through curriculum training and assistance in making APE or educational learning tools, it is hoped that PAUD teachers can improve their ability to implement the learning process in a more targeted, innovative, creative and effective way. In addition, it is hoped that PAUD teachers can gain new knowledge and information that will help them provide quality and high-quality education for the nation's next generation at the most basic formal education level in Kutai Kartanegara. This training was aimed at PAUD teachers in Kutai Kartanegara, and was held in the SPS AL-Qur'an Hall. This service method is carried out through two days of training. On the first day, material was delivered and on the second day, microteaching practice was carried out. It can be seen that the implementation of this service optimizes PAUD teaching staff and provides skills to PAUD teachers in compiling learning curricula and making educational learning tools while improving the quality of human resources at the PAUD unit level.
OPTIMALISASI PERAN ORANGTUA DALAM MELEJITKAN PRESTASI ANAK MELALUI PENGASUHAN DI RUMAH Gustina, Lisda Hani; Vitriana, Bety Vitriana; Purwanti, Sri; Gunarto, Baldwine Honest
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol 6 No 2 (2024): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v6i2.3143

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana peran orang tua di rumah dalam melejitkan prestasi anak. Metode yang digunaan dalam penelitian ini disesuaikan dengan kebutuhan peneliti yaitu metode kualitatif diskriptif. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Taud Saqu Istiqomah Balikpapan. Dengan mengambil subjek 40 orang tua siswa sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi tahap observasi, wawancara, dokumentasi, survei angket dan pencatatan. Hasil penelitian ini adalah orang tua yang lebih aktif terlibat dalam pendidikan anak mereka serta menerapkan diskusi di rumah memiliki anak-anak yang tampil lebih baik secara akademis dan memiliki motivasi serta prestasi belajar yang baik. Keterlibatan orang tua dapat memiliki dampak positif pada pencapaian prestasi siswa di sekolah, selain itu orang tua yang aktif terlibat dalam kehidupan sekolah anak-anak mereka cenderung memiliki hubungan yang lebih baik dengan guru dan staf sekolah. Ini tentu saja sebagai dukungan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik dan positif bagi anak-anak