Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Uji Kelangsungan Hidup dan Pertumbuhan Benih Ikan Mas Mantap (Cyprinus carpio) Pada Rentang Suhu yang Berbeda Dyara Ridwantara; Ibnu Dwi Buwono; Asep Agus Handaka Suryana; Walim Lili; Ibnu Bangkit Bioshina Suryadi
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. X No. 1/Juni 2019
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.761 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelangsungan hidup, pertunbuhan, tingkah laku dan konversi pakan benih ikan mas mantap pada rentang suhu yang berbeda terutama pada suhu rendah. Penelitian ini dilakukan di Desa Margaluyu Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung. Penelitian dilaksanakan selama 30 hari dari bulan Oktober - Nopember 2018. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 7 kali ulangan, yaitu perlakuan A (20 ºC), perlakuan B (24 ºC) dan perlakuan C (28 ºC). Parameter yang diamati adalah derajat kelangsungan hidup, panjang mutlak, pertumbuhan bobot mutlak, tingkah laku ikan, rasio konversi pakan dan kualitas air yang meliputi suhu, pH dan DO. Hasil penelitian menunjukkan pada perlakuan A, B dan C nilai kelangsungan hidup sebesar 100%, ikan pada perlakuan A memiliki laju pertambahan panjang dan bobot yang lambat, tingkah laku pasif dan nilai konversi pakan yang tinggi. Pertumbuhan terbaik ikan mas mantap terdapat pada perlakuan C dengan hasil pertambahan panjang mutlak dan bobot mutlak tertinggi serta nilai rasio konversi pakan terbaik dengan nilai berturut-turut sebesar 2,59 cm; 4,38 g dan 1,25
EFEK PENGURANGAN PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) PL - 21 YANG DIBERI BIOFLOK Hanisa Riani; Rita Rostika; Walim Lili
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 3, No 3 (2012): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengurangan pakan buatan yang berbeda terhadap laju pertumbuhan udang vaname yang diberi bioflok. Penelitian ini menggunakan metode Eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang diberikan yaitu pengurangan pakan 5 %, 10 %, 15 %, 20 %, dan 25 % dari total pakan yang diberikan/hari. Bioflok yang diberikan adalah 1 ml/1g bobot udang perhari. Parameter yang diamati yaitu kelangsungan hidup, laju pertumbuhan, dan rasio konversi pakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pengurangan pakan buatan 25 % memiliki laju pertumbuhan sebesar 3,1679 % dengan kelangsungan hidup sebesar 92 % dan nilai rasio konversi pakan sebesar 0,73.   Kata Kunci      : bioflok, laju pertumbuhan, pengurangan pakan, udang vaname.
INVENTARISASI EKTOPARASIT PADA BENIH NILEM (Osteochilus hasselti) DARI GARUT, JAWA BARAT Ike Rustikawati; Walim Lili; Rosidah -
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 2, No 2 (2008)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui ektoparasit pada  stadia  benih ikan nilem (Osteochillus hasselti) yang terdapat di Pasar Ikan  Tarogong, Garut, Jawa Barat  . Pengamatan menggunakan metode deskriptif, dengan mengamati bagian  sisik/kulit, sirip dan insang ikan. Sampel diambil sebanyak 200 ekor  dari mulai bulan Juni sampai dengan bulan September 2007.Hasil menunjukkan bahwa ektoparasit yang ditemukan terdiri dari dua filum yaitu Protozoa (77%) dengan lima genus yaitu  Ichthyophthirius sp (36,16%), Trichodina sp (22,20%), Trichodinella sp (4,65%), Myxobolus sp ( 3,32%), Epistylis sp (0,07%)  dan filum Helminthes (23%) yang terdiri dari tiga genus yaitu Dactylogyrus sp (29,27%), Gyrodactylus sp (3,20%), Transversotrema sp (0,03%), dengan intensitas 55,48  dan Prevalensi 77%. Kata kunci: Ektoparasit, Benih nilam
Efektivitas Ekstrak Daun Kersen untuk Pengobatan Benih Ikan Nila yang Terinfeksi Bakteri Aeromonas hydrophila Rosidah Rosidah; Walim Lili; Iskandar Iskandar; Muhammad Rionaldhie Afpriliansyah
Akuatika Indonesia Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Akuatika Indonesia (JAkI)
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan Universitas Padjadjaran, Grha. Kandaga (P

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.307 KB) | DOI: 10.24198/jaki.v3i1.23436

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi ekstrak daun kersen (Muntingia calabura) yang efektif untuk pengobatan benih ikan nila (Oreochromis niloticus) yang diinfeksi bakteri Aeromonas hydrophila sehingga menghasilkan sintasan benih ikan nila yang tertinggi. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah perendaman ikan nila yang terinfeksi Aeromonas hydrophila dalam ekstrak daun kersen dengan konsentrasi 0, 40, 60, 80, dan 100 ppm. Parameter yang diamati adalah gejala klinis, respon ikan terhadap pakan, respon ikan terhadap kejutan dan kelangsungan hidup pada masing-masing perlakuan. Hasil penelitian memperlihatkan penggunaan ekstak daun kersen dengan konsentrasi 60 ppm efektif untuk mengobati benih ikan nila yang terinfeksi bakteri Aeromonas hydrophila,  menghasilkan pemulihan tercepat yaitu hari keempat dan tingkat kelangsungan hidup tertinggi sebesar 81,67%.
Daya Dukung Lingkungan dan Analisis Kesesuaian pada Wisata Hiu Paus (Rhincodon typus) di Taman Nasional Teluk Cenderawasih, Kabupaten Nabire Donny Juliandri Prihadi; Aris Nuryana; Walim Lili; Yudi Nurul Ihsan; Evi Nurul Ihsan
Akuatika Indonesia Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Akuatika Indonesia (JAkI)
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan Universitas Padjadjaran, Grha. Kandaga (P

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.105 KB) | DOI: 10.24198/jaki.v2i2.23418

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Perairan Kwatisore, Taman Nasional Teluk Cenderawasih, Kabupaten Nabire untuk mengetahui kesesuaian kondisi lingkungan perairan dan daya dukung kawasan dalam mendukung pengembangan wisata hiu paus (Rhincodon typus) di perairan Kwatisore. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode cross section dimana data bersumber dari data primer yakni data yang dikumpulkan melalui observasi di lapangan dan data sekunder yang bersumber dari pengelola wisata dan instansi terkait. Data tersebut kemudian dianalisis dengan metode Water QualityIndex (WQI) dan analisis kesesuaian serta analisis daya dukung kawasan. Pengambilan data primer dilakukan di 11 stasiun berdasarkan titik kemunculan hiu paus selama tahun 2013 – 2015. Hasil analisis Water Quality Index(WQI) menunjukkan bahwa kondisi perairan Kwatisore baik air laut maupun tawar tergolong normal atau belum tercemar. Hasil perbandingan baku mutu air laut untuk wisata bahari dan biota laut menunjukkan bahwa perairan Kwatisore sesuai untuk dijadikan wisata bahari dan habitat biota laut seperti hiu paus. Penentuan waktu terbaik dalam melihat hiu paus adalah ketika fase bulan baru atau pada minggu 1 dan 2 awal bulan. Untuk analisis kesesuaian kawasan untuk wisata melihat hiu paus menunjukkan bahwa stasiun 1, 4, 7, 8, 9 dan 11 termasuk dalam kriteria S1 atau sangat sesuai,sedangkan stasiun 2, 3, 5, 6 dan 10 termasuk S2 atau sesuai sebagai lokasi melihat hiu paus. Hasil perhitungan nilai daya dukung kawasan (DDK) wisata hiu paus di perairan Kwatisore mencapai 108 wisatawan/hari.
Pengaruh Kepadatan pada Pengangkutan dengan Suhu Rendah Terhadap Kadar Glukosa dan Darah Kelulusan Hidup Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Ayi Yustiati; Sofan Sidiq Pribadi; Achmad Rizal; Walim Lili
Akuatika Indonesia Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Akuatika Indonesia (JAkI)
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan Universitas Padjadjaran, Grha. Kandaga (P

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.049 KB) | DOI: 10.24198/jaki.v2i2.23424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepadatan pada pengangkutan dengan suhu rendah terhadap kadar glukosa darah dan kelulusan hidup ikan nila (Oreochromis niloticus). Penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai Oktober 2016 di Laboratorium Basah dan Kolam Percobaan, Ciparanje Unpad. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan berupa kepadatan ikan sebanyak 5 ekor/L, 10 ekorLl, 15 ekor/L dengan pemingsanan, serta 10 ekor/L tanpa pemingsanan sebagai pelakuan kontrol. Pemingsanan dilakukan dengan cara penurunan suhu air menjadi 10±0,1 ºC. Pengamatan yang dilakukan terhadap kelulusan hidup setelah pengangkutan, kadar glukosa darah, kelulusan hidup setelah pemeliharaan pasca pengangkutan. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan dengan kepadatan 15 ekor/l menunjukan hasil terbaik, yaitu kelulusan hidup setelah pengangkutan 98,33 %, kadar glukosa darah 192 mg/dL serta kelulusan hidup setelah pemeliharaan pasca pengangkutan 88,33 %.
Pertumbuhan Ikan Paray (Rasbora Argyrotaenia, Blkr) di Waduk Jatigede Kabupaten Sumedang Provinsi Jawa Barat Titin Herawati; Walim Lili; Rika Mustikawati; Adhardiansyah Adhardiansyah; Sona Yudha Diliana
Akuatika Indonesia Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Akuatika Indonesia (JAkI)
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan Universitas Padjadjaran, Grha. Kandaga (P

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.938 KB) | DOI: 10.24198/jaki.v2i1.23428

Abstract

Waduk Jatigede merupakan salah satu waduk di Jawa Barat yang membendung aliran Sungai Cimanuk. Salah satu jenis ikan indigenous Sungai Cimanuk yang dapat beradaptasi di Waduk Jatigede adalaha Ikan Paray. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pola pertumbuhan ikan Paray (Rasbora argyrotaenia) di Waduk Jatigede. Penelitian dilakukan di Waduk Jatigede menggunakan metode survey pada bulan Oktober 2016. Pengambilan sampel ikan dilakukan di perairan waduk, selanjutnya sampel ikan diidentifikasi, diukur panjang dan bobotnya di Laboratorium Akuakuktur Universitas Padjadjaran. Analisis data meliputi distribusi ukuran, hubungan panjang -bobot serta faktor kondisi mengacu pada metode biologi perikanan. Ikan Paray hasil tangkapan di Waduk Jatigede terdiri atas delapan kelas ukuran.  Ikan terkecil memiliki ukuran panjang total 53 mm, bobot 1,41 g dan ikan terbesar 79 mm, bobot 4,14 g.  Kelas ukuran paling banyak tertangkap adalah ikan yang masih mengalami masa pertumbuhan, berukuran antara 59-61 mm sebanyak 34%. Pola pertumbuhan ikan Paray mengikuti persamaan regresi y = 2,7023x – 4,4827  b = 2,7023, W=3.10-5L2,7023 , artinya pola pertumbuhan ikan Paray bersifat allometrik negatif. Ikan mencapai bobot maksimum ketika berukuran panjang antara 65-67 mm. Faktor kondisi ikan Paray berkisar antara 1,08-1,24 dengan pertambahan bobotnya berbanding lurus terhadap pertambahan panjang sampai panjang tertentu (titik imfleksi), selanjutnya pertambahan bobot menurun.
Effectiveness Long Time Immersion Sangkuriang Catfish Eggs in Flower Extract Kecombrang for Prevention Fungus Saprolegnia Sp Rosidah Rosidah; Yuli Andriani; Walim Lili; Irfan Herdiawan
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : JURNAL PERIKANAN DAN KELAUTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jpk.v7i2.2689

Abstract

Fry availability is an important factor in the cultivation of Sangkuriang catfish. Continuity of fry availability is determined by the number of hatching eggs. The low of hatching rate mainly caused by the Saprolegnia sp. attack. One attempt to overcome the Saprolegnia sp. attack on fish eggs is by using Kecombrang flowers (Nicolia speciosa Horan). Anti-fungal compounds contained in Kecombrang flower was phenol, tannin, alkaloids, and flavonoids. The aim of this research is to find the immersion duration of Sangkuriang catfish eggs in the extract of Kecombrang flower most effectively to prevent the attack of Saprolegnia sp. and increase the egg hatching rate. The method in this study was Completely Randomized Design (RAL) experimental method with five treatments and three replications. The treatments was time of immerse the eggs of Sangkuriang catfish in Kecombrang flower extract at 60 ppm for 10, 15, 20, 25 minutes and without immersion as control. The investigate parameters in this study were Saprolegnia attack rate and hatching rate. Results of the experimental analyzed by F test, and if it was a significance difference then continue with Duncan Multiple Range Test at the 5% level. The results showed that the 20 minutes of immersion duration resulted in the lowest Saprolegnia attack rate about 13.50% and the highest egg hatching rate about 72.50%.
Effect of Dietary Supplementation of Spirulina Platensis and Carrot Meal to Enhance Color Brightness of Oranda Goldfish (Carassius Auratus) Yuli Andriani; Alan Alamsyah; Walim Lili
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : JURNAL PERIKANAN DAN KELAUTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jpk.v8i1.3679

Abstract

Goldfish is one of the most famous ornamental fish because of body shape and the color which is interesting to culture. The purpose of this experiment is to find the effect of Spirulina platensis and carrot meal was added into feed to increase the red color of koki goldfish. The experiment used Completely Randomized Design with six treatments and three replication. The treatments is 8% Spirulina meal, 8% carrot meal, 0% spirulina meal + carrot meal, 2%+6%, 4%+4%, and 6%+2%. The parameters that observed is color intensity, absolute weight growth, and water quality. The results showed that supplementation of combination 4% spirulina meal and 4% carrot meal gave the best increase in red color on body of koki goldfish with average score 5.93, but no significant effect on growth of goldfish with average growth is 3.55 ± 0.06 gram. Water quality during the research is still in optimal condition and did not affect the enhancement color in goldfish.
Seminar Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Melalui Media Daring Yuli Andriani; Atiek R. Noviyanti; M. Fatah Wiyatna; Walim Lili
Media Kontak Tani Ternak Vol 3, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v3i3.36582

Abstract

Sampah merupakan salah satu faktor yang menyebabkan rusaknya lingkungan hidup yang sampai saat ini masih tetap menjadi masalah besar. Menurut Undang-Undang Repubik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, sampah yang semakin lama menumpuk dan tidak diolah akan menimbulkan masalah seperti gangguan estetika, menganggu pemandangan dan juga bisa sebagai tempat perindukan vektor penyakit. Salah satu solusi mengurangi produksi sampah adalah dengan daur ulang sampah organik menjadi bermanfaat. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan melalui kegiatan webinar dengan tema “Mengubah Limbah Menjadi Berkah” untuk memberikan solusi terhadap permasalahan sampah dengan mempelajari cara pengolahan limbah organik rumah tangga menjadi pakan ikan, kompos, biopestisida, dan sumber energi. Webinar dilaksanakan secara virtual melalui Zoom meeting. Kegiatan ini dilakukan secara hybrid, terdiri dari peserta luring yang berasal dari orang tua santri Madrasah Ath-Thoriyah sebanyak 10 orang dan peserta daring yang berasal dari masyarakat umum.Timeline kegiatan dimulai dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan, hingga tahap tindak lanjut kegiatan. Hasil capaian kegiatan webinar yaitu jumlah pendaftar 139 orang dan jumlah peserta hadir 86 orang.