Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN TENTANG MANFAAT TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) DI LINGKUNGAN MAJELIS TAKLIM MUSLIMATUL HIDAYAH, PONDOK CABE ILIR, TANGERANG SELATAN Diarsi Eka Yani; Nurul Huda; Idha Farida; Ernik Yuliana
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v5i1.3576

Abstract

Salah satu model pengobatan yang terus berkembang dan diminati saat ini adalah dengan pengobatan yang menggunakan bahan-bahan alami yang sering dikenal dengan pengobatan herbal yang berbahan dasar tanaman obat keluarga (TOGA). Tanaman ini selain mempunyai banyak fungsi terutama bagi kesehatan, juga dapat dibudidayakan di lahan pekarangan yang sempit dan tidak membutuhkan banyak perawatan. Kegiatan abdimas yang terkait dengan TOGA ini dilakukan di Majelis Taklim Muslimatul Hidayah, Pondok Cabe Ilir, Tangerang Selatan. Tahapan kegiatan abdimas yaitu (1) survei lokasi/perijinan, (2) pelatihan secara teori tentang jenis, manfaat, pemberian materi tentang beberapa minuman berbahan dasar TOGA, (3) penyebaran leaflet untuk anggota majelis taklim, (4) pengukuran aspek pengetahuan dengan pengisian kuesioner, dan (5) monitoring serta evaluasi. Setelah mereka memahami tentang pengertian, tujuan, jenis, dan manfaat TOGA serta cara membuat minuman berbahan dasar TOGA, maka mereka dapat mempraktikkan pembuatan minuman berbahan dasar TOGA untuk merawat kesehatan tubuh masing-masing.
PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN SEMPIT MELALUI SISTEM AKUAPONIK PADA KELOMPOK KARANG TARUNA PANCASAKA, KELURAHAN PONDOK CABE ILIR, PAMULANG, TANGERANG SELATAN Farida, Idha; Sinar, Tengku Eduard Azwar; Yani, Diarsi Eka; Huda, Nurul; Sigit, Argadatta
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v6i1.6159

Abstract

Pemanfaatan lahan pekarangan sempit merupakan salah satu cara untuk mengantisipasi ketersediaan lahan bagi masyarakat yang semakin berkurang, akibat alih fungsi lahan dari sektor pertanian ke nonpertanian. Akuaponik merupakan salah satu pemanfaatan lahan pekarangan sempit untuk mendukung ketahanan pangan bagi masyarakat sekitar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abdimas) dilaksanakan di kelompok karang taruna Pancasaka RT 04/RW 09, Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan sebanyak 20 orang. Adapun kegiatan abdimas Universitas Terbuka (UT) ini dibagi menjadi 6 tahap yaitu (1) tahap persiapan, (2) tahap penyuluhan sistem akuaponik, (3) tahap menyemai bibit tanaman dalam gelas plastik, (4) tahap menanam benih ikan, (5) tahap pemeliharaan tanaman dan ikan, (6) tahap panen tanaman dan ikan. Kegiatan abdimas  bertujuan (1) memberikan pengetahuan dan  informasi kepada kelompok karang taruna Pancasaka tentang kebun vertikal dengan menggunakan metode akuaponik, (2) meningkatkan kemampuan dan keterampilan anggota kelompok dalam memelihara tanaman sayuran dan ikan air tawar dengan menggunakan kolam terpal. Hasil kegiatan abdimas ini menunjukkan bahwa ada perubahan tingkat pengetahuan anggota kelompok karang taruna Pancasaka dari tidak tahu menjadi tahu tentang pemanfaatan sistem akuaponik dalam pekarangan sempit; memiliki keterlibatan yang tinggi dalam setiap tahapan proses abdimas UT, serta mampu mempraktekkan metode mina tani dengan sistem akuaponik. Utilization of yards is one way to anticipate the diminishing availability of land for the community, due to the conversation of land functions from the agricultural sector to the no agricultural sector. Aquaponics is one of the uses of yard land to support food security for the surrounding community. Community service activities were carried out in the Pancasaka youth group, RT 04/RW 09, Pondok Cabe Ilir Village, Pamulang South Tangerang, with 20 people. The UT community service activities are divided into 6 stges, namely (1) the preparation stage, (2)aquaponics system counselling stage, (3) the stage of sowing plant seeds in plastic cups, (4) level of planting fish seeds, (5) level of plant and fish preservation, (6) harvest stage of plant and fish . UT’s community service activities aim to (1) provide information to the Pancasaka youth group about vertical gardens using the aquaponics method, (2) to improve the abilities and skills of group members in caring for vegetables and freshwater fish using tarpaulinponds. The results of this community service activity indicated that there was a change in the level of knowledge of the members of the Pancasaka youth group from not knowing to knowing about the use of the aquaponics system in narrow yards; as well as having high involvement in every stage of the UT service process..  
Analisis Usahatani Tanaman Pohon Pisang Talas di Desa Batuah Kecamatan Pamukan Barat Kalimantan Selatan Raqib, Muhammad Abdullah; Farida, Idha
AgriDev Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/Agridev.v2i2.7553.2024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaan usaha tanaman pohon pisang talas dan  menganalisis pendapatan usahatani tanaman pohon pisang talas di Desa Batuah, Kecamatan Pamukan Barat, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan. Penelitian ini dilakukan dengan metode observasi serta pengamatan secara langsung dengan pencatatan secara sistematis dan wawancara langsung dengan petani. Jumlah petani yang diteliti sebanyak 5 orang petani dari populasi 20 orang petani. Hasil penelitian ini menunjukan keragaan usahatani pisang talas di Desa Batuah, Kecamatan Pamukan Barat, Kabupaten Kotabaru meliputi lahan layak untuk usahatani tanaman pisang  talas, peralatan usahatani yang digunakan berupa cangkul, parang, sprayer tangki dan lanjung, input produksi yang digunakan seperti pupuk Urea, KCl dan Phonska serta herbisida Round-up dan pestisida Furadan, hasil produksi berupa buah pisang talas. Pendapatan yang diperoleh petani dari usahatani pisang talas di Desa Batuah, Kecamatan Pamukan Barat, Kabupaten Kotabaru sebesar Rp.179.090.000 per tahun atau Rp.14.924.166 per bulan.
Optimalisasi Pemanfaatan Situ Citatah Kabupaten Bogor Berbasis Kondisi Ekologis Saranga, Jeniarty Rani; Rina, Rina; Farida, Idha
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 18, No 3 (2024)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v18i3.515

Abstract

Situ Citatah terletak di Kabupaten Bogor Jawa Barat. Situ ini  memiliki potensi sumberdaya alam yang dapat dikembangkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan perairan. Tujuan penelitian yaitu mengidentifikasi kondisi kualitas air, keragaman plankton dan kebiasaan makan ikan sehingga diperoleh rekomendasi untuk optimalisasi pemanfaatan perairan. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober sampai Desember 2023 di pada 3 titik stasiun yakni inlet, tengah Situ dan outlet. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stastus mutu air sudah terjadi pencemaran sedang (kelas C) dengan parameter kualitas air yang tidak memenuhi baku mutu air yakni DO (3,57 mg/l – 3,73 mg/l),  fosfat (0,24 mg/l – 0,32 mg/l) dan BOD (4,47 mg.l – 6,33 mg/l). Sedangkan parameter kualitas air yang masih sesuai baku mutu air yakni suhu (27,33 0C – 29 0C), kecerahan 68 cm – 88 cm), pH air (6,83 – 7,62), konsentrasi nitrat (1,33 mg/l – 1,79 mg/l) dan amonia (0,42 mg/l – 0,71 mg/l). Komposisi jenis fitoplankton tertiggi dari jenis Chlorophyceae (36,03 %) dan zooplankton tertinggi dari jenis Rotifera (56,43 %). Kelimpahan fitoplankton tertinggi dari jenis Cyanophyceae dan zooplankton tertinggi dari jenis Rotifera. Ditemukan 22  genus dari 37 genus fitoplankton dan 12 genus dari 30 genus zooplankton  yang sudah dimanfaatkan oleh ikan. Upaya yang dapat dilakukan untuk optimalisasi pemanfaatan perairan yaitu pengelolaan kualitas air melalui perencanaan instalasi pembuangan air limbah dan monitoring serta kontroling kualitas air secara berkala, introduksi spesies ikan asli yakni ikan nilem dan ikan tawes, penebaran ikan bernilai ekonomis (ikan nilem dan ikan tawes), serta pemanfaatan ikan invasif (ikan red devil) untuk bahan baku olahan perikanan.
Work Stress dan Occupational Identity terhadap Turnover Intention yang di mediasi oleh Job Satisfaction Farida, Idha; Nilasari, B. Medina; Nisfiannoor, Muhammad
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 6, No 1 (2023): January - Juny
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v6i1.3448

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk menguji Work Stress dan Occupational Identity terhadap Turnover Intention yang di mediasi oleh Job Satisfaction. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif atau data yang disajikan berupa angka. Metode penarikan sampel adalahh non-probability sampling dengan menggunakan teknik purposive sampling. Target populasi responden penelitian ini adalah Karyawan Madrasah Aliyah Negeri Provinsi DKI Jakarta. Adapun sampel dalam penelitian ini didapat dari rumus slovin berjumlah 100 orang. Hubungan hipotesis dalam model yang diusulkan diuji dengan menggunakan model persamaan struktural (SEM). Hasil penelitian menemukan work stress berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention karyawan, work stress negatif dan signifikan berpengaruh terhadap job satisfaction, occupational identity negatif dan signifikan berpengaruh terhadap turnover intention, occupational identity berpengaruh positif dan signifikan terhadap job satisfaction, job satisfaction berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention, job satisfaction memediasi secara negatif dan signifikan pengaruh work stress terhadap turnover intention, job satisfaction memediasi secara positif dan signifikan pengaruh occupational identity terhadap turnover intention. Kata Kunci: Work Stress, Occupational Identity, Turnover Intention, Job Satisfaction Abstract This research was conducted to test Work Stress and Occupational Identity on Turnover Intention mediated by Job Satisfaction. The data analysis method used in this study is a quantitative approach or data presented in the form of numbers. This sampling method is non-probability sampling using purposive sampling technique. The target population for this research is the employees of the DKI Jakarta Provincial Madrasah Aliyah. The sample in this study was obtained from the slovin formula, totaling 100 people. Hypothetical transactions in the proposed model using the structural transaction model (SEM). The results of the study found that work stress has a positive and significant effect on employee turnover intention, work stress has a negative and significant effect on job satisfaction, work identity has a negative and significant effect on turnover intention, work identity has a positive and significant effect on job satisfaction, job satisfaction has a negative and significant effect on turnover intention, mediates job satisfaction negatively and significantly influences work stress on turnover intention, mediates job satisfaction positively and significantly influences occupational identity on turnover intention. Keywords: Work Stress, Occupational Identity, Turnover Intention, Job Satisfaction
Penguatan Kompetensi Kader Posyandu Kelurahan Pondok Cabe Ilir Melalui Edukasi Gizi Sebagai Pemenuhan Hak Anak dan Pelatihan Komunikasi Efektif Magta, Mutiara; Farida, Idha; Yulia, Irla; Sulistiana, Susi; Iriani, Faridah; Pardede, Timbul
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 14 No 1 (2025): January
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v14i1.90702

Abstract

Para kader Posyandu didominasi ibu-ibu rumah tangga dengan latar belakang pengetahuan dan pendidikan yang beragam. Hal ini menjadi permasalahan dalam menjalankan program Posyandu karena kader seharusnya memiliki standar wawasan tentang kesehatan dan kemampuan berkomunikasi yang baik agar masyarakat dapat teredukasi dengan benar. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan edukasi gizi dan komunikasi efektif kepada kader Posyandu. Jumlah peserta PKM yang mengikuti kegiatan adalah 20 kader dari 15 Posyandu di Kelurahan Pondok Cabe Ilir.  Metode kegiatan berupa pelatihan yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Data kegiatan dikumpulkan melalui catatan observasi dan wawacara serta sebaran instrument kuisioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Secara kualitatif hasil kegiatan menyatakan bahwa kader berpartisipaasi secara aktif yaitu dengan adanya kehadiran 100% selama kegiatan berlangsung dan aktif dalam diskusi dan tanya jawab. Sedangkan analisis kuantitatif menunjukkan peningkatan signifikan dalam penguasaan pengetahuan gizi anak dan kemampuan komunikasi efektif kader (dari 30% menjadi 90% kader yang mencapai skor ≥75). Pelatihan ini berkontribusi pada upaya pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kompetensi kader Posyandu, yang berdampak pada derajat kesehatan ibu dan anak secara berkelanjutan. Implikasi dari pelatihan ini yaitu kader Posyandu dapat berkomunikasi yang lebih efektif, sehingga dapat memberikan wawasan tentang pemenuhan gizi.