Claim Missing Document
Check
Articles

PENDETEKSIAN FORMALIN PADA BAHAN PANGAN DENGAN SENSOR GAS BERBASIS POLIMER MENGGUNAKAN METODE JARINGAN SYARAF TIRUAN Budi Gunawan; Arief Sudarmadji
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2013): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 4 2013
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  ini  dimaksudkan  untuk  memperoleh  sistem  pendeteksi  formalin  dalam  bahan pangan  berdasarkan  pengukuran  uap/aroma menggunakan  deret  sensor  berbahan  komposit polimer-karbon. Tujuan penelitian ini diantaranya; (i) memperoleh unit deret sensor berbahan komposit  polimer-karbon  beserta  atributnya  untuk  deteksi  formalin,  (ii)  mendapatkan perlakuan bahan pangan optimum untuk deteksi formalin, (iii) mengembangkan sistem deteksi formalin menggunakan metode jaringan syaraf tiruan, dan (iv) mengetahui performansi sistem deteksi  formalin.  Metode  yang  akan  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah;  (i)  membuat sensor gasdari bahan komposit polimer-karbon.  Sensor yang terbentuk akan dikaji komposisi polimer dan  tegangan eksitasi  terhadap  sensitifitasnya. Selain  itu akan dikaji pula pengaruh pemanasan  pada  bahan  pangan  terhadap  sensitifitas  sensor.  Parameter  pengujian  yang digunakan  adalah  resistansi  dan  tegangan  keluaran  sensor,  (ii) membuat  rangkaian  akuisisi data untuk menguji sensor dalam mendeteksi bahan makanan,  (iii) membuat software deteksi menggunakan  metode  Jaringan  Syaraf  Tiruan  (JST),  sensor-sensor  yang  terpilih  akan digunakan sebagai masukan pada  jaringan  syaraf  tiruan untuk dilakukan pembelajaran pola keluarannya  agar  dapat  dikenali.  Diujikan  beberapa  metode  pembelajaran  agar  diperoleh pendeteksian  yang  optimum.  Parameter  performansi  yang  digunakan  adalah  tingkat keberhasilan dan waktu deteksi (iv) menguji beberapa sampel bahan makanan di laboratorium pangan.     Kata kunci: polimer, sensor, gas, formalin, resistansi 
PROTOTIPE MESIN PRESS OTOMATIS DENGAN SISTEM PNEUMATIK BERBASIS PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER (P LC) UNTUK PRODUKSI PAVING BLOK BERSTANDAR NASIONAL INDONESIA (SNI) Moh Dahlan; Sugeng Slamet; Budi Gunawan
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2013): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 4 2013
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Otomatisasi merupakan salah satu realisasi dari perkembangan teknologi, dan merupakan alternatif untuk memperoleh sistem kerja yang cepat, akurat, efektif dan efisien, sehingga diperoleh hasil yang lebih optimal. Dengan semakin pendek waktu yang diperlukan untuk proses produksi, maka akan mendapatkan jumlah produksi lebih banyak, biaya pengoperasian yang efisien, sehingga proses produksi memperoleh keuntungan yang lebih. Paving blok merupakan produk bahan bangunan dari semen yang digunakansebagaisalah satu alternatif penutup atau pengerasan permukaantanah. Paving blok dikenal juga dengan sebutan bata beton (concreteblok)atau cone blok.Berdasarkan SNI 03-0691-1996 paving blok (bata beton) adalah suatukomposisi bahan bangunan yang dibuat dari campuran semen portland ataubahan perekat hidrolis sejenisnya, air dan agregat dengan atau tanpa bahanlainnya yang tidak mengurangi mutu bata beton. Beberapa kenyataan yang ada dipasaran, mutu paving blok yang ada cepat retak dan patahkarena paving blok bersifat getas. Hal ini bisa jadi disebabkan oleh mutu bahan yang tidakmemenuhi syarat, komposisi bahan yang tidak memenuhi standart, gerusan air hujan, beban-beban kejut akibat lintasan roda kendaraan, kurangnya penambahan pressing pada saat prosespembuatan paving blok dan lain-lain. Tujuan dari kegiatan ini adalah pengembangan dari kegiatan sebelumnya yang pernah dilakukan dalam program IbM yang menghasilkan luaran berupa sebuah mesin hot press papan partikel yang masih manual. Dalam kegiatan ini, mesin press tersebut akan dikembangkan dan dimodifikasi lebih lanjut menjadi mesin press dengan sistem pneumatik dan bekerja secara otomatis berbasis PLC untuk produksi paving blok yang mempunyai baku mutu sesuai SNI.Kata kunci : otomatisasi, PLC, mesin press, paving blok, SNI
ANALISA KANDUNGAN KIMIA PUPUK ORGANIK DARI BLOTONG TEBU LIMBAH DARI PABRIK GULA TRANGKIL Supari Supari; Taufik Taufik; Budi Gunawan
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 6 2015
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu limbah yang dihasilkan PG 9 (pabrik gula) dalam proses pembuatan gula adalah blotong, yang keluar dari proses dalam bentuk padat mengandung air dan masih mempunyai temperatur cukup tinggi (panas), berbentuk seperti tanah, sebenarnya adalah serat tebu yang bercampur kotoran yang dipisahkan dari nira. Komposisi blotong terdiri dari sabut, wax dan fat kasar, protein kasar,gula, total abu, SiO2, CaO, P2O5 dan MgO. Komposisi ini berbeda prosentasenya dari satu PG dengan PG lainnya, bergantung pada asal tebu. Blotong dapat diolah menjadi pupuk organik, sebagai penyubur atau untuk perbaikan struktur tanah terutama pada lahan kering karena blotong banyak mengandung bahan penyubur tanah seperti Nitrogen, P2O5, CaO, humus dan lain-lain.Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kandungan kimia pupuk organik dari limbah blotong tebu limbah dari PG Trangkil.Kegiatan penelitian ini dilaksanakan di PG Trangkil sebagai penghasil limbah blotong tebu dan Laboratorium Kimia Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Tengah sebagai tempat pengujian unsur kimia dari limbah blotong. Parameter yang akan diuji meliputi : Kadar Air, pH H20, C-Organik, N-kjeldahl, N-NH4, N-NO3, N-Total, C/N Rasio, P2O5, K2O Total, Fe, Mn, Cu, dan Zn.Hasil pengujian menunjukkan bahwa pupuk organik ( crusher) ini sebagai pupuk organik mempunyai daya serap air yang cukup tinggi, dalam pH mendekati normal sampai normal. Dengan berbagai kandungan N, P dan K yang relatif rendah dengan penggunakaan bioaktivator diharapkan akan dapat berperan dalan ketersediaan unsur-unsur tersebut. Adapun kandungan Fe yang cukup tinggi dapat dilakukan penambahan kapur baik dengan dolomite maupun kapur tohor. Sedang kandungan unsur mikro sudah cukup memenuhi untuk crusher sebagai pupuk organik. Crusher tersebut mengandung Kadar Air (32%), pH H20 (6,54%) C-Organi (9,93%), N-kjeldahl(1,01%) N-NH4(0,5%), N-NO39 (0,11%) N-Total (1,13% ), C/N Rasio(8,76%), P2O5(1,05%), K2O Total (0,16 ppm) Fe(10308,67 ppm) Mn(759,597 ppm), Cu(50,75 ppm), dan Zn(90,68 ppm). Kata kunci: blotong, pupuk, organik, limbah, gula
Mewujudkan Akuntansi UKM Batik Bakaran Juwana Melalui Model Pembukuan Sederhana Sri Mulyani; Mukhamad Nurkamid; Budi Gunawan
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 13, No 1 (2022): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v13i1.4065

Abstract

Akuntansi merupakan proses pencatatan keuangan perusahaan untuk menghasilkan ringkasan berupa laporan keuangan yang dimanfaatkan dalam pengambilan keputusan. Melalui pencatatan keuangan yang baik pada setiap perusahaan menghasilkan keputusan yang baik untuk perkembangan dan kemajuan usaha. Tujuan pengabdian pada UKM Batik Bakaran Juwana adalah memberikan pemahaman kepada para pengrajin batik mengenai pentingnya pencatatan keuangan dan membantu para pengrajin batik agar dapat melakukan pencatatan keuangan pada usaha yang dijalankan. Kegiatan pengabdian ini perlu dilaksanakan mengingat banyak para pengrajin yang tidak tahu biaya produksi yang dikeluarkan dan laba yang diperolehnya. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini terdapat beberapa tahapan, mulai dari diskusi permasalahan yang dihadapi, pemaparan materi sesuai yang dikehendaki peserta, simulasi pencatatan keuangan dari transaksi yang biasa terjadi pada pengrajin batik bakaran, dan terakhir adalah tahapan pemantapan yaitu tanya jawab atas materi yang belum dipahami. Hasil dari pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah para pengrajin termotivasi untuk melakukan pembukuan sederhana dengan harapan mengetahui biaya produksi tiap satu lembar batik dan dapat menyusun laporan keuangan laba rugi, perubahan modal, dan laporan posisi keuangan sehingga para pengrajin mengetahui laba yang diperolehnya setiap bulan.
Pemasaran Produk Komunitas UMKM Pati (KUPAT) Berbasis E-Marketing dalam Rangka Mengangkat Potensi Produk Lokal/Daerah Kabupaten Pati Mukhamad Nurkamid; Budi Gunawan; Sri Mulyani
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 12, No 4 (2021): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v12i4.4058

Abstract

Komunitas UMKM Pati atau yang disebut dengan KUPAT adalah kelompok UMKM yang ada di Pati yang memiliki berbagai produk usaha. Produk usaha yang dibuat terdiri dari beberapa produk-produk seperti makanan ringan, madu, kerajinan tangan (handycraft), olahan pertanian dan jasa. Tujuan kegitan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mengenalkan ada banyak media penjualan online yang bisa digunakan oleh Usaha Mikro Kecil dan Menengan, khususnya komunitas pengusaha di Kabupaten Pati (disebut juga dengan KUPAT). Media penjualan online telah banyak seperti tokopedia, bukalapak, shopee tetapi pemanfaatannya oleh UMKM belum terlalu banyak digunakan untuk menjual produk usahanya. Hasil dari kegiatan pelatihan ini adalah memberikan teknik pemasaran dan penjualan produk-produk usaha klaster komunitas UMKM Pati (KUPAT) dengan menggunakan media penjualan online dalam rangka mengangkat produk-produk lokal daerah Kabupaten Pati.
RANCANG BANGUN PRINTER 3D MENGGUNAKAN KONTROLLER ARDUINO MEGA 2560 Moh Dahlan; Budi Gunawan; F Shoufika Hilyana
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 1)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian kami adalah; merancang bangun mesin printer 3D dengan kontroller arduino mega 2560 dengan dukungan memory card yang bisa menyimpan file yang akan dieksekusi sehingga proses pencetakan tidak harus selalu terhubung dengan PC. Metode yang digunakan adalah riset developmen yang akan menghasilkan produk berupa prototipe mesin printer 3d menggunakan metode printing fused filament fabrication. Langkah kegiatan penelitian  yang akan dilakukan meliputi; 1) perancangan hardware, 2) perancangan software, 3) pengujian unjuk kerja mesin, 4) analisa hasil. Luaran yang direncanakan dari penelitian ini adalah: 1) prototipe mesin printer 3D, 2) publikasi di jurnal Nasional, dan 3) diseminasi pada seminar Nasional.  Kata kunci: printer, fused, filament, fabrication, arduino
KARAKTERISASI BIOBRIKET CAMPURAN BOTTOM ASH DAN BIOMASSA MELALUI PROSES KARBONISASI SEBAGAI BAHAN BAKAR PADAT Sugeng Slamet; Budi Gunawan
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara tropis kaya akan sumber energi hayati berupa biomassa yang dapat diolah lebih lanjut menjadi berbagai macam bahan bakar baik padat, gas maupun cair. Salah satunya adalah produk energi biomassa berupa biobriket. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa potensi limbah biomassa dengan bottom ash dengan beberapa komposisi sehingga bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif bagi masyarakat. Metode penelitian yang dilakukan adalah mengolah campuran bottom ash di PLTU Tanjung Jati Kabupaten Jepara yang dikombinasi dengan beberapa biomassa melalui proses karbonisasi. Biomassa yang digunakan meliputi tempurung kelapa, cangkang buah kopi dan cangkang kapuk. Biomassa dan bottom ash yang telah dibuat serbuk, selanjutnya dilakukan proses kompaksi dengan tekanan kompaksi 4 : 2. Komposisi biomassa dan bottom ash terdiri 50 : 50 ; 60 : 40 ; 70 : 30 dalam prosen berat. Pengujian yang dilakukan dari biobriket campuran bottom ash dan biomassa ini adalah komposisi senyawa, kadar air serta kadar abunya. Hasil pengujian menggunakan SEM-EDS menunjukkan pengurangan prosen berat bottom ash menaikkan kadar carbon dan menurunkan senyawa SOx pada semua komposisi biobriket. Kadar carbon campuran bottom ash dengan biomassa arang tempurung kelapa naik rata-rata 10,95%, arang cangkang kopi 7.25% dan arang cbottom ash dengan biomassa tempurung kelapa naik rata-rata 2.68%, cangkang kulit kopi 3.93% dan cangkang kulit kapuk 2.75%. Sedangkan kadar abu biomassa tempurung kelapa naik rata-rata 11.41%, cangkang kuangkang kapuk 15.0%. Sedangkan senyawa sulfur oksida (SOx) pada biobriket menunjukkan prosentase berbeda, komposisi terendah pada campuran biobriket 60 : 40 biomassa tempurung kelapa. Kadar air campuran lit kopi 11.09% dan cangkang kulit kapuk 9.13%.
Pendampingan Pengabdian Kepada Masyarakat Bagi Pengrajin Tenun Troso di Kabupaten Jepara Sulistyowati Sulistyowati; Mamik Indaryani; Kertati Sumekar; Sri Mulyani; Budi Gunawan; Fajar Nugraha
Empowerment: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): JANUARI 2022
Publisher : Pusat Riset Manajemen dan Publikasi Ilmiah Serta Pengembangan Sumber Daya Manusia Sinergi Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (910.791 KB) | DOI: 10.55983/empjcs.v1i1.32

Abstract

Empowerment of SMEs in the midst of globalization and high competition makes SMEs must be able to adapt to global challenges, such as ho to increasing product innovation, both in the form of goods and services, how to develop human resources and technology, and how to expanding networking in marketing. One of the SMEs’ creative industry is Troso Village, Mlonggo District, in Jepara Regency, Central Java. A village which almost all people there are in Weaving Industri., and is known as Troso Weaving. Weaving is also a creative industry, because it is based on culture. In line with government policies that are focused on developing creative industries based on local culture and uniqueness. This empowerment trainings are also serves as a laboratory and an education class for selected students to be able to implement the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) system. This Community Service is a form of Triple Helix, a form which connected between Universities, government and society. This activity includes the form of training that is presented through presentations, simulations and mentoring.
FINANCIAL MANAGEMENT ASSISTANCE FOR HADIPOLO KUDUS KNIFE CRAFTSMEN Rochmad Winarso; Nita Andriyani Budiman; Budi Gunawan
International Journal of Engagement and Empowerment Vol. 1 No. 2 (2021): International Journal of Engagement and Empowerment
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/ije2.v1i2.12

Abstract

Hadipolo Village is one of the villages in Jekulo District, Kudus Regency which is a center for making tools made of iron, for example, knives. The knife-making business in Hadipolo Village has been developing for a long time and has been passed down for generations. Hadipolo knife is the product of Hadipolo Village which is well known in other areas and even in other provinces in Indonesia. One of the problems faced by Hadipolo knife craftsmen is the management of business finances. The purpose of this community service activity is to provide motivation and accounting knowledge to Hadipolo knife craftsmen to carry out financial management so that Hadipolo knife craftsmen can be more economically independent. The implementation method is divided into four stages, namely the lecture method, tutorial method, simulation method, and discussion method. The results achieved in this service activity are Hadipolo knife craftsmen gaining knowledge about simple financial management and the benefits of applying simple financial management to business progress
Increasing Productivity of Creative Industry MSMEs in the MEA Era by Utilizing Appropriate Technology (TTG): Peningkatan Produktifitas UMKM Industri Kreatif di Era MEA dengan Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna (TTG) Budi Gunawan; Sri Mulyani; Fajar Nugraha
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.299 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang934

Abstract

In the MEA era, Indonesia and nine other ASEAN countries had the same opportunity to take advantage of integrated markets in one region. Because it is already in force, there is no other choice for people in ASEAN countries, including the business world, both large and micro, small and medium business (MSME) segments, in addition to being prepared to face the ASEAN open market. If MSMEs are placed in the market freely, their survival will be determined by the market, and with its various limitations, it will certainly be difficult to compete with business actors who are part of the global conglomerate network. For this reason, support and assistance from all elements are needed, both the government and academics in improving the competitiveness of MSMEs to developments in this open market arena. One of the SMEs engaged in the creative industry is "Tyara Craft" UKM which utilizes waste material, namely "corn cobs" to be turned into handicrafts that have economic value. This UKM is a developing UKM with a workforce of 6 people. This UKM established in 2017 with a total turnover of 156 million per year. These SME products are handicraft items from corn cobs, such as pendants, rings, table chairs, frames, tissue boxes, etc. The purpose of this activity is: increasing the productivity of creative industry SMEs that produce handicrafts from waste materials, namely corn cobs, by utilizing appropriate technology, namely sanding machines and cutters. The implemented method is divided into three stages; (1) the design and manufacture of TTG, (2) training on the use of TTG, and (3) workshops to increase the expertise of workers in the use of TTG. The results of this activity are; (1) increasing UKM productivity, (2) increasing UKM expertise, (3) increasing sales turnover with increasing production volume. Abstrak Di era MEA, Indonesia dan sembilan negara ASEAN lain memiliki kesempatan yang sama untuk memanfaatkan pasar yang terintegrasi dalam satu kawasan. Karena sudah berlaku, tidak ada pilihan lain bagi masyarakat di negara-negara ASEAN, termasuk dunia usaha, baik besar maupun segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), selain harus siap menghadapi ASEAN open market. Apabila UMKM ditempatkan di pasar secara bebas, kelangsungan hidupnya akan ditentukan oleh pasar, dan dengan berbagai keterbatasan yang dimilikinya tentu akan kesulitan bersaing dengan pelaku usaha yang menjadi bagian dari jaringan konglomerasi global. Untuk itu diperlukan dukungan dan bantuan dari semua elemen, baik pemerintah maupun kalangan akademisi dalam meningkatkan daya saing UMKM bisa berkembang di arena pasar terbuka ini. Salah satu pelaku UKM yang bergerak dalam industri kreatif adalah UKM “Tyara Craft” yang memanfaatkan bahan limbah yaitu ‘bonggol jagung’ untuk dirubah menjadi barang kerajinan yang mempunyai nilai ekonomis. UKM ini merupakan UKM yang sedang berkembang dengan tenaga kerja berjumlah 6 org. UKM ini berdiri sejak tahun 2017 dengan total omset per tahun 156 juta. Produk UKM ini adalah barang-barang kerajinan dari bahan bonggol jagung seperti lampu gantung, cincin, meja kursi, pigura, tempat tisu dsb. Tujuan dari kegiatan ini adalah: meningkatkan produktifitas UKM industri kreatif yang memproduksi barang kerajinan dari bahan limbah, yaitu bonggol jagung, dengan memanfaatkan teknologi tepat guna yaitu mesin pengamplas dan pemotong. Metode pelaksanaan dibagi dalam tiga tahap; (1) perancangan dan pembuatan TTG, (2) pelatihan penggunaan TTG, dan (3) workshop peningkatan keahlian tenaga kerja dalam pemanfaatan TTG. Hasil kegiatan ini adalah; (1) peningkatan produktifitas UKM , (2) peningkatan keahlian UKM, (3) peningkatan omset penjualan dengan meningkatnya volume produksi.
Co-Authors Achmad Ridwan, Achmad Adriyani Budiman , Nita Agus Margiwiyatno Ahmad Jazuli Ahmad Jazuli Ahmad Syahroni Ahwan, Dedy Noor Arief Sudarmadji Arief Sudarmadji Arief Sudarmaji Arief Sudarmaji Arief Sudarmaji Arief Sudarmaji, Arief Ayu Susanti , Diah Budiman, Nita Adriyani Budiman, Nita Andriani Cornelius Siagian, Ruben Diana Laily Fithri Djoko Purnomo Dyna Marisa Khairina F. Shoufika Hilyana Fajar Nugraha Gelegar Pilpres Oktavois Gunanjar Satrio Hadi Supriyo Hadi Supriyo Heliza Rahmania Hatta, Heliza Rahmania Hendro Juwono Hendy Hendro Hadi Sridjono Hendy Hendro, Hendy Henry Fernando Imam Abdul Rozaq Kertati Sumekar Krisyarangga Krisyarangga Laily Fithri , Diana Laily Fithri, Diana Luqman Afian Noor Afandi Malvin Malvin Mamik Indaryani Maria Theresia Sri Budiastuti Marthalia, Lia Mirza, Hasyrul Moh Dahlan Moh. Dahlan Mohammad Dahlan Mohammad Iqbal Muhammad Rivai Mukhamad Nurkamid Mulyani , Sri Nindya Arini Nita Andriyani Budiman Nova Ilham Fitriyanto Nugraha , Fajar Nurkhamid, Mukhammad NYD Setyaningsih R Rhoedy Setiawan Rajagukguk, Michael RAmadhani, Indri Anugrah Ratri Rahmawati Ridwan , Achmad Risnawati, Heni Rochmad Winarso rosyid, muhammad alawy Sa'adah, Miftakhus Salman Alfarisi saputro, heru Saromah Sayid Maulana Setyaningsih, Noor Yulita Sitorus, Anwar T Solekhan Solekhan Sri Mulyani Sri Mulyani Sri Mulyati Sugeng Slamet Sulistyowati Sulistyowati Supari Supari Susanti, Diah Ayu Tangguh Prakoso Taufik Taufik Untung Sudjianto Wenny Hizkia Aferdo Wijaya, Rachmawan Winarso , Rochmad Yelly Prawoto Yelly Prawoto Yely Prawoto Yely Prawoto, Yely Yuni T, Veronika Zed Nahdi Zed Nahdi