Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Kegiatan Lesson Study dalam Model Pembelajaran Heuristik Vee Sebagai Jawaban Tantangan Pembelajaran Abad 21 Tiara Intan Cahyaningtyas; Sesaria Prima Yudhaningtyas; Rizki Amelia
Educatif Journal of Education Research Vol 3 No 2 (2021): April
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36654/educatif.v3i2.69

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran tersebut dalam menjawab tantangan pembelajaran Abad 21 dan mengetahui masalah-masalah yang dihadapi siswa selama pembelajaran sehingga dapat dicarikan solusinya. Kegiatan lesson study akan mampu memperjelas awaban dari tujuan peneltian yang diharapkan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, yang dilakukan dalam bentuk kegiatan lesson study yang terdiri dari 3 tahapan utama yaitu Plan, Do, dan See. Pengumpulan data meliputi data observasi, LKS Vee Map dan wawancara siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan lesson study dalam model pembelajaran heuristik vee mampu menjawab tantangan pembelajaran Abad 21 dan mampu mengidentifikasi masalah-masalah yang muncul selama pembelajaran sehingga dapat diperbaiki untuk pembelajaran selanjutnya.
KAMPUNG DOLANAN DAN SENI: RINTISAN PAGAR BUDAYA BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI KABUPATEN MAGETAN Sesaria Prima Yudhaningtyas; Nur Samsiyah Samsiyah; Endang Sri Maruti; Bambang Eko Hari Cahyono
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i2.6967

Abstract

Abstrak: Pandemic Covid-19 menyebabkan siswa belajar secara online menggunakan gadged, yang menjadikan siswa individualis, tidak berkomunikasi dengan teman dan menyendiri tanpa ada kegiatan. Tujuan pengabdian ini untuk mengembangkan rintisan Kampung Dolanan dan Seni yang merupan program lanjutan dari KKN Pagar Budaya MBKM sebagai bentuk literasi budaya. Kegiatan ini dilaksanaan dengan tahap sosialisasi proses pengembangan rintisan Kampung Dolanan dan Seni kemudian pendampingan anak-anak dalam mengenal permainan tradisional dan belajar seni. Kegitan ini bermitra dengan kepala dan perangkat desa, serta anak-anak desa Puntukdoro kecamatan Plaosan kabupaten Magetan dengan jumlah anak 20 anak. Evaluasi dilakukan dengan melihat kemampuan anak dalam berlatih tembang dolanan, praktik dolanan dan hasil seni. Hasil yang telah dicapai yaitu kemampuan melakukan tembang dolanan 80% anak sangat baik dan antusias, hasil praktik dolanan tradisional sebesar 100% anak aktif ikut bermain dan hasil seni 70% anak menghasilkan melakukan dengan baik. Hasil tersebut menunjukkan anak-anak sangat antusias dengan adanya Kampung Dolanan dan Seni. Hal ini menjadi acuan pengembangan Kampung Dolanan dan Seni dapat dilanjutkan hingga dikenal masyarakat luas serta mendukung tumbuhnya potensi wisata budaya Desa Puntukdoro. Selain itu dapat mengurangi kebiasaan anak ketergantungan pada gadget.Abstract: The Covid-19 pandemic causes students to study online using gadgets, which makes students individualistic, not communicating with friends and being alone without any activities. The purpose of this service is to develop the pilot for Kampung Dolanan and the Arts which is an advanced program of the MBKM Pagar Budaya KKN as a form of cultural literacy. This activity was carried out with the socialization stage of the pioneering development process of Kampung Dolanan and Seni then assisting children in getting to know traditional games and learning art. This activity is partnered with village heads and officials, as well as children from the village of Puntukdoro, Plaosan sub-district, Magetan district, with a total of 20 children. The evaluation is done by looking at the child's ability to practice the dolanan song, the practice of the dolanan and the result of art. The results that have been achieved are that 80% of children are very good and enthusiastic about performing traditional dolanan songs, 100% of children are active in playing traditional dolanan practices, and 70% of children's art results are doing well. These results show that the children are very enthusiastic about the existence of Kampung Dolanan and the Arts. This is a reference for the development of Kampung Dolanan and the arts can be continued until it is known to the wider community and supports the growth of the cultural tourism potential of Puntukdoro Village. In addition, it can reduce children's habits of dependence on gadgets.
Pelatihan Tari Dolanan sebagai Upaya Meningkatkan Keterampilan Sosial Anak Berkebutuhan Khusus di SD Inklusi Dahlia Novarianing Asri; Rischa Pramudia Trisnani; Sesaria Prima Yudhaningtyas
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i4.1432

Abstract

SD Negeri Sukowinangun 2 merupakan salah satu sekolah inklusi yang memiliki banyak siswa berkebutuhan khusus yang membutuhkan bantuan agar mampu memiliki keterampilan sosial, namun guru pendamping atau guru kelas tidak memiliki latar belakang pendidikan luar biasa. Pembelajaran anak-anak berkebutuhan khusus memerlukan inovasi untuk dapat meningkatkan kemampuan dalam menyerap. Khususnya kemampuan berkomunikasi social. Hal tersebut mendorong tim PKM untuk memberikan pelatihan tari dolanan anak mengingat karakter tari dolanan yang ceria dan mudah ditarikan sangat sesuai untuk merangsang kemampuan komunikasi social ABK. Selain itu juga mengenalkan anak pada kearifan local setempat. Pelatihan tari dolanan diberikan dengan tahapan pengenalan gerak dasar, pola lantai, pola interaksi dan mengentalkan sampel satu materi tari tari yaitu dolanan blarak. Hasil pelatihan menunjukkan tingkat penguasaan guru pada wirama, wirasa, wirogo, hafalan dan penampilan sangat baik. Guru dapat mengembangkan gerak tari kedalam tema dolanan yang lain. Sebagai bentuk evaluasi, guru mengimplementasikan hasil pelatihan pada peserta didik ABK. Dengan adanya metode pembelajaran tari dolanan anak, antusias para peserta didik khususnya ABK menjadi bertambah, anak-anak semangat untuk menirukan bersama teman-temannya. Diharapkan pengabdian ini menjadi solusi permasalahan komunikasi sosial pada ABK.
Implementasi Media Pembelajaran Tutorial Gerak Dasar Tari pada Pembelajaran Daring Mahasiswa PGSD Universitas PGRI Madiun Sesaria Prima Yudhaningtyas; Hartini Hartini
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran di situasi pandemi menjadi pokok bahasan yang sangat penting di era new normal. Pasalnya proses belajar mengajar yang biasanya dilakukan secara tatap muka di lembaga pendidikan, harus dimodifikasi menjadi pembelajaran sistem daring. Seperti di program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar UNIPMA mata kuliah pembelajaran seni tari SD. 70 % materi perkuliahan Pembelajaran Seni Tari SD adalah praktik, maka dalam pembelajaran daring, materi praktik menjadi sulit tersampaikan. Peneliti mencoba mengimplementasikan media pembelajaran video tutorial gerak dasar untuk mempermudah pembelajaran praktik di masa pandemi. Hasil menunjukkan Implementasi media pembelajaran video tutorial gerak dasar tari memberi kemudahan dalam proses perkuliahan karena mahasiswa dapat mengakses dengan mudah materi yang diunggah pada E- Learning Universitas PGRI Madiun, dipelajari di rumah dan dibahas dalam google meeting. Hasil evaluasi pembelajaran menunjukkan 80 % mahasiswa dapat mengerjakan tugas dengan baik setelah mengimplementasikan media pembelajaran. Respon mahasiswa terhadap implementasi video tutorial gerak dasar sangat baik dengan persentasi rata-rata sebesar 80,87 %.
Kegiatan Lesson Study dalam Model Pembelajaran Heuristik Vee Sebagai Jawaban Tantangan Pembelajaran Abad 21 Tiara Intan Cahyaningtyas; Sesaria Prima Yudhaningtyas; Rizki Amelia
Educatif Journal of Education Research Vol 3 No 2 (2021): April
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.348 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v3i2.69

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran tersebut dalam menjawab tantangan pembelajaran Abad 21 dan mengetahui masalah-masalah yang dihadapi siswa selama pembelajaran sehingga dapat dicarikan solusinya. Kegiatan lesson study akan mampu memperjelas awaban dari tujuan peneltian yang diharapkan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, yang dilakukan dalam bentuk kegiatan lesson study yang terdiri dari 3 tahapan utama yaitu Plan, Do, dan See. Pengumpulan data meliputi data observasi, LKS Vee Map dan wawancara siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan lesson study dalam model pembelajaran heuristik vee mampu menjawab tantangan pembelajaran Abad 21 dan mampu mengidentifikasi masalah-masalah yang muncul selama pembelajaran sehingga dapat diperbaiki untuk pembelajaran selanjutnya.
Pelatihan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality Dalam Peningkatan Keterampilan Guru Di Era Digital Erina Ratnaning Tiastuti; Endang Sri Maruti; Sesaria Prima Yudhaningtyas
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 11 : Desember (2023): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rapid progress in the world of education is influenced by technological developments so that it has an impact on the utilization of technology as a learning medium in the digital era. One of the digital learning media that is currently in demand is Augmented Reality (AR) based learning media using the Assemblr Edu Website. However, teachers at SDN Nguntoronadi 2 do not have the skills or abilities of Augmented Reality (AR) technology so they cannot create Augmented Reality-based learning media using the Assemblr Edu Website. Therefore, it is necessary to hold training to create Augmented Reality (AR) based learning media in improving teacher skills in the digital era using the Assemblr Edu Website. This community service activity aims to make teachers understand Augmented Reality (AR) technology, understand how to use and have the skills to make Augmented Reality (AR) based learning media using the Assemblr Edu Website. This community service activity uses a monological and dialogical approach. The participants who participated in this community service activity were 10 teachers at SDN Nguntoronadi 2. After the training, 90% of teachers have understood about Augmented Reality (AR) and how to use the Assemblr Edu Website and are able to create Augmented Reality (AR) based learning media using the website.
Penanaman Nilai Karakter di Sekolah dengan Menggunakan Media Gambar Brilian Maulana Wahdani; Mafaza Dewi Reninzho; Lavetania Putri Angelita; Mei Lia Ayu Nabila; Farhan Maulana Akbar; Endang Sri Maruti; Sesaria Prima Yudhaningtyas
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 5 (2024): Transformasi Pembelajaran Pada Pendidikkan Dasar Integrasi Computational Thinking
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana penggunaan media gambar dapat menjadi alat yang efektif dalam penanaman nilai karakter di sekolah. Melalui media gambar, nilai-nilai seperti kerjasama, kejujuran, disiplin, dan rasa hormat dapat disampaikan dengan cara yang lebih interaktif dan komunikatif. Dalam konteks pendidikan karakter, media gambar tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu visual, tetapi juga sebagai media yang dapat memfasilitasi diskusi dan refleksi di antara siswa. Hal ini penting karena pemahaman nilai karakter tidak hanya membutuhkan pengetahuan kognitif tetapi juga pengalaman afektif dan perilaku nyata. Sejumlah studi menunjukkan bahwa visualisasi melalui gambar dapat meningkatkan daya ingat dan pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan. Selain itu, gambar dapat memfasilitasi proses pembelajaran yang lebih menyenangkan, sehingga siswa lebih termotivasi untuk belajar.
Terapi Sensori Motorik dengan Media Batik Ikat di SLBN Banjarsari Wetan untuk Meningkatkan Keterampilan dan Kemandirian Karir Sesaria Prima Yudhaningtyas; Rischa Pramudia Trisnani; Silvia Yula Wardani
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1253

Abstract

Siswa berkebutuhan khusus di SLBN Banjarsari Wetan mengalami gangguan dan keterbatasan sehingga memerlukan pendidikan, perhatian, serta pelatihan khusus sesuai dengan kapasitas dan kemampuannya. Selama ini SLBN Banjarsari Wetan sudah memberikan keterampikan vocasional namun belum memiliki fungsi terapi. Keterampilan tersebut hanya difokuskan kepada pemberian kegiatan yang dapat dilakukan oleh anak tuna grahita, tuna rungu dan wicara serta untuk bekal karir yang hanya bisa dilakukan secara bersama-sama di sekolah. Guru di SLBN Banjarsari Wetan kesulitan memberikan layanan kepada anak tuna grahita. Tim pengabdian mempunyai inovasi layanan dan pembelajaran bagi anak tuna grahita secara mandiri yaitu menggunakan terapi sensori motorik dengan media batik ikat. Metode yang digunakan adalah tutorial dan pendampingan secara langsung. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa praktik pembuatan batik ikat yang dilakukan anak-anak dengan kebutuhan khusus dapat meningkatkan motoriknya dari proses menggulung, melipat, dan mengikat kain. Selain itu keberanian dalam memilih warna juga dapat mempengaruhi kemampuan berfikir serta rasa percaya diri. Proses menuang warna pada kain juga melatih kepekaan rasa siswa. Di samping peningkatan sensori integrasi, pembuatan batik ikat juga membekali ABK dalam kemandirian karir. Kontribusi pengabdian ini adalah inovasi layanan pendidikan melalui terapi sensori motorik dengan batik ikat, yang meningkatkan keterampilan motorik, kemampuan berpikir, kepercayaan diri, dan kepekaan rasa siswa berkebutuhan khusus, serta membekali mereka dengan keterampilan vokasional untuk kemandirian karir.
Pengembangan Media KONEKSI Berbasis Website Genially pada Pembelajaran IPAS Kelas V SDN Genilangit 1 Rendra Ari Wijaya; Endang Sri Maruti; Sesaria Prima Yudhaningtyas
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 3 (2026): August
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i3.2529

Abstract

The aim of this study was to develop the ‘KONEKSI’ learning media based on the Genially website, for grade fifth IPAS lessons at Genilangit 1 elementary school. The background to this study was the need for interactive and engaging learning resources, particularly for the science subject. Observations and interviews at Genilangit 1 elementary school revealed that IPAS lessons remained teacher-centred and relied mainly on textbooks and worksheets, leaving pupils passive and finding it difficult to grasp abstract concepts such as harmony in the ecosystem. These conditions indicated the need for an interactive and contextual medium capable of supporting the topic more effectively. Analysis, design, development, implementation and evaluation are the five stages of the ADDIE R&D model. The Genially website was used to create interactive learning resources comprising learning materials, videos and interactive quizzes. Following validation, the subject matter expert, language expert and media expert scored 97.33% (Highly Acceptable), 85.33% (Highly Acceptable) and 89.33% respectively. The product was trialled on 22 student grade fifth ; both trials achieved the ‘Highly Suitable’ category, with an average questionnaire response rate of 95.63% and a 100% response rate from teachers. The research findings indicate that the KONEKSI teaching aid, based on the Genially website, can be effectively utilised in the IPAS learning process for grade fifth. The KONEKSI teaching aid, based on the Genially website, facilitates the delivery of material by teachers during the learning process and stimulates pupils’ interest in learning. It is hoped that this teaching aid can serve as a relevant alternative learning method in line with technological advancements.  
Pengembangan LAMI Berbasis AR untuk Meningkatkan Literasi Digital Siswa pada Materi Lapisan Bumi Kelas 5 Sekolah Dasar Rara Pramesthi Wandansari; Endang Sri Maruti; Sesaria Prima Yudhaningtyas
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 3 (2026): August
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i3.2327

Abstract

This study was motivated by the low level of students’ digital literacy in learning the Earth’s layers. The purpose of this study was to determine the effectiveness of augmented reality media in improving the digital literacy of fifth-grade elementary school students. This study employed a research and development (R&D) approach using the ADDIE model. The participants consisted of 14 fifth-grade students. Data were collected through tests, questionnaires, and observations and were analyzed using a Likert scale. The results indicated that the use of augmented reality media was effective in improving students’ digital literacy, with a moderate level of improvement. Therefore, augmented reality media are considered feasible for use as instructional media in teaching the Earth’s layers.