Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH)

PENGGILING BUMBU MULTI FUNGSI UNTUK EFISIENSI PRODUKSI BUMBU DAPUR ALAMI DI KELURAHAN BUMIAYU, MALANG Ningsih, Elik Murni Ningtias; Sudiyono, .
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2018 "Inovasi IPTEKS untuk mendukung Pembangunan Berkelanjutan"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1072.022 KB)

Abstract

Kelompok masyarakat IRT Widya Aktiva di Kelurahan Bumiayu Kota Malang menjalankan usaha  produksi bumbu dapur alami. Tujuan kegiatan program kemitraan masyarakat untuk memberikan solusi permasalahan yang dihadapi oleh mitra IRT Widya Aktiva. Kegiatan yang dilaksanakan terdiri dari (1).  Penyuluhan dan diskusi dengan materi produksi bumbu dapur alami, pengemasan, perijinan industri produksi rumah tangga, dan manajemen pengelolaan industri rumah tangga.  (2) Mendesign dan membuat penggiling bumbu multi fungsi (3). Demonstrasi dan pelatihan pemakaian alat penggiling bumbu multi fungsi, (4).  Pelatihan menyusun pembukuan sederhana. (6). Pendampingan produksi bumbu dapur alami secara periodik.  Luaran program pelaksanaan pengabdian yaitu (1) Penggiling bumbu multi fungsi untuk menghaluskan bumbu dapur alami, (2) Label kemasan botol  (3) Pembukuan  sederhana,   Alat penunjang proses produksi bumbu dapur alami penggiling multi fungsi yang telah didesign bersama mitra, pada penggilingan bumbu 5 kg dapat memberikan efisiensi waktu sebesar 160% dan biaya 50%.
PENGOLAHAN LIMBAH PERTANIAN UNTUK MENDUKUNG BUDIDAYA HORTIKULTURA DI DESA GIRIPURNO KEC. BUMIAJI KOTA BATU Ningtias Ningsih, Elik Murni; Nugroho, Yuni Agung
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2020 "Peranan Strategis Teknologi Dalam Kehidupan di Era New Normal"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Desa Giripurno kecamatan Bumiaji sebagai sentra penghasil hortikutura.  Berbagai tanaman hortikultura yang dibudidayakan yaitu tanaman kale, brokoli, kubis, jamur, petsai, wortel. Petani hortikultura Desa Giripurno tergabung dalam Kelompok Tani Mandiri Sejahtera.  Pada masa pandemi covid-19 mempengaruhi ketersediaan sarana produksi  berupa pupuk.  Biaya tanaman hortikultura yang tinggi pada masa pandemi covid-19 sangat berdampak pada biaya usaha tani bagi petani hortikultura.  Ketergantungan petani untuk memenuhi sarana produksi tanaman berupa pupuk diperoleh dengan membeli mengakibatkan biaya pengeluaran usaha tani yang besar.  Untuk itu perlu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan untuk Kelompok Tani Mandiri Sejahtera dalam mengolah limbah pertanian menjadi pupuk organik secara mandiri, sehingga mengurangi biaya budidaya tanaman hortikultura.   Pelaksanaan kegiatan meliputi 1). Penyuluhan mengenai pengolahan pupuk organik dan pengaplikasian pupuk organik.  2) Demonstrasi dan pelatihan pengolahan dan pengaplikasian pupuk organik.  3). Evaluasi pelaksanaan kegiatan.  Hasil kegiatan penyuluhan meningkatkan pemahaman petani dalam pengolahan limbah pertanian menjadi pupuk organik dan mencapai keberhasilan 100 %, dimana semua peserta mengikuti seluruh kegiatan.  Pemakaian pupuk organik pada budidaya tanaman brokoli menghemat biaya pemupukan 30 % dan pada budidaya tanaman kale menghemat biaya pemupukan sebesar 26.5 %. Keuntungan hasil budidaya memakai pupuk organik dan anorganik pada tanaman kale dan brokoli masing masing sebesar Rp. Rp. 780.000 dan  Rp. 1.445.000.   Pengaplikasian pupuk organik pada lahan hortikultura sebagai bagian daya dukung keberlanjutan budidaya tanaman hortikultura di desa Giripurno kec. Bumiaji kota Batu. 
UJI VIGOR BENIH PADA BEBERAPA WAKTU POLINASI TANAMAN LABU KUNING (Cucurbita pepo, L.) Ningsih, Elik Murni Ningtias; Wardhani, Tri
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2020 "Peranan Strategis Teknologi Dalam Kehidupan di Era New Normal"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutu benih mempunyai peran penting dalam budidaya tanaman labu kuning.  Benih bermutu mengandung embrio yang tumbuh sebagai bibit dan berkembang menjadi tanaman dewasa.  Mutu benih terdiri dari mutu fisik dan mutu fisiologis yang ditampilkan oleh vigor kecambah.  Pencegahan terjadinya kontaminasi oleh serbuk sari asing maka polinasi dilakukan secara manual oleh manusia.  Polinasi paling baik dilakukan pada saat bunga betina dalam periode mekar penuh. Oleh karena itu perlu memperhatikan waktu yang tepat untuk polinasi agar tercapai proses penyerbukan saat yang tepat.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan diulang 5 kali.  Perlakuan terdiri :  W1 = polinasi pada rentang waktu 06.00 – 07.00, W2 = polinasi pada rentang waktu 07.00 – 08.00, W3 = polinasi pada rentang waktu 08.00 – 09.00, W4 = polinasi pada rentang waktu 09.00 – 10.00. Uji vigor benih menggunakan metode UKDdp (Uji Kertas Digulung dalam plastik). Pengamatan dilakukan pada parameter jumlah Kecambah vigor, jumlah kecambah less vigor persenatse kecambah vigor dan less vigor, berat basah dan berat kering kecambah.  Hasil penelitian menunjukkan perlakuan waktu polinasi  berpengaruh pada jumlah kecambah vigor, persentase kecambah vigor, jumlah kecambah less vigor dan persentase kecambah less vigor.  Waktu polinasi tidak pengaruh nyata pada berat basah dan berat kering kecambah labu kuning.
PENERAPAN INTENSIFIKASI PADI AEROB TERKENDALI DI DESA PATIANROWO KAB. NGANJUK Elik Murni Ningtias Ningsih; Yuni Agung Nugroho
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2019 "Inovasi Cerdas dan Teknologi Hijau untuk Industri 4.0"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.021 KB)

Abstract

Desa Patianrowo masuk wilayah kabupaten Nganjuk yang merupakan bagian lumbung Pertanian di Kabupaten Nganjuk.  Produktivitas tanaman padi di desa Patianrowo pada saat musim kemarau mengalami penurunan.  Rata-rata produksi budidaya tanaman padi yang diperoleh petani di desa Patianrowo saat musim kemarau masih rendah berkisar 2,8 – 3,2 ton/ha, sedangkan rata-rata hasil  tanaman padi nasional yaitu 6,0 – 8,0 ton/ha. Rendahnya hasil padi saat musim kemarau dikarenakan oleh keterbatasan jumlah air yang tersedia selama penanaman.  Teknik budidaya yang dapat diterapkan saat musim kemarau yaitu dengan penerapan intensifikasi padi aerob terkendali.  Teknik budidaya intensifikasi padi aerob terkendali merupakan teknik budidaya tanaman padi  dimana pengaturan air selama budidaya tanaman padi, kondisi air tidak selalu tergenang selama pertumbuhan tanaman. Metode  yang dilakukan pada program pengabdian kepada masyarakat  yaitu  penyuluhan dan pelatihan budidaya intensifikasi padi aerob terkendali, serta evaluasi pelaksanaan kegiatan.  Hasil yang diperoleh pada kegiatan penyuluhan dapat meningkatkan pemahaman petani pada sistem budidaya intensifikasi padi aerob terkendali.  Pelaksanaan pelatihan mencapai keberhasilan 100 %, dimana semua peserta mengikuti seluruh kegiatan yang dilaksanakan di petak demplot. Penerapan sistem intensifikasi padi aerob terkendali dapat menghemat kebutuhan air 40 % dan meningkatkan hasil panen padi saat musim kemarau sebesar 90 % (6,1 ton/ha).
PENAMBAHAN TRYPTOPHAN PADA LIMBAH AIR KELAPA SEBAGAI SUMBER PLANT GROWTH REGULATOR AUXIN Elik Murni Ningtias Ningsih; . Sudiyono
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2018 "Inovasi IPTEKS untuk mendukung Pembangunan Berkelanjutan"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.465 KB)

Abstract

Plant growth regulator alami ada pada limbah air kelapa. Plant growth regulator mempunyai peranan dalam memacu pertumbuhan tanaman. Auxin merupakan kelompok Plant growth regulator. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses fermentasi limbah air kelapa dengan penambahan trypthopan sebagai sumber plant growth regulator auxin. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan perlakuan faktor tunggal. Macam perlakuan pada percobaan yaitu tanpa penambahan tryptophan (T1), penambahan tryptophan 4 mg/liter air kelapa (T2), penambahan tryptophan 6 mg/liter air kelapa (T3), penambahan tryptophan 8 mg/liter air kelapa (T3), penambahan tryptophan 10 mg/liter air kelapa (T5). Hasil penelitian menunjukkan penambahan tryptophan mempengaruhi keasaman (pH) dan jumlah asam asetat limbah air kelapa terfermentasi. Perlakuan penambahan tryptophan pada fermentasi limbah air kelapa mempengaruhi jumlah Plant growth regulator auxin (Indole-3 acetic acid).
APLIKASI PLANT GROWTH REGULATOR AUXIN DARI ISOLASI LIMBAH AIR KELAPA TERFERMENTASI PADA PERTUMBUHAN BUD SET TEBU Elik Murni Ningtias Ningsih; Sudiyono Sudiyono
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2019 "Inovasi Cerdas dan Teknologi Hijau untuk Industri 4.0"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.954 KB)

Abstract

Plant growth regulator (PGR) alami sebagai pemacu pertumbuhan tanaman terdapat dalam limbah air kelapa.  Pemanfaatan auxin dalam limbah air kelapa terfermentasi dengan pengambilan auxin melalui isolasi.  Auxin mempunyai peranan terhadap proses fisiologi  pada pengembangan sel tanaman.  Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh auxin hasil isolasi limbah air kelapa terfermentasi terhadap pertumbuhan bud set tanaman tebu.  Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan perlakuan faktor tunggal.  Perlakuan terdiri dari K0 = Tanpa pemberian auxin,  K1 = Auxin hasil isolasi limbah air kelapa terfermentasi 1 : 1 (auxin: air), K2 = Auxin hasil isolasi  limbah air kelapa terfermentasi 1: 2 (auxin: air), K3 = Auxin hasil isolasi  limbah air kelapa terfermentasi 1: 3  (auxin: air), K4 = Auxin hasil isolasi  limbah air kelapa terfermentasi 1: 4  (auxin: air.).  Hasil aplikasi plant growth regulator auxin dari isolasi limbah air kelapa terfermentasi mempengaruhi panjang tanaman tebu dan jumlah daun.  Perlakuan K2 dan K3 menghasilkan berat basah dan bering tanaman tebu yang tidak berbeda nyata.  Berat basah K2 68.39 g  dan K3 67.54 g, serta berat kering  K2 23.50 g dan K3 22.80 g.
HUBUNGAN SIFAT MORFOLOGI VEGETATIF TERHADAP PRODUKSI PADA TANAMAN STROBERI VARIETAS MENCIR Nugroho, Yuni Agung; Ningsih, Elik Murni Ningtias; Kusuma, Maryani Dwi
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) Vol. 7 No. 1 (2024): CIASTECH 2024 Potensi dan Dampak Artificial Intelligence (AI) di Era Society 5.
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/ciastech.v7i1.6928

Abstract

Produksi stroberi di Indonesia belum optimal. Faktor morfologi mempengaruhi produksi stroberi, termasuk hasil, bentuk, ukuran, dan ukuran buah. Memahami peran hubungan sifat morfologi dalam tanaman stroberi dapat membantu meningkatkan produksi stroberi. Penelitian ini dirancang untuk pemodelan hubungan antara sifat morfologis organ vegetatif terhadap organ generatif. Hal ini untuk memprediksi pengaruh variabel yang mempunyai hubungan nyata/berkontribusi terhadap produksi stroberi secara kuantitatif dan kualitatif. Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan hubungan/kontribusi sifat morfologi terhadap kualitas dan kuantitas hasil stroberi. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap. Analisa data dilakukan dengan analisa jalur (path ways anaysis) menggunakan Smart PLS untuk menjelakan hubungan secara langsung antara variabel vegetatif terhadap variabel generative Luaran yang diharapkan adalah terbentuknya model hubungan antara variabel vegetatif terhadap produksi stroberi secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan nyata jumlah daun dengan jumlah buah pertanaman, panjang tanaman tidak berhubungan nyata dengan semua sifat morfologi produksi, dan Sifat morfologi produksi saling berhubungan nyata, kecuali bobot buah pertanaman dengan diameter buah.
EFEKTIVITAS BIOHERBISIDA PADA FITOTOKSISITAS GULMA RUMPUT TEKI (Cyperus rotundus) Rohmah, Zailir; Ningsih, Elik Murni Ningtias; Nugroho, Yuni Agung
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) Vol. 7 No. 1 (2024): CIASTECH 2024 Potensi dan Dampak Artificial Intelligence (AI) di Era Society 5.
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/ciastech.v7i1.6932

Abstract

Gulma merupakan tumbuhan yang tidak diharapakan keberadaannya oleh manusia, gulma sendiri dapat merugikan manusia secara langsung maupun tidak langsung. Alternatif yang dapat dilakukan saat ini untuk pengendalian gulma yang berwawasan lingkungan sedang marak dilakukan. Mencari senyawa dengan potensi golongan fenol dari tumbuhan lain dapat dimanfaatkan sebagai bioherbisida. Tujuan penelian untuk mengetahui efektivitas dari herbisida ekstrak daun ketapang laut dan ekstrak daun mangga arumanis pada berbagai konsentrasi dalam mengendalikan gulma rumput teki. Penggunaan ekstrak daun ketapang laut dan ekstrak daun mangga dapat diindikasikan untuk menjadi herbisida nabatikarena senyawa yang terkandung seperti fenol, asam fenolik dan flavonoid dapat memberikan efek fitotoksisitas pada rumput teki. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang disusun secara faktorial. Faktor pertama konsentrasi ekstrak daun ketapang dan ekstrak daun mangga arumanis , faktor kedua berbagai konsentrasi ekstrak yakni 40%, 60%, 80%, 100% dan menggunakan kontrol (0%). Perlakuan diulang sebanyak 4 kali pengulangan dan menghasilkan 36 unit percobaan. Metode analisa yang digunakan adalah analisis ragam yang dilanjut dengan Uji Dunnett. Hasil analisa menunjukkan penggunaan jenis ekstrak tanaman dan berbagai konsentrasi ekstrak memberikan pengaruh signifikan terhadap fitotoksisitas rumput teki. Hal ini terjadi karena Pengaruh adanya reaksi dari herbisida nabati pada fitotoksisitas yang terjadi pada gulma teki.