Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Peran Kelompok Sadar Wisata dalam Pengelolaan Potensi Wisata Religi (studi kasus Di Desa Bongo, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo). Puspita Djailani; Abdul Rahmat; Abd Hamid Isa; Endah Setiyowati
Student Journal of Community Education Volume 5 No. 1: Agustus 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjce.v5i1.3047

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Peran Pokdarwis dalam Pengelolaan Potensi Wisata Religi (studi kasus Di Desa Bongo, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo). Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif. Tehnik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Pemilihan informan sebagai sumber data dalam penelitian adalah Ketua Pengurus Pokdarwis beserta anggota Pokdarwis . Analisis data yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pengelolaan Potensi wisata di Desa Bongo mempunyai dampak yang positif terkait dengan adaya peran pokdarwis yang berupa kemudahan masyarakat dalam mendapatkan penghasilan melalui Potensi yang dikelola oleh Pokdarwis. Saran dari hasil penelitian ini adalah menunjukan peningkatan terhadap pengelolaan Pokdarwis.
Pemberdayaan Literasi Sosial Berbasis Komunitas Untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Bahan Pangan Lokal Abd. Hamid Isa; Zulkarnain Anu; Muhammad Ibrahim
ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026): Februari
Publisher : CERED Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/jas.v7i1.1422

Abstract

The strategy and effort to build villages accommodate village activists to create collective learning spaces in village resource governance. Village initiatives and capabilities in managing existing resources in their areas are the basic capital to create strong, advanced, and independent villages. Literacy in the form of information technology is a learning tool that can bridge village activists in various regions through relevant and sustainable community service program interventions to reduce and minimize the presence of poor communities in villages. Gorontalo Province is ranked 6th out of 10 regions with the highest number of poor people in September 2023 (BPS, January 2024), with a poor population of 15.41 percent and Central Sulawesi is ranked 10th with a percentage of poor people of 12.18 percent. The distribution of poor population areas is found to be in the Tomini Bay area. The Thematic KKN Program by LPPM UNG in 2025 is oriented to improve the quality of the number of community service of UNG lecturers. Providing solutions to partner problems with a holistic approach based on multidisciplinary research that has been implemented and is able to be effective for the priority scale of community development in the 3T region as stated in Presidential Decree No. 63 of 2020 and based on BPS data in 2021. The target of the community-based social literacy empowerment program to support the development of local food economic independence through this Thematic KKN program is the realization of a community that has good knowledge and understanding of social literacy as part of the learning process and has skills that are an effort to improve welfare through economic independence and local food security of the community. The type of literacy development developed is a community-based potential that is worth exploring (village) that is available and has comparative advantages and competitive advantages both economically, socially and environmentally that can be produced and marketed in order to create community economic independence through a local food security program.
Culturally responsive parent mentoring model for the early childhood to primary school transition in indonesia: design, validation, and effectiveness Agustini Agustini; Wenny Hulukati; Abd. Hamid Isa; Pupung Puspa Ardini
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1205300

Abstract

This study aimed to design and validate a parent mentoring model to strengthen children's foundation ability readiness during the transition from early childhood education (PAUD) to primary school in Gorontalo Province, Indonesia. Employing a Research and Development (R&D) approach guided by the ADDIE framework, the study progressed through analysis, design, development, implementation, and evaluation phases. Mixed-methods data were collected from parents, teachers, and children through expert validation, surveys, interviews, and a one-group pretest-posttest design. Quantitative findings revealed significant improvements in children's socio-emotional regulation (d = 0.85), independence (d = 0.78), and early literacy (d = 0.65) post-intervention. Qualitative results indicated enhanced parental understanding of holistic readiness, improved family-teacher communication, and reduced transition-related stress. Expert validation confirmed high content validity (CVI > 0.80), construct validity, and ecological validity, with implementation fidelity exceeding 85%. The research introduces a co-designed, culturally responsive mentoring model uniquely integrating parental reflection logs, localized stories, and practical activities specifically tailored to the Indonesian PAUD-primary transition context. The validated model offers a scalable, adaptable framework for policymakers and educators to systematically engage parents in supporting children's holistic development during educational transitions. Grounded in socio-cultural and developmental theories emphasizing guided participation, this study demonstrates that structured parental mentoring effectively bridges home-school environments, strengthening early educational continuity.
Implementasi Dimensi Kualitas Pelayanan Kepuasan bagi Pengunjung Desa Wisata Taman Laut Olele Fitria Rahma Tosan; Abd Hamid Isa; Zulkarnain Anu
Student Journal of Community Education Volume 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjce.v%vi%i.3232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui Implementasi Dimensi Kualitas Pelayanan Bagi Pengunjung di Desa Wisata Taman Laut Olele. Pelayanan Dalam Meningkatkan Kepuasan Pengunjung di Desa Wisata Taman Laut Olele.Meliputi 1) Bukti fisik dalam kualitas pelayanan terhadap pengunjung yaitu pelayanan suatu kemampuan pengelola pariwisata melalui penyajian terhadap wisata yang sifatnya nyata dan dapat dirasakan oleh pengunjung. 2)Empati dalam pelayanan yaitu menjelaskan sikap yang timbul dari pelayanan. 3) memberikan pelayanan sangat mempengaruhi perilaku pengunjun saat mendapatkan pelayanan, sehingga diperlukan kemampuan daya tanggap dari pengelola ataupun yang memberikan pelayanan kepada pengunjung. 4) memberikan pelayanan pengelola atau yang memberikan pelayanan memiliki kemampuan sehingga aktivitas dalam pelayanan menghasilkan bentuk pelayanan yang memuaskan tanpa ada keluhan dari pengunjung yang berlebihan atas pelayanan yang di terima oleh pengunjung yang datang. 5) Jaminan dalam pelayanan memerlukan adanya kepastian atas pelayanan yang diberikan sehingga membangun kepercayaan terhadap pengunjung.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Menyimpang pada Remaja di Desa Gandasari Kecamatan Tolangohula Kabupaten Gorontalo Misran S. Asi; Abd Hamid Isa; Zulkarnain Anu; Halim K Malik; Nurain Karnain
Student Journal of Community Education Volume 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjce.v5i2.4379

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku menyimpang pada remaja di Desa Gandasari, Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus intrinsik yang bersifat fenomenologis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, yang dianalisis secara tematik melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku menyimpang remaja, merupakan hasil dari interaksi berbagai faktor. Faktor individu,Faktor keluarga,Faktor teman sebaya,faktor lingkungan sosial, Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor Teman Sebaya menjadi Faktor paling dominan yang memicu bentuk penyimpangan seperti tawuran, balap liar, minum-minuman keras dan pencurian. Perilaku tersebut tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan merupakan hasil sinergi negatif dari berbagai faktor internal dan eksternal. Oleh karena itu, Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam mengawasi dan membina remaja agar terhindar dari perilaku menyimpang.
Deskripsi Pembentukan Karakter Peserta Didik dalam Kegiatan Kepramukaan di SKB Kota Gorontalo Nuryan Malise; Abd Hamid Isa; Halim K Malik; Rusdin Djibu; Zulkarnain Anu
Student Journal of Community Education Volume 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjce.v5i2.4472

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan strategi yang diterapkan dalam proses pembentukan karakter peserta didik melalui kegiatan kepramukaan di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Gorontalo. Fokus utama penelitian ini adalah menggali bagaimana kegiatan kepramukaan dapat menjadi solusi terhadap permasalahan karakter peserta didik, khususnya yang berkaitan dengan sikap pemalu, kurang percaya diri, dan rendahnya kemampuan berinteraksi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, serta dokumentasi. Seluruh data yang dikumpulkan kemudian dianalisis secara kualitatif untuk mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai strategi pembentukan karakter yang diterapkan dalam kegiatan kepramukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan kepramukaan di SKB Kota Gorontalo memberikan kontribusi nyata dalam pembentukan karakter peserta didik. strategi yang digunakan mencakup pendekatan keteladanan, penegakan kedisiplinan, pembiasaan, serta pembinaan secara berkelanjutan. Kegiatan seperti Latihan kepemimpinan, public speaking, dan pemberian apresiai terbukti mampu meningkatkan rasa percaya diri, keberanian, serta kemampuan berinteraksi sosial peserta didik. dengan demikian, kepramukaan menjadi sarana pendidikan nonformal yang efektif dalam menumbuhkan karakter positif pada peserta didik.