Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Meningkatkan Keterampilan membuat Piring Anyaman Lidi melalui Strategi Joyful Learning bagi Anak Tunagrahita Ringan Fatimah Azzahra; Yarmis Hasan
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.18 KB)

Abstract

The purpose of this research to find out joyful learning strategies in improving the skill of making woven sticks plate for Mild Intellectually Disabled. The research method use is classroom action research, carried out in the form of collaboration with classroom teachers. Besides the class teacher, student were also include in this study. Student involved in this study amounted two tenth grade mild intellectually disabled children. This research was conducted in two cycles. In the first cycle, observations were made regarding the learning process and the learning outcomes of making woven sticks plate with joyful learning strategies. In the second cycle, observations were made the skills to make woven sticks plate were emphasized in steps students had not mastered. The results of the first cycle students get an average of 70% and 65%. The results of the second cycle students get an average of 87,5% and 84%.
KOLABORASI EDUKATIF DAN KREATIVITAS DALAM KEGIATAN DIVERSIFIKASI PRODUK KULINER DI MANINJAU Yuliana Yuliana; Alia Gishyanti; Ersa Rahma Wardani; Aulia Canda Nurfita; Fatimah Azzahra; Wan Jelita; Indri Meilani; Fadhillah Adinda Ghasani; Wirhamni Wirhamni
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.54088

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat, pelaku UMKM, dan keluarga di Nagari Maninjau dalam mengembangkan produk kuliner lokal melalui pendekatan kolaboratif, edukatif, dan kreatif. Nagari Maninjau memiliki potensi kuliner berbasis bahan lokal seperti rinuak, pensi, patin, dan kelapa, namun pemanfaatannya masih terbatas pada olahan konvensional. Kegiatan dimulai pada 26–27 Juni 2025, diselenggarakan Expo 1 Muharam di Pasar Maninjau yang mempromosikan produk lokal seperti dendeng rinuak, rinuak badarai, pergedel rinuak, dan susu kedelai kepada masyarakat luas. Selanjutnya pelatihan pembuatan enam menu baru: 1) sarden nila; 2) sarden patin; 3) sarden rinuak; 4) sarden pensi; 5) sambal rinuak, yang dilaksanakan pada 5 Juli 2025 di Jorong Gasang dan diikuti oleh 15 kelompok peserta dari 5 jorong. Selanjutnya, Kegiatan puncak berupa lomba memasak keluarga “Happy Family” dilaksanakan pada 13 Juli 2025, yang menampilkan kreativitas kuliner rumah tangga serta disemarakkan dengan hiburan flambe, fashion show, dan penampilan seni lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan pengolahan makanan, promosi digital, serta tumbuhnya komunitas kreatif kuliner lokal. Kolaborasi antara akademisi, mahasiswa, dan masyarakat terbukti mampu mendorong inovasi produk, memperkuat identitas kuliner daerah, dan mendukung pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi desa wisata.
Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Produktivitas Pegawai di Universitas Ekasakti Fatimah Azzahra; Irsyad Irsyad; Ahmad Sabandi; Merika Setiawati
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan | E-ISSN : 3062-7788 Vol. 3 No. 1 (2026): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jimp.v3i1.2012

Abstract

The importance of organizational culture in improving employee productivity has become a crucial issue in achieving organizational goals. This study aimed to determine the effect of organizational culture on employee productivity at Ekasakti University and to measure the extent of its contribution to employee productivity. Method: This study employed a quantitative approach using a correlational method. The population consisted of 83 employees, with a sample of 79 employees selected through proportionate stratified random sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed through simple linear regression. Results: The findings showed that organizational culture had a positive and significant effect on employee productivity, with a correlation coefficient (R) of 0.887, indicating a very strong relationship. The coefficient of determination (R²) was 0.787, meaning that organizational culture contributed 78.7% to employee productivity, while 21.3% was influenced by other factors outside the study. Organizational culture and employee productivity were both categorized as high, with percentages of 90% and 88%, respectively. Novelty: This study provides empirical evidence regarding the substantial contribution of organizational culture in enhancing employee productivity within the higher education environment, particularly at Ekasakti University.
Dinamika Adaptasi Sosial dan Budaya Mahasiswa Perantau Asal Pedesaan Program Studi Pendidikan Sosiologi di UNP Ratu Fitri Aisyah; Rani Kartika; Metra Alvionita; Shilva Putri Mahendra; Hawa Fadillah Islami; Tasya Martasari; Fatimah Azzahra
Social Empirical Vol. 2 No. 2 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i2.326

Abstract

Penelitian ini menganalisis dinamika adaptasi sosial dan budaya mahasiswa perantau asal pedesaan yang menempuh pendidikan di Universitas Negeri Padang. Latar belakang penelitian berangkat dari perbedaan karakteristik lingkungan desa dan kota yang menimbulkan tantangan adaptif bagi mahasiswa ketika harus menyesuaikan diri dengan budaya Minangkabau serta pola interaksi masyarakat urban. Penelitian ini bertujuan menggambarkan motif urbanisasi mahasiswa perantau, bentuk-bentuk tantangan yang mereka hadapi, strategi adaptasi yang dikembangkan, transformasi diri yang terjadi, serta peran dukungan sosial dalam proses adaptasi. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dengan sembilan informan kunci, serta dokumentasi pendukung. Analisis data dilakukan melalui model interaktif Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif urbanisasi didominasi oleh kebutuhan pendidikan berkualitas, keterbatasan program studi di desa, dorongan kemandirian, dan dukungan keluarga. Tantangan adaptasi terutama muncul dari perbedaan bahasa, gaya komunikasi, nilai sosial, serta budaya pergaulan masyarakat kota yang lebih longgar. Mahasiswa merespons tantangan tersebut melalui strategi penyesuaian perilaku, pembelajaran sosial, dan selektivitas terhadap budaya kota. Proses adaptasi juga menghasilkan transformasi signifikan berupa peningkatan kemandirian, kemampuan tanggung jawab, dan sikap toleransi. Dukungan sosial dari teman, keluarga, organisasi kampus, dan dosen berperan penting dalam memperlancar proses penyesuaian diri. Temuan ini menegaskan bahwa adaptasi mahasiswa perantau merupakan proses kompleks yang melibatkan interaksi antara faktor individual, sosial, dan budaya dalam konteks kehidupan perkotaan.
Transformasi Fungsi Ruang Pesisir dan Dinamika Ekonomi Lokal Pascabanjir Bandang di Pantai Parkit Kelurahan Air Tawar Barat Kota Padang Ratu Fitri Aisyah; Hawa Fadillah Islami; Tasya Martasari; Fatimah Azzahra; Habibi Bil Ma'ruf; Delmira Syafrini
Social Empirical Vol. 3 No. 1 (2026): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v3i1.572

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana transformasi fungsi ruang pesisir terjadi pascabanjir bandang, bagaimana dinamika ekonomi lokal berkembang, serta bagaimana masyarakat beradaptasi dalam mempertahankan kehidupan mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan nelayan, pedagang, masyarakat sekitar, serta pengunjung Pantai Parkit. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pascabanjir bandang terjadi perubahan fungsi ruang pesisir dari kawasan yang sebelumnya lebih banyak dimanfaatkan oleh masyarakat lokal menjadi ruang publik yang ramai dikunjungi wisatawan karena perubahan bentang alam yang dianggap menarik. Perubahan tersebut turut memengaruhi kehidupan ekonomi masyarakat. Aktivitas perikanan mengalami berbagai kendala akibat sedimentasi dan kerusakan alat tangkap, tetapi di sisi lain muncul peluang ekonomi baru melalui pemanfaatan kayu sisa banjir, aktivitas jasa, dan meningkatnya kunjungan wisatawan. Selain itu, masyarakat juga melakukan berbagai bentuk adaptasi, seperti menjaga kebersihan lingkungan, mengatur aktivitas pengunjung, serta memanfaatkan sumber daya yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan hidup. Penelitian ini menyimpulkan bahwa banjir bandang telah mendorong terjadinya transformasi ruang pesisir yang berdampak pada perubahan sosial dan ekonomi masyarakat, sekaligus melahirkan berbagai strategi adaptasi untuk mempertahankan keberlangsungan kehidupan di tengah kondisi pascabencana.
Surau Sebagai Pedagogi Indigenous dalam Pembentukan Karakter dan Identitas Lokal Minangkabau Aget Sapriadi; Gusmira Wita; Hawa Fadillah Islami; Fatimah Azzahra; Daffa Febryan; Habibi Bil Maruf; Ikhsanul Ikhwan
Social Empirical Vol. 3 No. 1 (2026): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v3i1.585

Abstract

Pendidikan berbasis surau memiliki peran penting dalam pembentukan karakter dan pelestarian identitas lokal masyarakat Minangkabau di tengah tantangan modernisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pendidikan surau sebagai model pedagogi indigenous dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam, adat Minangkabau, dan pembentukan karakter peserta didik di MDTA Mukhlisin Muhammadiyah Kota Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi dengan melibatkan pengurus lembaga, guru, santri, orang tua, serta tokoh masyarakat. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa surau berfungsi sebagai ruang pedagogi indigenous yang menghubungkan pendidikan Islam dengan nilai budaya Minangkabau melalui pembelajaran Al-Qur’an, akidah, akhlak, fikih, sejarah kebudayaan Islam, dan bahasa Arab. Pembentukan karakter dilakukan melalui pembiasaan adab, sopan santun, penghormatan kepada orang tua dan guru, keteladanan, serta pengenalan nilai lokal seperti Sumbang Duo Baleh. Di tengah pengaruh modernisasi dan budaya digital, gerakan Kembali ke Surau menjadi strategi sosial-keagamaan untuk memperkuat identitas lokal generasi muda. Penelitian ini menegaskan bahwa keberlanjutan pendidikan surau memerlukan sinergi antara lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat agar nilai Islam dan budaya Minangkabau tetap diwariskan secara berkelanjutan.