Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Can gadget manage the classroom? Jhoni Eppendi; Wandha Muliawaty; Aisyah Aisyah
Celt: A Journal of Culture, English Language Teaching & Literature Vol 21, No 2: December 2021 Nationally Accredited
Publisher : Soegijapranata Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/celt.v22i1.3636

Abstract

The Pandemic is switching the teaching and learning process, which usually organizes face-to-face into a virtual setting. This condition initiated research to determine how the gadgets influence students' learning motivation and whether gadgets can manage face-to-face or not. The respondents were thirty-six addicted and seventy-four non-addicted gadgets of junior and senior high school students from five districts in North Kalimantan. The data collected was a closed questioner, and an interview was conducted virtually. The results showed that the gadget motivates the students since it enables all the respondents to practically access the material and minimizes respondents' anxiety in expressing the ideas. Discouragingly, the gadget could not take place in the face-to-face learning setting. Non-addicted and most addicted respondents claim that face-to-face learning builds direct interaction between peers and teachers, which cannot be found in online classes. Furthermore, the e-learning class supplies unmanageable assignments with the defective explained material. The class often holds asynchronously and gives fewer responses once the students ask for a detailed explanation. Furthermore, once the synchronous class is hosted, the internet connection distracts the class.
PELATIHAN PENGEMBANGAN ATP DAN MODUL AJAR SEKOLAH PENGGERAK SEKOLAH LUAR BIASA NEGERI NUNUKAN Jhoni Eppendi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 29, No 1 (2023): JANUARI-MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v29i1.31922

Abstract

Program Sekolah Penggerak merupakan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang dilaksanakan pertama kali pada tahun 2021. Sebagai program Angkatan pertama maka tidak jarang pelaksanaan kegiatan belum secara optimal dilakukan. Ditambah lagi, kondisi pakdemik saat ini yang menuntun kegiatan bimbingan teknis dilakukan secara daring dimana letak geografis peserta berpengaruh terhadap kwalitas jaringan sehingga tujuan bimtek belum sepenuhnya menjawab tujuannya. Terutama peserta yang berada diwilayah perbatasan, Binusan Nunukan. Kondisi ini yang membuat komite pembelajaran belum mampu sepenuhnya mengembangkan ATP dan Modul Ajar PSP padahal ATP dan Modul Ajar adalah kunci utama bagi komite pembelajaran dalam melaksanakan pengajaran yang sesuai dengan kondisi peserta didik. Sehingga pelatihan pengembangan ATP dan Modul Ajar secara luring kepada komite pembelajaran dimana bertujuan untuk meningkatkan kwalitas komite pembelajaran dalam menjalankan program sekolah penggerak. 15 guru dari Sekolah Luar Biasa Negeri Nunukan adalah peserta pelatihan pengembangan ATP dan Modul Ajar. Kegiatan dilakukan sebanyak 4 sesi dimana masing-masing sesi selama 240 menit. Kegiatan pelatihan menggunakan group discussion yang dilakukan dalam sesi 2, 3, dan 4. Kagiatan pelatihan menghasilkan ATP dan Modul ajar yang lengkap untuk PKN fase A dan Matematika fase D. Group discussion mengarahakan semua peserta berperan aktif dalam mengembangkan ATP dan Modul Ajar. Hasil evaluasi kegiatan pelatihan juga menunjukkan respon yang sangat positif dari semua peserta.
Shifting critical listening class to virtual learning during the Covid-19 pandemic Jhoni Eppendi
English Language Teaching Educational Journal Vol. 5 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/eltej.v5i3.4874

Abstract

Transforming the conventional face-to-face EFL learning into virtual learning has been believed to be an ideal alternative to education access in the middle of the COVID-19 outbreak. Hypothetically, abrupt transitions will require adaptation and rising practical predicament since the necessary toolkit must be allocated individually to conduct the listening Course. Thus, this study's purpose is to examine students' perception of the functioning of remote learning for Critical Listening class due to a prediction for drawing divergent language acquisition. This study involved forty-six students of the English education department at the Borneo University of Tarakan as research respondents. The data was recorded by distributing questionnaires and closed-ended questions through Google Forms and interview, while mixed analysis methodologies were applied. The questionnaire and interview result showed that students claim they struggle hard in the transitional phase and developing their educational outcomes. Most participants noticed an augmented listening performance in one teaching period, yet a higher chance of committing academic dishonesty than the prior learning circumstance. Therefore, the learning performance still needs enhancement in providing universally supported audios and solutions to plagiarism.
TEACHING SPEAKING BY USING ROLE PLAY TO THE EIGHTH GRADERS OF STATE JUNIOR HIGH SCHOOL 15 PALEMBANG Jhoni Eppendi
JAMBI-ENGLISH LANGUAGE TEACHING Vol. 1 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.278 KB) | DOI: 10.22437/jelt.v1i2.3435

Abstract

English speaking skill is one of skills to be noticed in this globalization era. However, Indonesian English speaking skill was still low. Therefore, the objective of this study was to find out whether or not the use of Role Play strategy could improve students’ speaking performance. 60 out of 212 eighth graders of State Junior High School 15 Palembang were chosen randomly as the sample. In collecting the data, the pre-test and post-test were given to both groups to measure their speaking skill. The result showed that speaking achievement of the students who are taught by using role play were significantly improve those who were not. Role play could motivate and attract their attention to the lesson. They were active in expressing their ideas, feelings and opinions freely. The students like role play because it is like a game. Thus, the students enjoy to be active orally especially for shy students. It means that role play is effective to be used in teaching speaking to the Eighth Graders of State Junior High School 15 Palembang.
WORKSHOP PENDAMPINGAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) DAN PUBLIKASI JURNAL NASIONAL TERINDEKS SINTA BAGI GURU-GURU SMAN 1 TANJUNG PALAS Woro Kusmaryani; Firima Zona Tanjung; Ramli Ramli; Farid Helmi Setyawan; Jhoni Eppendi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3317-3329

Abstract

Sebagai garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, guru dituntut untuk terus meningkatkan profesionalismenya dalam pedagogi, praktik pembelajaran, dan riset. Adapun peningkatan keterampilan meneliti dan publikasi bagi guru masih menjadi tantangan, terbukti dengan masih sedikit guru yang belum melakukan penelitian seperti penelitian tindakan kelas serta keluhan guru yang merasa kesulitan menyusun penelitian tindakan kelas serta artikel publikasi.  Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan pendampingan dalam penyusunan dan pelaksanaan penelitian dan publikasi ilmiah sehingga berimplikasi pada keterampilan meneliti, peningkatan pedagogi, dan mutu penyelenggaraan aktivitas pembelajaran. Dengan signifikansi keterampilan bagi profesionalisme guru, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Borneo Tarakan melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) berformat workshop Penelitian Tindakan Kelas (PTK), pendampingan, dan penerbitan artikel pada jurnal ilmiah nasional. Para guru diharapkan dapat memanfaatkan kegiatan workshop mentoring ini untuk memahami konsep dan prosedur Penelitian Tindakan Kelas (PTK), publikasi di jurnal nasional, dan melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) serta publikasi di jurnal terindeks Sinta
WORKSHOP PENDAMPINGAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) DAN PUBLIKASI JURNAL NASIONAL TERINDEKS SINTA BAGI GURU-GURU SMAN 1 TANJUNG PALAS Woro Kusmaryani; Firima Zona Tanjung; Ramli Ramli; Farid Helmi Setyawan; Jhoni Eppendi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3317-3329

Abstract

Sebagai garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, guru dituntut untuk terus meningkatkan profesionalismenya dalam pedagogi, praktik pembelajaran, dan riset. Adapun peningkatan keterampilan meneliti dan publikasi bagi guru masih menjadi tantangan, terbukti dengan masih sedikit guru yang belum melakukan penelitian seperti penelitian tindakan kelas serta keluhan guru yang merasa kesulitan menyusun penelitian tindakan kelas serta artikel publikasi.  Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan pendampingan dalam penyusunan dan pelaksanaan penelitian dan publikasi ilmiah sehingga berimplikasi pada keterampilan meneliti, peningkatan pedagogi, dan mutu penyelenggaraan aktivitas pembelajaran. Dengan signifikansi keterampilan bagi profesionalisme guru, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Borneo Tarakan melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) berformat workshop Penelitian Tindakan Kelas (PTK), pendampingan, dan penerbitan artikel pada jurnal ilmiah nasional. Para guru diharapkan dapat memanfaatkan kegiatan workshop mentoring ini untuk memahami konsep dan prosedur Penelitian Tindakan Kelas (PTK), publikasi di jurnal nasional, dan melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) serta publikasi di jurnal terindeks Sinta