Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS TEKNIK REBOZO DALAM MENGURANGI NYERI PERSALINAN KALA 1 FASE AKTIF PADA IBU BERSALIN DI RSUD BANGKINANG Wanti, Wastri; Susanti, Komaria; Rahayu, Ary Oktora Sri; Aifa, Wira Ekdeni
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49314

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) di dunia pada tahun 2023 tercatat sebesar 189 per 100.000 kelahiran hidup, dengan Indonesia mencatat AKI sebesar 173. Kabupaten Kampar menyumbang angka tertinggi di Riau dengan 20 kasus dari 16.714 kelahiran hidup. Di Riau, perdarahan merupakan 38% penyebab kematian, disusul hipertensi 21% dan lainnya 31%. Nyeri persalinan kala I fase aktif berdampak pada kondisi fisik dan emosional ibu. Teknik Rebozo, metode non-farmakologis asal Meksiko, dikatakan dapat mengurangi nyeri persalinan kala I. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas teknik rebozo pada ibu bersalin di RSUD Bangkinang. Jenis penelitian menggunakan kuantitatif dengan desain quasi experiment one group pretest-posttest. Penelitian dilaksanakan pada Maret-April 2025 dengan populasi seluruh ibu bersalin pada bulan Maret 2025 sebanyak 20 orang, dan sampel sebanyak 20 orang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa lembar observasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan sebelum pemberian teknik rebozo, intensitas nyeri ibu bersalin kala I di RSUD Bangkinang terbagi rata antara nyeri sedang dan berat (masing-masing 50%). Setelah intervensi, sebanyak 50% ibu mengalami penurunan nyeri menjadi ringan dan 50% lainnya tetap merasakan nyeri sedang. Teknik rebozo terbukti efektif dalam mengurangi nyeri persalinan kala I fase aktif dengan hasil signifikan (p=0,000). Disarankan RSUD Bangkinang mempertimbangkan teknik Rebozo sebagai metode non-farmakologis dalam penatalaksanaan nyeri persalinan untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan ibu bersalin.
Pengaruh Terapi Kombinasi Counter Pressure Massage dan Minuman Jahe Hangat Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Persalinan Pada Ibu Inpartu Kala I Fase Aktif di Ruang Bersalin RSUD Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis Amalia, Yana Ceria; Susanti, Komaria; Aifa, Wira Ekdeni; Rahmita, Hirza
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/.v7i2.283

Abstract

Nyeri adalah sebuah fenomena yang identik dengan proses persalinan. Di dunia ada sekitar 85-90% persalinan berlangsung dengan rasa nyeri. Untuk meminimalisir trauma, intensitas nyeri persalinan pada Ibu dapat dikurangi dengan metode nonfarmakologi seperti counter pressure massage dan minuman jahe hangat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Terapi Kombinasi Counter Pressure Massage dan Minuman Jahe Hangat Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Persalinan Pada Ibu Inpartu Kala I Fase Aktif di Ruang Bersalin RSUD Kecamatan Mandau Tahun 2024. Metode Penelitian yang digunakan adalah pre-experimental dengan desain one group pretest and posttest. Penelitian dilakukan dari Agustus 2024 – Januari 2025. Populasinya adalah ibu inpartu kala I fase aktif yang melahirkan di Ruang Bersalin RSUD Kecamatan Mandau dengan jumlah sampel 12 orang yang diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data diperoleh dengan lembar observasi selanjutnya dianalisa menggunakan Uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian diperoleh rata-rata skala nyeri sebelum dilakukan terapi kombinasi adalah 6 (nyeri sedang) dan sesudah diberikan terapi rata-rata skala nyeri berkurang menjadi 3,4167 (nyeri ringan). Dari hasil analisis bivariat diperoleh nilai p value < 0,001 (p<0,05). Terdapat perbedaan yang signifikan skala nyeri sebelum dan sesudah diberikan terapi kombinasi counter pressure massage dan minuman jahe hangat. Luaran tugas akhir adalah poster. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh terapi kombinasi counter pressure massage dan minuman jahe hangat terhadap penurunan intensitas nyeri persalinan. Diharapkan terapi kombinasi ini dapat diaplikasikan untuk menurunkan nyeri persalinan.
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA WILAYAH KERJA POSYANDU MAWAR DESA KOTA GARO KABUPATEN KAMPAR Warnis, Resi; Susanti, Komaria; Rahayu, Ary Oktora Sri; Aifa, Wira Ekdeni
Ensiklopedia of Journal Vol 7, No 4 (2025): Vol. 7 No. 4 Edisi 3 Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v7i4.3384

Abstract

Stunting is one of the major public health problems that indicates a failure in child growth due to chronic malnutrition, especially during the first 1,000 days of life. One of the key factors in preventing stunting is the provision of exclusive breastfeeding during the first six months of life. This study aimed to determine the relationship between exclusive breastfeeding and stunting incidence among toddlers in the working area of Posyandu Mawar, Kota Garo Village, Kampar District. This research used a quantitative approach with a retrospective cross-sectional design. The study population consisted of all toddlers who visited Posyandu Mawar in April 2025, totaling 64 children, with 48 selected as samples using accidental sampling techniques. Data were collected through questionnaires and anthropometric measurements, then analyzed using univariate and bivariate analyses with the chi-square test. The results showed that toddlers who were not exclusively breastfed had a 5 times higher risk of experiencing stunting compared to those who were exclusively breastfed (OR = 5; 95% CI = 1.448–17.271; p = 0.020). It can be concluded that there is a significant relationship between exclusive breastfeeding and stunting incidence. The findings of this study are expected to serve as a basis for community education and strengthening exclusive breastfeeding programs at the primary health care level.Keyword : Exclusive breastfeeding, stunting, toddlers
Edukasi pemberian asi eksklusif: kunci optimalisasi tumbuh kembang anak pada ibu menyusui Ruspita, Rika; Susanti, Komaria; Rahmita, Hirza
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i5.33626

Abstract

Abstrak ASI merupakan makanan terbaik untuk bayi karena kandungan gizinya sangat lengkap, seimbang, dan sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang bayi. Air Susu Ibu memang diciptakan khusus untuk memenuhi nutrisi bayi manusia sehingga tidak ada makanan atau minuman lain yang dapat menyamainya. Di Indonesia, keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada tahun 2020 tercatat mencapai 66,1%, melebihi target nasional sebesar 40%. Bahkan di Provinsi Riau, capaian ASI eksklusif lebih tinggi lagi, yaitu 78%. Data tersebut menunjukkan bahwa baik secara nasional maupun di tingkat provinsi, pencapaian pemberian ASI eksklusif sudah melampaui target yang ditetapkan pemerintah. Pengabdian ini diselenggarakan sebagai bentuk upaya edukatif untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya para ibu, mengenai pentingnya pemberian Air Susu Ibu (ASI) dan ASI eksklusif dalam mendukung kesehatan serta tumbuh kembang anak secara optimal. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 15 Juli 2025 di Posyandu Adinda, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya. Seluruh materi disampaikan secara interaktif dan komunikatif, sehingga mendorong partisipasi aktif peserta dan memudahkan mereka dalam memahami informasi yang diberikan. Tingginya antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung menjadi cerminan keberhasilan metode penyampaian yang digunakan, sekaligus menunjukkan ketertarikan dan kepedulian yang tinggi terhadap topik yang diangkat. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil memberikan dampak positif, terutama dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran ibu menyusui tentang pentingnya ASI eksklusif sebagai pondasi utama dalam mendukung kualitas tumbuh kembang anak. Kata kunci: ASI eksklusif; tumbuh kembang anak; ibu menyusui. Abstract Breast Breast milk is the best food for babies because its nutritional content is complete, balanced, and meets the needs of infant growth and development. Breast milk is specifically designed to meet the nutritional needs of human babies, and no other food or drink can match it. In Indonesia, the success rate of exclusive breastfeeding in 2020 was recorded at 66.1%, exceeding the national target of 40%. In Riau Province, the exclusive breastfeeding rate was even higher, at 78%. This data shows that both nationally and at the provincial level, the achievement of exclusive breastfeeding has exceeded the government's target. This community service was held as a form of educational effort to increase knowledge and awareness of the community, especially mothers, regarding the importance of providing breast milk (ASI) and exclusive breastfeeding in supporting optimal child health and development. This activity was carried out on July 15, 2025, at the Adinda Integrated Health Post, Rejosari Village, Tenayan Raya District. All materials were delivered interactively and communicatively, thus encouraging active participation of participants and making it easier for them to understand the information provided. The high level of participant enthusiasm throughout the event reflected the success of the delivery method used, demonstrating a strong interest and commitment to the topic. Overall, the event had a positive impact, particularly in increasing breastfeeding mothers' understanding and awareness of the importance of exclusive breastfeeding as a key foundation for supporting quality child growth and development. Keywords: exclusive breastfeeding; child growth and development; breastfeeding mothers.
EDUKASI TENTANG KECUKUPAN ASI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI BPM ROSITA KOTA PEKANBARU Susanti, Komaria; Ruspita, Rika; Rahmi, Rifa
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v6i2.1309

Abstract

Diperkirakan balita yang mengalami stunting di dunia sebanyak 22,9%, namun angka ini sudah mengalami penurunan pada tahun 2017 sebesar 22,2%, meskipun kejadian stunting ini mengalami penurunan, tetapi belum mencapai standar yang sudah ditetapkan oleh WHO yaitu 20% (Kementerian Kesehatan, 2018). Ada berbagai faktor yang menyebabkan Indonesia menjadi peringkat ke tiga tertinggi di ASEAN yang menyandang balita stunting, yaitu faktor langsung dan tidak langsung, faktor langsung yang berhubungan dengan stunting, antara lain berat badan lahir rendah (BBLR), tidak ASI Eksklusif, asupan gizi yang tidak sesuai, status kesehatan anak atau penyakit infeksi, imunisasi yang tidak lengkap, dan faktor genetik (Francisco, Ferrer, & Serra-majem, 2017). Faktor-faktor permasalahan terkait pencapaian ASI Eksklusif di Indonesia antara lain, sebagian ibu mengatakan bahwa ASI nya keluar sedikit atau tidak keluar dan akhirnya diganti dengan susu formula, masih banyak tenaga kesehatan ditingkat layanan yang belum peduli atau belum berpihak pada pemenuhan hak bayi untuk mendapatkan ASI ekslusif, Kemudian masih sangat terbatasnya konselor ASI dan belum maksimalnya kegiatan edukasi, sosialisasi, advokasi, dan kampanye terkait pemberian ASI. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu menyusui tentang kecukupan produksi ASI. Solusi dari permasalahan yang dihadapi masyarakat khususnya ibu menyusui yaitu dengan memberikan penyuluhan tentang pemberian edukasi kecukupan ASI. Luaran yang ditargetkan dari kegiatan PKM ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan ibu menyusui mengenai kecukupan produksi ASI.
PENGARUH PEMBERIAN MINUMAN JAHE TERHADAP IBU HAMIL TRIMESTER PERTAMA DENGAN EMESIS GRAVIDARUM DI PUSKESMAS TANAH PUTIH 1 KABUPATEN ROKAN HILIR Sitorus, Yanti Prihatin; Rahayu, Ary Oktora Sri; Susanti, Komaria; Mardiya, Rizka
Ensiklopedia of Journal Vol 8, No 1 (2025): Vol. 8 No. 1 Edisi 1 Oktober 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v8i1.3431

Abstract

Nausea and vomiting (emesis gravidarum) are common symptoms experienced by pregnant women in the first trimester. These symptoms require special attention because, if not properly managed, they may progress to hyperemesis gravidarum, which can affect maternal health and fetal development. This study aims to determine the effect of ginger drink consumption on first-trimester pregnant women with emesis gravidarum in the working area of Tanah Putih 1 Community Health Center. This research used a quantitative approach with a quasi-experimental design, applying a one-group pretest–posttest model. The population consisted of first-trimester pregnant women, with a sample of 15 respondents selected through purposive sampling. The research instrument was an observation sheet. The intervention was carried out over 5 days. Data were analyzed using univariate and bivariate analysis with a paired sample t-test. The univariate analysis showed that before being given ginger drinks, most first-trimester pregnant women experienced nausea and vomiting at a moderate frequency. After the intervention, nausea and vomiting remained in the moderate category but showed improvement. The bivariate analysis obtained a p-value < 0.05, indicating that ginger drinks had a significant effect in reducing nausea and vomiting during the first trimester of pregnancy. It is expected that Tanah Putih 1 Community Health Center, Rokan Hilir Regency, will improve maternal care services by applying alternative treatments to help manage emesis gravidarum in pregnant women.Keywords: Ginger drink, emesis gravidarum, first trimester pregnant women
Kejadian Abortus Imminens di RSUD Mandau Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau S, Rahmawati; Yanti, Rifa; Yenita, Riski Novera; Susanti, Komaria
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 3 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i3.2453

Abstract

Abortus imminens adalah bahaya keguguran yang terjadi di awal kehamilan. Abortus imminens dapat berakhir dengan abortus yang tidak lengkap, yang dapat menyebabkan komplikasi dan mengancam kesehatan ibu. Perdarahan, perforasi, infeksi, dan syok adalah beberapa komplikasi yang dapat memperburuk keadaan. Studi ini bertujuan untuk mengetahui jumlah kasus abortus imminens yang terjadi di RSUD Mandau Kabupaten Bengkalis. Metode penelitian kuantitatif yang menggunakan metode cros-sectional Penelitian ini melibatkan semua ibu hamil yang terdaftar di RSUD Mandau pada bulan oktober 2024, total 45 respnden. Analisis data: Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi, dan analisis bivariat menggunakan uji chi square. Hasil menunjukkan bahwa anemia dengan nilai p-value 0,001 dan hipertensi dengan nilai p-value 0,070 tidak berhubungan dengan kejadian abortus imminens. Diharapkan bahwa penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar untuk kebijakan atau program yang meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan, terutama yang berkaitan dengan aborsi imminens.
Hubungan Kepatuhan Terhadap Jadwal Konsumsi Tablet Fe Pada Ibu Hamil Trimester III dengan Anemia di UPT Puskesmas Sedinginan Kabupaten Rokan Hilir Sinaga, Mega Eka Tiurina; Yanti, Rifa; Ruspita, Rika; Susanti, Komaria
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 3 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i3.2454

Abstract

Anemia adalah ketika jumlah sel darah merah dalam darah tidak mencukupi kebutuhan fisiologis tubuh. WHO menyatakan bahwa kadar zat besi yang rendah terjadi pada 41,8% wanita hamil di seluruh dunia. Prevalensi ibu hamil yang menderita anemia di Kabupaten Rokan Hilir 36,7%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan ibu mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Sedinginan Kabupaten Rokan Hilir. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang ada di Puskesmas Sedinginan bulan Januari s/d Februari 2025 sebanyak 32 orang. Pengambilan sampel dengan teknik total sampling dengan jumlah sampel 32 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari buku KIA ibu serta register, sedangkan data primer didapatkan dari hasil pengisian angket tentang kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dan dari hasil pemeriksaan kadar hemoglobin dengan menggunakan easy touch pada ibu hamil. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini berdasarkan analisis bivariat uji statistik chi-square diperoleh nilai kepatuhan responden p value adalah 0,000 < 0,05. Ini berarti ada hubungan kepatuhan ibu mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Sedinginan Kabupaten Rokan Hilir. Saran Agar meningkatkan peran petugas kesehatan dalam pelaksanaan asuhan kebidanan kehamilan dan diharapkan mampu meningkatkan penyuluhan dan memberikan informasi tentang pemberian tablet Fe.
Efektifitas Teknik Marmet Dan Pijat Oksitosin Terhadap Kelancaran Asi Pada Ibu Nifas Di Pmb Dince Safrina Kota Pekanbaru Latifah, Yuliani; Susanti, Komaria; Sri Rahayu, Ary Oktora
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidaklancaran Air Susu Ibu (ASI) ibu nifas pada proses menyusui dini yang menjadi kendala bagi ibu untuk memberikan ASI sejak dini pada bayinya. ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi terutama pada masa-masa awal kehidupannya. Keterlambatan produksi ASI menyebabkan gagalnya pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bertujun untuk mengetahui efektifitas teknik marmet dan pijat oksitosin terhadap kelancaran ASI pada ibu nifas di PMB Dince Safrina Kota Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimen dengan rancangan Pre and Post test with two comparison treatment. Jumlah sampel dibagi menjadi dua kelompok, 9 kelompok teknik marmet dan 9 pijat oksitosin dengan tektik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan Lembar Observasi. Hasil penelitian berdasarkan hasil Uji Wilcoxon, Ada efektifitas antara teknik marmet dan pijat oksitosin terhadap kelancaran ASI, p-value teknik marmet (0.01) dan p-value pijat oksitosin (0.006) < α 0,05, maka Ha diterima, teknik marmet dan pijat oksitosin efektif terhadap kelancaran ASI pada ibu nifas di PMB Dince Safrina kota Pekanbaru. Penelitian ini diharapkan sebagai alternatif tenaga kesehatan untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas dengan menggunakan intervensi teknik marmet dan pijat oksitosin.
PROVIDING EDUCATION ABOUT POSTPARTUM BLUES Ruspita, Rika; Susanti, Komaria; Rahmi, Rifa
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): MARET
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v7i1.1573

Abstract

Puerperal services are standard health services for mothers from 6 hours to 42 days after delivery by health workers. The service is carried out in the puerperal period because it is a time of crisis for both the mother and the baby. The prevalence of postpartum blues events varies worldwide. The prevalence of postpartum blues in Tanzania is 80% while in Japan it is 8%. This is due to the lack of different diagnosis criteria and research methodologies in each study, in Asia, the prevalence of postpartum depression is between 3.5%- 63.3% where Malaysia and Pakistan rank the lowest and highest. The purpose of this devotion is to improve the mother's understanding of postpartum blues. The solution to the problems faced by the community, especially postpartum mothers, is by providing counseling about postpartum blues. The targeted output of this community service activity is an increase in the understanding of postpartum blues