Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : intecoms journal of information technology and computer science

Analisis Potensi Bahaya Menerapkan metode JSA dan HIRARC Pada Departemen Civil dan Electrical PT. ABC Muhammad Ahnaf Faiq Hibatullah; Efta Dhartikasari Priyana; Akhmad Wasiur Rizqi
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 7 No 3 (2024): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/intecoms.v7i3.10570

Abstract

PT. ABC bergerak di bidang pelayanan jasa kontruksi pada departemen civil dan elektrikal yang menangani pekerjaan pembongkaran resting sheed. Penelitian ini bertujuan dalam mengindertifikasi adanya bahaya, evaluasi risiko dan pengendalian risiko pada bidang pelayanan jasa kontruksi. Adapun metode dalam melaksanakan identifikasi, evaluasi dan pengendalian risiko dalam kegiatan tersebut mengunakan metode Job Safety Analisis (JSA) pendekatan HIRARC sesuai dengan standart K3 yang berlaku. Hasil dari penelitian ini diketahui 8 potensi bahaya dari 7 aktivitas yang dilaksanakan pada pekerjaan pembongkaran resting sheed, adapun 2 aktivitas yang dikategorikan rendah, 4 kemugkinan terjadi bahaya dikelompokkan pada tingkat risiko tinggi dan 2 potensi bahaya dikategorikan dalam tingkat risiko extreme. Pengendalian risiko diharap dapat mencegah kecelakaan kerja dengan membuat lingkungan kerja aman serta mengurangi keadaan tidak aman (unsafe condition) dan perilaku tidak aman (unsafe action).
PENGUKURAN KINERJA OPERATOR DUMP TRUCK DENGAN PENDEKATAN AHP DAN RATING SCALE DI PT. GUKUSU M Kukuh Dandi Wijaya; Said Salim Dahda; Efta Dhartikasari Priyana
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 8 No. 6 (2025): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/nze2sr51

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan mengevaluasi kinerja operator dump truck di PT. Gukusu dengan menggunakan kombinasi metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Rating Scale. Metode AHP digunakan untuk menentukan bobot prioritas dari lima kriteria penilaian, yaitu kedisiplinan, produktivitas, keselamatan kerja, ketepatan waktu, dan perawatan alat. Sementara itu, metode Rating Scale dengan skala 1–9 digunakan untuk memberikan penilaian terhadap performa masing-masing operator berdasarkan persepsi supervisor. Hasil pembobotan AHP menunjukkan bahwa kriteria kedisiplinan memiliki bobot tertinggi sebesar 0,474, diikuti oleh produktivitas (0,256), keselamatan kerja (0,121), ketepatan waktu (0,085), dan perawatan alat (0,065). Nilai Consistency Ratio (CR) sebesar 0,06, yang berarti lebih kecil dari 0,1, sehingga hasil pembobotan dinyatakan konsisten. Berdasarkan Rating Scale, operator A memperoleh skor tertinggi sebesar 8,839, diikuti operator B (6,877) dan operator C (5,117). Dengan demikian, operator A memiliki kinerja terbaik, sementara operator C memerlukan pembinaan. Kombinasi AHP dan Rating Scale terbukti memberikan penilaian kinerja yang objektif dan terstruktur untuk mendukung pengambilan keputusan manajerial. Kata Kunci: Kinerja operator, AHP, Rating Scale, evaluasi kinerja, dump truck.
ANALISIS K3 PADA AKTIVITAS PEMASANGAN SCAFFOLDING DENGAN MENGGUNAKAN METODE JSA DAN HIRARC DI PT BRAMINDRA INDOTAMA TAHUN 2025 Moch Rizky Ramadhan; Efta Dhartikasari
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 8 No. 6 (2025): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/6myq6p33

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) memiliki peranan yang sangat penting dalam mencegah terjadinya kecelakaan kerja, khususnya pada kegiatan pemasangan scaffolding yang termasuk dalam kategori berisiko tinggi. Berdasarkan informasi dari PT Bramindra Indotama, masih terdapat kecelakaan yang berulang seperti jatuh dari ketinggian, cedera otot, dan tertimpa material, yang menunjukkan perlunya dilakukan evaluasi terhadap sistem manajemen K3. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, serta memberikan rekomendasi untuk pengendalian risiko dalam pekerjaan pemasangan scaffolding. Metode yang digunakan adalah Job Safety Analysis (JSA) untuk memetakan bahaya pada setiap tahap pekerjaan dan Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) untuk menilai risiko berdasarkan tingkat kemungkinan (likelihood) dan keparahan (severity). Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara, dan kuesioner yang diberikan kepada pekerja dan tim HSE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar risiko berada dalam kategori sedang hingga tinggi, terutama pada aktivitas yang berpotensi menyebabkan jatuh dari ketinggian dan keruntuhan struktur. Pengendalian risiko yang direkomendasikan mencakup rekayasa teknik, kontrol administratif, serta penerapan disiplin dalam penggunaan alat pelindung diri (APD). Kombinasi metode JSA dan HIRARC terbukti efektif dalam membantu perusahaan menetapkan prioritas pengendalian risiko untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan produktif. Kata kunci: Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Scaffolding, JSA, HIRARC, Risiko, Pengendalian.
ANALISIS PENGELOLAAN PERSEDIAAN HYDRANAL SOLVENT PADA PT XYZ Iva Dwi Nurhidayah; Elly Islamiyah; Efta Dhartikasari Priyana
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 8 No. 6 (2025): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/11g12y21

Abstract

PT XYZ merupakan salah satu pabrik pupuk terbesar di Indonesia yang memiliki berbagai laboratorium pengujian, salah satunya Laboratorium Kimia. Salah satu bahan vital yang digunakan adalah Hydranal Solvent untuk metode analisa kadar air (Karl Fischer). Penelitian ini bertujuan untuk menghitung dan menganalisis perbandingan jumlah pemesanan optimal, frekuensi pemesanan, dan total biaya persediaan menggunakan 2 metode. Mengingat penggunaan Hydranal Solvent bersifat fluktuatif, penelitian ini menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantity) Probabilistik dalam merencanakan persediaan, kemudian dibandingkan dengan metode yang dilakukan perusahaan dan POQ (Periodic Order Quantity) dan diharapkan dapat memberikan gambaran pendekatan yang lebih tepat dalam mengendalikan persediaan bahan kimia yang bersifat tidak pasti. Hasil dari analisis didapatkan metode EOQ Probabilistik yang mampu menekan biaya persediaan dengan jumlah pemesanan optimal 4,3243 liter, frekuensi pemesanan 7 kali, dan total biaya persediaan Rp 204.450. Kata Kunci: EOQ Probabilistik, Laboratorium Kimia, Manajemen Persediaan, POQ
ANALISIS EFISIENSI WAKTU PROYEK FABRICATION ROLL PLATE 38 mm DI PT. XYZ MENGGUNAKAN METODE CPM DAN PERT Muhammad Ludcky Nurhidayat; Yanuar Pandu Negoro; Efta Dhartikasari Priyana
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 8 No. 6 (2025): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/e3y2z194

Abstract

Manajemen proyek merupakan salah satu faktor kunci dalam keberhasilan penyelesaian pekerjaan, khususnya pada industri konstruksi dan manufaktur yang menuntut efisiensi penggunaan sumber daya. Ketepatan waktu menjadi aspek penting karena keterlambatan dapat menyebabkan kerugian finansial, gangguan operasional, hingga menurunkan kepercayaan pelanggan. Penelitian ini dilakukan pada Proyek Fabrication Roll Plate 38 mm di PT.XYZ dengan tujuan menganalisis efisiensi waktu menggunakan dua metode yaitu Critical Path Method (CPM) dan Program Evaluation Review Technique (PERT). CPM digunakan untuk menentukan lintasan kritis serta durasi minimum proyek dengan pendekatan deterministik, sedangkan PERT digunakan untuk mengukur ketidakpastian waktu menggunakan tiga estimasi, yaitu optimis, realistis, dan pesimis. Hasil analisis menunjukkan bahwa lintasan kritis proyek terdiri dari aktivitas-aktivitas utama seperti persiapan material, pemotongan, rolling plate, pengelasan, inspeksi, dan finishing. Perbandingan antara CPM dan PERT memperlihatkan adanya perbedaan estimasi durasi serta probabilitas penyelesaian proyek tepat waktu. Dengan memanfaatkan kedua metode ini, manajemen dapat lebih mudah mengidentifikasi aktivitas prioritas dan menyusun strategi pengendalian yang tepat, seperti alokasi sumber daya tambahan atau rescheduling aktivitas non-kritis. Berdasarkan hasil analisis kuantitatif menggunakan kedua metode, diperoleh hasil Durasi total proyek berdasarkan metode CPM adalah 152 hari, dengan lintasan kritis terdiri dari rangkaian aktivitas A–B–C–D–E–F. dan Durasi total proyek berdasarkan metode PERT adalah 150,67 hari, yang menunjukkan adanya pengaruh ketidakpastian waktu terhadap estimasi durasi proyek. Penelitian ini menegaskan bahwa kombinasi CPM dan PERT memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi waktu, mengurangi risiko keterlambatan, serta mendukung keberhasilan proyek secara menyeluruh. Kata kunci : Manajemen proyek, CPM, PERT, Fabrication Roll Plate, Efisiensi waktu