Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Postur Kerja Karyawan Bengkel Bubut Sinta Jaya Menggunakan Metode Ovako Work Posture Analysis System ( OWAS ) Manzilatul Firdaus; Elly Ismiyah; Yanuar Pandu Negoro
SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Vol 20, No 1 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sitekin.v20i1.19802

Abstract

             Sistem kerja yang paling utama dalam industri adalah manusia, pekerjaan yang dilakukan manusia memiliki resiko gangguan pada sistem musculoskeletal. Bengkel bubut Sinta Jaya merupakan industri kecil yang dimana dalam proses produksi terdapat postur kerja yang salah atau postur kerja yang berbahaya pada system musculoskeletal. Penelitian ini dilakukan untuk memperbaiki dan meminimalisir terjadinya musculoskeletal para pekerja, supaya pekerja tetap merasa nyaman dan dapat lebih produktif. Penelitian ini memakai kusioner Nordic Body Map ( NBM ) guna mendeteksi rasa sakit yang diderita para karyawan serta mengenakan metode Ovako Work Posture Analysis System ( OWAS ) guna menganalisa postur kerja karyawan. Hasil kuesioner NBM didapatkan bahwa keluhan yang banyak dirasakan adalah pada bagian pergelangan tangan kanan, dan lengan atas kiri. Pada metode OWAS, 5 pekerja 3 diantaranya memiliki potensi untuk terjadinya musculoskeletal disorders (MSDs).
Analisis Efektivitas Mesin Pellet Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) Achmad Dani Syahfudin; Akhmad Wasiur Rizqi; Yanuar Pandu Negoro
SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Vol 20, No 1 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sitekin.v20i1.19295

Abstract

Hampir semua proses produksi di bidang manufaktur menggunakan mesin dan peralatan. Mesin berjalan lebih sering untuk memenuhi target produksi dan bahkan melebihi kapasitas, mengurangi efisiensi, memperpendek masa pakai dan membutuhkan penggantian komponen yang rusak. PT. CPI merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pakan ternak pertama di Indonesia. PT. CPI berkomitmen untuk menghasilkan pakan ternak berkualitas tinggi yang di dukung oleh proses produksi yang sangat baik. Salah satu kesalahan yang paling umum adalah kegagalan untuk mensirkulasikan pakan jadi (feed) ke mesin pellet. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghilangkan kerugian yang besar akibat kegagalan mekanis. Metode yang digunakan adalah Overall Equipment Effectiveness (OEE). Cara ini adalah cara yang paling direkomendasikan untuk menghilangkan kerugian besar ini. Hasil perhitung nilai OEE 59,70%, menghasilkan rasio ketersediaan 82,84%, rasio efisiensi kinerja 75,04%, dan rasio kualitas produk 96,14%. peneliti menyimpulkan bahwa nilai efektivitas peralatan secara keseluruhan (OEE) masih jauh di bawah normal. Ini berarti bahwa efisiensi mesin pelet berada dalam kategori yang tidak dapat diterima, kerugian ekonomi tidak masuk akal dan dapat dipandang sangat tidak kompetitif. Oleh karena itu diperlukan perbaikan untuk memperluas kelayakan mesin pellet dalam proses produksi perusahaan.
Model Persediaan Integrasi Satu Produsen Dua Buyer Untuk Menentukan Kuantitas Produksi Yang Optimal Achmad Firdaus FIrmansyah; Said Salim Dahda; Yanuar Pandu Negoro
SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Vol 20, No 1 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sitekin.v20i1.20112

Abstract

Supaya mampu bersaing dalam kondisi pasar yang terus berkembang secara cepat, maka sebuah perusahaan perlu memiliki kemampuan dalam pemenuhan kebutuhan pasar. Kuantitas produksi setiap siklus pada produsen dapat ditentukan dengan metode yang sering digunakan yaitu Economic Production Quantity. Model persediaan yang terintegrasi untuk menentukan kuantitas produksi memberikan hasil yang optimal untuk pihak yang ada dalam model jaringan rantai pasok. Pada penelitian ini mengembangkan model jaringan rantai pasok antara satu produsen dua buyer dengan tujuan memperoleh biaya persediaan yang seminimal mungkin. Produsen melakukan pengiriman kesetiap buyer dengan bergantian yang selanjutnya di jual dalam pasar hingga ke tangan konsumen. Permintaan tahunan masing-masing buyer diasumsikan sama dengan waktu siklus persediaan masing-masing buyer juga sama. Penentuan kuantitas produksi produsen secara optimal dalam satu siklus produksi diperoleh dari penggunaan algoritma yang sederhana. Percobaan dengan contoh numerikal dilakukan untuk menguji algoritma yang telah di diferensialkan. Hasil dari percobaan dengan contoh numerikal mendapatkan frekuensi pengiriman dalam satu siklus produksi sebanyak 7 kali, dengan kuantitas produksi yang optimal sekali siklus sebesar 6.786 unit. Kuantitas setiap pengiriman ke setiap buyer yang optimal sebesar 969 unit dengan total biaya persediaan dalam model persediaan satu produksi – dua buyer sebesar Rp. 140.575.329. Biaya persediaan total tersebut merupakan biaya total yang seminimal mungkin dari hasil persobaan contoh numerikal yang ditelah dilaksanakan.
Analysis of The Design of Coconut Sleep Machine Operator Chair Development With Ergonomic Principles To Reduce The Risk of MSDS Musculosceletal Disorders in Kelapa Tiga Putra Muhammad Fahmi Adityah; Akhmad Wasiur Rizqi; Yanuar Pandu Negoro
SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Vol 20, No 1 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sitekin.v20i1.20999

Abstract

The production process in SME KelapaTiga Putra still uses human labor as well as the milling process which has not applied ergonomic principles. If the work posture is in a position that is less ergonomic, it can cause complaints in parts of the body such as the back, waist, neck, arms and it can lead to musculoskeletal risk. By paying attention to the situation at work, a tool will be made that if it can change a less ergonomic position into an ergonomic one. The design of this tool aims to simplify the coconut milling process using the anthropometric method. The object of this research focuses on the coconut milling process workers. There are three methods used, namely the NBM questionnaire to find out complaints, analysis of work postures using the REBA method, anthropometry used as a measure of aid. The results of the NBM questionnaire have complaints with a score of 65 with a very high level of risk. Classification of the level of risk of the musculoskeletal system based on the total score of individual workers having complaints with a score of 65 with a very high level of risk means that coconut mill workers need comprehensive action as soon as possible. Analysis of the initial work posture has a very high risk, while the analysis of the final work posture after using the tool has a very low risk. The anthropometric percentile used is the 50th percentile with the size of the tool. Chair back height 54.89 cm, chair back width 38.75 cm, seat seat width 32.32 cm, chair leg height 40.07 cm, seat seat length 39.88 cm
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT YANG KREATIF, INOVATIF, MANDIRI SERTA BERWAWASAN TEKNOLOGI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS SDM DI DESA LERAN Sukaris Sukaris; Ernawati Ernawati; Andi Rahmad Rahim; Yanuar Pandu Negoro; Imam Wahyu Ramadhan; Parianti Parianti; Riris Dia Mariati
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol 5 No 1 (2023): DedikasiMU Maret 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v5i1.5388

Abstract

Pemberdayaan masyarakat yang Kreatif, Inovatif, Mandiri Serta Berwawasan Teknologi merupakan upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam rangka untuk peningkatan kualitas desa dan dilakukan berdasarkan potensi SDM yang ada. Kegiatan dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang merupakan aktivitas berbasis pengabdian masyarakat untuk meningkatkan empati mahasiswa terhadap kondisi masyarakat dan lingkungannya. KKN Tematik UMG 2021-2022 dilaksanakan di Desa Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik dengan metode pengabdian seperti sosialisasi kepada masyarakat, pelatihan serta melakukan pendampingan dalam upaya memajukan desa. Hasil menunjukkan adanya respon positif dari pemerindah desa serta masyarakat sekitar. Selain itu beberapa luaran yang dihasilkan: (1) Plang papan informasi disetiap lokasi sudah terpasang (2) Mengenalkan Teknologi Digitalisasi Marketing berupa informasi website desa kepada masyarakat desa (3) Terjaganya kebersihan dan keindahan fasilitas dan lingkungan desa (4) Peningkatan minat membaca dan menulis, budaya, kreatifitas siswa/i desa (5) Packaging yang lebih ekonomis untuk produk petis udang (6) Penyerahan Aplikasi Pembukuan HIPPAM, Desain 3D dan 2D bangunan baru balai desa, dan Hasil Kelayakan air HIPPAM. Sebelum menentukan program kerja yang akan digunakan terlebih dahulu diawali dengan kegiatan observasi, wawancara, dan diskusi. Hasil dari rencana kerja mahasiswa KKN Tematik UMG di Desa Leran yang berlangsung kurang lebih selama tiga bulan telah terlaksana dengan baik dan tepat sasaran.
Analisis Risiko Pada Pelaksanaan Upgrade System Hidrant Dengan Metode Job Safety Analysis (Studi Kasus : PT. Multi Pilar Mandiri) Mochamad Mauludin Rizki; Akhmad Wasiur Rizqi; Yanuar Pandu Negoro
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5907

Abstract

Pada dunia Industri dikala ini Keselamatan serta Kesehatan Kerja merupakan sesuatu perihal yang dicermati. Setiap orang yang bekerja berhak mendapatkan keselamatan dan kesehatan kerja. Kesehatan kerja dapat diartikan sebuah kondisi kesehatan dengan memiliki tujuan supaya pegawai mendapatkan tingkatan kesehatan yang sebesar-besarnya secara sosial, rohani, maupun jasmani. Kecelakaan kerja bisa dikarenakan atas 10% unsafe conditions, 88% oleh unsafe actions, Tujuan melalui penelitian ini yakni untuk  mengidentifikasi potensi bahaya dan mengevaluasi prosedur pelaksanaan dalam upgrade system hydrant. hasil dari analysis pencegahan kecelakaan kerja pada pekerjaan upgrade hydrant system yang dilaksanakan oleh PT. Multi Pilar Mandiri dengan metode job safety analysis didapatkan 33 potensi terjadinya kecelakaan kerja dari 9 aktivitas pekerjaan, dari 33 potensi terjadinya risiko tersebut disederhanakan berdasarkan diskusi dengan pihak perusahaan sehingga diperoleh beberapa potensi kejadian risiko yang memiliki berpeluang tinggi antara lain  (1) tertimpa mesin, alat kerja, maupun material; (2) mendapatkan sengatan arus listrik; (3) jatuh melalui tempat tinggi; (4) terbentur, terjepit, tertusuk, maupun tergores peralatan ataupun material; (5) Tersandung, terperosok, tergelincir, maupun terjatuh; (6) Peralatan rusak tak bisa dipergunakan; (7) Tanah longsor; (8) Peralatan hilang kendali; (9) Terpapar material; (10) material dan peralatan terjatuh. Potensi risiko terjadinya kecelakaan kerja tersebut yang kemudian diatasi dengan berbagai cara diantaranya yaitu Alat Pelindung Diri, administrasi, perancangan, subtitusi, maupun eliminasi.Kata kunci : Analisa keselamatan kerja, bahaya, JSA, fabrikasi
Analisis Kualitas Hasil Produksi Kawat Baja Single Wire di PT. XYZ dengan Menggunakan Metode FMEA Arnanda Ahmad Ar Ridlo; Efta Dhartikasari Priyana; Yanuar Pandu Negoro
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.6028

Abstract

PT XYZ is a steel wire specialist company engaged in manufacturing. PT. XYZ also makes quality the company's quality so that it will have a competitive advantage against competitors in the world market, because not all companies are able to make quality a superior strategy to compete. Therefore, companies are required to produce products with good quality. But in reality, the production field experienced various problems during the work process which resulted in defective products in the production process which were not good and raised question marks. This study aims to use the FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) method in order to reduce product defects. In this study, an assessment was carried out with the calculation results in the form of an RPN (Risk Priority Number) value by filling out a questionnaire. In this method there are several tools used to help solve problems, namely pareto charts, fishbone diagrams,and flowcharts. In order to obtain data acquisition of 13 indicators of product defects at PT XYZ. The results showed that the highest risk of defects in corrugated wire products was loose roll bolts with an RPN value of 240, over diameters were deformed/rough dies with an RPN value of 336, and scratched wire was deformed/rough dies with an RPN value of 392.
Analisis Manajemen Risiko Proses Pengolahan Limbah Mesin Dissolved Air Floatation dengan Metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (Studi Kasus PT. X) Salwatul Aisy; Yanuar Pandu Negoro; Moh. Jufriyanto
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i4.6904

Abstract

PT. X merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi daur ulang plastik. Dalam menjalankan proses pengolahan limbah di PT. X masih mengalami risiko pada proses pengolahan limbah. Risiko yang terjadi di PT. X yaitu terjadinya beberapa penghambat proses pengolahan limbah dikarenakan kurangnya perawatan dan pengecekan mesin. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko yang berpotensi sebagai penghambat proses pengolahan limbah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC). Dari hasil penelitian terdapat 7 penyebab bahaya dan 13 risiko. Kemudian untuk risk level terdapat 3 kategori yaitu low, high, dan very high. Pengendalian risiko dilakukan terhadap risiko yang memiliki level low risk yaitu pompa terbakar, level high risk yaitu air inlet tidak terkontrol, pompa hanya menyedot angin, tekanan air pada valve naik, tekanan angin pada pompa menurun, pressure gauge menurun, aliran air yang masuk tidak mencukupi, dan pasokan udara tidak mencukupi, level very high yaitu tekanan angin pada pompa menurun, udara pada vesfel tidak terkontrol, dan lumpur mengendap.
Analisis Pemilihan Supplier Dalam Pengadaan Material Kapur Menggunakan Analytical Hierarchy Process (Studi Kasus PT. Aneka Jasa Grhadika) Evie Talia Nurrohmah; Yanuar Pandu Negoro; Moh. Jufriyanto
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i4.6828

Abstract

PT Aneka Jasa Grhadika is a company that focuses on the Engineering, Procurement, and Construction (EPC) sector. They are highly committed to maintaining the quality of their products with the aim of providing trust and satisfaction to customers. To manufacture its products, the company adopts three main production systems, namely Make to Order (MTO), Assembly to Order (ATO), and Engineering to Order (ETO). They are very committed to maintaining the quality of their products with the aim of providing trust and satisfaction to customers. The purpose of this study is to formulate the right decision in the context of selecting the best supplier for PT Aneka Jasa Grhadika, which has previously been one of their suppliers. The method applied is the Analytical Hierarchy Process (AHP), a decision-making technique that generates priorities for alternatives when multiple criteria are considered. Therefore, in the decision-making process, decision-makers must transform complex problems into a unified hierarchy of several levels. The results showed that the quality criteria received a weight of 32.5%. The price criteria received a weight of 31.3%, the flexibility criteria received a weight of 15.3%, the delivery criteria received a weight of 10.6% and the service criteria received a weight of 10.3%. In this study, there are three supplier options that can be selected. The analysis results show that PT Timbul Persada has a weight of 39.3%, PT Nafaro Bumi Mandiri has a weight of 37.8%, while supplier PT Harang Bumi Energi has a weight of 22.9%.
Strategi Pemasaran Produk Nugget Bandeng Menggunakan Metode SWOT dan Penerapan 4P di Kabupaten Gresik (Studi Kasus - Coaching Kewirausahaan ISS) Hajar Farodisah; Hidayat Hidayat; Yanuar Pandu Negoro
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i4.6819

Abstract

Penggunaan potensi wilayah Kecamatan Manyar, Gresik dalam konteks pengolahan ikan Bandeng menjadi produk Nugget Bandeng telah menyebabkan penjualan ikan bandeng sebagai komoditas utama dengan harga yang kompetitif atau rendah, sehingga keuntungan petani tambak sangat terbatas. Pendekatan yang diterapkan adalah analisis SWOT, yang bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal (strengths dan weaknesses) dan faktor eskternal (opportunities dan threats) serta menentukan strategi pemasaran Nugget Bandeng di Kabupaten Gresik. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan empat tahap yaitu melibatkan tahap pengamatan, pengumpulan data, analisis data, dan pengambilan keputusan. Strategi pemasaran yang ditentukan berdasarkan temuan penelitian adalah peningkatan mutu produk, menetapkan harga yang terjangkau bagi konsumen, menggunakan media informasi dan teknologi yang sejalan dengan perkembangan era saat ini, menciptakan inovasi produk serta menciptakan inovasi pada kemasan produk.
Co-Authors Achmad Dani Syahfudin Achmad Firdaus FIrmansyah Adi Lesmana, Nurma Yogi Ahmad Azharuddin Akhmad Ghozali Fitrah Ikhsan Akhmad Wasiur Risqi Akhmad Wasiur Rizqi Alfath, Ramadhan Muhammad Alwan, Mohammad Rizki I’zaz Amrozi, Syaiful Ananda, Chika Fena Andi Rahmad Rahim Arman Maulana Akbar Arnanda Ahmad Ar Ridlo Aulia, Nanda Wahyu Dahda, Said Salim Deny Andesta Dzakiyah Widyaningrum Efta Dhartikasari Priyana Elly Ismiyah Ernawati Ernawati Evie Talia Nurrohmah Farid Zulianto Fernandi, Muhammad Ramadhan Fikri, M. Afdholul Firmansyah, Muhammad Machfud Fitrah Fitria Dama Yanti Fladisha Aminatus Sholikah Gimnastiyar, Abdulla Hajar Farodisah Hardiyanti, Mega Rahayu Hekmah, Lailatul Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat, Mohammad Wahyu Hisyam Aziz Aditya Imam Wahyu Ramadhan M.Ridhwan Nuruddi Caesareno Aironic Manzilatul Firdaus Miskiyah, Roihatus Moch. Nuruddin Mochamad Mauludin Rizki Moh. Jufriyanto Mohammad Dian Kurniawan Mohammad Syihabuddin Alja’far Muhammad Echang Komarudin Muhammad Fahmi Adityah Muhammad Firman Afandi Muhammad Ramadhan Fernandi Muhammad Taufiqurrahman, Muhammad Muhammad Zahidil Mukhtar Mursyid, Agil Thoriq Muslimah, Tsaqofi Bintang Nina Aini Mahbubah Nurmawati, Lilik Octavia Vanessa Wiyose Parianti Parianti Pratama, Muhammad Rengga Arya Pratama, Muhammad Rizky Yoga Purwanto Purwanto Putri, Zachwa Sabitha Rizky Arifin Riris Dia Mariati Risqi, Akhmad Wasiur Rizqy Cahya Putra Fil Akbar Said Salim Dahdah Sakti, Salas Maulidan Rahma Salwatul Aisy Sari, Jihan Faustina Sukaris Suwanto, M Syachputra, Arizal Rizki Tajri, Tajri Wahyudi, Avif Mas Walid, Moh. Abi Mas Yadani, Dhidu Usrin Zulkarnain, Muhammad Zulfikar