Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

ANALISIS ANGKUTAN SEDIMEN DI SUNGAI DINAMUNEN KABUPATEN MINAHASA UTARA Pagayang, Enjelia Tasya; Halim, Fuad; Hendratta, Liany A.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 7, No 7 (2019): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendangkalan akibat sedimentasi menjadi salah satu permasalahan yang terjadi di sungai Dinamunen. Sungai Dinamunen merupakan salah satu sungai yang bermuara di danau Tondano. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis angkutan sedimen di sungai Dinamunen kabupaten minahasa utara. Pada penelitian ini dilakukan pengukuran langsung di sungai untuk mendapatkan data morfologi sungai dan sampel sedimen pada dasar sungai. Sampel sedimen kemudian diperiksa di laboratorium untuk mendapatkan ukuran diameter butiran (, ) dan berat jenis sedimen. Dalam analisis juga digunakan nilai hasil analisis debit banjir. Data- data yang telah diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan rumus empiris yaitu Van Rijn dan Meyer-Peter. Dari analisis debit sedimen dasar di sungai Dinamunen diperoleh hasil : untuk metode Van rijn dengan  kala ulang 5 Tahun = 27,002 kg/det, kala ulang 10 Tahun = 53,638 kg/det, Kala Ulang 25 Tahun = 111,13 kg/det, kala ulang 50 Tahun = 177,56 kg/det, dan kala ulang 100 Tahun = 270,23 kg/det, sedangkan metode Meyer-Peter memperoleh  untuk kala ulang 5 Tahun = 71,317 kg/det, 10 Tahun = 109,164 kg/det, kala ulang 25 Tahun = 171,715 kg/det, kala ulang 50 Tahun = 229,836 kg/det, dan kala ulang 100 Tahun = 298,444. Hasil analisis menunjukkan debit sedimen dasar mengalami peningkatan seiring dengan meningkatnya debit aliran sungai. Kata kunci : Kata kunci: Debit Banjir, Sedimen, Sungai Dinamunen
STUDI PERBANDINGAN HIDROGRAF SATUAN SINTETIK PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI RANOYAPO Siby, Elza Patricia; Kawet, Lingkan; Halim, Fuad
JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 4 (2013): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Amurang merupakan suatu kawasan yang terletak di Kabupaten Minahasa Selatan yang adalah tempat bermuaranya Sungai Ranoyapo. Sungai Ranoyapo adalah sungai terpanjang di wilayah Minahasa. Daerah rawan banjir di wilayah perencanaan mencakup daerah muara sungai, dataran banjir dan dataran aluvial terutama di sepanjang Sungai Ranoyapo. Faktor-faktor penyebab banjir antara lain adalah curah hujan yang tinggi, penutupan lahan di daerah hulu berkurang dan kapasitas alur sungai terutama di daerah hilir berkurang karena sedimentasi dan topografis daerah. Untuk pengamanan bahaya banjir di sungai dapat diadakan perencanaan bangunan yang bertujuan untuk mengurangi kerusakan yang terjadi akibat banjir sampai pada tingkat yang paling minimum. Perencanaan pengendalian tersebut dapat dilakukan dengan baik apabila data-data curah hujan disetiap stasiun hujan dapat diketahui dan dihitung debitnya dengan menggunakan Hidrograf Satuan Sintetik. Penelitian ini dibuat berdasarkan data yang diambil dari 2 (dua) stasiun hujan yang terletak di sekitar Daerah Aliran Sungai Ranoyapo. Analisis dimulai dengan mengumpulkan data curah hujan serta peta topografi. Metode analisis yang digunakan terdiri dari Analisis hidrograf satuan sintetik Gamma I, Snyder dan Nakayasu. Kemudian dilakukan perbandingan dari ketiga metode tersebut, metode mana yang cocok untuk digunakan dalam analisis debit banjir di daerah aliran sungai Ranoyapo yang memberikan debit banjir terbesar pada titik kontrol tertentu. Dari hasil analisis, Hidrograf Satuan Sintetik yang diterapkan untuk kepentingan perhitungan dan perancangan bangunan air di Daerah Aliran Sungai Ranoyapo adalah Hidrograf Satuan Sintetik Gamma I. Kata kunci : Analisis, Banjir, Hidrograf
PERENCANAAN SISTEM DRAINASE KOMPLEKS PERKANTORAN BUPATI BOLAANG MONGONDOW Taawoeda, Leonardo; Binilang, Alex; Halim, Fuad
JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang sering muncul pada musim penghujan adalah terjadinya genangan air pada beberapa lokasi seperti pada lokasi tinjauan yaitu, kawasan perkantoran bupati Kabupaten Bolaang Mongondow. Hal ini bisa berlangsung diakibatkan belum adanya saluran drainase yang memadai (masih berupa saluran alami). Tujuan Penelitian ini adalah 1) Merencanakan sistem drainase dalam rangka mengatasi genangan air hujan, 2) Mendapatkan dimensi saluran sebagai alternatif mengatasi genangan air di kawasan tersebut. Metodologi yang digunakan adalah; 1) Pengumpulan data baik primer maupun sekunder, 2) Perencanaan teknis sistem drainase berdasarkan hasil analisa hidrologi, 3) Penyusunan laporan. Pengumpulan data primer seperti mencari lokasi stasiun curah hujan, pengumpulan data sekunder seperti mencari data spasial yang sudah tersedia seperti Peta Rupa Bumi Indonesia, Peta Tanah, dan lain sebagainya. Perencanaan teknis dilakukan setelah daerah fokus penelitian diperoleh, dengan terlebih dahulu mencari persamaan intensitas hujan untuk pertimbangan desain. Perencanaan desain direncanakan mulai dari perhitungan debit limpasan, perhitungan saluran drainase, perhitungan bangunan dimensi pelengkap, dan gambar. Penyusunan laporan dibuat sesuai hasil yang diperoleh, baik perhitungan, analisa, sampai masukan dan saran Dari hasil analisis diperoleh saluran sebanyak 165 ruas dan gorong-gorong sebanyak 41 buah dengan nilai debit saluran terbesar (Q) yaitu 5,9307 m3/det, dimensi penampang berbentuk trapesium dengan nilai lebar bawah (b) 1,45 m, tinggi 1,5 m pada saluran (162-165). Kata Kunci : Air Hujan, Genangan, Drainase
ANALISIS POTENSI SUNGAI ATEP OKI SERTA DESAIN DASAR BANGUNAN SIPIL UNTUK PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA AIR Abdulsalam, Rafika; Binilang, Alex; Halim, Fuad
JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 5 (2014): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Atep Oki merupakan desa pesisir pantai di Kecamatan Lembean Timur Sulawesi Utara yang masih kekurangan energi listrik. Sungai Atep Oki di desa tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik tenaga air untuk memenuhi kekurangan energi yang ada. Analisis potensi sumber daya air sebagai pembangkit listrik dilakukan untuk mendapatkan debit andalan sungai, dengan menggunakan metode F. J. Mock dan Nreca. Data yang digunakan adalah data curah hujan, data klimatologi tahun 2002-2011, dan peta DAS Atep Oki. Analisis debit untuk perencanaan PLTA di ambil sebesar 80% berdasarkan perhitungan probabilitas dan disajikan dalam bentuk grafik. Perhitungan dilanjutkan dengan menghitung daya terbangkit sampai merencanakan dimensi bangunan-bangunan PLTA, termasuk intake dan pipa pesat. Dari hasil penelitian didapat daya terbangkit sebesar 21,07 kW dan hanya mampu memenuhi kebutuhan penduduk Desa Atep Oki sebanyak 46 KK. Berdasarkan hasil perhitungan daya tersebut maka dapat dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro. Kata kunci : debit andalan, daya, dan desain, PLTMH
ANALISIS SEDIMENTASI DI MUARA SUNGAI PANASEN Sembiring, Amelia E.; Mananoma, Tiny; Halim, Fuad; Wuisan, Eveline M.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 2, No 3 (2014): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Danau Tondano adalah danau alami dengan berbagai fungsi yang sangat berkaitan erat dengan kehidupan masyarakat bukan saja di Kabupaten Minahasa tetapi hampir di sebagian besar wilayah Propinsi Sulawesi Utara. Pendangkalan akibat sedimentasi merupakan salah satu permasalahan yang terjadi di Danau Tondano. Ada 35 sungai yang menjadi inlet Danau Tondano yang berperan dalam menyuplai air dan sedimen ke Danau. Sungai Panasen adalah salah satu dari 35 sungai tersebut dan sebagai penghasil sedimen terbesar ke Danau Tondano. Sedimentasi yang terjadi di muara sungai Panasen akan berpengaruh terhadap kondisi sedimen di Danau Tondano. Oleh karena itu perlu diadakan penelitian mengingat peranan Danau Tondano yang sangat strategis. Untuk menganalisis debit sedimen digunakan debit dominan dengan data debit aliran sungai panasen selama 10 tahun. Metode yang pakai dalam menganalisis total angkutan sedimen adalah metode Einsten dan metode Bagnold. Dari analisis debit aliran dominan sebesar 1,267 m3/det, diperoleh total angkutan sedimen metode Einsten sebesar 895,6224 m3/tahun dan metode Bagnold sebesar 1419,5461 m3/tahun. Kata kunci: Debit dominan, Angkutan Sedimen, Sungai Panasen
ANALISIS POTENSI SUMBER DAYA AIR SUNGAI KAYUWATU WANGKO UNTUK PERENCANAAN PEMBANGKIT LISTRIK DI DESA KAROR KEC. LEMBEAN TIMUR KAB. MINAHASA Rompies, Willy Candra; Kawet, Lingkan; Halim, Fuad; Mamoto, Jeffry D.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 1, No 10 (2013): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dusun Rarumis merupakan dusun yang paling terpencil diantara beberapa dusun yang terletak di Desa Karor Kabupaten Minahasa. Dusun ini belum memiliki jaringan listrik yang memadai. Adanya sungai Kayuwatu Wangko yang terletak di dekat Dusun Rarumis, memungkinkan dimanfaatkannya sungai sebagai potensi sumber daya air untuk menghasilkan energi listrik. Oleh sebab itu diperlukan studi untuk mengetahui keandalan debit sungai sehingga ketersediaan kapasitas daya dan jenis pembangkit listrik dapat diketahui.Metode yang digunakan untuk menghitung debit adalah metode Mock dan NRECA. Data–data yang digunakan adalah data curah hujan daerah tahun 2002-2011, data evapotranspirasi tahun 2002–2011, dan peta DAS Sungai Kayuwatu Wangko. Dari data hasil perhitungan debit diambil debit andalan (Q80%) yang kemudian disajikan dalam bentuk grafik flow duration curve. Kemudian dilanjutkan dengan perhitungan daya terbangkit serta kebutuhan listrik dari penduduk untuk beberapa tahun kedepan.Hasil penelitian menunjukkan adanya potensi debit andalan dari sungai Kayuwatu Wangko yang mampu menghasilkan daya terbangkit sebesar 28,224 kW. Daya ini cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik penduduk Dusun Rarumis sampai tahun 2024 yaitu sebesar 26,1 kW. Berdasarkan hasil perhitungan daya tersebut maka dapat direncanakan pembangkit listrik dengan klasifikasi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro.Kata kunci: Debit andalan, metode Mock dan NRECA, PLTMH
PERENCANAAN SISTEM PENGOLAHAN AIR LIMBAH DOMESTIK DI KELURAHAN ISTIQLAL KOTA MANADO Mubin, Fathul; Binilang, Alex; Halim, Fuad
JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 3 (2016): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membuang limbah cair ke sungai masih merupakan kebiasaan bagi masyarakat yang tinggal di tepi sungai, sebagaimana terjadi juga di kelurahan Istiqlal kota Manado. Kecenderungan membuang limbah ke sungai oleh masyarakat karena cara tersebut sangat mudah dilakukan. Sesungguhnya kondisi ini dapat mengakibatkan menurunya kualitas  lingkungan khususnya air sungai yang berakibat pada berkurangnya tingkat kesehatan masyarakat disekitar sungai. Untuk mengatasi hal ini perlu dibuat sebuah sistem pengolahan air limbah domestik yang memadai. Pengolahan air limbah domestik dengan sistem pengolahan terpusat (Off Site System) yang dialirkan secara gravitasi adalah salah satu metode yang dipilih untuk dapat melayani 1927 orang atau 555 bangunan dengan debit air limbah sebesar 213.240 liter/hari. Ukuran  bak istalasi pengolahan air limbah (IPAL) 25 m x 4,5 m. Saluran pembawa terdiri dari sambungan rumah menggunakan pipa PVC dengan diameter 10 cm dan kemiringan 3,078%, saluran tersier menggunakan pipa PVC dengan diameter 15 cm dan kemiringan 1,79%, saluran sekunder menggunakan pipa beton dengan diameter 46 cm dan kemiringan 0,68% serta saluran primer menggunakan pipa beton dengan diameter 76 cm dan kemiringan 0,226%. Kata kunci : kelurahan Istiqlal, air limbah domestik, dan sistem pengolahan.