Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Analisis Kesulitan Belajar Membaca Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Dasar Supena, Asep; Munajah, Robiatul
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.558

Abstract

Kontroversi mengenai pendidikan membaca meningkat ketika kita mempertimbangkan anak-anak dengan ketidakmampuan belajar. Keberhasilan akademis memainkan peran integral dalam kehidupan anak-anak, yang memengaruhi perkembangan dasar mereka. Namun, para guru sekolah hanya mengetahui sedikit tentang dampak emosional dari ketidakmampuan belajar pada anak-anak yang kesulitan di sekolah, terutama mereka yang kesulitan membaca, karena efeknya yang menyeluruh pada semua mata pelajaran lainnya. Oleh karena itu, sangatlah penting bagi guru untuk menciptakan lingkungan yang aman di mana siswa merasa nyaman untuk belajar dengan kesulitan membaca. Dari hasil penelitian studi deskriptif didapatkan tiga temuan utama yang dapat dideskripsikan dalam penelitian ini berdasarkan hasil wawancara, observasi dan dokumentasi serta diperkuat dengan kajian teori dari berbagai referensi. Tiga kategori utama tersebut yaitu pertama karakteristik anak kesulitan belajar berkaitan dengan kemampuan membaca, kedua kondisi temuan di lapangan khususnya di SDN Inklusif Sukasari 01 Pandeglang, ketiga solusi atau penanganan yang dapat dilakukan oleh guru dan orang tua dengan memberikan treatment untuk mengatasi kesulitan dan hambatan belajar yang dialami siswa berkebutuhan khusus dengan kesulitan belajar pada kemampuan membaca
Implementasi Kebijakan Pendidikan Inklusi di Sekolah Dasar Munajah, Robiatul; Marini, Arita; Sumantri, Mohamad Syarif
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.886

Abstract

Sekolah Dasar dengan program pendidikan inklusi menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi kepala sekolah dan guru di lembaga pendidikan. Pendidikan inklusi di sekolah dasar perlu mendapatkan perhatian lebih mengingat siswa sekolah dasar yang masih perlu perhatian intensif dari pendidik ditambah dengan kehadiran siswa berkebutuhan khusus, tentunya hal tersebut bukan mudah untuk dapat mencapai tujuan pembelajaran. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk melihat dan mendeskripsikan fenomena yang terjadi pada implementasi pendidikan inklusi di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, menganalisis adanya faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi pendidikan inklusi di sekolah dasar, sehingga didapatkan temuan bahwa guru perlu mengetahui lebih banyak mengenai faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi pendidikan inklusi di sekolah dasar negeri 13 pandeglang maka kepala sekolah, guru, dinas pendidikan dan masyarakat perlu bekerjasama dalam implementasi untuk dapat memberikan layanan yang tepat bagi siswa pada umumnya dan anak berkebutuhan khusus sebagai upaya peningkatan kualitas layanan pendidikan di sekolah dasar
Analisis Deskriptif Pelaksanaan Pembelajaran Daring di Sekolah Dasar Martaria, Debora; Munajah, Robiatul
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran dalam jaringan (daring), kendala dalam pelaksanaan dan mengetahui pencapaian atau hasil belajar dalam melaksanakan pemberajaran daring di masa pandemi covid-19. Penelitian dilaksanakan di SDS Muhammadiyah 06 Tebet yang terhitung dari bulan September hingga bulan Desember. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian metode kualiatif deskripstif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini siswa kelas IV D. Teknik pengumpulan data yang digunakan yang digunakan dalam penelitian berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah pada masa pandemi sangat berdampak khususnya dalam proses pembelajaran. Pembelajaran yang sebelumnya dilaksanakan secara langsung lalu dialihkan menjadi pembelajaran daring. Peserta didik terkadang merasa bosan dan jenuh pada pelaksanaan pembelajaran berlangsung. Ada beberapa kendala dalam pelaksaan pembelajaran yaitu tidak stabilnya jaringan internet yang membuat pembelajaran terputus dan guru tidak bisa memantau siswa secara langsung sehingga guru tidak tahu apakah siswa sudah memahami materi yang diberikan atau tidak. Lalu hasil belajar dalam pembelajaran daring memperoleh rata-rata 608 dengan rata-rata tertinggi pada mata pelajaran PJOK dengan hasil 88,76 sedangkakn nilai rata-rata terendah terdapat pada mata pelajaran SBDP dengan hasil 84,4.Kata Kunci: pembelajaran daring, kendala pembelajaran, hasil belajar
Pembinaan Pengelolaan Bimbel Smart Education: Strategi E-Coaching Clinic dalam Mengembangkan Teknososiopreneur Mahasiswa PGSD Munajah, Robiatul; Kilawati, Andi
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.712024.3088

Abstract

This research aims to develop the attitudes and abilities of technosociopreneurs in Semester V PGSD students at Trilogy University through the E-Choaching Clinic strategy. This research is research and development (R&D) using the ADDIE Assessment/Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation model. The subjects of this research were 30 fifth semester students of Trilogy University PGSD. The research instrument used observation sheets and questionnaires. E-coaching clinics are basically guidance designed to improve competencies and attitudes both formally and informally through online media. The e-coaching clinic is a solution to help students develop themselves in carrying out their duties effectively, so that they can develop attitudes and abilities in accordance with the vision and mission of Trilogi Higher Education, which in this case are the attitudes and abilities of technosociopreneurs. The research results show that the development and implementation of e-coaching has succeeded in increasing the knowledge and abilities of technosociopreneurs in managing smart education tutoring for fifth semester PGSD students. The achievement indicators are: initiative aspect achievement 25% (good category), collaboration aspect 12.5% (good category), and independent aspect 30% (good). Then in the aspect of technology utilization it has reached 62.5% and innovation has reached 50% of the expected standards.
Analisis Kesalahan Kalimat Berimbuhan Dalam Teks Narasi Karangan Siswa Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Kelas IV SD Yasporbi III Pasar Minggu Jakarta Selatan Vika Bunga; Robiatul Munajah
Pragmatik : Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan Pendidikan  Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : Pragmatik : Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan Pendidikan
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/pragmatik.v2i3.675

Abstract

The purpose of this study is to provide an investigation of affixing sentence mistakes in narrative text essays written by fourth graders. In addition, we want to detail the challenges that both students and instructors have when attempting to convey the concept of affixing sentences to elementary school children. A case study is the research approach that is used. In this study, a descriptive example is used. The 70 participants in this research were drawn from three different classes (A, B, and C) and one larger class (22–24 students) at SD YASPORBI III Jakarta, representing Class IV as a whole. This study used a random sampling approach. Research tools used in this study were observation and interview tools. Observation, interviews, and documentation are the methods used to gather data in this study. There were four steps to the analytic process in this study: gathering data, cleaning it up, presenting it, and making conclusions. Study after study has shown that students retain more information and are more actively involved in their own learning when taught about affixes via the use of narrative process that incorporates anecdotes from real life. Teachers may help children who are still struggling with affix sentence writing by using narrative texts to gather often misused terms, such as capital and lowercase letters, which are connected to spelling and spelling comprehension. Teachers should thus provide their pupils with more support and assistance, whether that's in the form of extra explanations, specific activities, or both. Students have a more engaging and effective learning experience when visuals are used as a medium.  
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN MENGGUNAKAN METODE SQ3R (SURVEY, QUESTION, READ, RECITE, RIVIEW) DI KELAS IV-B SDN PANCORAN 07 PAGI TAHUN AJARAN 2023-2024 Syadida, Hilmia; Munajah, Robiatul
Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) Vol 6, No 1 (2024): Indonesian Journal Of Elementary Education (IJOEE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ijoee.v6i1.10538

Abstract

Keterampilan membaca pemahaman sangatlah penting dalam keberhasilan pembelajaran bahasa indonesia.  Ketika membaca mampu ke tahap pemahaman maka seseorang dapat diartikan mampu membaca secara kritis. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu mengidentifikasi keterampilan membaca pemahaman siswa kelas IV-B SDN Pancoran 07 Pagi sebelum, saat dan sesudah dengan menggunakan metode SQ3R sebegai salah satu upaya meningkatkan keterampilan membaca. Jenis penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model yang digunakan adalah Kemmis and Mc.Taggart. Penerapan metode SQ3R ini memperlihatkan bahwa adanya peningkatan  yang signifikan dari segi keberhasilan produk maupun proses pada keterampilan membaca pemahaman. Berdasarkan Hasil penelitian dapat dilihat dari nilai rata-rata tes pratindkan yaitu sebesar 52,86. nilai rata-rata uji pra tindakan siklus I menjadi 69,30 dan nilai rata-rata menjadi 81,48, persentase siswa yang mencapai nilai 75 pada pra tindakan berubah menjadi 3,57%, pada siklus I menjadi 39,29%, dan pada siklus II sebesar 100%. Berdasarkan hasil di atas dapat dinyatakan bahwa pemahaman belajar siswa kelas IV-B SDN Pancoran 07 Pagi dengan teknik SQ3R sudah terpenuhi dan berhasil. Jadi dapat dikatakan penelitian ini berhasil
Analisis Kesulitan Belajar Membaca Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Dasar Supena, Asep; Munajah, Robiatul
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.558

Abstract

Kontroversi mengenai pendidikan membaca meningkat ketika kita mempertimbangkan anak-anak dengan ketidakmampuan belajar. Keberhasilan akademis memainkan peran integral dalam kehidupan anak-anak, yang memengaruhi perkembangan dasar mereka. Namun, para guru sekolah hanya mengetahui sedikit tentang dampak emosional dari ketidakmampuan belajar pada anak-anak yang kesulitan di sekolah, terutama mereka yang kesulitan membaca, karena efeknya yang menyeluruh pada semua mata pelajaran lainnya. Oleh karena itu, sangatlah penting bagi guru untuk menciptakan lingkungan yang aman di mana siswa merasa nyaman untuk belajar dengan kesulitan membaca. Dari hasil penelitian studi deskriptif didapatkan tiga temuan utama yang dapat dideskripsikan dalam penelitian ini berdasarkan hasil wawancara, observasi dan dokumentasi serta diperkuat dengan kajian teori dari berbagai referensi. Tiga kategori utama tersebut yaitu pertama karakteristik anak kesulitan belajar berkaitan dengan kemampuan membaca, kedua kondisi temuan di lapangan khususnya di SDN Inklusif Sukasari 01 Pandeglang, ketiga solusi atau penanganan yang dapat dilakukan oleh guru dan orang tua dengan memberikan treatment untuk mengatasi kesulitan dan hambatan belajar yang dialami siswa berkebutuhan khusus dengan kesulitan belajar pada kemampuan membaca
Implementasi Kebijakan Pendidikan Inklusi di Sekolah Dasar Munajah, Robiatul; Marini, Arita; Sumantri, Mohamad Syarif
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.886

Abstract

Sekolah Dasar dengan program pendidikan inklusi menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi kepala sekolah dan guru di lembaga pendidikan. Pendidikan inklusi di sekolah dasar perlu mendapatkan perhatian lebih mengingat siswa sekolah dasar yang masih perlu perhatian intensif dari pendidik ditambah dengan kehadiran siswa berkebutuhan khusus, tentunya hal tersebut bukan mudah untuk dapat mencapai tujuan pembelajaran. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk melihat dan mendeskripsikan fenomena yang terjadi pada implementasi pendidikan inklusi di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, menganalisis adanya faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi pendidikan inklusi di sekolah dasar, sehingga didapatkan temuan bahwa guru perlu mengetahui lebih banyak mengenai faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi pendidikan inklusi di sekolah dasar negeri 13 pandeglang maka kepala sekolah, guru, dinas pendidikan dan masyarakat perlu bekerjasama dalam implementasi untuk dapat memberikan layanan yang tepat bagi siswa pada umumnya dan anak berkebutuhan khusus sebagai upaya peningkatan kualitas layanan pendidikan di sekolah dasar
Analisis Deskriptif Pelaksanaan Pembelajaran Daring di Sekolah Dasar Martaria, Debora; Munajah, Robiatul
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran dalam jaringan (daring), kendala dalam pelaksanaan dan mengetahui pencapaian atau hasil belajar dalam melaksanakan pemberajaran daring di masa pandemi covid-19. Penelitian dilaksanakan di SDS Muhammadiyah 06 Tebet yang terhitung dari bulan September hingga bulan Desember. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian metode kualiatif deskripstif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini siswa kelas IV D. Teknik pengumpulan data yang digunakan yang digunakan dalam penelitian berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah pada masa pandemi sangat berdampak khususnya dalam proses pembelajaran. Pembelajaran yang sebelumnya dilaksanakan secara langsung lalu dialihkan menjadi pembelajaran daring. Peserta didik terkadang merasa bosan dan jenuh pada pelaksanaan pembelajaran berlangsung. Ada beberapa kendala dalam pelaksaan pembelajaran yaitu tidak stabilnya jaringan internet yang membuat pembelajaran terputus dan guru tidak bisa memantau siswa secara langsung sehingga guru tidak tahu apakah siswa sudah memahami materi yang diberikan atau tidak. Lalu hasil belajar dalam pembelajaran daring memperoleh rata-rata 608 dengan rata-rata tertinggi pada mata pelajaran PJOK dengan hasil 88,76 sedangkakn nilai rata-rata terendah terdapat pada mata pelajaran SBDP dengan hasil 84,4.Kata Kunci: pembelajaran daring, kendala pembelajaran, hasil belajar
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA DENGAN MENGGUNAKAN METODE ROLE PLAYING DI KELAS II A SDIT NURUL FIKRI BEKASI Khoirunisa, Hany; Munajah, Robiatul
Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) Vol 6, No 2 (2024): Indonesian Journal Of Elementary Education (IJOEE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ijoee.v6i2.11948

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara peserta didik dengan menggunakan metode role playing serta mengetahui pengaruh metode pembelajaran role playing terhadap keterampilan berbicara pada peserta didik di kelas II SDIT Nurul Fikri Bekasi. Permasalahan yang terjadi pada penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berbicara peserta didik yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimun (KKM 75) yang sudah ditetapkan oleh sekolah. Dalam upaya pelaksanaannya dilakukan langkah-langkah sebagai berikut: 1) Planning (Perencanaan), 2) Action (Tindakan), 3) Observation (Observasi), 4) Reflection (Refleksi). Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus dengan 19 peserta didik. Adapun hasil penelitian dari penerapan metode role playing dengan rata-rata nilai semula 53,4 menjadi 64,2 pada siklus I kemudian dilanjut pada siklus II yaitu menjadi 81,5 dengan peningkatan sebanyak 17,3.Kata Kunci: Keterampilan Berbicara, Metode Role Playing.